Awali 2026, DWP Lombok Barat Perkuat Soliditas Organisasi

Lembar, Humas DWP Lobar,
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Barat menggelar pertemuan rutin. Di awal tahun 2026 pertemuan perdana digelar di Pantai Kupu-Kupu Kecamatan Lembar, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh Pj Ketua DWP Kabupaten Lombok Barat, Ny. Hj. Baiq Yuliani Saikhu beserta jajaran pengurus, serta seluruh Ketua DWP Unsur Pelaksana (UP) OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan organisasi.

 

Pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi dalam menyusun program kerja DWP di tahun 2026. Dalam arahannya, Pj Ketua DWP Lombok Barat Hj. Baiq Yuliani Saikhu menekankan pentingnya soliditas dan peran aktif seluruh anggota dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan anggota.

Menurutnya, pertemuan rutin perdana ini menjadi titik awal bagi kita semua untuk memperkuat soliditas, meningkatkan kebersamaan, serta menyamakan persepsi dalam menjalankan program-program DWP di tahun 2026.

“Saya berharap seluruh DWP UP OPD dan Kecamatan terus berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi, evaluasi program, serta penyusunan langkah strategis agar DWP Lombok Barat semakin inovatif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan keakraban, sejalan dengan semangat DWP Lombok Barat untuk terus bergerak maju dan semakin solid di tahun 2026.

(Humas DWP Lobar)
Credit: (Angge/Juan/Zul)

Produk UMKM Masuk Alfamart, UMKM Lobar Naik keLAZ

Labuapi. Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan terjalinnya kerja sama strategis bersama Alfamart sebagai mitra pemasaran produk lokal. Kolaborasi tersebut ditandai dengan peluncuran produk UMKM Lombok Barat oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) di Gerai Alfamart Bagek Polak Desa Labuapi, Kamis (5/2/2026).

Kerja sama ini membuka akses lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menempatkan produknya di jaringan ritel modern yang selama ini dikenal sulit ditembus. Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pimpinan Alfamart yang telah membuka ruang dan kesempatan luas bagi UMKM Lombok Barat untuk naik kelas serta menjangkau pasar yang lebih besar.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan momentum penting sekaligus bukti konkret kerja nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Menurutnya, keberhasilan delapan produk lokal yang mampu melewati proses kurasi hingga masuk ke jaringan ritel nasional menunjukkan bahwa UMKM Lombok Barat memiliki kualitas, standar, dan daya saing yang tinggi.

“Ini kerja nyata pemerintah untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh UMKM Lombok Barat agar produknya bisa bersaing. Bertahan di pasar modern bukan hanya soal bisa masuk, tetapi bagaimana konsisten menjaga kualitas dan mutu sehingga terus berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, baik dalam pengembangan produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital agar mampu bersaing dengan daerah lain. Ia berharap agar setiap desa di Lombok Barat mampu melahirkan UMKM baru yang inovatif, sehingga ekonomi masyarakat dapat bergerak dari bawah dan membuka lapangan pekerjaan.

Menurutnya, Pemerintah daerah sangat konsen membangun UMKM,  karena ini adalah bagian dari strategi membangun kesejahteraan dari desa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga eksistensi produk dengan kualitas yang baik, termasuk kemasan yang menarik.

“Kalau produknya bagus dan packaging-nya bagus, Alfamart akan mendapatkan keuntungan, sehingga para pelaku UMKM akan bertambah produknya untuk di tempatkan di gerai-gerai Alfamart,” pungkasnya.

Launching produk UMKM di Alfamart ini menjadi momentum penting dalam memperkuat daya saing UMKM lokal Lombok Barat agar mampu berkembang dan bersaing di pasar modern. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga berencana memperluas promosi produk UMKM melalui kolaborasi dengan Pelindo, sehingga produk-produk lokal dapat dipamerkan kepada para penumpang kapal yang berlabuh di pelabuhan.

Langkah ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sekaligus memudahkan masyarakat untuk mendapatkan jajanan serta produk unggulan daerah. Saat ini, sebanyak delapan produk UMKM Lombok Barat telah resmi dipasarkan di gerai Alfamart yang tersebar di wilayah Lombok Barat, sebagai wujud nyata UMKM lokal yang terus naik kelas dan semakin dipercaya pasar.

(Diskominfotik)
Credit : (Wirdan/Husni/Zul)

Sentuhan Hati di RS Awet Muda Narmada, Wabup UNA : Layani Masyarakat Dengan Empati dan Sepenuh Hati

Narmada, Diskominfotik,
Dalam upaya memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan semakin berkualitas, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (Wabup UNA) memimpin apel pagi di RSUD Awet Muda Narmada, Kamis (5/2/2026).

