Penantian Panjang Warga Terjawab, Jalan Lendang Re Sekotong Kini Mulus dan Membawa Harapan Baru

Sekotong, Diskominfotik,
Setelah bertahun-tahun dinantikan masyarakat, pembangunan Jalan Lendang Re di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, akhirnya rampung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas PUPRPKP. Ruas jalan sepanjang 1,3 kilometer tersebut kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat dengan kondisi yang jauh lebih baik dan nyaman.

Selesainya pembangunan jalan ini disambut penuh syukur oleh masyarakat, khususnya warga Desa Sekotong Tengah, Kedaro, dan Desa Persiapan Lendang Guar. Kehadiran infrastruktur yang lebih layak diyakini akan mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Meski bukan jalur utama, ruas Jalan Lendang Re memiliki peran penting sebagai jalur alternatif yang mampu mempersingkat waktu tempuh masyarakat menuju berbagai layanan publik. Kehadiran jalan yang baik juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan tersebut. Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan jalan itu dengan baik demi kepentingan bersama.

“Selain memberikan akses yang lebih lancar, lokasi sepanjang jalan ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Pengendara dapat menikmati panorama perbukitan dan hamparan laut di sepanjang ruas jalan, sehingga perjalanan terasa lebih nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.

Pembangunan jalan ini bukan sekadar menghadirkan akses baru, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat Sekotong untuk terus tumbuh, terhubung, dan berkembang menuju kehidupan yang lebih baik.

(Diskominfotik: Juan/Windi)

CAR FREE NITE 23-24 Mei 2026!

Nikmati malam penuh hiburan dan pagi penuh semangat di Giri Menang Park dalam rangka Hari Buku Nasional.

🗓️ Sabtu, 23 Mei 2026 (16.00 WITA – selesai)

🗓️ Minggu, 24 Mei 2026 (06.30 WITA – selesai)

Terdapat juga berbagai hiburan seru:

  • Live Musik
  • Pasar Kuliner
  • Marching Band
  • Perpustakaan Keliling
  • Wahana Bermain & banyak keseruan lainnya!

Ajak keluarga, sahabat, dan orang terdekatmu untuk meramaikan acara ini!

Catat tanggalnya dan jangan sampai ketinggalan!

Pelita Lobar Menyalakan Asa, Guru Penggerak Literasi dan Numerasi Siap Wujudkan Pendidikan Berkualitas.

Gerung, Disdikbud — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Tim INOVASI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat transformasi pendidikan melalui berbagai langkah inovatif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Guru Inti Literasi dan Numerasi SD Berbasis Gugus (Pelita Lobar) yang berlangsung mulai 21 hingga 24 Mei 2026, yang digelar di Pusat Belajar Guru (PBG) Gerung, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, Haeruddin, S.Pd,. M.Pd, Pengawas Sekolah Nasri, S.Pd.SD, para Narasumber, serta para guru perwakilan gugus kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Haeruddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para guru pilihan yang dipercaya menjadi penggerak literasi dan numerasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, para guru inti memiliki peran strategis dalam membangun budaya belajar yang berkualitas di sekolah dasar. Ia juga menegaskan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pendidikan, sejalan dengan arahan Bupati Lombok Barat untuk terus menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas.

“Mari kita junjung tinggi dan tunjukkan sikap untuk mengedepankan disiplin dalam segala sesuatu yang kita kerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Haeruddin menyampaikan bahwa kegiatan Pelita Lobar merupakan inovasi pendidikan yang sangat penting dan relevan dengan arah pembangunan sumber daya manusia di Lombok Barat. Menurutnya, terdapat lima indikator kinerja utama pendidikan yang harus dicapai bersama, yakni Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Skor numerasi, Skor literasi, dan Kebudayaan.

“Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya memahami strategi pembelajaran literasi dan numerasi yang efektif, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di gugus masing-masing. Semangat berbagi praktik baik dan kolaborasi antar guru diyakini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Lombok Barat,” harap Haeruddin.

Kegiatan Pelita Lobar menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan generasi. Dengan hadirnya guru-guru inti yang terlatih dan inspiratif, diharapkan budaya literasi dan numerasi semakin tumbuh di sekolah-sekolah dasar, sekaligus melahirkan peserta didik yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. (Disdikbud/Zul))

Warga Lobar Merapat! Alun-Alun Giri Menang Bakal ‘Pecah’ Jadi Saksi Juara Baru Liga Champions PSG vs Arsenal

​🔥 PANGGILAN UNTUK SEMUA GILA BOLA DI LOMBOK BARAT! 🔥
​Malam puncak yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba!

