DIRGAHAYU KE - 56 KABUPATEN LOMBOK BARAT, 17 APRIL 1958 - 17 APRIL 2014. "UNTUKMU LOMBOK BARATKU"


Perayaan Lebaran Topat di Lobar

Akulturasi Tradisi Religi Dan Budaya

Puncak perayaan Lebaran Topat kabupaten Lombok Barat dipusatkan di kawasan obyek wisata Senggigi, kecamatan Batulayar sebagaimana pusat penyelenggaraan kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya. Tepat pukul 9.30 wita, Minggu (26/8) kemarin masyarakat Lombok membanjiri lokasi kegiatan yang dihadiri Bupati Lombok Barat, Wabup Lobar beserta ibu, Ketua DPRD provinsi NTB, HL. Sujirman, Ketua DPRD Lobar, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekda NTB HM. Nur, SH, MH, mantan Bupati Lobar HL. Mujtahid, mantan Ketua DPRD Lobar yang juga tokoh masyarakat Kecamatan Gunungsari dan Batulayar HM. Kasim para Tuan Guru se-Kecamatan Gunungsari dan Batulayar tak lupa pula tokoh masyarakat setempat.

Bupati Lobar, Dr. H. Zaini Arony, M.Pd saat memberikan sambutannya mengatakan, lebaran Ketupat atau biasa disebut Lebaran Topat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya di Lombok Barat dan telah dijadikan sebagai kalender of event seperti halnya Festival Senggigi dan Perang Ketupat di Pura kemaliq Lingsar yang dinilai paling unik penyelenggaraannya karena mencerminkan simbul kerukunan antar umat beragama Islam dan Hindu di Lombok. Event budaya yang khas dan unik dan terjadi penyelenggaraannya secara terus-menerus di Lombok Barat harus terus dilestarikan. “Atas nama pribadi, Pemkab. Lobar dengan segenap karyawan/karyawatinya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H mohon maaf lahir dan bathin,” ucap Bupati dihadapan ribuan masyarakat yang hadir pada perayaan Lebaran Topat tersebut.

Menurut Bupati, penyelenggaraan Lebaran Topat di Lombok sepanjang pengetahuannya dilaksanakan secara reguler setiap tahunnya, tanpa diketahui sejarah penyelenggaraannya hingga saat ini. Bahkan pemerintahan sebelumnya dari awal berdirinya Lobar ini penyelenggaraan Lebaran Topat tetap dilaksanakan. Bupati menyitir lebaran topat tidak disebut lebaran lontong atau istilah lainnya Filosopinya ketupat dengan empat sisi yang dimilikinya menunjukkan bahwa dalam menjalani kehidupan ini terdapat empat mata empat unsur kehidupan manusia.

Namun begitu, terlepas dari pilosofi serta pemaknaan sama atau bahkan cara pandang berbeda tentang Lebaran Topat ini, yang penting bagaimana penyelenggaraannya tetap dilaksanakan setiap tahun sebagai sebuah tradisi masyarakat Sasak yang menjunjung tingggi nilai-nilai kearifan lokal. Lebaran Topat dalam perspektif Bupati merupakan lebaran nina (perempuan, red) lebaran yang mengikuti lebaran mame (laki, red) yakni lebaran Idul Fitri yang penyelenggaraannya tepat seminggu atau enam hari lamanya kaum muslimin usai melaksanakan puasa Syawal. Pada Lebaran Topat ini, tandas Bupati terdapat mengandung dimensi spiritual, Kultural dan dimensi tradisional. Ini artinya betapa agama Islam mampu melakukan sinergitas dengan budaya lokal (local wisdom).

Dari perspektif pembangunan Kultural memiliki makna strategis bagaimana budaya ini mampu memberikan spirit dalam upaya pelestarian budaya di Lombok khususnya. Bagaimana kita kembangkan prosesi keagamaan yang disinergikan degan even budaya lokal. Adanya ziarah kubur, rekreasi massal warga yang menyerbu kawasan pantai pada perayaan Lebaran Topat ini merupakan wujud kesyukuran masyarakat Lobar khususnya dan masyarakat Lombok pada umumnya setelah seminggu penuh melaksanakan puasa Syawal,” tegas bupati.

