Uniknya Kreasi Cemilan KWT Karya Wanita

Mulai dari Keripik Bayam Sampai Stik Kangkung (1) KANGKUNG: Tanaman kangkung yang dibudidayakan ...

Menuju Desa Tematik

Kades Diminta Beri Masukan GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) masih dengan ...

RPJMD LOMBOK BARAT TAHUN 2014-2019

DOWNLOAD RPJMD LOMBOK BARAT TAHUN 2014-2019 Versi PDF: RPJMD LOBAR 2014 - 2019 ...

Festival Senggigi Bagian Promosi Pariwisata Lombok Barat

Festival Senggigi yang semula dipusatkan di Pantai Kerandangan berpindah di depan Pasar Seni ...

Festival Senggigi Lobar, Ajang Promosi Pariwisata Berkelanjutan

Festival Senggigi (FS), merupakan salah satu kegiatan promosi pariwisata di kabupaten Lombok ...

Festival Senggigi 2014

Dalam upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lobar, Rabu (2/5) kemarin, menggelar pertemuan pembinaan dan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak. Gelaran yang bertajuk sosialisasi Pelaksanaan Standar Minimal (SPM) bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan itu, berlangsung di Aula TP PKK Lobar.

Pertemuan tersebut bertujun untuk meningkatkan SDM pengelola P2TP2Adi tingkat kecamatan. Pertemuan ini dirasa sangat penting, karena dihajatkan untuk penguatan kapasitas P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sekretaris P2TP2A Lobar, Ni Putu Warniati, BA mengatakan, penaganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dibutuhkan penanganan yang melibatkan banyak pihak secara kontinyu dan sustainable. Untuk itu, kata Putu, perlu dilaksanakan sosialisasi Permen PP dan PA No.1 Tahun 2010 tentang Sistem Pelayanan Minimal bidang layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. “Kita harapkan adanya pemahaman bagi jejaring P2TP2A dalam mengimplementasikan SPM,” katanya.

Ditambahkan, ada tiga Pemateri yang mempresentasikan materi dalam kegiatan itu. Mereka adalah, Drs.H.Ahmad Sholiha, M.Si dengan materi, Advokasi dan dukungan Pemda Lobar untuk SPM. Dian Aryani memaparkan materi, Peran serta masyarakat dalam pengembangan jejaring kerja dalam pencegahan perempuan dan anak korban kekerasan serta dr. Aan Putra Suryanatha dengan materinya, Pengembangan P2TP2A Kab.Lobar.

Menurut Putu, peserta yang mengikuti pertemuan ini sebanyak 30 orang. Mereka berasal dari Camat se Lobar, unsur Dikbud, Dissosnaker, UUPA Polres, BKBPP, Kemenag, RSUD, Dikes, DWP dan secretariat Pemkab Lobar. (L.Pangkat Ali)

 

.