Diterima Bupati Lobar, OISCA-Lions Club Japan Komit Hijaukan Lobar Dan Bangun Sekolah

Bupati Lombok Barat memberikan apresiasi tinggi dan terima kasih sebesar-besarnya atas ...

Reses DPRD NTB Dapil Lobar Di Lombok Barat, Wabup Berharap Lobar Jangan Dianaktirikan

Reses anggota DPRD NTB Dapil II Lombok Barat dan Lombok Utara ke Lombok Barat, Rabu (29/10) ...

Laporan Hasil CAT Tingkat Pendidikan DIV/SI - SII

Download Laporan Hasil CAT Tingkat Pendidikan DIV/SI - SII ...

Laporan Hasil CAT Tingkat Pendidikan SMA - DIII

Download Laporan Hasil Computer Assisted Test D-III ...

16 Pejabat Struktural Dilantik, Bupati Inginkan Perscepatan Pembangunan Di Lobar

Pelantikan pejabat struktural lingkup Pemkab. Lombok Barat, Senin (27/10) kembali digelar di aula ...

Hj. Nanik Zaini Arony Hadiri Baksos Kesehatan di Sekotong

Giri Menang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lombok ...

Launching Gerbang Kampung

Dalam upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lobar, Rabu (2/5) kemarin, menggelar pertemuan pembinaan dan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak. Gelaran yang bertajuk sosialisasi Pelaksanaan Standar Minimal (SPM) bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan itu, berlangsung di Aula TP PKK Lobar.

Pertemuan tersebut bertujun untuk meningkatkan SDM pengelola P2TP2Adi tingkat kecamatan. Pertemuan ini dirasa sangat penting, karena dihajatkan untuk penguatan kapasitas P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sekretaris P2TP2A Lobar, Ni Putu Warniati, BA mengatakan, penaganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dibutuhkan penanganan yang melibatkan banyak pihak secara kontinyu dan sustainable. Untuk itu, kata Putu, perlu dilaksanakan sosialisasi Permen PP dan PA No.1 Tahun 2010 tentang Sistem Pelayanan Minimal bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. “Kita harapkan adanya pemahaman bagi jejaring P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM,” katanya.

Ditambahkan, ada tiga Pemateri yang mempresentasikan materi dalam kegiatan itu. Mereka adalah, Drs.H.Ahmad Sholiha, M.Si dengan materi, Advokasi dan dukungan Pemda Lobar untuk SPM. Dian Aryani memaparkan materi, Peran serta masyarakat dalam pengembangan jejaring kerja dalam pencegahan perempuan dan anak korban kekerasan serta dr. Aan Putra Suryanatha dengan materinya, Pengembangan P2TP2A Kab.Lobar.

Menurut Putu, peserta yang mengikuti pertemuan ini sebanyak 30 orang. Mereka berasal dari Camat se Lobar, unsur Dikbud, Dissosnaker, UUPA Polres, BKBPP, Kemenag, RSUD, Dikes, DWP dan secretariat Pemkab Lobar. (L.Pangkat Ali)

 

.

Profil Lombok Barat

Agenda Bupati