BUPATI LOBAR SIDAK DINAS DUKCAPIL

capil7_n“Untuk pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, secara rutin akan saya kontrol,” ungkap Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid saat melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kamis(1/9/2016).
Bupati juga menekankan kepada semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas agar dalam melayani masyarakat untuk lebih memperhatikan kepuasan masyarakat. Sedangkan untuk Dukcapil sendiri, salah satu hasil evaluasi Pemda yaitu menyangkut masalah pelayanan dalam arti kenyamanan masyarakat dalam mengurus semua dokumen kependudukan.
Bupati mengakui sudah ada perbaikan dari sebelumnya namun masih belum sempurna, terutama dari sisi fasilitas. “Kedepannya nanti saya bercita-cita agar semua instansi instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat supaya layak, baik dari segi gedung maupun fasilitas. Kalau bisa seperti di Bank agar masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan tidak merasa bosan,” jelasnya.
Terakhir Bupati berpesan kepada semua masyarakat Lombok Barat untuk menyadari pentingnya memiliki semua jenis dokumen kependudukan. (ardi/andy/humas)

capil

PT PERTAMINA AKAN BANGUN DEPO MINI LPG DI LEMBAR

lpg2PT Pertamina Partaniaga dalam waktu dekat akan membangun 2 unit depo mini LPG. Lokasi pembangunannya berada di seberang pelabuhan penumpang atau tepatnya di selatan pelabuhan Lembar.
Direktur Operasional PT Pertamina Partaniaga Abdul Cholid di hadapan Bupati Lobar dan sejumlah kepala SKPD memaparkan rencana pembangunan tersebut kemarin, (1/9) di Ruang Jayengrane.

Dijelaskan Abdul Cholid, luas areal yang dibutuhkan untuk lokasi pembangunan depo ini tak kurang dari 6 hektar. Ini sudah termasuk lokasi rencana pengembangan. Dikarenakan lokasinya berada di perbukitan, maka diperlukan pekerjaan cutting tanah yang cukup besar.

“Rencananya pembangunan butuh waktu 2 tahun sejak perizinan sampai selesai,” kata Abdul Cholid.

Untuk wilayah pelabuhannya, ujar Cholid, akan dilakukan pengerukan. Sebab kedalaman ideal harus 7 meter di area pelayaran. Dan ia memastikan bahwa lokasinya ini aman dari pelayaran karena berada di luar alur pelayaran.

“Tapi kami tetap akan mengkomunikasikannya dengan instansi terkait seperti Pelindo dan KSOP dengan tetap melihat keselamatan pelayaran,” tandasnya seraya menambahkan frekwensi kapal pertamina ini hanya 4-5 kali sebulan.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan ini merupakan tahap awal dan masih melihat kebutuhan LPG untuk daerah Lombok. Diperkirakan kebutuhan mencapai 210 ton perhari. Estimasi 5 tahun kedepan bisa hingga 300 ton per hari.

Terkait kemungkinan terganggunya jalan umum karena akan adanya aktifitas di depo ini, Abdul Cholid menampiknya. Ia memastikan bahwa depo ini tidak akan mengganggu pengguna jalan, meski lokasi jalan umum berada di tengah-tengah antara pelabuhan dengan depo.

Pipa akan melintas dari bawah tanah. Under ground, dan aman terhadap beban kendaraan. Begitu pula jumlah kendaraan pertamina yang akan bolak-balik sekitar 30 kendaraan, sehingga diperkirakan tidak menimbulkan kemacetan.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid berkomitmen membantu kelancaran rencana ini. “Kami butuh stimulant investasi,” ujarnya.
Hanya saja Bupati Fauzan mengingatkan, bahwa dalam mengurus perizinan ini tentu butuh waktu. Ia berharap agar pihak PT Pertamina Partaniaga menunjuk orang yang khusus mengurusi perizinan ini. Dan siapa orang yang ditugasi ini harus diketahui oleh Pemkab Lobar.

“Dan jangan sampai orang yang ditugasi mengurus izin ini tidak pernah muncul, sementara uang keluar terus. Lalu pemkab yang disalahkan,” kata Bupati Fauzan.

Bupati Fauzan menjelaskan, pihaknya berkomitmen mengembangkan industri kecil menengah dan pendidikan. Kedua hal ini yang ingin diakselerasi. Sehubungan dengan itu, ujarnya, kalau nanti ada dana CSR hendaknya dikoordinasikan dengan Pemkab Lobar untuk membantu usaha kecil menengah dan pendidikan ini. (Afgan)

lpg1

HUT PRAMUKA KE 55, MOMENTUM BANGUN KARAKTER ANAK MUDA

WhatsApp Image 2016-08-31 at 3.40.31 PMGiri Menang – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengemukakan, kegiatan kepramukaan merupakan salah satu bentuk dari pendidikan non formal. Kegiatan kepramukaan telah ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Hal tersebut dikemukakan Bupati  dalam arahannya pada acara upacara hari jadi pramuka ke 55 di lapangan umum Lingsar, Selasa (31/8).

