Kolaborasi Pemerintah dan Baznas, Bupati LAZ Dorong Kesejahteraan Berbasis Data dan Berdampak Nyata

Labuapi, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Rumah Layak Huni (MAHYANI) dan Program Gerobak Produktif yang secara langsung diresmikan oleh Bupati Lombok Barat di Dusun Labuapi Utara Kecamatan Labuapi, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua Baznas Provinsi NTB, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Lombok Barat, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Barat, perwakilan Bank NTB Syariah, Camat Labuapi, Kepala Desa Labuapi, serta para penerima manfaat program.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan bahwa Pemkab Lombok Barat, saat ini sedang melakukan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan secara menyeluruh, khususnya bagi masyarakat yang berada pada desil 1 dan desil 2. Langkah ini dilakukan agar seluruh intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Setiap keluarga akan mendapatkan dua kartu Sejahtera dari Desa (SDD), termasuk akses beasiswa bagi anggota keluarga. Seluruh bantuan ini akan terkontrol melalui sistem Big Data daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar program pemberdayaan ekonomi, seperti Gerobak Produktif, tidak hanya bersifat simbolis. “Jangan sampai gerobaknya sudah diserahkan, tetapi kemiskinan tidak kunjung selesai. Semua harus terukur dan berdampak nyata,” ujarnya.

Terkait sektor pendidikan, Bupati LAZ menekankan pentingnya pengelolaan beasiswa bagi keluarga miskin secara profesional dan berkelanjutan, sehingga benar-benar mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi. Ia juga mengajak para tokoh agama dan para tuan guru untuk berperan lebih luas dalam pemberdayaan umat, dengan terus mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi umat melalui dakwah yang disampaikan ke masyarakat, ungkap Bupati LAZ

Lebih lanjut, Ia menyampaikan pengelolaan zakat ke depan membutuhkan dukungan tenaga-tenaga profesional agar manfaatnya semakin optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.
Bupati Lombok Barat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi luar biasa antara Baznas Pusat, Baznas Provinsi, Baznas Kabupaten, serta Bank NTB Syariah dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan di Lombok Barat.

“Kolaborasi ini adalah kunci. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis Lombok Barat mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Barat TGH. Taisir Al-Azhar, Lc., M.A., menjelaskan bahwa program Rumah Layak Huni (Mahyani) tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga diintegrasikan dengan upaya pemberdayaan ekonomi. Melalui program Gerobak Produktif, Baznas menyalurkan paket bantuan usaha kepada mustahik yang ditempatkan di titik-titik ekonomi strategis, sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program Rumah Layak Huni (Mahyani) tidak hanya bertujuan menyediakan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga kami padukan dengan penguatan ekonomi. Melalui program Gerobak Produktif, Baznas menyalurkan paket bantuan usaha yang ditempatkan di titik-titik ekonomi strategis agar penerima manfaat dapat lebih mandiri dan meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya.

Dengan peresmian Rumah Layak Huni (MAHYANI) dan Program Gerobak Produktif tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan ini diharapkan menjadi langkah nyata dan berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi warga, khususnya masyarakat kurang mampu di Kabupaten Lombok Barat.

(Diskominfotik)
Credit : (Maad/Windi/Husni/Zul)

Turun Langsung dan Mendengar Rakyat, LAZ–UNA Hadirkan Perubahan Nyata di Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan perubahan nyata bagi Kabupaten Lombok Barat. Berbagai hasil pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai wujud kerja nyata pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan dan jembatan, penguatan sarana pendidikan, hingga penataan ruang publik. Pembangunan ini bukan sekadar memperindah daerah, tetapi menghadirkan kenyamanan, kemudahan, dan harapan baru bagi masyarakat.

Bundaran Giri Menang Square (GMS) menjadi salah satu wujud perhatian tersebut. Bupati LAZ bersama Wabup UNA turun langsung memantau proses revitalisasi, memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata.

Pada Sabtu malam (27/12/2025), keduanya kembali meninjau progres pengerjaan air mancur di Bundaran GMS bersama para Asisten, Ketua TP PKK Lombok Barat, Dirut PTAM Giri Menang, dan kepala perangkat daerah terkait. Air mancur menari ini disiapkan sebagai ruang kebahagiaan baru bagi masyarakat Lombok Barat, terutama dalam menyambut malam pergantian tahun, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan daerah.

