Lombok Barat, 15 September 2026 – Rangkaian proses seleksi peserta Program Magang ke Jepang yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memasuki tahap penilaian kemampuan fisik dan kesehatan hari ini. Langkah ini merupakan bagian penting untuk menjamin kesiapan para calon peserta dalam menjalani tugas serta kehidupan di negeri Sakura nantinya.

Kegiatan seleksi berlangsung secara tertib dan terjadwal dengan baik, melibatkan para calon peserta yang telah lolos pada tahap-tahap sebelumnya. Fokus utama pelaksanaan tes hari ini mencakup dua aspek pokok, yaitu pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan pengujian ketahanan fisik.

Untuk bagian uji ketahanan fisik, standar yang ditetapkan cukup jelas dan terukur, yakni peserta wajib menyelesaikan lari sejauh 2,4 kilometer dengan batas waktu yang ditentukan maksimal dalam waktu 12 menit. Ketentuan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta ketahanan stamina setiap peserta, mengingat tuntutan lingkungan kerja dan aktivitas yang akan dijalani di Jepang membutuhkan kondisi fisik yang prima, kuat, dan sehat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui instansi terkait menegaskan bahwa persyaratan kesehatan dan kebugaran jasmani menjadi syarat mutlak dalam pemilihan peserta. Hal ini bertujuan agar para peserta dapat mengikuti seluruh program pelatihan dan pekerjaan dengan maksimal, aman, serta bebas dari kendala kesehatan di kemudian hari. Selain tes fisik, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara mendalam untuk mengetahui kondisi kesehatan umum masing-masing peserta.

Program magang ini sendiri disiapkan sebagai sarana berharga bagi putra-putri daerah untuk menambah wawasan, keahlian, pengalaman kerja, serta mempelajari teknologi dan budaya kerja yang maju di Jepang. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi dilaksanakan dengan prinsip keadilan, keterbukaan, ketelitian dan transparansi demi menghasilkan peserta-peserta terbaik yang membawa nama Kabupaten Lombok Barat.

Hasil dari pelaksanaan tes kesehatan dan tes fisik hari ini akan menjadi salah satu pertimbangan penentu kelanjutan peserta ke proses berikutnya. Seluruh rangkaian kegiatan terus dipantau dan dipandu oleh panitia yang telah dibentuk guna menjamin kelancaran pelaksanaan hingga tuntas.

Diskominfotik : (Angga)