Siapa yang akan mengangkat trofi Liga Champions tahun ini? Apakah jagoan dari Paris (PSG) atau Meriam London (Arsenal)? 🏆⚽

yuk warga Lombok Barat dan sekitarnya, kita seru-seruan bareng di acara NONTON BARENG FINAL LIGA CHAMPIONS!
​Catat jadwal dan lokasinya:
– ​⚽ Laga: PSG vs Arsenal
– ​📅 Tanggal: 30 Mei 2026
– ​⏰ Waktu: Mulai 23.30 WITA – Selesai
– ​📍 Lokasi: Alun-Alun Giri Menang Park, Kabupaten Lombok Barat
​Kenapa wajib banget nobar di sini?
– ​Layar Super Besar, nonton makin puas! 🖥️
– ​Fasilitas FREE WIFI buat update story sesukamu! 📶
– ​Tempat luas dan terbuka, aman dan nyaman! 🌌
– ​Suasana dijamin MERIAH dan PECAH! 🎉

​👉 Ayo, tag teman, sahabat, dan keluargamu di kolom komentar sekarang!

pakai jersey tim jagoanmu, dan pastikan datang lebih awal biar dapat tempat paling strategis.
Gratis dan terbuka untuk umum!
​Kira-kira siapa yang menang malam ini?
Coba tebak skor di kolom komentar ya! 👇

​#NobarLobar #PSGvsArsenal #GiriMenangPark #LombokBarat #NobarGratis #LigaChampions #KerjaNyata

Bupati LAZ: Junjung Tinggi Loyalitas dan Integritas dalam Pengabdian sebagai PNS

Giri Menang, 20 Mei 2026 – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini melantik dan mengambil sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Narmada, Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (20/5).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah PNS bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab dan pengabdian sebagai aparatur negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati yang akrab disapa LAZ itu mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Pelantikan ini bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Saya berharap saudara-saudara dapat menjaga amanah dengan baik serta menjunjung tinggi loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mendorong para PNS untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.

“Saya berharap para PNS yang baru dilantik terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dalam bekerja agar kualitas diri terus berkembang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, aparatur sipil negara memiliki peran penting sebagai pelayan masyarakat yang dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter, etika kerja, dan komitmen yang kuat terhadap tugas.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Barat, Bq. Mustika Dwiadni, dalam laporannya menyampaikan bahwa total Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2025 yang diangkat menjadi PNS sebanyak 84 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 54 orang jabatan fungsional tertentu dan 30 orang jabatan fungsional umum. Dari total tersebut, sebanyak 79 orang berasal dari formasi umum dan lima orang berasal dari sekolah kedinasan atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini diharapkan menjadi momentum bagi para PNS yang baru diangkat untuk semakin meningkatkan dedikasi, disiplin, serta kualitas pelayanan publik demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas di Kabupaten Lombok Barat.

(Diskominfotik/Ria,Juan)

Lombok Barat Jadi Lokasi Peresmian Program Tender Rakyat Indonesia Timur, Dorong Percepatan Pembangunan RTLH

Lingsar, Diskominfotik- 19 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Menteri Dalam Negeri, serta empat gubernur dalam rangka peresmian Program Tender Rakyat untuk kawasan Indonesia Timur. Kegiatan berlangsung di Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

Program Tender Rakyat tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Drs. H. Tito Karnavian, dan ditujukan untuk wilayah Indonesia Timur yang meliputi Nusa Tenggara, Bali, Maluku, dan Maluku Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Utara, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya pelaksanaan program dilakukan secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

“Program ini harus dijalankan dengan baik dan tepat sasaran. Karena itu saya meminta seluruh daerah penerima program agar selalu melakukan verifikasi data penerima bantuan,” ujarnya.

Menurut Tito, validitas data menjadi faktor penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan program pemerintah, terutama program yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Lombok Barat, Lalu Ratnawi, menjelaskan bahwa Program Tender Rakyat di daerah akan difokuskan pada pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Ia menyebutkan bahwa di Kabupaten Lombok Barat program tersebut menargetkan pembangunan hingga 1.000 unit rumah melalui berbagai sumber pendanaan, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), bantuan dari Baznas, maupun dukungan Pemerintah Provinsi.

“Tahun ini melalui APBD ditargetkan pembangunan 400 unit RTLH. Jumlah tersebut belum termasuk bantuan dari Baznas dan Pemerintah Provinsi, sehingga totalnya diperkirakan mencapai sekitar 1.000 unit RTLH,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan para menteri dan gubernur ke Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai menjadi dukungan nyata dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat,” katanya.

Melalui Program Tender Rakyat, pemerintah berharap percepatan pembangunan rumah layak huni dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di wilayah Indonesia Timur.

