Dukcapil Luncurkan Aplikasi PEPADU KUAT, Perkuat Layanan Adminduk Berbasis Digital

Giri Menang – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) meluncurkan aplikasi PEPADU KUAT (Pelayanan Adminduk Terpadu, Dekat, Mudah, Cepat, dan Tuntas) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.

Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan dan sosialisasi aplikasi yang berlangsung di Aula Narmada, Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati, para asisten, kepala OPD, Ketua Pengadilan Negeri Mataram, anggota DPRD Lombok Barat, para camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa transformasi digital dalam pelayanan publik merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi PEPADU KUAT diharapkan mampu mempercepat, mempermudah, serta meningkatkan transparansi layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

“Saya berharap aplikasi PEPADU KUAT tidak hanya menjadi sebuah sistem, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan di era digitalisasi,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya efektivitas dalam penerapan sistem pelayanan.

“Lebih baik kita memiliki sedikit sistem tetapi mampu memberikan manfaat nyata, daripada banyak sistem namun tidak jelas implementasi dan minim tindakan,” tegasnya.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pengadilan Negeri Mataram dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terkait penyelesaian permasalahan hukum administrasi kependudukan.

Melalui inovasi ini, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan akurat, serta menghilangkan proses yang berbelit-belit dengan memanfaatkan teknologi digital.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Nur’aini Syafi’i, menyampaikan bahwa aplikasi PEPADU KUAT diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan adminduk secara digital.

Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mempercepat optimalisasi data kependudukan, mendorong percepatan digitalisasi layanan, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan terkait data adminduk di lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi aplikasi PEPADU KUAT yang diikuti oleh para camat, lurah, dan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dengan adanya penandatanganan nota kesepakatan dan sosialisasi ini, diharapkan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Lombok Barat semakin optimal, responsif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Ria
Fotografer: Afid

Dzikir dan Doa HUT ke-68, Energi Baru Lombok Barat untuk Maju dan Berkeadilan

Giri Menang – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan dzikir dan doa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini berlangsung di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, pada Rabu (15/04/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, tokoh agama (Tuan Guru), tokoh masyarakat, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa kegiatan dzikir dan doa ini menjadi momentum penting untuk melakukan muhasabah atau introspeksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk merefleksikan kembali peran, loyalitas, dan integritas yang telah diberikan demi kemajuan Lombok Barat.

“Mari kita terus berbenah ke arah yang lebih baik serta mendukung seluruh program pemerintah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur demi kemajuan Lombok Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu rencana strategis yang disampaikan adalah pembangunan gudang Bulog yang direncanakan berlokasi di Kecamatan Lingsar sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan dzikir dan doa ini juga diisi dengan ceramah dan tausiah yang disampaikan oleh Drs. Tgh. Munajib Khalid. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya peran pemimpin yang amanah serta potensi besar generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, serta peran tokoh agama sebagai stabilisator sosial dan motivator intelektual di tengah masyarakat.

Dzikir dan doa dipimpin oleh para Tuan Guru, yakni Tgh. Abdurrahman, Tgh. N. Khauy, Tgh. Azhar Rasyidi, dan Tgh. Muh. Nurhayat.

Kegiatan berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan, kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Asar berjamaah yang dipimpin oleh Tgh. Nawawi Hakim.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat kebersamaan dan spiritualitas dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lombok Barat menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

Penulis: Ria / Afid
Fotografer: Afid

Harmoni Kebersamaan dalam Nada: Lomba Paduan Suara Mars Lombok Barat Bangkitkan Cinta untuk Lombok Barat

Giri Menang, Diskominfotik,
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA) secara resmi membuka Lomba Paduan Suara Mars Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Narmada Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, Asisten Daerah (Asda) I H. Saeful Akhkam, para Kepala OPD, Camat, Dewan juri, Segenap panitia, serta seluruh peserta lomba paduan suara yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat yang akrab disapa Wabup UNA tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan berkolaborasi, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Ia menegaskan bahwa Mars Lombok Barat bukan sekadar lagu seremonial, melainkan cerminan semangat, komitmen, dan tekad bersama dalam memajukan daerah.

