Denda Rp 1,5 Juta dan Dipolisikan

*Kalau Merariq Kodek di Desa Kekait GIRI MENANG – Desa Kekait layak ditiru dalam upaya menekan ...

Lirik Ikan Air Tawar setelah Sukses Jadi Pemasok Bibit Sayur

*Mengunjungi Kelompok Wanita Tani Bunda Lestari di Lembar (2-Habis) Pelan namun pasti, Kelompok ...

Destinasi Wisata Gunung Batu Idung

Lembar  -  Salah satu destinasi wisata yang panoramanya indah menawan dan bisa melakukan ...

Kisnanto K : Komit Majukan Kemandirian Pangan Di Lobar

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah (KKPD) Lombok Barat, H. Isnanto, Karyawan, SP, MM, memberi ...

Tidak Perlu Beli Sayur, Irit Uang Belanja Rp 8 Ribu Sehari

Mengunjungi Kelompok Wanita Tani Bunda Lestari di Lembar (1) Para perempuan yang bergabung dalam ...

Kementerian PANRB Luncurkan 3 Aplikasi Anti Korupsi

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi meluncurkan tiga ...

Menkominfo : Makna Harkitnas disetiap sendi kehidupan bernegara

Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan peringatan Hari ...

Tata Kota Harusnya Begini…

GIRI MENANG – Dinas Tata Kota, Pertamanan, dan Kebersihan (DTKPK) Lombok Barat (Lobar) ...

SELAMAT2

“Jadi meski intelegensia dan integritas tinggi, tapi karakter pribadi rendah tidak bisa lulus. Dalam testing kompetensi dasar, CPNS bisa lulus kalau hasil karakter pribadinya di atas 60 persen. Kalau kebangsaan dan intelegensia maksimal 20 persen,” terang Ramli di Jakarta, Senin (30/7).

Dijelaskannya, dalam plaksanaan testing, setiap pelamar akan diuji kompetensi dasar, yang meliputi unsur-unsur kebangsaan, intelegensia umum, karakter pribadi, integritas. Sedangkan kompetensi bidang dilakukan oleh masing-masing instansi.

Kalau guru, yang mengatur kementerian Pendidikan. Kalau dokter atau tenaga medis, dilakukan oleh Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, soal ujian seleksi tahun ini dibuat oleh konsorsium 10 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam panitia seleksi (pansel) nasional. “Nanti semua peserta ujian akan dapat mengetahui nilainya, jadi sangat fair,” tambah Ramli.

Dijelaskannya, hasil ujian tetap Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi. Namun konsorsium 10 PTN itu memberikan copy hasil ujian kepada pihak KemenPAN&RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dengan demikian, kalau ada perbedaan antara hasil ujian dengan yang diumumkan oleh PPK, akan ketahuan. “Kalau terjadi seperti itu, BKN tidak akan mengeluarkan NIP. Bahkan, sekalipun sudah dikeluarkan NIP, kalau terbukti ada kecurangan, NIP-nya akan dibatalkan,” tandasnya. (Esy/jpnn)

www.jpnn.com

.

Profil Lombok Barat

SMS CENTER

(0877 17 04 1958)

Archives

Media Lobar

History of India