Pada kesempatan itu, Bupati selaku Ketua majelis pembimbing cabang gerakan pramuka Lombok Barat juga menyampaikan selamat kepada seluruh kontingen Lombok Barat yang telah mengikuti Jambore Nasional ke X. Hal serupa juga dikemukakan kepada 23 orang yang pada jambore lalu dianugerahkan dan dikukuhkan oleh Kwartir Nasional sebagai anggota Pramuka Garuda Atas dan tercatat dalam Asosiasi Pramuka Dunia. (lebih…)

PT KAR POWERSHIP BANTU PONPES HIKMATUSSYARIF LAB KOMPUTER

WhatsApp Image 2016-08-31 at 12.53.09 PMGiri Menang – Ponpes Hikmatussyarif NW Narmada hari ini (31/8) menerima bantuan laboratorium komputer dari PT KAR Powership Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan direktur PT KAR Mr Ufuk Berk. Dalam sambutannya Ufuk Berk menjelaskan, PT KAR adalah anak perusahaan Turki di bidang energi. Di Indonesia sendiri PT KAR dikenal sebagai pembangkit listrik terapung.
Rencananya, ujar Ufuk, ada 5 kapal listrik ada di Indonesia, di mana salah satunya sdh diresmikan Presiden Jokowi desember 2015 lalu di Sulawesi Utara. “Kapal lainnya ada di Jeranjang Lombok Barat, Ambon, Kupang dan Medan,” jelasnya. (lebih…)

Peringatan Harganas Dibuka Bupati

610_1514Giri Menang – Kemarin, Selasa (30/8), digelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) kabupaten Lombok Barat ke 23. Peringatan Harganas yang dirangkai dengan pengukuhan DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Lobar berlangsung di Bencingah Agung. Hadir langsung dalam kesempatan itu Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si, Sekda, Ketua DPRD, Asisten, Staf Ahli, Ketua TP PKK, Ketua DWP, Iswara, GOW, Camat, toga-toma, serta seluruh pemenang Ketahanan Keluarga tahun 2016. (lebih…)

Bupati Buka Workshop dan Pengukuhan PPID Desa se-Kab. Lombok Barat

PPIDGiri Menang, 29 Agustus 2016 – Pagi ini Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid membuka acara Workshop Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik bagi Kepala Desa dan Pengukuhan PPID Desa se-Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Publik (KIP) NTB dan PPID Kabupaten Lombok Barat, Senin (29/8) di Aula Bupati Lombok Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa, seluruh lurah, para camat, dan beberapa SKPD lingkup Pemkab Lombok Barat.
Dalam laporannya, wakil ketua KIP NTB Bapak Najamuddin menyampaikan bahwa eksistensi PPID akan sangat urgen di masa yang akan datang terkait dengan amanah undang-undang dan juga karena pengelolaan anggaran di desa sangat besar. Beliau juga menginformasikan bahwa layanan informasi publik di Kabupaten Lombok Barat cukup baik. Belum ada sengketa informasi yang terjadi dan masuk ke KIP dari Kabupaten Lombok Barat.
Dalam pembukaan dan arahannya, Bupati Lombok Barat mengingatkan bahwa informasi merupakan hak publik yang harus dipenuhi oleh seluruh penyelenggara pemerintahan. Dengan keterbukaan informasi, transparansi menjadi terwujud sehingga dengan sendirinya pembentukan pemerintahan yang Good and Clean Governance dapat terlaksana.
Beliau pun mengingatkan agar PPID desa bisa konsisten mengisi berita-berita yang urgen diketahui oleh publik. Bila perlu setiap desa memiliki website sendiri.
Acara tersebut kemudian diikuti dengan pengukuhan secara simbolis PPID Desa yang diwakili oleh 3 desa dan pemaparan dari narasumber.(Humas & Protokol Lobar)

Bahas Kebakaran Hutan : Bupati Lobar, KLU dan Kapolres Rapat Video Conference

Giri menangbup1 – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, M.Si menghadiri rapat video conference bersama Bupati Lombok Utara DR. H. Najmul Akhyar, Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adityo Kusumo di Polres Lobar dan beberapa SKPD terkait membahas tentang penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, Kamis (25/8/2016).

Rapat utama video conference itu di gelar di Mabes Polri yang dihadiri oleh Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BNPB Pusat Willem Rampangilie, Kepala BMKG DR Andi Eka Sakya, seluruh Kapolda dan Pimpinan Daerah se-Indonesia.

Dalam rapat video confrence tersebut kementerian kehutanan melaporkan sudah ada sinergi dan koordinasi dengan pihak swasta. Kalau tetap melakukan kebakaran sepihak dan tidak memenuhi administrasi yang sudah dikeluarkan Kementerian kehutanan, surat izin hak guna pakai akan dicabut dan tidak dikeluarkan lagi.