Selain memantau progres revitalisasi kawasan GMS, Bupati LAZ dan Wabup UNA beserta tim juga melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) secara persuasif dengan pengaturan penempatan di Plaza Dua serta beberapa titik di Plaza Tiga. Langkah ini ditempuh untuk menghadirkan ruang publik yang tertib dan nyaman, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Penataan dilakukan dengan mengedepankan dialog dan kebersamaan, agar kawasan tetap indah dan aman, sementara roda ekonomi masyarakat terus bergerak. “Penataan ini bertujuan memberi kenyamanan bagi semua pihak, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan selaras dengan terciptanya ketertiban, keindahan, dan keamanan kawasan,” ujar salah satu anggota tim di sela kegiatan.

Melalui kerja nyata dan kehadiran langsung di lapangan, Bupati LAZ bersama Wabup UNA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang berpihak pada masyarakat. Dengan niat tulus membahagiakan rakyat, keduanya optimistis Lombok Barat akan tumbuh sebagai daerah yang semakin maju, tertata, dan menjadi ruang hidup yang nyaman bagi seluruh warganya.

Credits: (H. Iswarta/Zul)

Wabup UNA: Penghafal Al-Qur’an Cahaya bagi Keluarga dan Investasi Terbaik Bangsa

Gerung, Diskominfotik,
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA) menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an 30 Juz Santri Rumah Tahfizh LAZ DASI NTB yang berlangsung khidmat di Hotel Jayakarta, Kecamatan Batulayar, Minggu (28/12/2025). Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil II Fraksi PKS H. Abdul Hadi, Direktur Utama LAZ DASI NTB Tarsito, Pimpinan Ponpes Nurul Hakim TGH. Muharrar Mahfudz, Kepala Yayasan Rumah Tahfidz, Tokoh Agama, para orang tua/wali santri, dan para santri serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan bahwa anak-anak penghafal Al-Qur’an merupakan investasi terbaik bagi orang tua dan bangsa. Ia menegaskan bahwa orang tua patut berbangga memiliki anak penghafal Al-Qur’an, karena selain menjadi cahaya kehidupan di dunia, kelak di akhirat mereka akan menjadi sebab orang tua mendapatkan kemuliaan berupa jubah dan mahkota.

“Anak-anak penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi keluarga dan investasi terbaik bagi bangsa. Dari merekalah lahir generasi berakhlak yang menerangi kehidupan dunia, sekaligus menjadi jalan kemuliaan orang tua di akhirat.” ujarnya

Wabup UNA berharap seluruh program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh lembaga-lembaga sosial dapat semakin terbuka, terkoordinasi, dan terintegrasi dengan Pemerintah Daerah. Menurutnya, keterbukaan dan sinergi tersebut penting agar pemerintah memiliki data serta catatan yang jelas terkait kontribusi masing-masing lembaga dalam upaya penanganan kemiskinan. Ia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat saat ini masih berada pada kisaran 11,9 persen atau sekitar 96 ribu kepala keluarga yang tergolong dalam desil 1 dan desil 2. Kondisi tersebut, lanjutnya, membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZ DASI NTB yang telah membangun sinergi nyata bersama Pemerintah Daerah Lombok Barat, khususnya dalam upaya membantu pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup UNA juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berkomitmen menurunkan angka kemiskinan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemutakhiran satu data kemiskinan yang akurat. Dengan sinergi pemerintah dan lembaga sosial seperti LAZ DASI NTB, pengelolaan zakat diharapkan semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan satu data dan tujuan yang sama, seluruh pihak dapat bergerak searah dalam mengentaskan kemiskinan di Lombok Barat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus sosial yang menegaskan bahwa zakat bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga instrumen strategis dalam menumbuhkan kepedulian, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan harapan baru bagi upaya pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat.

Credits: (Windi/Zul)

Peresean Bangkitkan Jati Diri Lombok Barat, Taman Kota Gerung Disiapkan Jadi Pusat Budaya

Gerung Diskominfotik,
Event budaya Peresean kembali digelar di Taman Kota Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya pelestarian budaya tradisional Lombok sekaligus penguatan identitas budaya daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), para Asisten, para kepala OPD, Ketua TP PKK Lombok Barat, Camat Gerung, Direktur PT AM Giri Menang, serta tokoh adat dan para pecinta presean.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan, penyelenggaraan event peresean tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit unggul pepadu yang akan dipersiapkan tampil pada jenjang dan event yang lebih tinggi.

“Event ini menjadi ajang seleksi dan pembinaan pepadu agar ke depan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan kolosium di kawasan Taman Kota Gerung telah ditingkatkan menjadi 12 trap. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan realisasi rencana yang disusun sejak Agustus lalu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.

“Target kami, kawasan Taman Kota Gerung dapat berfungsi 100 persen pada April 2026,” tegasnya.