Eventt Lebaran Topat ini oleh Pemkab. Lobar dijadikan sebagai kalender of event yang dilaksanakan setiap tahun merupakan upaya membangun dimensi horizontal dan tak terlepas dari dimensi vertikal. “Dan saya ajak segenap masyarakat untuk bisa mengambil hikmah atau pelajaran serta tuntunan dari perayaan Lebaran Topat ini agar dapat dimaknai sebagai jalan untuk semakin meningkatkan solidaritas dan makin memperkuat soliditas masyarakt. Semua itu dilakukan dalam upaya membangun Lombok Barat menuju kabupaten yang maju, mandiri dan bermartabat,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati, Wabup dan anggota Muspida lainnya bersama tokoh masyarakat Lobar berkenan membelah Inan Topat (ibu, red) sebagai pertanda dimulainya perayaan Lebaran Topat di Lombok Barat. Selanjutnya ketupat yang sudah dibelah tersebut langsung dibagikan kepada para undangan sambil menyantapnya lengkap dengan lauk-pauk khas taradisional Sasak dan sajian buah-buahan lainnya. Bupati, Wabup dan anggota Muspida juga berkesempatan menerima bingkisan dari ibu Rahmi Sofiarini selaku Direktur IMACS Regional Mataram. IMACS (Indonesia Marine and Climate Support Project)  merupakan bantuan tekhnis pemerintah Amerika Serikat (USAID) dengan pemerintah Indonesia. IMACS bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Lobar melaksanakan kegiatan promosi dan kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perikanan berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Bentuk kegiatan mengajak masyarakat luas yang datang saat lebaran topat untuk bersih-bersih pantai yaitu mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan disekitar pantai. Pada kesempatan itu juga warga dihibur penampilan berbagai kesenian religi diantaranya kasidah Sinar Lima Bagik Polak, Labuapi, atraksi massal Zikir Saman oleh pelajar SD-SLTP se kecamatan Batulayar dan lirik-lirik lagu religi oleh nominasi tiga tingkat nasional Zul KDI Sandik, Kecamatan Batulayar. (her/Tim Humas)

 

Galery Foto Lebaran Topat


Wakil Bupati Lombok Barat
Profil Lombok Barat
SMS CENTER (0877 17 04 1958)
SMS Dari 081907XXXXX

Kepada bapak bupati Lombok Barat yang kami hormati. Saya ingin bertanya, apakah ditaman kota yang baru ini akan diadakan free hotspot. Karena akan berdampak fositip bagi kami para remaja Lobar. sekian trima kasih, dan mohon di pertimbangkan…
Jawaban:

Alhamdulilah ditaman Kota tersedia fasilitas free hotspot dan diharapkan dalam penggunaanya dapat bermanfaat serta berdampak positif. Terima kasih


Dari 0878653XXXXX

Lobar luar biasa terhadap pemekaran desa, tapi pengawasan terhadap kades dan BPD harus kontinyu dilakukan, menurut Bapak apa itu sudah maksimal dan bagaimana mekanismenya?

Jawab :

Berdasarkan peraturan daerah tahun  2011 saat ini telah ada 30 desa yang ditetapkan dari desa persiapan. Sampai saat ini desa tersebut telah memiliki perangkat desa baik kepala desa dan BPD. Sebagai bentuk pendampingan oleh pemerintah daerah telah dibentuk tim kordinasi  pembinaan bagi desa-desa definitif tingkat kabupaten  yang baru dibentuk. Tim  tersebut melibatkan sejumlah SKPD sehingga diharapkan terdapat keterkaitan program yang dimiliki SKPD dengan program yang direncanakan oleh Desa-Desa difinitif. Selanjutnya diharapkan kedepanya akan ada sinergisitas dan singkronisasi sehingga desa-desa baru tersebut dapat bergerak lebih cepat dan sistematis.