“Melalui lomba paduan suara ini, diharapkan kita semua dapat meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam Mars Lombok Barat, mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar OPD, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Lombok Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup UNA berharap kegiatan ini mampu menggaungkan semangat kebersamaan serta menginspirasi seluruh elemen untuk terus meningkatkan sinergitas dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan, harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Lombok Barat Hj. Erni Suryana, menjelaskan bahwa lomba ini diikuti oleh 39 tim dari OPD dan kecamatan. Pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang setelah Shalat Jumat.

“Dari lomba hari ini akan memilih 10 besar terbaik yang selanjutnya akan berlaga pada 19 April untuk memperebutkan juara terbaik,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat kolaborasi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah. Dengan lantunan Mars Lombok Barat yang menggema penuh semangat, diharapkan seluruh peserta dan masyarakat dapat terus bersatu, bergerak bersama, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Lombok Barat yang semakin maju, mandiri, dan berkeadilan.

(Diskominfotik/Bq. Ria/Angga/Tim IKP)

Kabar Baik Nih Kawan! Batas Waktu Pengiriman Karya Lomba Video Klip Mars Lombok Barat Diperpanjang Sampai 15 April 2026

kabar baik nih kawan
batas waktu pengiriman karya lomba video klip Mars Lombok Barat diperpanjang sampai 15 April 2026

yuk manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya

kembangkan potensimu, ekspresikan ide dan kreatifitasmu, dan menangkan hadiah jutaan rupiah

yuk, segera buat videomu. jangan sampai ketinggalan

Inspektur Lobar, Suparlan : Zona Integritas Penting Untuk Lombok Barat

Gerung, Inspektorat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Melalui Inspektorat Lombok Barat, langkah nyata tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan sosialisasi Zona Integritas oleh Tim Irban 5 di Aula RSUD Tripat, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Inspektur Lombok Barat, Suparlan, S.Sos., CGCAE, Irban 5 Budy Johan Rini beserta tim, serta jajaran manajemen RSUD Tripat.

Dalam pemaparannya, Inspektur Lombok Barat, Suparlan menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.
“Zona integritas menjadi hal yang sangat penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu, Inspektorat terus melakukan sosialisasi sebagai bentuk pendampingan kepada OPD,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa upaya pembangunan Zona Integritas bukanlah hal baru, melainkan telah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir. Diharapkan implementasi Zona Integritas di Lombok Barat dapat semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Irban 5 Budy Johan Rini memaparkan berbagai aspek teknis terkait penilaian Zona Integritas. Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah indikator yang harus dipenuhi oleh perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian.
Untuk tahun 2026, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditargetkan mengikuti penilaian Zona Integritas antara lain RSUD Tripat, RSUD Awet Muda, dan Dinas Perizinan.

Ia menyampaikan Pembangunan Zona integritas pada Perangkat Daerah terpilih sebagai salah satu upaya pemerintah kabupaten Lombok Barat mendapatkan predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih nelayan (WBBM). Ia juga menekankan pentingnya kesiapan masing-masing OPD dalam memenuhi seluruh komponen penilaian, mulai dari aspek manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
“OPD yang masuk dalam penilaian harus mempersiapkan seluruh kebutuhan yang menjadi indikator penilaian Zona Integritas agar target yang diharapkan dapat tercapai,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Lombok Barat yang masuk dalam penilaian Zona Integritas semakin siap dan berkomitmen dalam mewujudkan Zona Integritas, sebagai bagian dari langkah pasti menuju pemerintahan yang bersih, profesional, dan melayani. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin sebagai upaya nyata mewujudkan Zona Integritas di Lobar. (Rif/Rz)

Dari Ruang Terbuka: Tumbuh Harapan Baru, Tentang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah meresmikan Alun-Alun Kota Gerung sebagai ruang publik baru yang diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat. Peresmian ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang terbuka yang representatif, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat interaksi sosial yang sehat dan produktif.

Hadirnya Alun-Alun Kota Gerung tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai ruang yang menghidupkan nilai-nilai kebersamaan, rekreasi, serta aktivitas sosial masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang semakin berkembang, keberadaan ruang publik seperti ini menjadi sangat penting sebagai wadah berkumpul, berolahraga, hingga menyalurkan kreativitas warga.

Lebih dari itu, alun-alun ini juga diharapkan mampu menjadi penggerak roda perekonomian lokal. Pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dan memanfaatkan kawasan ini sebagai pusat kegiatan ekonomi baru. Kehadiran UMKM di area alun-alun diyakini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung. Mulai dari area olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran, taman bermain anak (playground) yang ramah keluarga, hingga fasilitas ibadah berupa musolla. Selain itu, tersedia pula toilet umum yang bersih dan memadai sebagai bagian dari pelayanan publik yang optimal. Penataan kawasan yang rapi dan asri juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berkunjung.

Dengan konsep ruang terbuka yang hijau dan tertata, alun-alun ini diharapkan menjadi destinasi favorit warga, baik untuk bersantai di sore hari, berolahraga di pagi hari, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap, dengan diresmikannya Alun-Alun Kota Gerung, akan tumbuh semangat baru dalam membangun interaksi sosial yang harmonis, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Salah seorang pengunjung, H. Jamaludin, saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Alun-Alun Kota Gerung. Ia menilai kehadiran ruang publik ini merupakan hal yang telah lama dinantikan oleh masyarakat. Menurutnya, alun-alun ini sejalan dengan program Bupati Lombok Barat dan harapan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beraktivitas, melepas lelah, sarana rekreasi, sekaligus ruang untuk berolahraga.

“Ini yang kita nantikan dari dulu. Alun-Alun Kota Gerung bisa menjadi tempat aktivitas masyarakat untuk melepas penat, rekreasi, dan juga berolahraga. Ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Kebijakan yang telah dihadirkan oleh pemerintah daerah sangat cemerlang. Semoga Lombok Barat semakin jaya dan sejahtera ke depan,” ungkapnya.

Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan ini juga menjadi kunci utama agar fungsi alun-alun dapat terus berjalan optimal. Ke depan, Alun-Alun Kota Gerung diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan daerah yang mencerminkan wajah Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan.

(Diskominfotik/Windi/Fery)

Menata Layanan Lebih Baik, Bupati LAZ Dorong Penguatan BLUD untuk Kesehatan Masyarakat

Giri Menang, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar rapat kerja dan evaluasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang berlangsung di Ruang Rapat Senggigi Kantor Bupati, Rabu (8/4/2026), Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, para Asisten, Kepala OPD, Direktur RS Tripat dan RS Awet Muda Narmada, Dewan Pengawas BLUD, serta kepala Puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan pentingnya pengelolaan BLUD yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia berharap seluruh fasilitas kesehatan mampu meningkatkan kualitas manajemen, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pengelolaan pendapatan dan anggaran.

“Saya berharap evaluasi terhadap kinerja keuangan dan manajemen BLUD, baik di rumah sakit maupun puskesmas, dapat mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang tepat waktu, efektif, dan efisien,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menjelaskan bahwa pengembangan BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan unit layanan publik, mencakup pengelolaan pendapatan, belanja, hingga sumber daya manusia. Melalui penerapan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD, unit layanan diharapkan mampu bekerja lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tanpa sepenuhnya terikat pada mekanisme anggaran konvensional.

“Melalui Pola Pengelolaan Keuangan BLUD, unit layanan diharapkan lebih adaptif, profesional, dan tidak sepenuhnya terikat pada mekanisme anggaran konvensional.” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) menekankan pentingnya pengelolaan yang tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku, guna menghindari potensi masalah dan ketimpangan di kemudian hari. Menurutnya, hasil evaluasi kinerja BLUD dapat menjadi dasar penting dalam pembinaan serta pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah. Selain itu, evaluasi ini juga berperan dalam penentuan insentif, penyesuaian tarif layanan, serta penyusunan strategi pengembangan BLUD ke depan.

“Evaluasi ini tidak hanya mendorong peningkatan layanan, tetapi juga menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini membahas berbagai aspek strategis, mulai dari evaluasi kinerja BLUD, peningkatan efisiensi pengelolaan anggaran, hingga penguatan layanan kesehatan berbasis BLUD. Berbagai kendala dalam implementasi sistem BLUD juga turut diidentifikasi, disertai langkah-langkah solusi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan layanan kesehatan di daerah.

