Bupati Zaini Arony Terima Kunjungan Umat Budha

Giri Menang - Sebanyak tujuh orang perwakilan Umat Budha Lombok Barat (Lobar) berkunjung ke ...

Semarak HUT RI Di Kediri Paling Meriah.

Serangkaian HUT RI ke 69, panitia Kecamatan Kediri, Lombok Barat menggelar berbagai kegiatan ...

Ramah Tamah Paskibraka Lobar Bersama Bupati

Ramah tamah Bupati Lobar, Dr. H. Zaini Arony dengan limapuluhan orang, Paskibraka dilanmgsuingkan ...

Lombok Barat Berdonor

Giri Menang – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69, Ikatan Keluarga Alumni ...

Kuota CPNS NTB 658 Formasi

Rekrutmen Kemungkinan Pekan Depan MATARAM-Seluruh kabupaten/ kota di NTB termasuk Pemprov NTB ...

Events In Progress: Lombok Barat Berdonor Rangkaian HUT RI Ke-69

Lombok Barat Berdonor rangkaian Peringatan HUT RI Ke-69 Tahun 2014 diselenggarakan hari ini ...

KPDT Bantu Lobar Kembangkan Lobster

GIRI MENANG-Bantuan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) kembali singgah di Lombok ...

Air Terjun Asin Dan Unik Di Tengah Pantai Nambung

Yang namanya air terjun umumnya biasanya terdapat di daerah perbukitan atau daerah pegunungan ...

Rombongan Taruna AAL Berkunjung ke Lobar

Dalam rangka menjalankan kurikulum akademi, 70 orang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya ...

Upacara Peringatan HUT RI Ke-69 di Lombok Barat

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Indonesia pada tahun 2014. Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra, Sujana Royat menyebutkan, PNPM Mandiri hingga saat ini baru mencakup 6000 kecamatan.
“Program pemerintah ini saat ini baru mencakup 6000 kecamatan dan 70 ribu komunitas di seluruh Indonesia. Maka itu, pada tahun 2014 ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan dan daerah di Indonesia,” terang Sujana di Hotel Akmani, Jakarta, Senin (10/9).

Sujana menjelaskan, PNPM yang mulai dijalankan pemerintah sejak tahun 2007 ini setiap tahun jangkauannya terus diperluas. Sehingga, diharapkan dapat mampu merangkul dan membantu lebih banyak penduduk miskin yang ada di Indonesia.

“Secara langsung, program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan komunitas dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh Sujana menambahkan, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan suatu instrumen utama untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. “Dalam hal ini, masyarakat juga dituntut untuk mengembangkan dan memperkuat komunitasnya sebagai bentuk kemandirian yang berkelanjutan di masa depan,” imbuhnya.

Diketahui, berdasarkan lokasi dan alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri yang dikeluarkan per Agustus 2009, pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan akan meliputi 4.805 kecamatan di 32 provinsi atau mencapai 75,9% dari total lokasi PNPM Mandiri. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp 3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk.

Sumber :http://www.jpnn.com

.