Tim tersebut juga ditugaskan oleh bupati untuk memecahkan persolan yang timbul dan mengkordinasikan dengan dengan instansi terkait. Melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi juga menjadi tugas tim.

Sebagai konsekwensi dari pemekaran desa, diperkirakan akan banyak permasalahan yang timbul seperti pembagian kekayaan/asset desa, batas wilayah, data kependudukan, persiapan pemilihan kepala desa dan lain-lain. Diharapkan semua persolaan tersebut dapat diseslesaikan secara baik dan sistematis oleh tim.

Selain itu perangkat peraturan perundang-undangan yang kita miliki sudah cukup untuk mengantisipasi semua persolan yang akan dihadapi oleh Desa-desa baru baik dari Peraturan Pemerintah, Permendagri maupun Perda yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.


SMS dari 0813140XXXXX

ijin bertnya pak/ibu, sya ingin menanyakan sumber dari halaman link ini: http://lombokbaratkab.go.id/sekilas-lobar/gambaran-umum/iklim-hydrologi/, pada tulisan ini terdapat tabel Topografi Lombok Barat 2010,tpi kok isi nya rata-rata iklim bulanan, terus sumbernya kok BPS, bukan Stasiun Meteorologi Selaparang?
NB: kalo masalah iklim bisa bisa di minta informasi di Stasiun Klimatologi Kediri-NTB,dan kalau mslh cuaca terkini bisa mnt di Stasiun Meteorologi Selaparang.
Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan, wassalam….
sbg tmbhan pak ini ada alamat url Klimatologi Kediri-NTB: http://staklimkediri-ntb.net/home Meteorologi

Jawaban : Berkaitan dengan kiriman melalui webmail  dari bapak Hamdan, berikut kami jelaskan bahwa terjadi kesalahan judul tabel yang seharusnya Iklim dan Hidrologi. Data tersebut kami terima / sadur dari buku Lombok Barat Dalam Angka tahun 2010 yang dikeluarkan oleh BPS Lombok Barat. Terima Kasih atas informasinya


SMS dari 0819331XXXXX

mohon data penduduk sekabupaten lombok barat perkecamatan dipublikasikan jg lewat web ini untuk kepentingan banyak kalangan terutama untuk kepentingan akademisi. terimakasih

Jawaban : Data tersebut telah ada, silakan buka / download di Lombok Barat Dalam Angka ( http://www.lombokbaratkab.go.id/angka/ )


SMS dari 0857169*****

Selamat siang bapak/ibu..Saya dari inspektorat kab. Bekasi jawa barat. Ingin menanyakan nomor telp inspektorat kab. Lombok barat atau yg bisa dihubungi lainnya.. Terima kasih bapak/ibu

Jawaban : Nomer Telp. Kantor inspektorat : (0370) 681030, Informasi dari kantor Inspektorat bahwa Inspektorat bisa melayani tamu setelah bulan April 2012 dikarenakan mempersiapkan HUT Lombok Barat, RKPD dll. Terima Kasih


Arsip SMS
HUT LOBAR KE 56
dsc_0478 dsc_0463 dsc_0433 dsc_0402 dsc_0764 dsc_0703 dsc_0610 dsc_0340 dsc_0315 sekda-hm-uzair-menerima-bendera-pataka-lobar-dari-kasat-pol-pp-i-nengah-sugiartha-setelah-rombongan-kirab-tiba-di-finis-bencingah-agung-kantor-bupati-lobar bupati-zaini-dan-hadirin-bertepuk-tangan-untuk-para-peserta-kirab para-peserta-kirab-pataka-roda-dua-berjalan-pelan-saat-pelepasan bupati-zaini-melepas-kirab-pataka-hut-lobar-ke-562 suasana-pelepasan-kirab-pataka hadiah-hut-ke-56-lobar-pdam-pasang-8-000-sambungan-air-minum-gratis
Mars Lombok Barat
Archives


www.lombokbaratkab.go.id
Powered by Pengolah Data Eelektronik Setda Lombok Barat
Jln Soekarno Hatta Giri Menang - Gerung
Telp / Fax. (0370) 681311, 681673 Kode Pos 83363