Dishub Lombok Barat Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Kerusakan Jalan Bengkel–Merembu

Giri Menang, Diskominfotik – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Barat mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menangani kerusakan Jalan Bengkel–Merembu yang dipicu tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar, terutama angkutan material galian C. Upaya tersebut akan dilakukan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait.

Dalam wawancara di kantornya, Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, Hendrayadi, mengatakan bahwa banyak ruas jalan yang dibangun pemerintah mengalami kerusakan lebih cepat karena dilintasi kendaraan yang melebihi kapasitas kelas jalan.

“Selain angkutan material galian C, kami juga menemukan kendaraan bertonase besar yang melintasi Jalan Bengkel–Merembu untuk menghindari jembatan timbang. Kondisi ini mempercepat kerusakan jalan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (16/7/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, Hendrayadi menjelaskan, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan BPTD sebagai pengelola jembatan timbang, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan agar masyarakat turut berperan aktif menjaga kondisi jalan yang menjadi akses utama aktivitas sehari-hari.

Selain pengawasan, Dishub juga mendorong pemerintah provinsi berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menata zonasi lokasi galian C melalui pengaturan perizinan.

Menurutnya, penempatan aktivitas pertambangan pada kawasan yang sesuai akan lebih efektif dalam mengurangi dampak kerusakan jalan dibandingkan hanya mengandalkan penertiban di lapangan.

Hendrayadi menegaskan Dishub bersama Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, dan instansi terkait akan terus bersinergi menjaga kualitas infrastruktur jalan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.

Guru Berkualitas, Pendidikan Maju: 164 Guru Lombok Barat Ikuti Ujikom Tingkatkan Kompetensi

Labuapi, Disdikbud,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Kompetensi (Ujikom) yang diselenggarakan oleh PAUDIKDASMEN RI, Kamis (16/07/2026), di SMPN 1 Labuapi. Kegiatan ini diikuti oleh 164 guru dari berbagai jenjang pendidikan yang terbagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama sebanyak 105 peserta dan sesi kedua 59 peserta.

Ujikom dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, H. L. Najamuddin, serta dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SMP, Kepala Bidang Pembinaan SD, Kepala Bidang PAUD/TK, para pengawas Ujikom, dan seluruh peserta ujian.

Dalam arahannya, H. L. Najamuddin mengapresiasi pelaksanaan Ujikom sebagai salah satu langkah strategis dan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan pengembangan karier pendidik, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Barat. Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, guru dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan sekaligus memberikan layanan pembelajaran yang lebih berkualitas kepada peserta didik.

“Seiring perkembangan zaman, guru-guru diberikan ruang untuk terus mengembangkan kompetensinya. Ini merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas SDM sekaligus mendukung pengembangan jenjang karier, pangkat, dan golongan para guru,” ungkapnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan dan optimisme.

“Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meraih hasil yang terbaik, karena nantinya kalianlah yang akan melanjutkan estafet pengabdian menggantikan guru-guru yang memasuki masa pensiun,” pesannya.

Kegiatan Ujikom ini diharapkan tidak hanya menjadi proses penilaian kompetensi, tetapi juga menjadi momentum bagi para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan profesionalisme. Dengan guru yang semakin kompeten, kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Barat akan terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Disdikbud Lobar/Zul)

Kontingen Lombok Barat Resmi Dilepas, Wabup Nurul Adha Suntik Semangat Atlet Menuju Porprov XII NTB

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara resmi melepas kontingen atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Colosseum Taman Kota Gerung, Rabu (15/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memberikan dukungan moral kepada para atlet yang akan membawa nama Kabupaten Lombok Barat dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Ahmad Saikhu, Wakil Ketua I DPRD Lobar Tarmizi, Ketua KONI Lobar H. Abubakar Abdullah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (AMGM), para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, para camat se-Kabupaten Lombok Barat, pelatih, official, serta seluruh atlet yang akan bertanding pada Porprov XII NTB.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menyampaikan bahwa para atlet yang berdiri sebagai kontingen Lombok Barat merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses panjang dan penuh pengorbanan. Menurutnya, keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.

“Hari ini merupakan momentum pembuktian atas kerja keras, disiplin, dan pengorbanan yang telah dijalani selama masa latihan. Kalian adalah putra-putri terbaik yang membawa harapan masyarakat Lombok Barat. Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki,” ujar Hj. Nurul Adha.

