Labuapi – Pondok Pesantren NU Abhariyah menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-40 di halaman pondok pesantren pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, pimpinan Pondok Pesantren NU Abhariyah, Camat Labuapi, Kapolsek Labuapi, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari lahir ke-40 Pondok Pesantren NU Abhariyah. Ia berharap momentum bersejarah tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat semangat pengabdian, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Islam dan membangun generasi yang berakhlak mulia.
“Semoga momentum yang bersejarah ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat pengabdian, mempererat silaturahmi, dan memperkokoh komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Islam serta membangun generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Menurut Bupati, usia 40 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah lembaga pendidikan. Angka tersebut, kata dia, melambangkan kedewasaan, kematangan, dan keteguhan sebuah institusi dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
“Sejak didirikan hingga mencapai usia ke-40 hari ini, Pondok Pesantren NU Abhariyah telah memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Lombok Barat,” katanya.
Bupati yang akrab disapa LAZ itu juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pendiri, pengasuh, serta seluruh tenaga pendidik di Pondok Pesantren NU Abhariyah.
Ia menegaskan bahwa pondok pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi benteng moral dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlakul karimah, wawasan yang luas, serta jiwa nasionalisme yang kuat, sebagaimana nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.

Lebih lanjut, LAZ mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi antara umat, ulama, dan pemerintah dalam membangun daerah.
“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan terus berkomitmen mendukung program-program pendidikan keagamaan di daerah. Kemajuan Lombok Barat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemantapan mental dan spiritual masyarakat,” tegasnya.
Peringatan Harlah ke-40 Pondok Pesantren NU Abhariyah berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. (Diskominfotik. Husni)


Penulis