Batulayar, Diskominfotik,
Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Pencapaian Indikator Makro sebagai upaya memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Rakor ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program strategis daerah berjalan sesuai visi pembangunan Lombok Barat, dan digelar di Hotel Aruna Senggigi Kecamatan Batulayar, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lombok Barat H. Ilham, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD, Camat, beserta para Kepala Bagian Setda Lobar.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh banyaknya strategi, tetapi oleh kesungguhan dan konsistensi dalam bekerja.
“Tidak perlu terlalu banyak strategi. Yang paling penting adalah kemauan untuk bekerja dan menjalankan program secara optimal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa misi pembangunan daerah harus tercermin dalam capaian nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Menurutnya, terdapat empat indikator utama yang harus menjadi fokus dan pegangan bagi seluruh perangkat daerah, yaitu: tidak boleh ada masyarakat yang putus sekolah; tersedianya dan meluasnya lapangan kerja; meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH); serta bertambahnya tingkat melek aksara masyarakat.
“Empat indikator ini adalah fondasi penting dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ mendorong setiap ASN agar mempunyai target yang jelas dalam bekerja. Ia memberikan contoh sederhana dengan mencatat target dan menempelkannya pada tempat yang mudah terlihat, sehingga menjadi pengingat sekaligus pemacu kinerja harian.
“Kalau target selalu terlihat, kita akan lebih fokus dan terpacu untuk mencapainya,” tambahnya.
Pada kesempatan ini juga, Bupati LAZ menyampaikan kabar positif terkait tindak lanjut kebijakan bagi ASN PPPK paruh waktu. Berdasarkan informasi dari Menteri PAN-RB, pengaturan mengenai status ASN PPPK paruh waktu telah dibuka kembali sehingga memberikan kepastian bagi para pegawai yang selama ini menunggu regulasi lanjutan.
“Alhamdulillah, terkait nasib PPPK paruh waktu sudah dalam tahap penginputan oleh MenPAN-RB, minggu depan para pegawai sudah dapat mulai melengkapi berkas administrasi,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian acara yang berjalan lancar dan khidmat ini mempertegas komitmen Pemkab Lombok Barat dalam memperkuat pencapaian indikator makro pembangunan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi daerah “Sejahtera dari Desa”. Melalui koordinasi yang solid, program yang terarah, serta kinerja perangkat daerah yang semakin produktif, Pemda Lombok Barat optimis dapat menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Credits: (Maad Adnan/Zul)


Penulis