Wakil Bupati juga memberikan tiga pesan penting kepada seluruh atlet. Pertama, bertanding dengan penuh percaya diri dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan. Kedua, menjaga kekompakan serta saling mendukung sebagai satu keluarga besar Lombok Barat. Ketiga, apa pun hasil yang diraih, seluruh atlet diharapkan pulang dengan rasa bangga karena telah berjuang maksimal demi daerah.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan official yang selama ini telah bekerja keras membina atlet, serta kepada KONI Kabupaten Lombok Barat dan seluruh pengurus cabang olahraga yang telah mempersiapkan kontingen secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dunia olahraga sebagai salah satu investasi strategis dalam membangun generasi yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Lombok Barat H. Abubakar Abdullah dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas dukungan yang diberikan terhadap pembinaan olahraga dan persiapan kontingen Porprov XII NTB.

Ia mengungkapkan bahwa semangat para atlet, pelatih, dan official Lombok Barat terus menyala seiring dengan perjalanan Obor Porprov NTB 2026 yang menjadi simbol semangat perjuangan menuju prestasi.

“Semangat para atlet Lombok Barat malam ini luar biasa. Api perjuangan itu harus terus menyala hingga pertandingan berakhir. Kami optimistis seluruh atlet akan memberikan kemampuan terbaiknya demi mengharumkan nama Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Abubakar.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KONI juga melaporkan capaian awal yang membanggakan. Bahkan sebelum seremoni pembukaan resmi Porprov XII NTB dilaksanakan, kontingen Lombok Barat telah berhasil mengamankan empat medali emas dari cabang olahraga yang lebih dahulu dipertandingkan.

Prestasi awal tersebut menjadi modal penting sekaligus suntikan motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berjuang meraih hasil terbaik dan meningkatkan posisi Kabupaten Lombok Barat dalam perolehan medali Porprov XII NTB.

Melalui pelepasan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap seluruh atlet mampu menunjukkan prestasi terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi duta daerah yang membanggakan selama pelaksanaan Porprov XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Penulis dan Foto : Angge/Diskominfotik Lobar

Api Obor Porprov XII Tiba di Lombok Barat, Kobarkan Semangat Sportivitas dan Prestasi

Narmada, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara resmi menerima kirab Api Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke XII Nusa Tenggara Barat di Halaman Utama Taman Narmada, Rabu (15/7/2026). Momen tersebut menjadi simbol semangat, persatuan, dan sportivitas menjelang pembukaan Porprov XII NTB yang akan digelar pada 16–25 Juli 2026.

Penyerahan api obor dihadiri Wakil Ketua KONI NTB H. Ridwansyah, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Pemuda Olahraga Agus Gunawan, Ketua KONI Lombok Barat Abubakar Abdullah, Camat Narmada, para atlet, pelatih, dan official Kabupaten Lombok Barat.

Dalam laporannya, Wakil Ketua KONI NTB H. Ridwansyah mengatakan kirab Api Obor Porprov telah menempuh perjalanan sekitar 420 kilometer sejak diberangkatkan dari Kota Bima pada 13 Juli 2026. Setelah singgah di Lombok Barat, perjalanan akan dilanjutkan ke Kabupaten Lombok Utara sebelum diserahkan kepada Wali Kota Mataram sebagai daerah terakhir yang dilalui, kemudian diserahkan kepada Gubernur NTB menjelang pembukaan Porprov.

“Api obor ini merupakan tradisi dalam setiap penyelenggaraan pekan olahraga. Api ini menjadi simbol semangat yang tidak pernah padam untuk membangun sportivitas dan memajukan dunia olahraga,” ujarnya.

Ridwansyah juga mengajak seluruh masyarakat Lombok Barat untuk turut menyukseskan Porprov XII NTB. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini memiliki makna istimewa karena menjadi bagian dari persiapan NTB sebagai tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Sementara itu, Pj. Sekda Lombok Barat H. Akhmad Saikhu menegaskan bahwa penyerahan api obor bukan sekadar seremoni, melainkan simbol semangat juang, persaudaraan, persatuan, dan sportivitas yang harus terus dijaga dalam membangun prestasi olahraga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan seluruh masyarakat, kami menyambut dengan bangga dan penuh sukacita kehadiran Api Obor Porprov NTB. Momentum ini diharapkan menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi generasi muda agar semakin mencintai olahraga,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian Porprov XII NTB dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Kirab Api Obor Porprov Ke XII menjadi salah satu rangkaian penting menjelang pembukaan pesta olahraga terbesar di NTB. Kehadirannya membawa pesan persatuan, sportivitas, dan optimisme untuk melahirkan prestasi terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Penulis : Juan
Foto : Feri

