LOMBOK BARAT — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) terus memperkuat langkah strategis dalam membangun pemerintahan yang profesional, terbuka, responsif, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan yang menghadirkan Asisten I Setda Lombok Barat, H.Saeful Ahkam, sebagai pemateri. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat H. Rizky Bani Adam, Sekretaris Kominfotik H. Iswarta Mahmuluddin, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Lalu Adiwijaya, tiga media yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, serta jajaran Tim IKP Diskominfotik Lombok Barat.
Pembahasan kegiatan mengacu pada rencana strategis Agenda 100 Hari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, khususnya dalam upaya pemulihan kepercayaan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan pascakrisis.
Dalam materi yang disampaikan, pemulihan kepercayaan publik tidak hanya dipandang sebagai persoalan komunikasi, tetapi membutuhkan pembenahan sistem pemerintahan, pelayanan, birokrasi, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Materi tersebut juga memetakan sejumlah risiko strategis yang dapat memengaruhi stabilitas daerah, sekaligus menekankan pentingnya pemerintah mengambil langkah yang korektif, bukan sekadar administratif.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah stabilisasi pemerintahan dan pelayanan publik.
Pemerintah dituntut untuk memastikan proses pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara profesional, transparan dan berorientasi pada kebutuhan publik. Dalam kondisi apa pun, masyarakat harus tetap mendapatkan kepastian pelayanan dan akses informasi yang jelas.
Hal ini menjadi penting karena kualitas pelayanan publik merupakan salah satu indikator langsung yang dirasakan masyarakat dalam menilai kinerja pemerintah.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi berbasis merit, sehingga pengelolaan pemerintahan tidak semata-mata berorientasi pada kedekatan, tetapi berdasarkan integritas, kompetensi, kinerja, kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi.
Dalam konteks tersebut, Diskominfotik memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Informasi mengenai kebijakan, program, capaian maupun evaluasi pemerintah perlu disampaikan secara terbuka, terukur dan mudah dipahami masyarakat.
Komunikasi publik yang baik diharapkan mampu mencegah munculnya kesalahpahaman, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui dan memahami proses pemerintahan.
Materi kegiatan juga menekankan pentingnya dialog publik dan transparansi, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan dan ikut mengawasi jalannya pemerintahan.
Dalam konsep tersebut, media juga memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara faktual dan bertanggung jawab.
Kehadiran tiga media yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi komunikasi publik.
Kolaborasi pemerintah dengan media diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, di mana informasi mengenai program dan pelayanan pemerintah dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas.
Di sisi lain, media juga dapat menjadi jembatan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik maupun berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Karena itu, komunikasi publik tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian informasi satu arah. Dibutuhkan ruang dialog dan pertukaran gagasan agar kebijakan pemerintah dapat semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tukar pikiran antara jajaran Diskominfotik Lombok Barat, Tim IKP dan media yang hadir.
Sesi tersebut menjadi ruang untuk membahas berbagai kemungkinan, tantangan serta langkah yang perlu dipersiapkan agar rencana kegiatan dan agenda komunikasi publik dapat terlaksana secara efektif dan lancar.
Pertukaran gagasan tersebut juga diharapkan menghasilkan pemahaman bersama mengenai pembagian peran, pola komunikasi serta strategi penyampaian informasi kepada masyarakat.

Bagi masyarakat Lombok Barat, kegiatan semacam ini memiliki arti penting karena pada akhirnya setiap perencanaan pemerintah bermuara pada satu tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan pemerintahan yang lebih terbuka, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepercayaan publik tidak dibangun hanya melalui pernyataan, tetapi melalui kerja nyata, pelayanan yang dirasakan masyarakat, keterbukaan informasi dan konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan.
Dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, Diskominfotik dan media, diharapkan informasi mengenai program serta pelayanan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dapat semakin mudah diakses masyarakat. Pada saat yang sama, aspirasi masyarakat juga dapat lebih cepat diterima dan menjadi bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, terbuka, bersama dan melayani, sebagaimana arah yang dibahas dalam agenda strategis kegiatan.
Penulis: Afid
Fotografer: Tim IKP Diskominfotik Lombok Barat