Kehadiran Wabup UNA di rumah sakit tersebut menjadi bentuk perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam arahannya, Wabup UNA menegaskan bahwa rumah sakit merupakan salah satu garda terdepan pelayanan publik yang harus selalu mengedepankan profesionalitas dan empati.

Wabup UNA menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja pelayanan kesehatan yang selama ini berjalan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.

“Dalam memberikan pelayanan hendaknya kita ramah dan selalu tersenyum agar masyarakat merasa nyaman dan aman ketika datang berkunjung ke rumah sakit,” jelasnya.

Selain melakukan evaluasi, Wabup UNA juga memberikan motivasi kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Awet Muda Narmada agar terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kecepatan, ketepatan, maupun sikap humanis terhadap pasien dan keluarga pasien.

Ia berharap RS Awet Muda Narmada mampu menjadi rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan prima serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Rumah sakit adalah tempat masyarakat menggantungkan harapan. Karena itu, saya minta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai memberikan pelayanan yang maksimal, cepat, dan penuh empati. Layani masyarakat dengan ramah, senyum, dan hati yang tulus. Jangan ada pelayanan setengah-setengah, karena kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama.” ujarnya.

Melalui apel tersebut, Wabup UNA mengajak seluruh tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit untuk menjadikan pelayanan sebagai bentuk pengabdian, serta menghadirkan suasana rumah sakit yang nyaman dan penuh kepedulian bagi setiap pasien yang datang berobat.

(Diskominfotik/Bq. Ria/Zul)

Pemkab Lombok Barat Perkuat Peran Bidan Asuh, Tekan Angka Stunting Sejak Dini.

Giri Menang, Diskominfotik,
Dalam upaya menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan pembekalan dan monitoring terhadap Bidan Asuh Balita Berisiko Stunting. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan stunting di daerah. Kegiatan pembekalan dan monitoring tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala Dinas Kesehatan P2KB Lombok Barat, para Kepala Puskesmas, serta Bidan Asuh se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lombok Barat, sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, Hj. Nurul Adha (UNA) menegaskan bahwa upaya mengeluarkan anak dari kondisi stunting membutuhkan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan. Menurutnya, kunci utama terletak pada konvergensi keterpaduan antara intervensi sensitif dan intervensi spesifik.

“Pemberian susu khusus untuk anak stunting tidak serta-merta langsung menyembuhkan kondisi tersebut. Namun setidaknya dapat membantu meningkatkan tinggi dan berat badan anak sebagai bagian dari proses pemulihan,” jelasnya.

Wabup UNA juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat. Ia menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat.

“Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga berkaitan dengan pola asuh, lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama agar target penurunan stunting dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Hj. Erni Suryana, menyampaikan bahwa penanganan stunting merupakan langkah strategis dalam menurunkan prevalensi stunting di daerah. Ia menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan, sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun.
Dalam hal ini, peran Bidan Asuh dinilai sangat krusial sebagai garda terdepan dalam melakukan intervensi dini, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita.

“Mari kita perkuat pemantauan khusus mulai dari ibu hamil hingga calon pengantin, dengan mengondisikan sistem pendampingan yang tepat sasaran. Dengan demikian, langkah yang dilaksanakan dapat selaras dan mendukung program kesehatan secara menyeluruh,” ungkapnya.

Komitmen bersama ini menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk terus mempercepat penurunan angka stunting melalui program yang terintegrasi, berbasis data yang akurat, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup generasi masa depan.

(Diskominfotik)
Credit : (Bq. Ria/Husni/Zul)

Dua Putri Lombok Barat Bersinar di Ajang Putri Mandalika NTB 2026

Dua putri terbaik Lombok Barat berhasil menorehkan prestasi membanggakan di Ajang Pemilihan Putri Mandalika NTB 2026 yang digelar pada Sabtu (31/1/2026).

Rahma Berliani Faradila dari Lombok Barat terpilih Sebagai Putri Mandalika NTB 2026 yang berasal dari Gunungsari, Lombok Barat dan Yunia Putri Salsabila terpilih Sebagai Putri Mandalika Runner Up NTB 2026 yang berasal dari Gerung, Lombok Barat.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Lombok Barat mampu tampil berdaya saing, berkarakter, dan siap menjadi duta pariwisata serta budaya daerah.

Pemilihan Putri Mandalika merupakan wadah strategis pengembangan potensi generasi muda di bidang kepariwisataan, kebudayaan, etika, dan kemampuan komunikasi, sekaligus ruang lahirnya figur yang berperan aktif dalam promosi pariwisata dan penguatan citra daerah di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Lombok Barat untuk berani bermimpi, berkarya, dan berkontribusi nyata dalam memajukan pariwisata serta melestarikan budaya daerah.

👉 Yuk, generasi muda Lombok Barat, tunjukkan potensi terbaikmu dan ikut ambil bagian membangun daerah!
💬 Tulis ucapan selamat dan dukunganmu di kolom komentar.

#PutriMandalika2026 #PariwisataNTB #NTB #Lombok #LombokBarat #NTB #publik

Jum’at Bersih, Camat Batulayar Hadir di Tengah Warga Menjaga Lingkungan Bersama

Batulayar, Diskominfotik,
Pemerintah Kecamatan Batulayar melaksanakan kegiatan Jum’at Bersih bersama unsur perangkat daerah, instansi terkait, serta masyarakat, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini kembali diaktifkan atas inisiasi Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), sebagai upaya memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Pada pelaksanaannya, Jum’at Bersih difokuskan pada pembersihan drainase dan saluran air yang dipenuhi sampah di sejumlah titik wilayah Kecamatan Batulayar, guna mencegah banjir serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Camat Batulayar H. M. Subayin beserta jajaran turun langsung ke lapangan, ikut berjibaku bersama masyarakat membersihkan tumpukan sampah, lumpur, serta material lain yang menghambat aliran air, khususnya di wilayah Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar. Kegiatan gotong royong ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergilir di seluruh desa yang ada di Kecamatan Batulayar.

“Kita melaksanakan kegiatan Jum’at Bersih ini secara berkala di setiap desa sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ungkap Subayin, saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pembersihan drainase menjadi langkah penting sebagai upaya antisipasi menghadapi musim hujan, sekaligus mencegah terjadinya genangan air dan potensi banjir akibat tersumbatnya saluran air.

 

Subayin juga menegaskan bahwa kegiatan Jum’at Bersih tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kepedulian lingkungan.

“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Jum’at Bersih tersebut melibatkan unsur kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, serta masyarakat sekitar. Antusiasme warga terlihat tinggi dengan partisipasi aktif dalam membersihkan lingkungan.

Pemerintah Kecamatan Batulayar berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

(Diskominfotik/Zul)

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu, Momentum Penguatan Kinerja ASN Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional dan berkeadilan. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan penyerahan Keputusan Penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang hampir mencapai 3.000 orang, yang dilaksanakan pada Rabu, (28/1/2026).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD PSDM) Kabupaten Lombok Barat, Hj. Baiq Mustika Dwi Adni, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan keputusan tersebut belum sepenuhnya tuntas.

“Masih terdapat sekitar 604 orang yang belum di-SK-kan, dan dari jumlah tersebut terdapat 50 orang yang NIP-nya belum terbit, sehingga akan dilanjutkan melalui proses administrasi berikutnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menargetkan seluruh proses penetapan PPPK Paruh Waktu dapat diselesaikan secara menyeluruh atau 100 persen pada tahun ini, seiring dengan rampungnya tahapan administrasi yang sedang berjalan.

Setelah proses pengangkatan selesai, para PPPK Paruh Waktu selanjutnya akan menandatangani kontrak kerja sesuai perjanjian kerja yang berlaku. Dengan kebijakan ini, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada lagi istilah tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Lebih lanjut, Hj. Baiq Mustika menyampaikan harapan agar momentum penyerahan SK ini tidak hanya menjadi capaian administratif, namun juga menjadi tonggak perubahan etos kerja aparatur. Sejalan dengan penekanan Bupati Lombok Barat, pengangkatan PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu memotivasi setiap pegawai untuk meningkatkan kinerja secara optimal, meninggalkan pola kerja yang tidak produktif, serta menjalankan tugas dengan target dan indikator kinerja yang terukur.

“Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, seluruh PPPK diharapkan dapat menjadi tim yang solid dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Kabupaten Lombok Barat sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).” harapnya.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin baik

(Diskominfotik/Zul)

Awali Tahun 2026 dengan Prestasi Nasional, Lombok Barat Raih UHC Awards

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengawali tahun 2026 dengan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Komitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat kembali mendapat pengakuan melalui Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam acara yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2016).

Tujuan utama Universal Health Coverage (UHC) adalah memastikan seluruh warga dapat memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan merata. Melalui status UHC, masyarakat yang mendaftar BPJS Kesehatan dapat langsung aktif tanpa harus menunggu masa tunggu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan bahwa penghargaan ini diraih berkat capaian kepesertaan BPJS Kesehatan di Lombok Barat yang telah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh penduduk Lombok Barat telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Dengan cakupan kepesertaan 99 persen, pemerintah daerah memastikan mayoritas masyarakat telah memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” ungkapnya.