Aerosport Persembahkan Emas Pertama untuk Lombok Barat, Semangat Atlet Tak Surut di Tengah Keterbatasan

Gerung, Diskominfotik – Kontingen Kabupaten Lombok Barat (Lobar) meraih medali emas pertama pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 melalui cabang olahraga (cabor) kedirgantaraan Aerosport. Prestasi tersebut diraih atlet Soni Ade Hermawan pada nomor terbang paramotor, sementara rekan setimnya, Bagus Pala Rusadi, menyumbangkan medali perak di nomor yang sama. Capaian ini menjadi bukti bahwa semangat juang para atlet mampu mengatasi berbagai keterbatasan yang dihadapi. (Selasa, 14 Juli 2026).

Ketua Harian KONI Lombok Barat, H. Bahrul Fahmi, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi awal yang menggembirakan bagi kontingen Lobar dalam perburuan medali di Porprov NTB 2026. Ia hadir langsung menyaksikan penutupan pertandingan sekaligus prosesi penyerahan medali kepada para atlet.
Menurut Fahmi, pertandingan cabang olahraga kedirgantaraan telah berlangsung sejak 13 Juli 2026. Hasil yang diraih Soni Ade Hermawan dan Bagus Pala Rusadi menjadi pencapaian yang membanggakan karena lahir di tengah keterbatasan anggaran pembinaan dan dukungan terhadap cabang olahraga tersebut.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan tekad para atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah. Fahmi menegaskan bahwa sejak awal pihaknya terus membangun mental juara kepada seluruh atlet yang berlaga membawa nama Lombok Barat.
“Ini murni karena semangat. Sejak awal kami sudah menanamkan mentalitas juara kepada semua atlet. Kami terus menggaungkan semangat Lombok Barat Juara,” ujar H. Bahrul Fahmi.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas maupun dukungan operasional merupakan tantangan yang kerap dihadapi dalam pembinaan olahraga daerah. Namun, menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi motivasi bagi para atlet untuk membuktikan kemampuan mereka melalui prestasi.

Raihan satu medali emas dan satu medali perak dari cabang olahraga Aerosport menjadi modal positif bagi kontingen Lombok Barat dalam menghadapi pertandingan cabang olahraga lainnya di Porprov NTB 2026. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan pencapaian membanggakan meski di tengah berbagai keterbatasan.

Tahun 2026 Pemkab Lombok Barat Berhasil Turunkan 13,32 Persen Jumlah Anak Tidak Sekolah.

Kuripan, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan bahwa informasi yang menyebut jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Lombok Barat mencapai 7.689 merupakan data tahun 2024, sebelum Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) dilantik. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat H. L. Najamudin kepada Tim Diskominfotik Lombok Barat saat kunjungan kerja di SMP Negeri 1 Kuripan, Rabu (15/7/2026).

Dalam wawancaranya L. Najamudin menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah ATS pada tahun 2024 tercatat sebanyak 7.689 anak. Adapun per 14 Juli 2026, jumlah tersebut telah berhasil diturunkan secara signifikan sebesar 13,32% menjadi 6.665 anak.

“Perlu kami luruskan bahwa angka 7.689 anak tidak sekolah yang beredar merupakan data tahun 2024. Jika melihat perkembangan terbaru per 14 Juli 2026, jumlah tersebut telah diturunkan menjadi 6.665 anak. Artinya terjadi penurunan sebanyak 1.024 anak atau 13,32 persen dibandingkan tahun 2024,” jelasnya.

Ia menambahkan, data tersebut telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan melakukan verifikasi dan validasi (verval) di lapangan dan melakukan intervensi untuk mengembalikan anak-anak tersebut kembali melanjutkan pendidikan. Langkah tersebut juga dilakukan agar setiap data dapat dipastikan kondisi aktualnya sekaligus menjadi dasar penyusunan intervensi yang tepat bagi setiap anak. 

