Events In Progress: Lombok Barat Berdzikir&Berdo'a, 17 Desember 2014

Dalam Rangka HUT NTB dan Refleksi Akhir Tahun dilaksanakan Lombok Barat Berdzikir, 17 Desember ...

Dr. Subiakto Tjakrawerdaja: “Cenderung Koperasi Sebagai Sentra Kulakan”

Dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MAE) 2015, diharapkan seluruh koperasi dan UKM ...

Wabup Lobar Buka Pelatihan Pengolahan Sumber Daya Hayati

Senggigi - Hanya berselang satu bulan setelah pelatihan tahap I dan II, Lembaga Pengembangan ...

Bupati Kecewa GM Hotel Absen

Penyerahan Mushaf Al-qur’an dan Sajadah GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) ...

Anggota PKK Harus Terampil Berkomunikasi

GIRI MENANG - Kelompok PKK memiliki peran penting untuk menjembatani pemerintah dengan masyarakat ...

Nanik Minta Suami Didoakan

PENETAPAN Bupati Lobar H Zaini Arony sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan oleh KPK menjadi ...

ZAINI TETAP BERAKTIVITAS

Pimpin Rapat Kemudian Temui Gubernur GIRI MENANG-Bupati Lombok Barat H Zaini Arony tetap ...

Bupati Serahkan Mushaf Gumi Patut Patuh Patju ke Para GM Hotel

Giri Menang – Sebagai bentuk perhatian Pemda Lombok Barat terhadap kenyamanan beribadah ...

Wakil Bupati Tutup Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 50

Giri Menang – Menutup rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) KE 50 Dinas Kesehatan ...

1418281547006-1494821182

GIRI MENANG – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz puas terhadap pembangunan rumah rakyat tidak layak huni melalui Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal tersebut dikatakan Menpera saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin sore di Dusun Bile Kedit, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.

Menpera didampingi Bupati H. Zaini Arony beserta rombongan berkeliling kampung menyapa serta menyalami masyarakat sambil melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni. Di Desa ini terdapat 321 rumah tidak layak huni yang tengah di bangun dan sisanya sebanyak 547 unit sudah di usulkan mendapat bantuan serupa di 2013.

Sejak MoU yang di tanda tangani Bupati Lobar dengan Menpera 2010 lalu, di tahun 2011 Lobar mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit. Kemudian di 2012 meningkat menjadi 1274 unit dan tahun 2013 sudah di usulkan sebanyak 7000 unit.

Saya melihat Bupati dan SKPD terkait sangat aktif dalam mengusulkan serta mendata masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Lobar juga bertanggung jawab atas program yang telah di jalankan sehingga wajar bupatinya mendapat penghargaan,” kata Djan Faridz.

Menpera melihat atas prestasi yang di raih Lobar, Kabupaten ini layak untuk mendapat bantuan serupa bagi 7000 unit rumah yang di usulkan. “dan kalau mampu kita tambah lagi,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Lobar saat ini sebanyak 23 ribu unit dan akan di tuntaskan 2015 mendatang. Zaini juga mengungkapkan jika 7000 unit rumah yang di usulkan bisa terealisasi tahun ini akan ada bantuan untuk WC komunal dan jalan desa serta kampung.

“kami yakin program Lobar menuju desa tuntas kampung tuntas dapat di wujudkan,” ujarnya. (cr-nur)

Sumber : Lombok Post, Edisi 25 Januari 2013

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar