PERUBAHAN KEEMPAT ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 54 TAHUN 2010 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS ...

Lobar Peringkat Terbaik KIP Komitmen Bupati, Atas Keterbukaan Informasi Publik Tinggi

 Komisi Informasi (KI), Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) Utama dan Perwakilan ...

Bupati Resmikan Kantor Camat Gerung

GIRI MENANG – Gedung Kantor Camat Gerung telah diserahterimakan. Rabu (28/1) kemarin, Bupati ...

PROGRAM BEASISWA S2 LUAR NEGERI KEMENKOMINFO TAHUN 2015

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Tahun 2015 kembali membuka kesempatan dan menyediakan ...

Bupati Buka Rakor Kasek se-Lobar

Bupati Lombok Barat (Lobar), Dr. H. Zaini Arony membuka rapat kerja (raker) kepala sekolah ...

MEETING IN PROGRESS: PENERIMAAN KUNJUNGAN TIM PPID DAN KOMISI INFORMASI PROVINSI NTB

Kunjungan Tim PPID  Utama Provinsi NTB, Komisi Informasi Provinsi NTB dan AIPD Perwakilan NTB ...

Pelantikan 38 Pejabat Struktural Lombok Barat oleh Bupati

Sebanyak 38 pejabat struktural setingkat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Lombok Barat ...

MUTASI PEJABAT STRUKTURAL LOMBOK BARAT, 28 JANUARI 2015

Pejabat yang mendapat promosi: Eselon IIIA ke Eselon IIB: 1) H.L.WINENGAN,SP,MM yang semula ...

GIRI MENANG – Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz puas terhadap pembangunan rumah rakyat tidak layak huni melalui Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal tersebut dikatakan Menpera saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin sore di Dusun Bile Kedit, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.

Menpera didampingi Bupati H. Zaini Arony beserta rombongan berkeliling kampung menyapa serta menyalami masyarakat sambil melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni. Di Desa ini terdapat 321 rumah tidak layak huni yang tengah di bangun dan sisanya sebanyak 547 unit sudah di usulkan mendapat bantuan serupa di 2013.

Sejak MoU yang di tanda tangani Bupati Lobar dengan Menpera 2010 lalu, di tahun 2011 Lobar mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit. Kemudian di 2012 meningkat menjadi 1274 unit dan tahun 2013 sudah di usulkan sebanyak 7000 unit.

Saya melihat Bupati dan SKPD terkait sangat aktif dalam mengusulkan serta mendata masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Lobar juga bertanggung jawab atas program yang telah di jalankan sehingga wajar bupatinya mendapat penghargaan,” kata Djan Faridz.

Menpera melihat atas prestasi yang di raih Lobar, Kabupaten ini layak untuk mendapat bantuan serupa bagi 7000 unit rumah yang di usulkan. “dan kalau mampu kita tambah lagi,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Lobar saat ini sebanyak 23 ribu unit dan akan di tuntaskan 2015 mendatang. Zaini juga mengungkapkan jika 7000 unit rumah yang di usulkan bisa terealisasi tahun ini akan ada bantuan untuk WC komunal dan jalan desa serta kampung.

“kami yakin program Lobar menuju desa tuntas kampung tuntas dapat di wujudkan,” ujarnya. (cr-nur)

Sumber : Lombok Post, Edisi 25 Januari 2013

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar

History of India