“Data tersebut tidak hanya sebagai arsip statistik. Tapi kami tindaklanjuti bersama pihak terkait dengan proses verifikasi dan validasi di lapangan. Tujuannya agar kita mengetahui kondisi riil setiap anak, apakah sudah kembali bersekolah, pindah satuan pendidikan, atau membutuhkan pendampingan khusus. Berdasar informasi itu, kami pun melakukan intervensi agar anak tersebut kembali ke sekolah” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menekan angka ATS juga diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Salah satunya, seorang anak yang sebelumnya tercatat sebagai ATS telah diterima untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kuripan dan akan mengikuti pembelajaran sebagai siswa kelas IX. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama satuan pendidikan untuk memastikan setiap anak memperoleh kembali haknya atas pendidikan sekaligus mendorong penurunan angka ATS di Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat Lantik H. Ahmad Saikhu sebagai Pj. Sekretaris Daerah

Gerung, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat melantik H. Ahmad Saikhu sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan pemerintahan hingga terpilihnya Sekretaris Daerah definitif. Pelantikan berlangsung di Gerung, (Selasa, 14 Juli 2026).

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati yang telah ditetapkan pada 14 Juni 2026 dan mulai berlaku efektif sejak tanggal pelantikan. Pemerintah daerah menyatakan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan tersebut, perbaikan akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu pejabat berwenang dan disaksikan para saksi serta rohaniwan. Dalam sumpahnya, H. Ahmad Saikhu menyatakan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati seluruh peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi etika jabatan, menjaga integritas, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.

Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Sesuai ketentuan yang berlaku, masa jabatan Pj. Sekretaris Daerah bersifat sementara dan dapat diperpanjang paling banyak dua kali masa jabatan, masing-masing selama tiga bulan, sehingga total masa penugasan paling lama enam bulan. Selama menjalankan tugas, pejabat yang dilantik berhak menerima tunjangan jabatan, sedangkan seluruh biaya pelaksanaan dibebankan pada APBD Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan segera membuka proses seleksi Sekretaris Daerah definitif melalui BKPSDM bersama Panitia Seleksi. Seleksi akan dilaksanakan secara adil, transparan, bebas intervensi, dan berbasis kompetensi. Calon Sekretaris Daerah definitif dipersyaratkan memiliki pendidikan paling rendah magister (S2) serta pengalaman jabatan minimal dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Penilaian difokuskan pada kemampuan mewujudkan visi pembangunan daerah dalam RPJMD.

Dalam arahannya, Bupati meminta Sekretariat Daerah di bawah kepemimpinan sementara H. Ahmad Saikhu menerjemahkan RPJMD ke dalam langkah nyata untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Siapapun yang terpilih nanti harus mampu bekerja sama secara sinergis bersama Bupati dan Wakil Bupati. Selamat bertugas kepada Bapak H. Ahmad Saikhu, semoga dapat menjaga kelancaran roda pemerintahan dan mempersiapkan transisi kepemimpinan dengan baik,” ujar Bupati.

Selama masa penugasannya, H. Ahmad Saikhu bertanggung jawab mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah serta memastikan kelancaran transisi pemerintahan hingga Sekretaris Daerah definitif terpilih dan dilantik.

Fotografer: Angga
Penulis : Angga

Jadwal Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Giri Menang Park Lombok Barat!

Siap menyaksikan laga terbaik menuju partai final? Ayo ramaikan Nonton Bareng Semifinal Piala Dunia 2026 bersama keluarga, sahabat, dan masyarakat Lombok Barat.

Nikmati pengalaman nobar dengan:
– Layar besar (videotron)
– Sound system berkualitas
– WiFi gratis
– Suasana terbuka yang nyaman

Ayo datang dan ramaikan Nobar Piala Dunia 2026! Dukung tim favoritmu dan jadikan momen ini sebagai ajang kebersamaan masyarakat Lombok Barat. Sampai jumpa di lokasi nobar!

Wabup UNA: Festival Senggigi Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata Lombok Barat

Batulayar, Diskominfotik – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha Muharrar (UNA) menegaskan Festival Senggigi menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Wabup UNA saat menghadiri Festival Senggigi di Amphitheater Pasar Seni Senggigi, Kecamatan Batulayar, Sabtu malam (11/07/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Agus Gunawan, Camat Batulayar H. Muhammad Subayin, Camat Lingsar Marzuki, serta unsur pemerintah, pelaku pariwisata, UMKM, dan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata, Pemerintah Kecamatan Batulayar, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Festival Senggigi.

“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berkomitmen menghidupkan sektor pariwisata. Setelah sukses menghadirkan Car Free Night di Gerung sebagai pusat aktivitas masyarakat, kini perhatian difokuskan pada kebangkitan Senggigi sebagai ikon pariwisata Lombok Barat yang dikenal hingga mancanegara,” ujarnya.

