Eksotisme Gili Tanada (2-Habis)

Mulai Dilirik Wisman, Sarpres Terbatas Pesona Gili Tanada kini mulai dilirik oleh wisatawan, ...

BPN Dalami Kepemilikan Lahan

Sengketa Lahan Eks Kantor Karantina Hewan GIRI MENANG-Sengketa kepemilikan lahan eks kantor ...

Lobar Optimis Juara

Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Nasional GIRI MENANG-Meski lomba baru akan dilaksanakan November ...

Tes CPNS dengan CAT Dongkrak Indeks Persepsi Korupsi

JAKARTA – Seleksi CPNS dengan bantuan komputer atau yang dikenal dengan sistem computer ...

FORMASI CPNS LOMBOK BARAT TAHUN 2014

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK ...

Eksotisme Gili Tanada (1)

Cocok Untuk Berbulan Madu, Tawarkan Keindahan Bawah Laut Gili Tanada yang merupakan singkatan ...

Kantor Karantina Hewan Dipasangi Plang

Tim Aset Minta Lahan Dikosongkan GIRI MENANG-Kasus dugaan penyerobotan lahan milik Pemkab Lombok ...

Lobar Wacanakan Pembuatan TPST

GIRI MENANG - Berbagai gebrakan terus dilakukan Dinas Tata Kota, Pertamanan dan Kebersihan ...

Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Lombok Barat

Launcing Mushaf Alquran Kemaslahan Bagi Lobar dan NTB

Rasa syukur kembali datang tak henti-hentinya terucap dari Pembina Ponpes Nurul Haramain Narmada, TGH. Yusi Adnan. Tuan Guru yang banyak dan lama berkiprah di Lombok Barat dalam urusan pendidikan agama ini mengajak segenap masyarakat Lobar untuk banyak bersukur atas niat Bupati Lobar Dr. H. Zaini Arony, M.Pd yang suci dan ikhlas ini menjalankan amalan-amalan Islam yang dicerminkannya dengan membuat Mushaf Al-Quran. Dengan adanya Mushaf Alquran yang diinisiasi oleh Bupati Lombok Barat ini merupakan cerminan bahwa Lombok Barat merupakan daerah yang religius tidak saja banyak manfaatnya bagi Lombok Barat, tapi juga bagi ummat Muslim se Pulau Lombok dan propinsi NTB pada umumnya.

“Apa yang dilakukan oleh pemimpin kita seperti ini pertanda bahwa kita harus pandai membaca ayat-ayat atau perintah yang terungkap dalam Alquraan sebagaimana Bupati katakan Iqra’: Bacalah seluruh phenomena alam yang telah terjadi, sedang  terjadi dan yang akan terjadi ke depan,” ujarnya.

Ummat Muslim, lanjut TGH Yusi harus peka dan pintar. Caranya dengan membuka alam pikiran dan menterjemahkan Alquran atau mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

.