Semarak HUT RI Di Kediri Paling Meriah.

Serangkaian HUT RI ke 69, panitia Kecamatan Kediri, Lombok Barat menggelar berbagai kegiatan ...

Ramah Tamah Paskibraka Lobar Bersama Bupati

Ramah tamah Bupati Lobar, Dr. H. Zaini Arony dengan limapuluhan orang, Paskibraka dilanmgsuingkan ...

Lombok Barat Berdonor

Giri Menang – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69, Ikatan Keluarga Alumni ...

Kuota CPNS NTB 658 Formasi

Rekrutmen Kemungkinan Pekan Depan MATARAM-Seluruh kabupaten/ kota di NTB termasuk Pemprov NTB ...

Events In Progress: Lombok Barat Berdonor Rangkaian HUT RI Ke-69

Lombok Barat Berdonor rangkaian Peringatan HUT RI Ke-69 Tahun 2014 diselenggarakan hari ini ...

KPDT Bantu Lobar Kembangkan Lobster

GIRI MENANG-Bantuan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) kembali singgah di Lombok ...

Air Terjun Asin Dan Unik Di Tengah Pantai Nambung

Yang namanya air terjun umumnya biasanya terdapat di daerah perbukitan atau daerah pegunungan ...

Rombongan Taruna AAL Berkunjung ke Lobar

Dalam rangka menjalankan kurikulum akademi, 70 orang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya ...

Upacara Peringatan HUT RI Ke-69 di Lombok Barat

GIRI MENANG – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz puas terhadap pembangunan rumah rakyat tidak layak huni melalui Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal tersebut dikatakan Menpera saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin sore di Dusun Bile Kedit, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.

Menpera didampingi Bupati H. Zaini Arony beserta rombongan berkeliling kampung menyapa serta menyalami masyarakat sambil melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni. Di Desa ini terdapat 321 rumah tidak layak huni yang tengah di bangun dan sisanya sebanyak 547 unit sudah di usulkan mendapat bantuan serupa di 2013.

Sejak MoU yang di tanda tangani Bupati Lobar dengan Menpera 2010 lalu, di tahun 2011 Lobar mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit. Kemudian di 2012 meningkat menjadi 1274 unit dan tahun 2013 sudah di usulkan sebanyak 7000 unit.

Saya melihat Bupati dan SKPD terkait sangat aktif dalam mengusulkan serta mendata masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Lobar juga bertanggung jawab atas program yang telah di jalankan sehingga wajar bupatinya mendapat penghargaan,” kata Djan Faridz.

Menpera melihat atas prestasi yang di raih Lobar, Kabupaten ini layak untuk mendapat bantuan serupa bagi 7000 unit rumah yang di usulkan. “dan kalau mampu kita tambah lagi,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Lobar saat ini sebanyak 23 ribu unit dan akan di tuntaskan 2015 mendatang. Zaini juga mengungkapkan jika 7000 unit rumah yang di usulkan bisa terealisasi tahun ini akan ada bantuan untuk WC komunal dan jalan desa serta kampung.

“kami yakin program Lobar menuju desa tuntas kampung tuntas dapat di wujudkan,” ujarnya. (cr-nur)

Sumber : Lombok Post, Edisi 25 Januari 2013

.