Bupati LAZ berharap, ke depan, Taman Kota Gerung direncanakan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya daerah yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga menargetkan kerja sama dengan kapal pesiar untuk mempromosikan event budaya lokal kepada wisatawan mancanegara.

“Kami ingin Taman Kota Gerung menjadi pusat budaya. Bukan hanya peresean, tetapi seluruh jenis seni dan kebudayaan daerah akan ditampilkan di tempat ini,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Event Budaya Peresean di Taman Kota Gerung menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkannya sebagai daya tarik wisata. Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat, Peresean tidak hanya hidup sebagai tradisi, tetapi juga tumbuh sebagai identitas daerah yang membanggakan. Diharapkan, ke depan Taman Kota Gerung benar-benar menjadi pusat seni dan budaya yang berdenyut, menggerakkan ekonomi kreatif, serta memperkenalkan kekayaan budaya Lombok Barat hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Credits: (Husni/Zul)

Pengabdian Tak Berbatas Waktu: H. Ilham Menutup Tugas, Meninggalkan Keteladanan

Giri Menang, Diskominfotik,
Ada perjalanan yang tidak hanya diukur oleh waktu, tetapi oleh ketulusan dan pengabdian. Setelah menapaki jalan panjang birokrasi dengan penuh tanggung jawab, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Ilham resmi memasuki masa purna tugas terhitung 2 Januari 2026.

Dalam amanatnya pada apel pagi, Rabu (24/12/2025), Sekda Lobar H. Ilham menuturkan, masa pengabdian yang ia jalani bukan sekadar rutinitas jabatan, melainkan ikhtiar kolektif yang dibangun bersama. Dengan suara yang sarat makna, H. Ilham menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah membersamai langkahnya.

“Tanpa dukungan dari semua pihak, saya tidak akan pernah sampai di titik ini. Terima kasih kepada teman-teman semua. Kebersamaan, kepercayaan, dan kerja keras itulah yang menjadi kekuatan saya,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa dedikasi yang tinggi dan komitmen yang kuat adalah fondasi utama dalam menjaga marwah birokrasi dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Setiap keputusan, setiap langkah, diambil dengan kesadaran penuh akan amanah yang diemban.

Dalam kepemimpinannya, H. Ilham tetap berpegang pada prinsip disiplin dan kehadiran nyata di tengah tugas. Karena itu, kebijakan flexible working tidak diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, demi memastikan koordinasi, kinerja, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Kini, ia menutup lembar pengabdian dengan harapan yang sederhana namun sarat makna. Ia berharap Lombok Barat terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan, integritas, dan pengabdian tanpa pamrih. Pengabdian boleh usai, tetapi keteladanan akan tetap hidup dalam setiap jejak yang telah ditinggalkan.

“Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan pengabdian yang tinggi, kita wujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Menutup masa pengabdiannya, H. Ilham meninggalkan lebih dari sekadar catatan jabatan. Ia mewariskan keteladanan tentang arti bekerja dengan hati, menjaga integritas dalam setiap amanah, serta membangun birokrasi melalui kebersamaan dan kepercayaan.
Pengabdian boleh berakhir seiring waktu, namun nilai-nilai yang ditanamkan akan terus hidup dan menjadi pijakan bagi langkah Pemerintah Kabupaten Lombok Barat ke depan.

Sebuah perjalanan panjang telah dituntaskan, namun jejak ketulusan dan dedikasi H. Ilham akan tetap mengalir dalam denyut pelayanan dan pembangunan Lombok Barat.

Credits: (Zul)

[VIDEO]Bersama Anak-anak SLB, Lombok Barat Rayakan Kekuatan Cinta Seorang Ibu

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menghadiri puncak peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di SLB Negeri I Lombok Barat, Lingsar. Momentum ini menegaskan peran strategis perempuan sebagai pilar keluarga dan pembangunan menuju Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Credits: (Zul)

#ntb #lombok #lombokbarat #kerjanyata #sejahteradaridesa #publik

Bupati LAZ Percayakan Inovasi ke ASN, Inspektorat Perkuat Pengawasan Digital

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmen dan tanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan pembangunan daerah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan. Forum strategis ini digelar sebagai upaya memastikan seluruh proyek prioritas, khususnya yang bersumber dari Anggaran Perubahan Tahun 2025, berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rakor pemerintahan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa (23/12/2025), dan menjadi ruang konsolidasi lintas perangkat daerah untuk menyatukan langkah, memperkuat pengawasan, serta menjaga kualitas pelaksanaan pembangunan di Lombok Barat.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Sekda Lombok Barat H. Ilham, para Asisten, Kepala OPD, serta Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat yang akrab disapa Bupati LAZ menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Lombok Barat terus bergerak secara progresif di bawah kepemimpinan Lazadha. Sejumlah perubahan nyata mulai dirasakan masyarakat, salah satunya melalui pelaksanaan proyek strategis daerah yang didanai dari anggaran perubahan dan berada langsung di bawah kendali Bupati dan Wakil Bupati.

