Siapkan Perpustakaan Digital, Laboratorium Alam Sudah Tersedia

MTs Alam Sayang Ibu, Sekolah Baru Penuh Inovasi Berada di pedesaan tidak membuat Madrasah ...

RPJP KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2005 – 2025

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG (RPJP) KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2005 – 2025 Download ...

Wagub NTB Safari Ramadhan Di Kediri Paket Bantuan Mengucur Ke Lobar

Tim Safari Ramadhan Pemprov NTB dipimpin Wagub HM. Amin, SH, M.Si  didampingi Sekda NTB, HM. Nur ...

Gubernur Serahkan SK Plt. Bupati ke Fauzan Khalid

Akhirnya SK Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lombok Barat yang telah ...

Di Lobar Harus Ada Penulis Profesional

Dari Workshop Lombok Barat Menulis, Di Lobar Harus Ada Penulis Profesional Dalam rangka ...

Pertamini Mulai Masuk Sekotong

Sekotong - Jika anda Pernah melihat kios kecil yang menyerupai pom bensin di pinggir jalan? ...

Safari Ramadahan: Plt Bupati Minta Warga Perhatikan Pendidikan Dan Kesehatan

Putaran pertama Safari Ramadhan Pemkab Lombok Barat dimulai Senin, (22/6) malam di Masjid ...

Hari Kedua Safari Ramadhan

Giliran Menjeli Lingsar Dikunjungi Tim Giri Menang – Tim Safari Ramadhan Kabupaten Lombok ...

SELAMAT2

GIRI MENANG – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz puas terhadap pembangunan rumah rakyat tidak layak huni melalui Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal tersebut dikatakan Menpera saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin sore di Dusun Bile Kedit, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.

Menpera didampingi Bupati H. Zaini Arony beserta rombongan berkeliling kampung menyapa serta menyalami masyarakat sambil melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni. Di Desa ini terdapat 321 rumah tidak layak huni yang tengah di bangun dan sisanya sebanyak 547 unit sudah di usulkan mendapat bantuan serupa di 2013.

Sejak MoU yang di tanda tangani Bupati Lobar dengan Menpera 2010 lalu, di tahun 2011 Lobar mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit. Kemudian di 2012 meningkat menjadi 1274 unit dan tahun 2013 sudah di usulkan sebanyak 7000 unit.

Saya melihat Bupati dan SKPD terkait sangat aktif dalam mengusulkan serta mendata masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Lobar juga bertanggung jawab atas program yang telah di jalankan sehingga wajar bupatinya mendapat penghargaan,” kata Djan Faridz.

Menpera melihat atas prestasi yang di raih Lobar, Kabupaten ini layak untuk mendapat bantuan serupa bagi 7000 unit rumah yang di usulkan. “dan kalau mampu kita tambah lagi,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Lobar saat ini sebanyak 23 ribu unit dan akan di tuntaskan 2015 mendatang. Zaini juga mengungkapkan jika 7000 unit rumah yang di usulkan bisa terealisasi tahun ini akan ada bantuan untuk WC komunal dan jalan desa serta kampung.

“kami yakin program Lobar menuju desa tuntas kampung tuntas dapat di wujudkan,” ujarnya. (cr-nur)

Sumber : Lombok Post, Edisi 25 Januari 2013

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

History of India