DIRGAHAYU KE - 56 KABUPATEN LOMBOK BARAT, 17 APRIL 1958 - 17 APRIL 2014. "UNTUKMU LOMBOK BARATKU"

Bupati Ajak Warganya Jaga Keseimbangan Ekosistem Pesisir

Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dikenal sebagai ...

Bangunan Ilegal Terancam ’’Dibuldozer”

GIRI MENANG-Bupati Lombok Barat (Lobar) H Zaini ...

Pelayanan Perpustakaan

Berdasarkan pasal 12 Undang-Undang 43 Tahun 2007 ...

Lobar Komitmen Jadi Sentra Kedelai

GIRI MENANG-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat ...

8.759 Siswa SMA/Sederajat Ikuti UN

GIRI MENANG-Sebanyak 8.759 siswa sekolah ...

Bupati Lepas Kirab Pataka HUT Lobar ke-56

Giri Menang – Bupati Lombok Barat (Lobar), ...

Forikan Lobar Siap Action

GIRI MENANG-Forum Peningkatan Konsumsi Ikan ...

Tujuh Hotel Segera Dibangun

Izin Lingkungan sedang Diproses GIRI ...



Pujawali dan Penyerahan Bangunan di Pura Batu Bolong

H. Zaini Harapkan Umat Hindu Tidak Perlu Merasa Termarjinalkan

Giri Menang: “Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Zaini Arony adalah seorang bupati yang tidak memilih ini mayoritas dan itu minoritas, terbukti beliau datang ke sini”. Begitu ungkapan sambutan Panitia Pujawali dan Penyerahan Bangunan di Pura Batu Bolong yang disampaikan Wayan Ketut Sembada di Pura Batu Bolong Batulayar Selasa (3/7) kemarin. Mewakili umat Hindu, Wayan menyampaikan ucapan terima kasih dengan kedatangan Bupati di tengah kesibukannya. Selain terima kasih juga disampaikan karena Pemkab Lobar di masa Bupati Zaini telah membangunkan Umat Hindu Batulayar berupa Balai Pesanggrahan, dapur dan toilet. Wayan menjelaskan Pura Batu Bolong diemang oleh 10 banjar Umat Hindu yang ada di Batulayar.

Bupati Zaini dalam sambutan lepasnya menyampaikan bahwa Lobar adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi umat Hindu. “Di Lobar adalah tempat Saudara-saudara hidup bahkan bermasyarakat di daerah ini, oleh karena itu, tidak perlu merasa termarjinalkan (terpinggirkan, red) dalam kehidupan bermasyarakat,” tandas Bupati. Bupati mengajak agar Umat Hindu di Lobar untuk secara bersama-sama dalam koridor saling hormat menghormati, selalu mengembangkan toleransi mewujudkan visi misi Lobar Bangkit yang Maju Mandiri dan Bermartabat.

“Saya ingin Saudara-saudara merasa nyaman, tenang dan aman dalam pelaksanaan ibadah,” ujar Zaini yang dilanjutkannya bahwa tahun 2011 di Pura Batu Bolong telah dibangun Pesanggrahan, dapur dan toilet. Tak hanya itu, dikatakan Bupati, tahun 2012 ini juga akan dibangun sebuah Gerdu Pandang yang di bawahnya ada 8 kios sehingga tidak perlu lagi ada kios-kios yang kumuh.

Ketua DPD Partai Golkar NTB ini juga menyampaikan dalam menjalankan sebuah kepercayaan selalu dalam pelataran budaya. Acara Feodalan atau Pujawali menurutnya dalam segi istilah kebahasaan merupakan istilah khas Lombok Sasak. Begitu juga dengan istilah Pedewak yang merupakan akulturasi pemahaman Sasak dan Bali. “Pemahaman Sasak dan Bali, bukan Islam dan Hindu,” ujar Bupati Zaini menegaskan.

Ditambahkan Bupati, Lobar yang kaya dengan budaya dan etnis yang beragam merupakan suatu modal untuk mewujudkan pergaulan yang penuh toleransi dan kebersamaan. Menyinggung Festival Senggigi (FS) yang akan segera dilaksanakan dari tanggla 5 hingga 8 Juli 2012, Ketua HKTI NTB ini mengharapkan agar umat Hindu ikut berperan aktif mempertunjukkan kesenian-kesenian khas yang dimilikinya.

“Festival Senggigi bukan hanya milik warga Sasak tapi semuanya termasuk Saudara-saudara,” ujarnya. Ada yang istimewa dalam FS kali ini yaitu dengan diundangnya etnis Tionghoa berikut pertunjukan kesenian yang dimilikinya. Pertunjukan seni menurut Bupati bersifat universal karena bisa dinikmati oleh semua orang, lintas agama, etnis dan negara.

Sementara itu, Gde Renjana selaku Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB sekaligus Kepala Dinas Pariwisata Lobar menyampaikan revitalisasi Pura Batu Bolong dengan Balai Pesanggarahan, dapur, toilet serta nantinya Gardu Pandang dan kios-kios yang tertata rapi, hendaknya bisa menjadi destinasi wisata yang makin menarik dan menyamankan wisatawan yang berkunjung.

