DIRGAHAYU KE - 56 KABUPATEN LOMBOK BARAT, 17 APRIL 1958 - 17 APRIL 2014. "UNTUKMU LOMBOK BARATKU"

Bupati Ajak Warganya Jaga Keseimbangan Ekosistem Pesisir

Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dikenal sebagai ...

Bangunan Ilegal Terancam ’’Dibuldozer”

GIRI MENANG-Bupati Lombok Barat (Lobar) H Zaini ...

Pelayanan Perpustakaan

Berdasarkan pasal 12 Undang-Undang 43 Tahun 2007 ...

Lobar Komitmen Jadi Sentra Kedelai

GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat ...

8.759 Siswa SMA/Sederajat Ikuti UN

GIRI MENANG-Sebanyak 8.759 siswa sekolah ...

Bupati Lepas Kirab Pataka HUT Lobar ke-56

Giri Menang – Bupati Lombok Barat (Lobar), ...

Forikan Lobar Siap Action

GIRI MENANG-Forum Peningkatan Konsumsi Ikan ...

Tujuh Hotel Segera Dibangun

Izin Lingkungan sedang Diproses GIRI ...



Baznas Goes to Ponpes, Bupati Zaini Serukan Tidak Fanatik Simbol Tapi Ajaran

Giri Menang: Mengikuti sosialisasi dan distribusi bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hikmah Langko di penghujung Bulan Mei, Kamis (31/5) kemarin, Bupati Lobar Dr. H. Zaini Arony, M.Pd., mengatakan dalam beragama tidak perlu fanatik pada simbol-simbol agama tapi pada ajarannya.

“Kita jangan fanatisme simbol tapi fanatisme ajaran (agama, red),” ujar pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB tersebut. Dijelaskannya, kita sering fanatik pada simbol semata sehingga tidak tahu kalau simbol itu sebenarnya ada yang bukan berasal dari Islam. Dia mencontohkan baju koko yang sering disebut baju/busana muslim. Padahal menurutnya itu adalah buatan Cina.

“Kita sering kalau diundang roah (sejenis doa selamatan, red) kalau tidak pakai baju muslim `koko` kurang afdol, padahal bukan asli buatan Islam,” ujar laki-laki yang pernah 2 kali ke Cina itu. Tidak hanya itu, disebutkan Zaini, tasbih yang sering dipakai zikir setelah shalat juga bukan asli buatan Umat Islam melainkan Umat Budha. Jadi, ditegaskannya kembali, ajaran agama yang harus kita fanatiki bukan simbolnya tapi pelaksanaan dari inti ajaran agama tersebut.

Bupati Zaini juga memberi contoh kalau zaman dulu belajar Bahasa Inggris itu dianggap haram karena bahasa kaum penjajah. Lalu Zaini bercerita mengapa para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di negara-negara Arab kebanyakan hanya menjadi sopir dan Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang dijawabnya sendiri karena TKI maupun TKW kebanyakan tidak bisa Bahasa Inggris.

“Kita kalah dengan tenaga kerja dari Filipina maupun Korea yang di negara-negara Arab, mereka menduduki posisi yang lebih tinggi hingga manager karena mereka bisa Bahasa Inggris,” ujar Zaini prihatin sekaligus memotivasi.

Terkait dengan pendidikan, pria yang memang lebih dari 20 tahun menjadi insan pendidik ini menyatakan generasi muda Islam harus cerdas baik secara intelektual, fisik, emosional maupun spiritual. Ada keseimbangan antara semuanya, tidak hanya intelektual saja atau spiritual saja. Dia juga bersyukur dengan adanya Ponpes-ponpes yang tidak hanya membuat lembaga yang mengajarkan agama tapi juga umum seperti Ponpes Al-Hamidiyah Kediri dan juga Ponpes Nurul Hikmah sendiri yang memiliki SMP dan SMK.

Disambut dengan pertunjukan Marching Band dari para santri Nurul Hikmah yang cukup bagus, Bupati Zaini menyebut Marching Band menyebut hal itu sebagai salah satu unsur seni pendidikan yang merupakan hasil dari olah rasa. “Ini merupakan kebanggaan bagi Ponpes, siswa dan orangtua siswa,” ujar Zaini memuji Marching Band yang beranggotakan lebih dari 30 santri.