“Pembangunan yang bersumber dari Anggaran Perubahan Tahun 2025 sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan tahun 2026 telah dirancang secara matang dan terukur melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Seluruh target dan output pembangunan telah disusun secara kuantitatif, sehingga perangkat daerah tidak lagi dibebani penyusunan target yang berulang.

“Output yang diharapkan sudah dikuantitatifkan. Kepala OPD dan jajaran tidak perlu repot membuat target, karena target sudah kami siapkan secara jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang yang luas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Lombok Barat dalam berkreasi dan berinovasi pada tahun 2026. Ia menekankan bahwa fokus pimpinan daerah tidak lagi pada pengawasan teknis yang detail, melainkan pada capaian kinerja secara menyeluruh.

“Saya berikan panggung kepada ASN Lombok Barat untuk berkreasi dan berinovasi di tahun 2026. Saya tidak akan memantau secara detail, tetapi capaian kinerja akan dikontrol oleh Ibu Wakil Bupati bersama Inspektorat,” tegasnya.

Terkait pengawasan, Bupati LAZ menekankan peran strategis Inspektorat Daerah agar bekerja secara maksimal, profesional, dan akuntabel. Ia meminta seluruh hasil temuan pengawasan terintegrasi secara digital, serta dilakukan pemantauan dan pencatatan terhadap seluruh kegiatan yang telah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO).

“Inspektorat harus hadir, melakukan pemantauan, dan mencatat seluruh kegiatan yang sudah PHO. Semua temuan harus terintegrasi secara digital,” harapnya.

Rapat koordinasi ini berjalan khidmat dan ditutup dengan himbauan Bupati Lombok Barat terkait rencana penyambutan Tahun Baru 2026 yang akan dilaksanakan melalui kegiatan doa bersama pada sore hari serta penggalangan dana pada malam hari, tepatnya pada 31 Desember 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat sinergi antar perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang nyata bagi masyarakat Lombok Barat.

Credits: (H. Iswarta/Zul)

Satuan Pol PP Lobar Gerak Cepat Penataan GMS : Tegas dalam Aturan, Humanis dalam Pendekatan

Gerung, Diskominfotik,
Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menata kawasan strategis daerah kembali ditunjukkan melalui langkah cepat dan terukur. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Lombok Barat, I Ketut Rauh, menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di ruang kerja Kasat Pol PP Lombok Barat, pada Senin (22/12/2025) sebagai upaya percepatan penataan PKL kawasan Bundaran Giri Menang Square (GMS). Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I H. Saeful Akhkam, para Kepala OPD terkait, serta pihak rekanan pelaksana proyek.

Dalam arahannya, Kasat Pol PP I Ketut Rauh menegaskan bahwa penataan PKL kawasan GMS harus dilakukan secara terencana, tegas, dan berkelanjutan. Menurutnya, GMS merupakan salah satu ikon Lombok Barat yang memiliki nilai strategis tinggi, baik sebagai ruang publik maupun sebagai etalase wajah daerah.

“Karena lokasinya sangat strategis, penataan GMS tidak boleh setengah-setengah. Ketertiban, kenyamanan, keamanan, dan keindahan kawasan harus menjadi prioritas bersama,” tegasnys.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari Asisten I H. Saeful Akhkam. Ia menyarankan agar sebelum relokasi dilaksanakan, pemerintah terlebih dahulu menggelar simulasi pengaturan parkir serta melakukan pertemuan langsung dengan para pedagang. Hal ini dinilai penting untuk mencegah kecemburuan sosial maupun potensi gesekan di lapangan.

“Komunikasi dengan para pedagang harus dibangun sejak awal. Dengan begitu, penataan bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Penataan GMS yang masuk dalam proyek strategis daerah pada Anggaran Perubahan Tahun 2025 ini tidak hanya diarahkan untuk menciptakan ketertiban, tetapi juga dilakukan dengan pendekatan persuasif dan berkeadilan, khususnya bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggantungkan penghidupan di kawasan tersebut.

Salah satu fokus utama penataan adalah penataan keberadaan PKL yang saat ini tersebar di sejumlah titik sekitar bundaran GMS. Berdasarkan pendataan awal, terdapat sekitar 27 hingga 30 pedagang yang akan direlokasi. Relokasi dilakukan dengan tujuan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, namun selaras dengan konsep lanskap kawasan yang telah dirancang, yakni dengan memusatkan aktivitas perdagangan di area Plaza Dua.