Menurutnya, Senggigi memiliki kekayaan alam, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi modal besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia. Potensi tersebut harus dijaga dan dikembangkan secara bersama-sama agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain itu Wabup UNA juga menegaskan, terdapat tiga faktor utama yang menjadi kunci kemajuan pariwisata Senggigi, yakni keamanan, kebersihan, dan keramahan masyarakat.

“Ketiga hal ini menjadi fondasi agar wisatawan merasa aman, nyaman, dan memperoleh pengalaman terbaik selama berkunjung ke Senggigi,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama masyarakat terus mendorong berbagai upaya penguatan sektor pariwisata, mulai dari kegiatan gotong royong menjaga kebersihan kawasan wisata hingga pemberdayaan pelaku UMKM agar kuliner khas Sasak semakin dikenal wisatawan.

Menurutnya, semakin berkembangnya Senggigi akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, tumbuhnya usaha masyarakat, bertambahnya pendapatan daerah, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.

Di akhir sambutannya Wabup UNA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan mempromosikan Senggigi sebagai destinasi wisata yang aman, bersih, nyaman, dan membanggakan, sehingga mampu menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

(Diskominfotik/Adiwijaya/Juan)

Pemkab Lombok Barat Kantongi Dukungan Pusat untuk Tiga Infrastruktur Prioritas

Gunungsari, Diskominfotik – Kunjungan perdana Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Lombok Barat menjadi momentum bersejarah yang membuka peluang percepatan pembangunan di daerah. Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berhasil mengantongi komitmen dukungan terhadap tiga proyek strategis dari Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

Komitmen tersebut diperoleh saat Presiden meresmikan lima bendungan secara serentak dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Selain menjadi kebanggaan bagi masyarakat, kunjungan kepala negara juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk memperjuangkan sejumlah kebutuhan infrastruktur prioritas.

Bupati LAZ menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang untuk pertama kalinya menghadirkan Presiden RI di Lombok Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Ini merupakan kunjungan Presiden RI yang pertama ke Lombok Barat,” ujarnya.

Di sela agenda kunjungan, Bupati LAZ melakukan pembahasan langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum terkait sejumlah usulan pembangunan daerah. Ia menegaskan terdapat tiga proyek prioritas yang menjadi fokus pembahasan, yakni pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendungan Meninting, pembangunan Islamic Center, serta renovasi Pasar Modern Gerung.

“Ada tiga yang saya tekankan. Pertama kelanjutan SPAM dari Bendungan Meninting, kedua Islamic Center, dan ketiga Pasar Modern Gerung,” jelasnya.

Menurut Bupati LAZ, ketiga program tersebut mendapat respons positif dari Menteri Pekerjaan Umum. Bahkan sebelum kembali ke Jakarta, Menteri kembali mengingatkan agar ketiga usulan tersebut menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.

“Responsnya sudah positif. Sebelum kembali beliau juga mengingatkan tiga program itu, yaitu Islamic Center, Pasar, dan SPAM,” katanya.

Meski demikian, realisasi proyek-proyek tersebut masih memerlukan penyelesaian sejumlah persyaratan administrasi, terutama perizinan tata ruang dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta penyelesaian pembebasan lahan.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan dapat segera berjalan apabila seluruh perizinan telah dinyatakan selesai.

“Kalau dari sisi ATR/BPN sudah clear izinnya, pembangunan bisa langsung berjalan,” ujarnya.

Khusus pembangunan Islamic Center, Dody menjelaskan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) telah rampung. Namun, penyusunan Detailed Engineering Design (DED) masih berlangsung bersamaan dengan proses pembebasan lahan seluas lima hektare yang sedang dituntaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“DED masih dalam proses, begitu juga pembebasan lahannya. Itu sedang dikerjakan oleh Pak Bupati,” tambahnya.

Selain kesiapan lahan dan dokumen teknis, sejumlah proyek juga membutuhkan rekomendasi kementerian teknis sesuai bidangnya. Islamic Center memerlukan rekomendasi dari Kementerian Agama, sementara renovasi Pasar Modern Gerung membutuhkan dukungan Kementerian Perdagangan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis sinergi yang terbangun dengan pemerintah pusat melalui kunjungan Presiden RI akan mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

(Diskominfotik/Adiwijaya/Juan)

1 5 6 7 8 9 68