Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyalurkan bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026 senilai Rp244 juta kepada 102 penerima manfaat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Sentra Paramita Mataram. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan kemandirian masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di daerah. (Jumat, 3 Juli 2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor Bupati Lombok Barat dan dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati, Ketua Sentra Paramita Mataram, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DISOSPPPA), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat akurasi penyaluran bantuan sosial melalui pemanfaatan basis data terpadu yang diawali dengan verifikasi faktual masyarakat pada desil 1 dan desil 2. Pendataan tersebut selanjutnya akan diperluas hingga desil 5 sebagai acuan penyaluran bantuan agar semakin tepat sasaran.
Menurut Bupati, bantuan sosial bukan untuk menciptakan ketergantungan, melainkan sebagai stimulus agar masyarakat mampu meningkatkan taraf hidup melalui pemberdayaan dan pelatihan keterampilan sehingga dapat keluar dari kategori masyarakat miskin.

Ketua Sentra Paramita Mataram menyampaikan bahwa Program ATENSI merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan. Ia juga meminta pemerintah daerah terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Kepala DINSOSPPPA Kabupaten Lombok Barat, Arif Surya Wirawan, melaporkan total bantuan yang diterima dari Kementerian Sosial melalui Sentra Paramita Mataram mencapai Rp244 juta. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk barang kepada 102 penerima manfaat yang terdiri atas 41 penerima bantuan usaha, 30 penerima bantuan kebutuhan hidup layak, dan 31 penerima alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap Program ATENSI dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat sehingga secara bertahap mampu keluar dari kemiskinan dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.


Penulis