LIVE TALKSHOW BUPATI LOMBOK BARAT DI TV ONE, JUM'AT, 17 OKTOBER 2014 JAM 12.00-12.30 WITA

Saksikan Talkshow TV One "Menguak Tabir Sukses MDGs Awards Target 5b (Kesehatan dan KB) di ...

SELAMAT KEPADA BUPATI LOMBOK BARAT ATAS ANUGERAH PEDULI PENDIDIKAN TAHUN 2014 DARI MENDIKBUD, 15 OKTOBER 2014

APP 2014, Apresiasi atas Kontribusi dalam Pendidikan untuk Peradaban Indonesia ...

JADWAL PELAKSANAAN TES CAT SELEKSI CPNS KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2014

Jadwal Tes CAT Seleksi CPNS Lombok Barat Tahun 2014   ...

SKPD Lobar mengikuti Bimtek SIP-PPID

Giri Menang – Sebanyak 10 orang pegawai dari 4 SKPD yang ada di Lombok Barat (Lobar) mengikuti ...

Launching Gerbang Kampung

Dalam upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lobar, Rabu (2/5) kemarin, menggelar pertemuan pembinaan dan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak. Gelaran yang bertajuk sosialisasi Pelaksanaan Standar Minimal (SPM) bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan itu, berlangsung di Aula TP PKK Lobar.

Pertemuan tersebut bertujun untuk meningkatkan SDM pengelola P2TP2Adi tingkat kecamatan. Pertemuan ini dirasa sangat penting, karena dihajatkan untuk penguatan kapasitas P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sekretaris P2TP2A Lobar, Ni Putu Warniati, BA mengatakan, penaganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dibutuhkan penanganan yang melibatkan banyak pihak secara kontinyu dan sustainable. Untuk itu, kata Putu, perlu dilaksanakan sosialisasi Permen PP dan PA No.1 Tahun 2010 tentang Sistem Pelayanan Minimal bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. “Kita harapkan adanya pemahaman bagi jejaring P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM,” katanya.

Ditambahkan, ada tiga Pemateri yang mempresentasikan materi dalam kegiatan itu. Mereka adalah, Drs.H.Ahmad Sholiha, M.Si dengan materi, Advokasi dan dukungan Pemda Lobar untuk SPM. Dian Aryani memaparkan materi, Peran serta masyarakat dalam pengembangan jejaring kerja dalam pencegahan perempuan dan anak korban kekerasan serta dr. Aan Putra Suryanatha dengan materinya, Pengembangan P2TP2A Kab.Lobar.

Menurut Putu, peserta yang mengikuti pertemuan ini sebanyak 30 orang. Mereka berasal dari Camat se Lobar, unsur Dikbud, Dissosnaker, UUPA Polres, BKBPP, Kemenag, RSUD, Dikes, DWP dan secretariat Pemkab Lobar. (L.Pangkat Ali)

 

.

Profil Lombok Barat

Agenda Bupati