Berdasarkan klasifikasi UHC, tingkat kepesertaan dan keaktifan peserta dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:
1. UHC Utama: kepesertaan 99 persen dengan keaktifan minimal 95 persen.
2. UHC Madya: kepesertaan 99 persen dengan keaktifan minimal 85 persen.
3. UHC Pratama: kepesertaan 99 persen dengan keaktifan minimal 80 persen.
Kabupaten Lombok Barat sendiri berada pada kategori UHC Pratama, dengan tingkat kepesertaan 99 persen dan keaktifan peserta sekitar 81 persen.

Meski demikian, Pemkab Lombok Barat mengakui masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan. Masih terdapat sekitar 18–19 persen peserta yang belum aktif, baik karena tunggakan iuran peserta mandiri maupun kendala administratif lainnya.

Capaian ini tidak hanya menjadi prestasi administratif semata, tetapi juga mencerminkan kehadiran nyata pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman serta kepastian layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Lombok Barat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, demi terwujudnya masyarakat Lombok Barat yang sehat, kuat, dan sejahtera.

(Diskominfotik/LBNN/Zul)

Akhir Penantian Panjang, 2.997 PPPK Paruh Waktu Lombok Barat Terima SK Penuh Rasa Syukur

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara resmi menyerahkan Keputusan Pengangkatan kepada 2.997 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (28/1/2026).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) ini menjadi momentum bersejarah sekaligus jawaban atas penantian panjang ribuan tenaga non-ASN yang selama bertahun-tahun telah mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta ribuan pegawai PPPK Paruh Waktu yang memenuhi area Bencingah Agung dengan penuh antusias dan rasa syukur.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima keputusan PPPK Paruh Waktu. Ia menegaskan bahwa hari ini merupakan titik penting yang mencatat hadirnya kepastian status kerja yang selama ini terus diperjuangkan.

“Hari ini adalah momentum besar. Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya saudara-saudara memperoleh kepastian melalui SK PPPK Paruh Waktu. Namun keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari semangat baru untuk mengisi pengabdian dengan lebih baik dan lebih bermakna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ mengibaratkan perjalanan hidup seperti mendaki gunung. Ketika seseorang telah mencapai satu titik tinggi, sering kali ia merasa telah sampai di puncak, padahal sesungguhnya masih ada beberapa tanjakan yang harus dilalui.

“Saat kita berada di satu titik keberhasilan, jangan terlena. Itu bukan puncak, melainkan momentum baru untuk melangkah lebih jauh. Masih ada tantangan yang harus dilewati demi mencapai keberhasilan yang sesungguhnya,” pesannya.

Bupati LAZ juga mendorong seluruh PPPK Paruh Waktu untuk menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik demi mendukung terwujudnya visi Lombok Barat sebagai daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Tunjukkan kinerja terbaik. Mari bersama-sama membangun Lombok Barat yang lebih baik melalui pelayanan yang tulus dan profesional kepada masyarakat,” tegasnya.

Prosesi penyerahan SK ini disambut penuh haru dan kebahagiaan. Usai menerima keputusan, ribuan pegawai tampak meluapkan rasa syukur dengan berjoget bersama di lingkungan bencingah agung kantor bupati. Suasana semakin hangat ketika sebagian dari mereka mengarak Bupati Lombok Barat dengan penuh kegembiraan sebagai ungkapan terima kasih dan kebanggaan. Momentum ini tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga simbol hadirnya kepastian, penghargaan atas pengabdian, serta harapan baru bagi ribuan keluarga di Lombok Barat.

(Diskominfotik/Husni/Zul)

Aksi Cepat Damkarmat Lombok Barat, Lindungi Warga dari Bahaya Kebakaran

Gerung, Diskominfotik,
Kepedulian dan aksi cepat kembali ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Barat. Senin (26/01/2026), petugas Damkarmat turun langsung ke lapangan memberikan bantuan penanganan kebakaran sepeda motor yang terjadi di Jalan Soekarno–Hatta, jalur Gerung–Kuripan.

Peristiwa tersebut menimpa sepeda motor milik Bq. Nurul, warga Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar. Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting pada bagian mesin.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas Damkarmat segera bergerak menuju lokasi kejadian. Dengan sigap dan penuh kehati-hatian, petugas melakukan penyemprotan menggunakan alat pemadam untuk mengendalikan api agar tidak meluas dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.

“Begitu kami menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memberikan bantuan dan memastikan situasi aman,” ujar Winandri, Komandan Regu (Danru) 3 pemadam dan penyelamatan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah proses penanganan selesai, situasi di lokasi kembali kondusif dan arus lalu lintas berangsur normal. Aksi cepat Damkarmat Lombok Barat ini kembali menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

(Diskominfotik/Zul)

1 2 3 4 45