“Status siaga darurat sudah ditetapkan di sejumlah provinsi yang rawan kebakaran. Pemerintah pusat dan daerah sudah bisa melakukan antisipasi pencegahan kebakaran hutan. Termasuk dengan melakukan sosialisasi bahayanya membakar hutan dan membersihkan lahan dengan membakar,” ungkap Puan Maharani dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut Puan mengatakan Kepolisian bersama TNI secara bergotong royong akan melakukan sosialisasi bahaya bakar hutan dan melakukan pembersihan lahan dengan membakar hutan.

Kepala BMKG juga melaporkan masih ada pengaruh La Nina sehingga membuat hujan di beberapa provinsi turun meski sekarang sudah musim kemarau. BMKG memprediksi bulan Agustus ini akan masuk musim hujan sehingga Agustus dan seterusnya diharapkan hujan akan turun di daerah yang rawan kebakaran hutan di daerah yang rawan kebakaran. (ryan/humas)

bup2 bup3 bup4

Bupati Pimpin Pengambilan Sumpah ASN Pengangkatan Katagori II (K2)

sumpahPengambilan Sumpah jabatan Aparatur Sipil Negara oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, M.Si di aula utama kantor bupati Lombok Barat kamis (25/8). Pengambilan sumpah janji PNS tersebut diikuti oleh 301 PNS yang terdiri dari PNS kategori II (K2) 254 orang, formasi umum 34 orang, pegawai negeri yang dari purna IPDN angkatan XXI dan XXII sejumlah 13 orang
kepala Badan Kepegawaian Daerah Lombok Barat H. Ahdiyat Soebiantoro, SH dalam sambutannya menyampaikan untuk formasi K2 terdiri dari 256 CPNS Terhitung Mulai Tanggal 01 Juni 2014 namun salah satu PNS yang dalam proses perjalanannya 1 orang meninggal sebelum PNS dan 1 meninggal setelah PNS jadi tidak bisa untuk di ambil sumpahnya jadi jumlah keseluruhan 254 orang katanya

Selain itu formasi umum tahun 2014 sejumlah 34 orang CPNS dengan TMT 1 Pebruari 2015 kemudian di angkat menjadi PNS terhitung pada 01 april tahun 2016, kemudian dari purna praja IPDN yang pendaftarannya melalui kabupaten Lombok Barat sebanyak 4 orang TMT 1 juli 2015, bigitu juga dengan purna praja IPDN angkatan XXII sebanyak 9 orang yang lulus tahun 2015 kemudian diangkat menjadi PNS tahun 2016 TMT 01 Juli 2016 setelah dilaksanakan Prajabatan di Jatinangor.

sumpah3Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid memberikan arahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara atau PNS yang diambil sumpahnya agar bekerja dengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan mampu memberikan kontribusi untuk daerah, bangsa dan negara. Secara khusus beliau memberikan tekanan kepada PNS dari K2 agar tetap mempertahankan kinerjanya. “Jangan sampai setelah menjadi PNS, malah kinerja dan pengabdiannya menjadi turun. Banyak yang seperti itu. Karena bagaimanapun, pekerjaan menjadi PNS itu dianggap menjanjikan, termasuk juga karena memiliki masa depan dan kesejahteraan yang baik”, begitu arahannya. PNS merupakan pekerjaan yang diidolakan masyarakat bahkan orang tua. Untuk itu harapan Fauzan agar gengsi profesi PNS dijaga dan dipertahankan dengan cara yang tidak sulit, yakni melaksanakan isi sumpah yang diambil, berbakti kepada bangsa dan NKRI taat kepaad UUD 1945, ideologi pancasila, dan melaksanakan pemerintahan serta taat pada pemerintah tentunya taat pada perundang-undangan yang berlaku di negara kita.

Selain itu PNS tidak lagi malas-malasan bekerja dengan jujur, melaksanakan pekerjaan dengan prusedur tidak membebankan pekerjaan kepada bawahan atau pegawai yang honor, “pegawai yang tidak pernah diambil sumpahnya saja rajin bekerja seperti tenaga honor apa lagi yang sudah menyandang PNS tentu diharapkan lebih rajin harapnya

Meskipun pengambilan sumpah telat dilaksanakan di Lombok Barat yang sebagian besar pengangkatanya pada tahun 2014 mendekati 80 persen agar tidak terjadi lagi keterlambatan yang seharusnya dilaksankan jauh hari setelah SK di keluarkan katanya

sumpah1Bupati juga berpesan sebagai apratur negara mari kita tunjukan prestasi yang baik untuk jangka panjang, kita jangan berfikir jangka pendek, kita percaya kepada Allah SWT Tuhan yang maha esa tentu dengan keadilan-Nya kita akan memperoleh sesuai yang kita laksanakan tegasnya

Hadir pada kesempatan itu assisten III Setda Lobar Drs. H. Fathurrahim, M.Si, kepala Inspektorat Kabupaten Ir.H.Rahmat Agus Hidayat, MM, Kepala Dinas Kesehatan Drs. H.Rachman Sahnan Putra,M.Kes, Direktur Rumah Sakit Umum Tripat Gerung dr. Hj.Ambaryati, M.Kes dan Kepala SKPD lainnya (dedy/humas )

1 21 22 23 24 25