Mataram, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menggelar penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kegiatan ini berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah NTB dan diikuti 281 kepala sekolah se-Kabupaten Lombok Barat, Selasa (03/03/2026).
Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menegaskan bahwa penilaian kompetensi ASN, khususnya kepala sekolah, merupakan langkah strategis dan tidak bisa ditawar dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan profesional.
“Penilaian ini murni untuk mengukur kemampuan diri masing-masing. Kita ingin mengetahui secara objektif sejauh mana kompetensi yang dimiliki setiap kepala sekolah. Tidak ada ruang untuk subjektivitas. Semua harus berbasis kapasitas dan kinerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil pemetaan ini akan menjadi dasar utama dalam penempatan jabatan dan pengembangan karier ke depan. “Kita ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat, sesuai kemampuan dan kompetensinya. Dengan cara inilah mutu pendidikan dapat kita tingkatkan secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Lombok Barat, Mustika Dwiadni, menegaskan bahwa pelaksanaan asesmen ini merupakan bentuk kolaborasi solid antara BKPSDM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, serta Badan Kepegawaian Negara Provinsi NTB sebagai upaya memastikan proses berjalan profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, asesmen ini juga akan menjadi pijakan penting dalam penyusunan kebijakan pengembangan SDM pendidikan di Lombok Barat, sehingga setiap keputusan yang diambil benar-benar berbasis data dan prinsip meritokrasi.
“Asesmen ini dilaksanakan selama tiga hari, 2 hingga 4 Maret 2026, dengan melibatkan 281 kepala sekolah, baik definitif maupun Pelaksana Tugas, dari jenjang TK, SD hingga SMP. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur objektif untuk memetakan potensi, kapasitas, dan kompetensi masing-masing peserta secara terukur,” tegasnya.
Melalui penilaian kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya menempatkan ASN secara profesional dan berbasis merit, demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.
(Windi/Husni/Zul)


Penulis