Senada dengan Bupati Zaini, Gde Renjana menyatakan kita selalu dalam kondisi kebersamaan. Dengan keyakinan penuh mengharapkan selalu diberikan jalan terbaik. “Percaya dan yakinlah, tidak ada yadnya yang percuma sepanjang yadnya-nya dilandasi lascarye, ketulusikhlasan dan keyakinan tinggi. “Mari kita menyatukan langkah demi Lobar yang Maju, Mandiri dan Bermartabat, Bangkitlah Lobar,” ujar Gde Renjana bersemangat menutup sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Lobar, H. Umar Said, Camat Batulayar Mujitahidin, Ketua Balai Wilayah Sungai dan Pantai Nusa Tenggara I Mataram, Ketua Banjar Dharma Praja Giri Menang, tokoh agama Hindu serta ratusan umat Hindu se-kecamatan Batulayar. (Muhammad Busyairi/Romiadi Kurniawan-Humas)

Wakil Bupati Lombok Barat
Profil Lombok Barat
SMS CENTER (0877 17 04 1958)
SMS Dari 081907XXXXX

Kepada bapak bupati Lombok Barat yang kami hormati. Saya ingin bertanya, apakah ditaman kota yang baru ini akan diadakan free hotspot. Karena akan berdampak fositip bagi kami para remaja Lobar. sekian trima kasih, dan mohon di pertimbangkan…
Jawaban:

Alhamdulilah ditaman Kota tersedia fasilitas free hotspot dan diharapkan dalam penggunaanya dapat bermanfaat serta berdampak positif. Terima kasih


Dari 0878653XXXXX

Lobar luar biasa terhadap pemekaran desa, tapi pengawasan terhadap kades dan BPD harus kontinyu dilakukan, menurut Bapak apa itu sudah maksimal dan bagaimana mekanismenya?

Jawab :

Berdasarkan peraturan daerah tahun  2011 saat ini telah ada 30 desa yang ditetapkan dari desa persiapan. Sampai saat ini desa tersebut telah memiliki perangkat desa baik kepala desa dan BPD. Sebagai bentuk pendampingan oleh pemerintah daerah telah dibentuk tim kordinasi  pembinaan bagi desa-desa definitif tingkat kabupaten  yang baru dibentuk. Tim  tersebut melibatkan sejumlah SKPD sehingga diharapkan terdapat keterkaitan program yang dimiliki SKPD dengan program yang direncanakan oleh Desa-Desa difinitif. Selanjutnya diharapkan kedepanya akan ada sinergisitas dan singkronisasi sehingga desa-desa baru tersebut dapat bergerak lebih cepat dan sistematis.

Tim tersebut juga ditugaskan oleh bupati untuk memecahkan persolan yang timbul dan mengkordinasikan dengan dengan instansi terkait. Melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi juga menjadi tugas tim.

Sebagai konsekwensi dari pemekaran desa, diperkirakan akan banyak permasalahan yang timbul seperti pembagian kekayaan/asset desa, batas wilayah, data kependudukan, persiapan pemilihan kepala desa dan lain-lain. Diharapkan semua persolaan tersebut dapat diseslesaikan secara baik dan sistematis oleh tim.

Selain itu perangkat peraturan perundang-undangan yang kita miliki sudah cukup untuk mengantisipasi semua persolan yang akan dihadapi oleh Desa-desa baru baik dari Peraturan Pemerintah, Permendagri maupun Perda yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.


SMS dari 0813140XXXXX

ijin bertnya pak/ibu, sya ingin menanyakan sumber dari halaman link ini: http://lombokbaratkab.go.id/sekilas-lobar/gambaran-umum/iklim-hydrologi/, pada tulisan ini terdapat tabel Topografi Lombok Barat 2010,tpi kok isi nya rata-rata iklim bulanan, terus sumbernya kok BPS, bukan Stasiun Meteorologi Selaparang?
NB: kalo masalah iklim bisa bisa di minta informasi di Stasiun Klimatologi Kediri-NTB,dan kalau mslh cuaca terkini bisa mnt di Stasiun Meteorologi Selaparang.
Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan, wassalam….
sbg tmbhan pak ini ada alamat url Klimatologi Kediri-NTB: http://staklimkediri-ntb.net/home Meteorologi

Jawaban : Berkaitan dengan kiriman melalui webmail  dari bapak Hamdan, berikut kami jelaskan bahwa terjadi kesalahan judul tabel yang seharusnya Iklim dan Hidrologi. Data tersebut kami terima / sadur dari buku Lombok Barat Dalam Angka tahun 2010 yang dikeluarkan oleh BPS Lombok Barat. Terima Kasih atas informasinya


SMS dari 0819331XXXXX

mohon data penduduk sekabupaten lombok barat perkecamatan dipublikasikan jg lewat web ini untuk kepentingan banyak kalangan terutama untuk kepentingan akademisi. terimakasih

Jawaban : Data tersebut telah ada, silakan buka / download di Lombok Barat Dalam Angka ( http://www.lombokbaratkab.go.id/angka/ )


SMS dari 0857169*****

Selamat siang bapak/ibu..Saya dari inspektorat kab. Bekasi jawa barat. Ingin menanyakan nomor telp inspektorat kab. Lombok barat atau yg bisa dihubungi lainnya.. Terima kasih bapak/ibu

Jawaban : Nomer Telp. Kantor inspektorat : (0370) 681030, Informasi dari kantor Inspektorat bahwa Inspektorat bisa melayani tamu setelah bulan April 2012 dikarenakan mempersiapkan HUT Lombok Barat, RKPD dll. Terima Kasih


Arsip SMS
HUT LOBAR KE 55
C21_0217 C21_0212_01 C21_0207 C21_0203 C21_0199 C21_0198 C21_0197 C21_0196 C21_0193_01 C21_0193 C21_0191 C21_0190 C21_0188 C21_0187 C21_0186
Mars Lombok Barat
Archives


www.lombokbaratkab.go.id
Powered by Pengolah Data Eelektronik Setda Lombok Barat
Jln Soekarno Hatta Giri Menang - Gerung
Telp / Fax. (0370) 681311, 681673 Kode Pos 83363