Demplot Gaharu Sukses, Raih Penghargaan Fellow Ashoka

* Lebih Dekat dengan Nur Akhmad Yani Keberhasilan Nur Akhmad Yani, menyulap lahan kering di Desa ...

Musda 7 MUI Lobar, Galang Persatuan Ummat

Sekretaris Daerah, Drs. HM. Uzair menyatakan, Majelis Ulama Indonesia harus mampu menyumbangkan ...

HUT 57 Lobar, 1.600 Proyek 2014 Diresmikan

Wabup Lobar, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si mengawali sambutannya dengan sebuah pantun, Jalan-Jalan ...

KPAD Lobar Launching E-Library

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) kabupaten Lombok Barat (Lobar), sekarang memiliki ...

REFORMASI BIROKRASI UNTUK LOMBOK BARAT BERSIH, AKUNTABEL DAN MELAYANI, BUKAN UNTUK REMUNERASI SEMATA

Beberapa waktu lalu Kamis (9/04/2015) di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat telah dilaksanakan ...

Dispertanakbun Berani Sewa Rp 1 Miliar

  * Pemanfaatan Eks Tanah Pecatu Lobar GIRI MENANG – Banyaknya tanah eks pecatu menarik ...

Lomba Desa, Golong Optimistis Juara

Desa golong siapkan diri jadi juara pada Lomba Desa Tingkat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang ...

Upacara Bendera Hut Lobar ke-57

Bersatu Untuk Maju Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Lombok Barat (Lobar) ke-57 tahun 2015 ...

Kenali Diri Lewat Jari

Lobar Gelar Training Kepribadian Kegiatan ini sangat penting bagi pejabat dan PNS yang ada di ...

FINAL-HUT-LOBAR-2015_420

HUT KABUPATEN LOMBOK BARAT

17 APRIL 2015

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Indonesia pada tahun 2014. Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra, Sujana Royat menyebutkan, PNPM Mandiri hingga saat ini baru mencakup 6000 kecamatan.
“Program pemerintah ini saat ini baru mencakup 6000 kecamatan dan 70 ribu komunitas di seluruh Indonesia. Maka itu, pada tahun 2014 ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan dan daerah di Indonesia,” terang Sujana di Hotel Akmani, Jakarta, Senin (10/9).

Sujana menjelaskan, PNPM yang mulai dijalankan pemerintah sejak tahun 2007 ini setiap tahun jangkauannya terus diperluas. Sehingga, diharapkan dapat mampu merangkul dan membantu lebih banyak penduduk miskin yang ada di Indonesia.

“Secara langsung, program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan komunitas dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh Sujana menambahkan, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan suatu instrumen utama untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. “Dalam hal ini, masyarakat juga dituntut untuk mengembangkan dan memperkuat komunitasnya sebagai bentuk kemandirian yang berkelanjutan di masa depan,” imbuhnya.

Diketahui, berdasarkan lokasi dan alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri yang dikeluarkan per Agustus 2009, pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan akan meliputi 4.805 kecamatan di 32 provinsi atau mencapai 75,9% dari total lokasi PNPM Mandiri. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp 3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk.

Sumber :http://www.jpnn.com

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar

History of India