Sementara itu, ucapan selamat datang oleh pimpinan Ponpes Nurul Hikmah oleh TGH. Azhar Rasyidi menyampaikan terima kasih atas kedatangan bupati dan Baznas Lobar. Dikatakannya, Ponpes Nurul Hikmah didirikan akhir tahun 2000 yang mengelola pendidikan formal, informal dan social kemasyarakatan. Seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SMP dan SMK Islam.

Selain itu, pada hari itu juga (31/5) oleh bupati diresmikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dan Koperasi Ponpes (Kopontren) dengan omzet lebih dari Rp 100 juta. “Kami ingin Ponpes kami terus maju sesuai dengan moto kami “Maju Terus Pantang Mundur”,” ujar TGH Azhar bersemangat.

Perkenalan dari Baznas Lobar kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua Baznas TGH. Muh. Yusuf. Mengawali perkenalannya, TGH. M. Yusuf mengatakan di masa Rasulallah masih hidup, karena Nabi adalah penguasa tunggal, tidak ada yang mengingkari atau menolak membayar zakat. Tapi setelah Beliau wafat yaitu di masa Khalifah Abu Bakr As-Shiddiq, ada sejumlah orang yang menolak membayar zakat. Padahal kalau zakat benar-benar dikumpulkan dan dikelola dengan baik akan sangat bermanfaat.

“Kalau saya tidak salah, Senin, 13 Desember 2010, kami mulai diperintah oleh Bupati Zaini untuk sosialisasi zakat ke seluruh SKPD, kecamatan se-Lobar,” ujarnya dan melanjutkan itu bisa terealisasi dalam waktu hanya 6 bulan. Zakat harta ini diambil dari PNS yang ada di Lobar. Pengurus Baznas Lobar, sebagaimana dikatakan TGH. Muh. Yusuf, diambil dari para tuan guru yang ada di Lobar dari masing0-masing kecamatan, juga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan LSM.

Dana yang sudah terkumpul disebutkan TG Muh. Yusuf sudah lebih dari Rp 2 M. “Kalau zakat ini terus dikumpulkan dan ditambah dari hasil panen padi, jagung dan lain-lain serta dari para pengusaha, maka kemiskinan di Lobar akan terus berkurang,” ujarnya.

Disebutkan, Baznas Lobar telah menyalurkan bantuan kepada 6 Ponpes yaitu Darussalam Bermi, At-Tahzib Kekait, As-Sa`adah Labuapi, Al-Abhariyah Terong Tawah, Al-Hamidiyah Kediri dan termasuk Nurul Hikmah Langko.

Bupati Zaini Arony pada bagian akhir sambutannya menyampaikan sejak Oktober 2011 sudah ada Perda Zakat sehingga Lobar legal dalam memungut zakat. Sasarannya terutama pendidikan yaitu membantu Ponpes sekaligus para siswa atau mahasiswa berprestasi tapi tidak mampu secara ekonomi. “Pemerintah tidak akan berhasil dalam bidang pendidikan tanpa bantuan pondok (Ponpes, red), sehingga kita membantu Ponpes-ponpes yang ada” pungkasnya.

Acara terakhir yaitu pemberian bantuan kepada beberapa Ponpes di Lingsar dan para siswa/mahasiswa mustahikin serta peresmian SDIT dan Kopontren Nurul Hikmah. (Romi/Bus/Dedi)

Wakil Bupati Lombok Barat
Profil Lombok Barat
SMS CENTER (0877 17 04 1958)
SMS Dari 081907XXXXX

Kepada bapak bupati Lombok Barat yang kami hormati. Saya ingin bertanya, apakah ditaman kota yang baru ini akan diadakan free hotspot. Karena akan berdampak fositip bagi kami para remaja Lobar. sekian trima kasih, dan mohon di pertimbangkan…
Jawaban:

Alhamdulilah ditaman Kota tersedia fasilitas free hotspot dan diharapkan dalam penggunaanya dapat bermanfaat serta berdampak positif. Terima kasih


Dari 0878653XXXXX

Lobar luar biasa terhadap pemekaran desa, tapi pengawasan terhadap kades dan BPD harus kontinyu dilakukan, menurut Bapak apa itu sudah maksimal dan bagaimana mekanismenya?

