Nambung Butuh Pos Pantau

GIRI MENANG-Menyikapi maraknya kasus perampokan dan pencurian di Pantai Nambung Desa Buwun Mas, ...

Menteri PAN & RB Ingatkan Instansi Segera Pasang Gambar Presiden dan Wapres

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy ...

Distamben Lobar Eksplorasi Air Bawah Tanah Geo-listrik

Ketersediaan air bersih di daerah-daerah rawan air, terlebih pada musim kemarau berkepanjangan ...

Penghematan Nasional, dari Perjalanan Dinas hingga Hidup Sederhana

JAKARTA – Sesuai perintah Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan gerakan penghematan ...

Pengcab Forki Lobar Siap Gelar Kejurda Karate"Bupati Cup" 2014

LOBAR-Pengurus cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Lombok Barat ...

Meriahkan HKN, Dikes Lobar Gelar Gerak Jalan Sehat

Giri Menang – Dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 yang jatuh pada ...

Sedang Berlangsung

TABLIGH AKBAR
BERSAMA

AL ALLAMAH ASY SYAIKH DR. SAYYID ALI ABDUL MAJID ABDUL SAMI'

ULAMA BESAR UNIVERSITAS AL AZHAR KAIRO MESIR
PEMEGANG SANAD AL QUR'AN TERTINGGI

Dalam upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lobar, Rabu (2/5) kemarin, menggelar pertemuan pembinaan dan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak. Gelaran yang bertajuk sosialisasi Pelaksanaan Standar Minimal (SPM) bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan itu, berlangsung di Aula TP PKK Lobar.

Pertemuan tersebut bertujun untuk meningkatkan SDM pengelola P2TP2Adi tingkat kecamatan. Pertemuan ini dirasa sangat penting, karena dihajatkan untuk penguatan kapasitas P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sekretaris P2TP2A Lobar, Ni Putu Warniati, BA mengatakan, penaganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dibutuhkan penanganan yang melibatkan banyak pihak secara kontinyu dan sustainable. Untuk itu, kata Putu, perlu dilaksanakan sosialisasi Permen PP dan PA No.1 Tahun 2010 tentang Sistem Pelayanan Minimal bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. “Kita harapkan adanya pemahaman bagi jejaring P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM,” katanya.

Ditambahkan, ada tiga Pemateri yang mempresentasikan materi dalam kegiatan itu. Mereka adalah, Drs.H.Ahmad Sholiha, M.Si dengan materi, Advokasi dan dukungan Pemda Lobar untuk SPM. Dian Aryani memaparkan materi, Peran serta masyarakat dalam pengembangan jejaring kerja dalam pencegahan perempuan dan anak korban kekerasan serta dr. Aan Putra Suryanatha dengan materinya, Pengembangan P2TP2A Kab.Lobar.

Menurut Putu, peserta yang mengikuti pertemuan ini sebanyak 30 orang. Mereka berasal dari Camat se Lobar, unsur Dikbud, Dissosnaker, UUPA Polres, BKBPP, Kemenag, RSUD, Dikes, DWP dan secretariat Pemkab Lobar. (L.Pangkat Ali)

 

.