Sebagai bentuk keseriusan, Kasat Pol PP tidak hanya berhenti pada rapat koordinasi. Pada hari yang sama, ia turun langsung ke lapangan. Langkah ini menjadi penegasan bahwa penataan GMS bukanlah upaya menggusur, melainkan menata bersama demi kawasan yang tertib, nyaman, dan memberi manfaat bagi semua.

(Diskominfotik)
Credit: (H. Iswarta/Zul)

Menyalakan Cahaya Literasi dari Desa, Bupati LAZ Kukuhkan Bunda Literasi Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengukuhkan Bunda Literasi tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan masa bakti 2025–2030. Pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa (23/12/2025).

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memimpin langsung kegiatan pengukuhan, didampingi Ketua Bunda Literasi Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Bunda Literasi Provinsi NTB, para Asisten, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, serta para Bunda Literasi Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas amanah yang diemban para Bunda Literasi. Ia menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan peradaban.

“Literasi adalah bekal manusia, tidak hanya untuk dunia tetapi juga untuk akhirat. Melalui literasi, kita memperkuat pondasi bangsa menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

Bupati LAZ menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi saat ini, peran Bunda Literasi menjadi sangat strategis dalam mengarahkan masyarakat, khususnya anak-anak, agar memperoleh informasi yang positif dan membangun. Ia mendorong sinergi antara kepala desa dan Bunda Literasi dalam mendata warga yang tidak melanjutkan pendidikan serta menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

“Literasi harus hadir dari desa, menyentuh keluarga, dan tumbuh bersama masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Bunda Literasi Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini menegaskan bahwa Bunda Literasi tidak hanya berperan sebagai penggerak program, tetapi juga sebagai inspirasi dan teladan di tengah masyarakat. Ia mendorong pengembangan pojok-pojok literasi di setiap desa, kelurahan, dan kecamatan.

“Bunda Literasi harus menjadi pelita yang menerangi, menggerakkan, dan menginspirasi masyarakat untuk mencintai membaca,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan literasi merupakan modal besar bagi Lombok Barat untuk meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Pengukuhan Bunda Literasi se-Kabupaten Lombok Barat ditandai dengan pemasangan selempang secara simbolis oleh Ketua Bunda Literasi Lombok Barat sebagai tonggak awal penguatan peran perempuan dalam membangun generasi pembelajar dan berkarakter melalui gerakan literasi.

Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap gerakan literasi semakin kuat dan terstruktur, melahirkan masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan berbudaya baca tinggi, sebagai fondasi menuju Lombok Barat yang maju, mandiri, berkeadilan, dan sejahtera dari desa.

(Diskominfotik)
Credit : (Baiq Ria/Husni/Zul)

Bersama Anak-anak SLB, Lombok Barat Rayakan Kekuatan Cinta Seorang Ibu

Lingsar, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menghadiri puncak peringatan Hari Ibu ke-97 Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025 yang digelar di SLB Negeri I Lombok Barat, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Senin (22/12/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Lombok Barat Maju, Mandiri, dan Berkeadilan Menuju Indonesia Emas 2045” ini turut dihadiri Ketua TP PKK Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Asisten, jajaran OPD, Organisasi Wanita, Kepala Sekolah serta Guru, Orang tua, dan siswa SLB Negeri I Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ mengucapkan selamat Hari Ibu ke-97 dan mengapresiasi peran besar perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah. Ia menegaskan Hari Ibu merupakan momentum refleksi perjuangan perempuan sejak Kongres Perempuan 1928.

“Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember ini merupakan momentum bersejarah untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan Pertama tahun 1928, yang menjadi tonggak kebangkitan perempuan dalam pergerakan nasional,” tegasnya

Lebih lanjut, Bupati LAZ menegaskan bahwa perempuan berdaya memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, baik melalui pendidikan keluarga, ekonomi kreatif, transformasi digital, hingga ketahanan pangan dan pencegahan stunting.

“Teruslah berkarya, jangan berhenti belajar, dan jadilah inspirasi. Keberdayaan ibu adalah kekuatan bagi kemajuan Lombok Barat,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Ibu ke-97 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, organisasi wanita, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang berdaya, kreatif, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan dirangkai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat sebagai wujud rasa syukur, serta dimeriahkan oleh berbagai penampilan spektakuler dari para siswa SLB Negeri I Lombok Barat. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat, hangat, dan penuh rasa kekeluargaan.

Credits: (Zul)

1 5 6 7 8 9 456