Bersih-Bersih Sampah di Jembatan Meninting

Sampah yang menggunung di Jembatan Meninting menghalangi aliran air. Aneka sampah itu tersangkut ...

Tabel Hasil PeGI Tingkat Kabupaten dan Kota di Provinsi NTB Tahun 2014

Tentang PeGI TUJUAN Menyediakan acuan bagi pengembangan dan pemanfaatan TIK di ...

BUPATI TANDATANGANI MOU dengan BPJS KETENAGAKERJAAN NTB

Giri Menang – Bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) untuk memberikan ...

SDN 2 Midang Mantapkan US dengan Pra Tes

GIRI MENANG — Ujian sekolah (US) yang menjadi penentu kelulusan membuat sekolah di Lombok Barat ...

Pusat Bangun Jaringan Irigasi 2.400 Hektare

GIRI MENANG — Sektor Pertanian Lombok Barat (Lobar) diproyeksi makin berkembang dengan ...

Melihat Aktivitas di Taman Kota Sandik

Taman Kota Sandik mulai ramai dikunjungi. Siang malam pengunjung berdatangan. Tidak sekadar ...

Terbukti Kualitasnya, Madu Batu Goleng Diburu Pasar Lokal Hingga Nasional

Permintaan madu asli yang dibudidayakan secara tradisonal setiap masa panennya terus melonjak. ...

Lobar Tingkatkan Mutu Produk Pertanian Melalui Pencanangan Irigasi

Dalam implementasi pembangunan, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tidak saja menitikberatkan ...

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Indonesia pada tahun 2014. Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra, Sujana Royat menyebutkan, PNPM Mandiri hingga saat ini baru mencakup 6000 kecamatan.
“Program pemerintah ini saat ini baru mencakup 6000 kecamatan dan 70 ribu komunitas di seluruh Indonesia. Maka itu, pada tahun 2014 ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan dan daerah di Indonesia,” terang Sujana di Hotel Akmani, Jakarta, Senin (10/9).

Sujana menjelaskan, PNPM yang mulai dijalankan pemerintah sejak tahun 2007 ini setiap tahun jangkauannya terus diperluas. Sehingga, diharapkan dapat mampu merangkul dan membantu lebih banyak penduduk miskin yang ada di Indonesia.

“Secara langsung, program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan komunitas dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh Sujana menambahkan, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan suatu instrumen utama untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. “Dalam hal ini, masyarakat juga dituntut untuk mengembangkan dan memperkuat komunitasnya sebagai bentuk kemandirian yang berkelanjutan di masa depan,” imbuhnya.

Diketahui, berdasarkan lokasi dan alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri yang dikeluarkan per Agustus 2009, pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan akan meliputi 4.805 kecamatan di 32 provinsi atau mencapai 75,9% dari total lokasi PNPM Mandiri. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp 3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk.

Sumber :http://www.jpnn.com

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar

History of India