Kursus Kilat Gratis dan Bersertifikat dari LSP

Gerung Dishubkominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI memberikan ...

PPNI Lobar Cetak Perawat Profesional Mandiri

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk lebih ...

Yayasan-Paud Lobar Terima CSR Dari Pegadaian

PT Pegadaian (Persero) Cabang Gerung, Lombok Barat memberikan bantuan Corporate Sosial ...

292 Orang Ikuti Pelatihan Pendataan Luas Lahan Pertanian

Giri Menang – Sebanyak 292 orang mengikuti pelatihan pertama pendataan luas lahan pertanian, ...

Rapim II Lobar

Wabup Fauzan: Jangan Melempar Kesalahan Kepada Bawahan Giri Menang – Rapat Pimpinan (Rapim) ...

Demplot Gaharu Sukses, Raih Penghargaan Fellow Ashoka

* Lebih Dekat dengan Nur Akhmad Yani Keberhasilan Nur Akhmad Yani, menyulap lahan kering di Desa ...

Musda Ke-7 MUI Lobar, Galang Persatuan Ummat

Sekretaris Daerah, Drs. HM. Uzair menyatakan, Majelis Ulama Indonesia harus mampu menyumbangkan ...

HUT Ke-57 Lobar, 1.600 Proyek 2014 Diresmikan Pemanfaatannya

Wabup Lobar, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si mengawali sambutannya dengan sebuah pantun, Jalan-Jalan ...

“Jadi meski intelegensia dan integritas tinggi, tapi karakter pribadi rendah tidak bisa lulus. Dalam testing kompetensi dasar, CPNS bisa lulus kalau hasil karakter pribadinya di atas 60 persen. Kalau kebangsaan dan intelegensia maksimal 20 persen,” terang Ramli di Jakarta, Senin (30/7).

Dijelaskannya, dalam plaksanaan testing, setiap pelamar akan diuji kompetensi dasar, yang meliputi unsur-unsur kebangsaan, intelegensia umum, karakter pribadi, integritas. Sedangkan kompetensi bidang dilakukan oleh masing-masing instansi.

Kalau guru, yang mengatur kementerian Pendidikan. Kalau dokter atau tenaga medis, dilakukan oleh Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, soal ujian seleksi tahun ini dibuat oleh konsorsium 10 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam panitia seleksi (pansel) nasional. “Nanti semua peserta ujian akan dapat mengetahui nilainya, jadi sangat fair,” tambah Ramli.

Dijelaskannya, hasil ujian tetap Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi. Namun konsorsium 10 PTN itu memberikan copy hasil ujian kepada pihak KemenPAN&RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dengan demikian, kalau ada perbedaan antara hasil ujian dengan yang diumumkan oleh PPK, akan ketahuan. “Kalau terjadi seperti itu, BKN tidak akan mengeluarkan NIP. Bahkan, sekalipun sudah dikeluarkan NIP, kalau terbukti ada kecurangan, NIP-nya akan dibatalkan,” tandasnya. (Esy/jpnn)

www.jpnn.com

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar

History of India