Kepengurusan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lombok Barat (Lobar), periode 2009-2012 telah berakhir. Setelah Rabu (9/1) kemarin, lembaga yang didominasi kaum hawa ini menggelar pertemuan koordinasi di Aula kantor Bappeda Lobar. Pertemuan tersebut, selain dihadiri seluruh pengurus P2TP2A, hadir pula sejumlah pimpinan SKPD meliputi, Ketua Bappeda Lobar, PPKAD, Dikes, RSUD, Dikpora, LPAD, Pancakarsa, LBH Apik, Santai serta sejumlah lembaga pemberdayaan perempuan lainnya.

Sekretaris P2TP2A Lobar, Ni Putu Warniati, BA melaporkan, tujuan dari pertemuan ini adalah, menyampaikan pelaksanaan program yang telah dilaksanakan oleh pengurus dan jejaring P2TP2A periode 2009-2012 lalu. Selain itu kata Putu, akan dibentuk pengurus baru periode 2013-2015.

Di tempat yang sama, Ketua Umum P2TP2A Lobar, Hj.Nanik S Zaini Arony, pada kesempatan itu, sekaligus berkenan membuka secara resmi pertemuan koordinasi P2TP2A. Pertemuan yang diisi selain pertanggungjawaban pengurus terhadap program P2TP2A periode 2009-2012, tapi juga pada sesi akhir nanti, akan diisi dengan pembentukan pengurus baru periode 2013-2015.

Dalam arahannya Nanik mengemukakan, pemberdayaan perempuan merupakan komitmen pemerintah sebagai bagian integral dari sumberdaya manusia. Menurut dia, ini berarti, meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki. Karena selama ini, Nanik melihat, terhadap pembangunan pemberdayaan perempuan dalam skala nasional, permasalahan mendasar yang terjadi adalah, rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan. Kedua minoritas itu termaktub di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan dan politik.

Pada sesi terakhir, seluruh pengurus P2TP2A, secara aklamasi memilih kembali Hj.Nanik S Zaini Arony, sebagai Ketua Umum P2TP2A Lobar periode 2013-2015. Namun ada beberapa personil pada tiap Divisi perlu mendapat direvisi.(L.Pangkat Ali)