Gerung, Diskominfotik,
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA) menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an 30 Juz Santri Rumah Tahfizh LAZ DASI NTB yang berlangsung khidmat di Hotel Jayakarta, Kecamatan Batulayar, Minggu (28/12/2025). Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil II Fraksi PKS H. Abdul Hadi, Direktur Utama LAZ DASI NTB Tarsito, Pimpinan Ponpes Nurul Hakim TGH. Muharrar Mahfudz, Kepala Yayasan Rumah Tahfidz, Tokoh Agama, para orang tua/wali santri, dan para santri serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan bahwa anak-anak penghafal Al-Qur’an merupakan investasi terbaik bagi orang tua dan bangsa. Ia menegaskan bahwa orang tua patut berbangga memiliki anak penghafal Al-Qur’an, karena selain menjadi cahaya kehidupan di dunia, kelak di akhirat mereka akan menjadi sebab orang tua mendapatkan kemuliaan berupa jubah dan mahkota.

“Anak-anak penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi keluarga dan investasi terbaik bagi bangsa. Dari merekalah lahir generasi berakhlak yang menerangi kehidupan dunia, sekaligus menjadi jalan kemuliaan orang tua di akhirat.” ujarnya

Wabup UNA berharap seluruh program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh lembaga-lembaga sosial dapat semakin terbuka, terkoordinasi, dan terintegrasi dengan Pemerintah Daerah. Menurutnya, keterbukaan dan sinergi tersebut penting agar pemerintah memiliki data serta catatan yang jelas terkait kontribusi masing-masing lembaga dalam upaya penanganan kemiskinan. Ia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat saat ini masih berada pada kisaran 11,9 persen atau sekitar 96 ribu kepala keluarga yang tergolong dalam desil 1 dan desil 2. Kondisi tersebut, lanjutnya, membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZ DASI NTB yang telah membangun sinergi nyata bersama Pemerintah Daerah Lombok Barat, khususnya dalam upaya membantu pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup UNA juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berkomitmen menurunkan angka kemiskinan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemutakhiran satu data kemiskinan yang akurat. Dengan sinergi pemerintah dan lembaga sosial seperti LAZ DASI NTB, pengelolaan zakat diharapkan semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan satu data dan tujuan yang sama, seluruh pihak dapat bergerak searah dalam mengentaskan kemiskinan di Lombok Barat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus sosial yang menegaskan bahwa zakat bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga instrumen strategis dalam menumbuhkan kepedulian, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan harapan baru bagi upaya pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat.

Credits: (Windi/Zul)