Jawab :

Berdasarkan peraturan daerah tahun  2011 saat ini telah ada 30 desa yang ditetapkan dari desa persiapan. Sampai saat ini desa tersebut telah memiliki perangkat desa baik kepala desa dan BPD. Sebagai bentuk pendampingan oleh pemerintah daerah telah dibentuk tim kordinasi  pembinaan bagi desa-desa definitif tingkat kabupaten  yang baru dibentuk. Tim  tersebut melibatkan sejumlah SKPD sehingga diharapkan terdapat keterkaitan program yang dimiliki SKPD dengan program yang direncanakan oleh Desa-Desa difinitif. Selanjutnya diharapkan kedepanya akan ada sinergisitas dan singkronisasi sehingga desa-desa baru tersebut dapat bergerak lebih cepat dan sistematis.

Tim tersebut juga ditugaskan oleh bupati untuk memecahkan persolan yang timbul dan mengkordinasikan dengan dengan instansi terkait. Melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi juga menjadi tugas tim.

Sebagai konsekwensi dari pemekaran desa, diperkirakan akan banyak permasalahan yang timbul seperti pembagian kekayaan/asset desa, batas wilayah, data kependudukan, persiapan pemilihan kepala desa dan lain-lain. Diharapkan semua persolaan tersebut dapat diseslesaikan secara baik dan sistematis oleh tim.

Selain itu perangkat peraturan perundang-undangan yang kita miliki sudah cukup untuk mengantisipasi semua persolan yang akan dihadapi oleh Desa-desa baru baik dari Peraturan Pemerintah, Permendagri maupun Perda yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.


SMS dari 0813140XXXXX

ijin bertnya pak/ibu, sya ingin menanyakan sumber dari halaman link ini: http://lombokbaratkab.go.id/sekilas-lobar/gambaran-umum/iklim-hydrologi/, pada tulisan ini terdapat tabel Topografi Lombok Barat 2010,tpi kok isi nya rata-rata iklim bulanan, terus sumbernya kok BPS, bukan Stasiun Meteorologi Selaparang?
NB: kalo masalah iklim bisa bisa di minta informasi di Stasiun Klimatologi Kediri-NTB,dan kalau mslh cuaca terkini bisa mnt di Stasiun Meteorologi Selaparang.
Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan, wassalam….
sbg tmbhan pak ini ada alamat url Klimatologi Kediri-NTB: http://staklimkediri-ntb.net/home Meteorologi

Jawaban : Berkaitan dengan kiriman melalui webmail  dari bapak Hamdan, berikut kami jelaskan bahwa terjadi kesalahan judul tabel yang seharusnya Iklim dan Hidrologi. Data tersebut kami terima / sadur dari buku Lombok Barat Dalam Angka tahun 2010 yang dikeluarkan oleh BPS Lombok Barat. Terima Kasih atas informasinya


SMS dari 0819331XXXXX

mohon data penduduk sekabupaten lombok barat perkecamatan dipublikasikan jg lewat web ini untuk kepentingan banyak kalangan terutama untuk kepentingan akademisi. terimakasih

Jawaban : Data tersebut telah ada, silakan buka / download di Lombok Barat Dalam Angka ( http://www.lombokbaratkab.go.id/angka/ )


SMS dari 0857169*****

Selamat siang bapak/ibu..Saya dari inspektorat kab. Bekasi jawa barat. Ingin menanyakan nomor telp inspektorat kab. Lombok barat atau yg bisa dihubungi lainnya.. Terima kasih bapak/ibu

Jawaban : Nomer Telp. Kantor inspektorat : (0370) 681030, Informasi dari kantor Inspektorat bahwa Inspektorat bisa melayani tamu setelah bulan April 2012 dikarenakan mempersiapkan HUT Lombok Barat, RKPD dll. Terima Kasih


Arsip SMS
HUT LOBAR KE 55
C21_0217 C21_0212_01 C21_0207 C21_0203 C21_0199 C21_0198 C21_0197 C21_0196 C21_0193_01 C21_0193 C21_0191 C21_0190 C21_0188 C21_0187 C21_0186
Mars Lombok Barat
Archives


www.lombokbaratkab.go.id
Powered by Pengolah Data Eelektronik Setda Lombok Barat
Jln Soekarno Hatta Giri Menang - Gerung
Telp / Fax. (0370) 681311, 681673 Kode Pos 83363