Lobar dan Kelungkung Jajaki Kerjasama Pebangunan Pelabuhan Penyebrangan

Labuapi. Sama-sama mempunyai potensi pariwisata Kabupaten Lommbok Barat (Lobar) dan Kelungkung berkehendak untuk mewujudkan kerjasama untuk pembangunan Pelabuhan Penyebrangan. Rencananya di Labuhan Poh Sekotong Lobok Barat dan Gunarse Kelungkung Bali. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, SE MM ketika menerima Kunjungan Kerja DPRD Kelungkung kemarin (29/4) di Aula Dishubkoinfo Lobar.

Menurut Saikhu, rencana pembangunan Pelabuhan Penyebrangan sedang dikaji oleh tim pakar. Bila nanti rencana ini terwujud maka dapat meningkatkan arus wisatawan ke Lombok Barat melalui jalur selatan. (lebih…)

Bupati Harapkan IMSAK Jakarta Berkontribusi Bagi Daerah

Sebanyak enam orang Pengurus Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) DKI Jakarta, Senin (17/3) mengadakan silaturrahmi sekaligus perkenalan pengurus dihadapan Bupati Lombok Barat, DR. H. Zaini Arony, M.Pd dan diterima di gedung Rupatama lantai II Gedung Putih, kantor Bupati Lombok Barat.

Dipimpin Ketua IMSAK Jakarta Khusnul Akib menjelaskan, terbentuknya IMSAK  Jakarta ini sebagai wadah atau kumpulan silaturrahmi, diskusi dan membahas program kerja ke depan terkait bagaimana bisa memberikan kontribusi pemikiran, tenaga maupun dorongan bagi kemajuan daerah asalnya khususnya yang ada di Pulau Lombok. (lebih…)

HUT Lobar Ke-56 Tahun 2014 Lebih Menggema

Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  ke 56 Kabupaten Lombok Barat, 17 April 2014 ini  agaknya berbeda pelaksanaannya dibanding dengan tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya peringatan lebih semarak diimbangi dengan beragam kegiatan hingga nuansanya bergaung hingga pedesaan.  Sebaliknya pelaksanaan kegiatan serupa tahun ini, tidak perlu banyak kegiatan, namun gemanya lebih semarak,  hingga ke pelosok desa terpencil.

Guna lebih memantapkan persiapan dan partisipasi segenap SKPD dalam menyemarakkan HUT Lobar tahun ini telah dibentuk Panitia Penyelenggara Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke 56 Tahun 2014 yang ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Barat Nomor: 314/645/Adm. Pemb/2014. (lebih…)

Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Kelola Keuangan Secara Transparan

Sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan memenuhi aturan yang ada harus dikuasai oleh seorang Kepala Sekolah. Hal ini untuk menghindari setidaknya tidak terperangkat dengan urusan hukum, oleh sebab pengelolaan keuangan sekolah yang salah, tidak memenuhi standar aturan yang seharusnya.

Penegasan itu diminta Bupati Lombok Barat, DR. H. Zaini Arony, kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) mulai dari Kepsek SD, SLTP, SLTA/SMK se Lombok Barat pada Rapat Kerja  (Raker) sehari di Santosa Hotel, Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (15/2).

Hadir pada kesempatan itu seluruh Kepala SKPD se-Lombok Barat, para Asisten lingkup Setda Kab. Lobar, Ketua TP. PKK Lobar, Hj. Nanik Zaini Arony,  Dirjen Dikdas Kementerian Dikbud Hamid Muhammad, P.Hd dan 400-an lebih Kepala Sekolah se-Lobar yang hadir dalam Rakor sehari tersebut.

Bupati  mempertegas pernyataan itu, berangkat dari keperihatinannya akan banyaknya Kepala Sekolah yang tersangkut persoalan hukum. Ini terjadi karena masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum memahami aturan penggunaan keuangan sekolah yang baik dan benar serta menggunakan keuangan sekolah asal-asalan, dengan mengabaikan aturan yang ada.

Terkait dengan Raker tersebut, Bupati  menilainya sangat penting guna mengetahui sejauh mana komitmen Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya komitmen tersebut maka pembelajaran suatu proses pendidikan di sekolah telah dimulai sejak awal dengan baik dan benar. Dengan begitu target kelulusan akan bisa tercapai sesuai harapan bersama dunia pendidikan, Pemda Lobar dan masyarakat Lombok Barat.

Karena masih banyaknya Kepala Sekolah yang beum memahami dan mengetahui perencanaan, pengelolaan dan sasaran penggunaan keuangan sekolah, maka diperlukan keterlibatan Inspektorat dalam memberikan pencerahan dan pelatihan dalam membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekolah baik yang didapatkannya dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.  “pengelolaan keuangan sekolah haruslah transparan, jelas sasaran penggunaannnya, sehingga nantinya bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian Kepala Sekolah akan terbebas dari jeratan hukum,” Bupati mengingatkan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan pakta integritas antara Kepala Sekolah se-Lombok Barat dengan Kadis. Dikbud Lobar, Ispan Junaidi, M.Ed disaksikan langsung Bupati Lobar, DR. H. Zaini Arony. Penandatanganan dokumen ini dilakukan sebagai bentuk komitmen para Kasek dalam menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dalam upaya memajukan mutu dan kualitas pendidikan di Lombok Barat ataupun sebagai bentuk pernyataan Kepala Sekolah untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Pakta integritas tidak hanya dilakukan oleh pejabat struktural lingkup Pemkab Lobar, melainkan juga diikuti oleh para guru se-Lombok Barat. (her/humas)

Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Kelola Keuangan Secara Transparan

Sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan memenuhi aturan yang ada harus dikuasai oleh seorang Kepala Sekolah. Hal ini untuk menghindari setidaknya tidak terperangkat dengan urusan hukum. Oleh sebab pengelolaan keuangan sekolah yang salah, tidak memenuhi standar aturan yang seharusnya.

Penegasan itu diminta Bupati Lombok Barat, Dr. H. Zaini Arony, M.Pd ,kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) mulai dari Kepsek SD, SLTP, SLTA/SMK se Lombok Barat pada Rapat Kerja  (Raker) sehari di Sentosa Hotel, Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (15/2).

Hadir pada kesempatan itu seluruh Kepala SKPD se Lombok Barat, para Asisten lingkup Setdakab. Lobar, Ketua TP. PKK Lobar, Hj. Nanik Zaini Arony,  Dirjen Dikdas Kementerian Dikbud. Hamid Muhammad, P.Hd dan 400-an lebih Kepala Sekolah se Lobar yang hadir dalam Raker sehari tersebut.

Bupati  mempertegas pernyataan itu, berangkat dari keperihatinannya akan banyaknya Kepala Sekolah yang tersangkut persoalan hukum. Ini terjadi karena masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum memahami aturan penggunaan keuangan sekolah yang baik dan benar serta menggunakan keuangan sekolah asal-asalan, dengan mengabaikan aturan yang ada.

Terkait dengan Raker tersebut, Bupati  menilainya sangat penting guna mengetahui sejauh mana komitmen Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya komitmen tersebut maka pembelajaran suatu proses pendidikan di sekolah telah dimulai sejak awal dengan baik dan benar. Dengan begitu target kelulusan akan bisa tercapai sesuai harapan bersama dunia pendidikan , Pemda Lobar dan masyarakat Lombok Barat.

Karena masih banyaknya Kepala Sekolah yang beum memahami dan mengetahui perencanaan, pengelolaan dan sasaran penggunaan keuangan sekolah, maka diperlukan keterlibatan Inspektorat dalam memberikan pencerahan dan pelatihan dalam membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekolah baik yang didapatkannya dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.  “Pengelolaan keuangan sekolah haruslah transparan, jelas sasaran penggunaannnya, sehingga nantuinya bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian Kepala Sekolah akan terbebas dari jeratan hukum,” Bupati mengingatkan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan fakta integritas antara Kepala sekolah se Lombok Barat dengan Kadis. Dikbud Lobar, Ispan Junaidi, M.Ed disaksikan langsung Bupati Lombok Barat, Dr. H. zaini Arony. (her/humas)

Kades Banyu Urip Terpilih Dilantik Pelantikan Terakhir Di Tahun Politik

Diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PKK, Mars Lombok Barat Membangun oleh TP. PKK Kecamatan Gerung, pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh Ustaz Zaitun Ridwan pria asal Gerung yang merupakan Qorik terbaik I Nasional pada MTQ Palangkaraya golongan cacat netra, maka secara resmi Jumayadi, S.Pd.I dilantik sebagai Kepala Desa Banyu Urip, menggantikan Anwar yang sebelumnya menjabat satu periode memimpin roda pemerintahan di Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung.

(lebih…)

Bakesbangpol gelar Sosialisasi Inpres No.12/2011 tentang P4GN

Sosialisasi Instruksi Presiden No. 12/2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2011-2015 berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Lombok Barat, Rabu (4/12). Sosialisasi dihadiri perwakilan seluruh SKPD se-Lobar sekaligus sebagai peserta.