(Diskominfotik/Bq. Ria/Angga)bludblud

Dari Pataka ke Ruang Publik, Bupati LAZ Pastikan Gerung Tumbuh sebagai Kota Ramah Masyarakat

Gerung, Diskominfotik,
Usai pelaksanaan Serah Terima Kirab Pataka dalam rangkaian peringatan HUT ke-68 Kabupaten Lombok Barat, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) langsung meninjau progres pembangunan Taman Kota Gerung, Sabtu (4/4/2026).

Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang representatif, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat. Taman Kota Gerung diharapkan tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga ruang hidup yang menghadirkan kebersamaan, rekreasi, dan aktivitas sosial bagi warga.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bapak LAZ tersebut, didampingi Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekretaris Daerah H. Akhmad Saikhu, jajaran OPD, unsur Forkopimcam, camat, serta kepala desa se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam keterangannya, Bupati LAZ menegaskan bahwa keberadaan kolosium di kawasan Taman Kota Gerung merupakan bagian dari upaya menghidupkan wajah Kota Gerung sebagai pusat aktivitas masyarakat. Kolosium tersebut dirancang sebagai ruang pertunjukan terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, budaya, hingga agenda komunitas secara rutin.

“Kita ingin ruang ini hidup, tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga menjadi tempat berkumpul, berekspresi, dan berinteraksi bagi masyarakat,” ujarnya saat di konfirmasi media.

Usai meninjau taman kota, rombongan melanjutkan kunjungan ke fasilitas olahraga di Alun-Alun Giri Menang Park. Pada kesempatan tersebut, Bupati LAZ secara langsung membuka penggunaan sarana olahraga bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendorong gaya hidup sehat sekaligus menghidupkan dinamika kota dengan aktivitas positif warga. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, langkah ini mencerminkan upaya pemerintah dalam membangun kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan ruang publik yang layak dan berdaya guna.

Bupati LAZ mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, keberlanjutan manfaat dari setiap pembangunan sangat bergantung pada kesadaran dan rasa memiliki dari seluruh warga.

“Ini adalah milik kita bersama. Mari kita jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat luas,” pesannya.

Dengan semangat kebersamaan, pembangunan Taman Kota Gerung dan fasilitas olahraga ini diharapkan menjadi energi baru bagi tumbuhnya kehidupan kota yang lebih hidup, sehat, dan berdaya, sejalan dengan cita-cita mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

(Husni/Juan/Zul)

Kirab Pataka 2026, Mengikat Kebersamaan dan Menguatkan Desa sebagai Pondasi Pembangunan

Gerung, Diskominfotik,
Semangat kebersamaan dan optimisme pembangunan terasa kuat dalam kegiatan Serah Terima Pataka Kabupaten Lombok Barat yang digelar di Plaza Utama Alun-Alun Giri Menang Park, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Lombok Barat, sekaligus dirangkai dengan penandatanganan Prasasti Taman Kota Gerung.

Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekretaris Daerah H. Akhmad Saikhu, jajaran pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian awal peringatan hari jadi daerah. Ia menegaskan bahwa penyerahan Pataka dari pemerintah kabupaten kepada kecamatan bukan sekadar simbol, melainkan representasi semangat persatuan dan tekad bersama dalam membangun Lombok Barat.

“Tahun ini, kirab pataka menghadirkan inovasi baru yang sarat makna,” ungkapnya.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan 17 bendera Merah Putih, 4 bendera “Kerja Nyata”, dan 68 bendera “Sejahtera dari Desa” yang akan dikibarkan secara berantai hingga ke tingkat desa. Simbol ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang dimulai dari desa, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menekankan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan akselerasi pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat desa, untuk terus berkolaborasi dengan semangat kerja nyata dan pelayanan yang tulus.

Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan potensi desa, termasuk melalui rencana pameran tematik berbasis potensi lokal dalam rangka HUT ke-68 Kabupaten Lombok Barat.

“Pembangunan yang kita lakukan, termasuk penataan kawasan ibu kota Gerung, adalah langkah awal untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Lombok Barat,” jelasnya.

Bupati LAZ juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, meskipun kegiatan dilaksanakan di hari libur. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan demi mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan melalui semangat sejahtera dari desa.

Kirab Pataka 2026 bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga simbol harapan bahwa dari desa, kesejahteraan akan tumbuh dan menguat, menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Lombok Barat.

(Diskominfotik/Husni/Tim IKP/Zul)

1 19 20 21 22 23 70