Lobar Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik Wilayah Timur Indonesia

Batulayar, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Pemkab Lombok Barat berhasil meraih penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara pada ajang yang digelar di kawasan wisata Senggigi, Selasa (19/5/2026).

Dalam ajang tersebut, Lombok Barat dinobatkan sebagai kabupaten terbaik kategori creative financing atau inovasi pembiayaan pembangunan daerah dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, Lombok Barat berhasil menjadi yang terbaik dari 46 kabupaten di wilayah NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara. Ini menjadi bukti kerja keras dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja serta memperkuat inovasi pembiayaan pembangunan daerah ke depan.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dan menghadirkan prestasi di kategori lainnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini lahir dari kepemimpinan yang kuat, kolaborasi, serta komitmen seluruh OPD dalam meningkatkan PAD dan pengelolaan keuangan daerah.

“Ini hasil kerja keras bersama. Semoga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pembangunan bagi masyarakat Lombok Barat,” ungkapnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi modal penting bagi Lombok Barat dalam memperkuat pembangunan daerah menuju masyarakat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Pemkab Lombok Barat Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Informasi pada Peringatan Harkitnas ke-118

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Plaza Alun-Alun Giri Menang Park (GMP), Lombok Barat, dengan menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan informasi, memperkuat literasi digital, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program nasional. (Rabu, 20 Mei 2026)
Upacara yang mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut diikuti jajaran pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan pada upacara tersebut, disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar memperingati lahirnya organisasi Budi Utomo pada 1908, tetapi juga menjadi momentum refleksi terhadap semangat perjuangan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.
Pemerintah menilai tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga mencakup penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi, kecerdasan, serta kemampuan diplomasi di era digital.

 

Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa ancaman terhadap negara kini berkaitan dengan kedaulatan informasi dan keamanan ruang digital. Karena itu, masyarakat didorong meningkatkan kemampuan teknologi dan literasi digital sebagai bagian dari penguatan daya saing nasional.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Program nasional yang dijalankan antara lain makan bergizi gratis bagi siswa, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah terpencil, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta dukungan pembiayaan pendidikan.

Di bidang kesehatan, pemerintah memperluas layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna meningkatkan akses layanan yang merata bagi masyarakat. Sementara pada sektor ekonomi kerakyatan, penguatan Koperasi Desa dan Kelurahan diarahkan untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat melalui penyediaan pupuk, modal usaha, pemasaran hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan layanan kesehatan.

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Nomor 17 Tahun 2025. Sejak 28 Maret 2026, pemerintah menerapkan pembatasan akses media sosial dan aplikasi berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dari Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan, kerja sama, dan kedisiplinan seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya delapan misi pembangunan atau Astacita sebagai arah kebijakan bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ditutup dengan ajakan memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, dan mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Lombok Barat Gelar FLS3N 2026 untuk Cetak Generasi Kreatif dan Berkarakter

Narmada, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan parade budaya dan bazar UMKM di Gedung Seni dan Budaya Kecamatan Narmada. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong lahirnya generasi kreatif, inovatif, dan berkarakter melalui penguatan seni, budaya, dan pendidikan. (Senin, 18 Mei 2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, anggota DPRD Lombok Barat, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat, serta unsur Forkopimcam, kepala desa, kepala sekolah, dan tokoh budaya.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa LAZ menyampaikan bahwa FLS3N menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi seni dan budaya peserta didik sekaligus membentuk karakter positif generasi muda.

“Lomba ini menjadi salah satu parameter untuk mewujudkan generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan integritas dan akhlak peserta didik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai teladan dalam membangun karakter siswa.

“Guru bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga harus menjadi pendidik yang mampu memberi contoh dan inspirasi bagi anak-anak,” katanya.

Bupati LAZ juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan integritas dalam setiap kompetisi. Ia menilai nilai kejujuran harus ditanamkan sejak dini agar peserta didik memahami makna kemenangan yang sesungguhnya.

“Saya lebih bangga jika lomba dilaksanakan dengan penuh integritas daripada menjadi juara tetapi tidak menjunjung nilai kejujuran,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat H. Najamudin mengatakan FLS3N menjadi bagian dari upaya menjadikan pendidikan sebagai penggerak perubahan positif sekaligus mendukung visi Lombok Barat dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global.

Ia menjelaskan, kegiatan FLS3N 2026 diikuti 232 peserta yang terdiri dari 112 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 120 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seluruh peserta telah terdaftar dalam database nasional.

Festival yang berlangsung pada 18 hingga 21 Mei 2026 itu mempertandingkan 21 cabang lomba seni dan sastra.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap lahir talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, festival ini juga diharapkan memperkuat pelestarian budaya daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dalam bazar budaya.

1 2 3 4 5 56