LIVE TALKSHOW BUPATI LOMBOK BARAT DI TV ONE, JUM'AT, 17 OKTOBER 2014 JAM 12.00-12.30 WITA

Saksikan Talkshow TV One "Menguak Tabir Sukses MDGs Awards Target 5b (Kesehatan dan KB) di ...

SELAMAT KEPADA BUPATI LOMBOK BARAT ATAS ANUGERAH PEDULI PENDIDIKAN TAHUN 2014 DARI MENDIKBUD, 15 OKTOBER 2014

APP 2014, Apresiasi atas Kontribusi dalam Pendidikan untuk Peradaban Indonesia ...

JADWAL PELAKSANAAN TES CAT SELEKSI CPNS KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2014

Jadwal Tes CAT Seleksi CPNS Lombok Barat Tahun 2014   ...

SKPD Lobar mengikuti Bimtek SIP-PPID

Giri Menang – Sebanyak 10 orang pegawai dari 4 SKPD yang ada di Lombok Barat (Lobar) mengikuti ...

Launching Gerbang Kampung

GIRI MENANG – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz puas terhadap pembangunan rumah rakyat tidak layak huni melalui Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal tersebut dikatakan Menpera saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin sore di Dusun Bile Kedit, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.

Menpera didampingi Bupati H. Zaini Arony beserta rombongan berkeliling kampung menyapa serta menyalami masyarakat sambil melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni. Di Desa ini terdapat 321 rumah tidak layak huni yang tengah di bangun dan sisanya sebanyak 547 unit sudah di usulkan mendapat bantuan serupa di 2013.

Sejak MoU yang di tanda tangani Bupati Lobar dengan Menpera 2010 lalu, di tahun 2011 Lobar mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit. Kemudian di 2012 meningkat menjadi 1274 unit dan tahun 2013 sudah di usulkan sebanyak 7000 unit.

Saya melihat Bupati dan SKPD terkait sangat aktif dalam mengusulkan serta mendata masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Lobar juga bertanggung jawab atas program yang telah di jalankan sehingga wajar bupatinya mendapat penghargaan,” kata Djan Faridz.

Menpera melihat atas prestasi yang di raih Lobar, Kabupaten ini layak untuk mendapat bantuan serupa bagi 7000 unit rumah yang di usulkan. “dan kalau mampu kita tambah lagi,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Lobar saat ini sebanyak 23 ribu unit dan akan di tuntaskan 2015 mendatang. Zaini juga mengungkapkan jika 7000 unit rumah yang di usulkan bisa terealisasi tahun ini akan ada bantuan untuk WC komunal dan jalan desa serta kampung.

“kami yakin program Lobar menuju desa tuntas kampung tuntas dapat di wujudkan,” ujarnya. (cr-nur)

Sumber : Lombok Post, Edisi 25 Januari 2013

.

Profil Lombok Barat

Agenda Bupati