Sosialisasi ini sebagaimana disebutkan panitia penyelenggara, Drs. Dayat merupakan kerjasama antara BNN Provinsi NTB dengan Bakesbangpol Lobar. Sasarannya guna lebih fokus dalam pencapaian “Indonesia Negeri Bebas Narkoba”. Untuk itu diperlukan kebijakan dan strategi nasional dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebagai bentuk komitmen bersama seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Sementara itu Asisten III Setda Lobar, H.Moh.Taufik pada kegiatan tersebut menyatakan, menyikapi instruksi presiden tersebut, Pemkab Lobar telah menetapkan Perbup No.23A/2012 tentang Pembentukan Forum Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Forum P4GN) dan Keputusan Bupati No. 442/210/Bakesbangpol/2013 tentang Susunan Keanggotaan Forum P4GN Lombok Barat 2013.

Menurutnya, narkoba telah menjadi ancaman serius bagi perkembangan bangsa dan negara, dan secara khusus bagi masyarakat Lobar. Diakuinya Lobar menjadi salah satu daerah potensial yang dijadikan sebagai daerah transit lalu lintas narkoba dan sejenisnya.

Fakta tersebut beralasan, karena Lobar merupakan pintu gerbang masuk wilayah NTB, jalur bandara internasional, memiliki pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan kecil yang kesemuanya dapat dimanfaatkan sebagai jalur masuk dan keluarnya narkoba dari berbagai daerah terutama Bali dan Surabaya.

Dari sisi lain Lobar merupakan daerah wisata yang mendunia yang dikunjungi wisatawan mancanegara dan domestik, dengan jumlah yang sangat banyak dan berlangsung sepanjang tahun. Keadaan ini dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba sebagai daerah pemasaran. “Dari kondisi demikian lambat laun akan mempengaruhi masyarakat baik sebagai pemakai maupun pengedar. Hal ini terbukti dengan ditangkapnya pengedar dan pemakai di wilayah hukum Lobar. Dalam tahun 2013 saja tercatat 13 kasus yang ditangani pihak berwajib.

Forum percepatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menurutnya, merupakan lembaga non struktural yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati dengan tugas membantu Bupati dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan terhadap pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekusor narkotika di Lobar serta melakukan pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah narkoba, agar setiap komponen masyarakat dapat mengambil bagian secara bersama-sama.

Banyak kegiatan yang sudah dilakukan P4GN Lobar tahun 2013 ini, diantaranya kegiatan penyuluhan di kalangan pelajar, PNS, kelompok sosial kemasyarakatan, kampanye anti narkotika, test urine bagi pejabat pemerintah Lobar, pemberantasan dan penegakan hukum terhadap oknum-oknum yang tersangkut narkotika. Selain itu koordinasi yang terbangun dengan BNN NTB juga sangat baik.

H.Moh. Taufik berharap agar jaringan peredaran gelap narkoba di Lobar bisa diputus, pemberantasan dan penegakan hukum bisa dioptimalkan sehingga ke depan korban dari penyalahgunaan narkoba terus berkurang dan Lobar dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia bebas narkoba 2015. (her)

Silaturrahmi Istri Gubernur, Terkesan Kepemimpinan Hj. Nanik Zaini Arony

Silaturrahim istri Gubernur NTB, Hj. Erika Zainul Majdi dengan seluruh elemen organisasi kewanitaan se-Lombok Barat, Senin (2/12) berlangsung di Aula Utama kantor Bupati Lombok Barat. Silaturrahmi tersebut juga menyertakan Ketua GOW propinsi NTB, Hj. Samsiah Amin. (lebih…)

Bupati Ajak Guru Asah Potensi Diri

Bupati Lombok Barat, Dr. H, Zaini Arony, M.Pd mengajak para guru di Lombok Barat untuk melatih diri, mengasah keterampilan dan daya kreatifitas secara terus-menerus untuk melahirkan pribadi diri yang produktif yang tentunya menjadi kebanggan profesi dan institusi dari para guru itu sendiri.

Bupati mengungkapkan hal itu ketika membuka seminar pendidikan dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) ke 68 tingkat kabupaten Lombok Barat di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (27/11). (lebih…)

Seminar PGRI Lobar Bupati Ajak Guru Asah Potensi Diri Agar Lebih Produktif

Bupati Lombok Barat, Dr. H, Zaini Arony, M.Pd mengajak para guru di Lombok Barat untuk melatih diri, mengasah keterampilan dan daya kreatifitas secara terus-menerus untuk melahirkan pribadi diri yang produktif yang tentunya menjadi kebanggan profesi dan institusi dari para guru itu sendiri.

Bupati mengungkapkan hal itu ketika membuka seminar pendidikan dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) ke 68 tingkat kabupaten Lombok Barat di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (27/11).

Seminar sehari tersebut menampilkan pemateri tunggal, Prof. Dr. H. Mahyuni, M.Pd guru besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (F-KIP) Universitas Mataram (Unram). (lebih…)

1 21 22 23 24 25 32