Spektra Sharing Program dengan TP PKK Lobar

GIRI MENANG-Rombongan Spektra (Studi dan Pengembangan Keberdayaan Masyarakat), lembaga pengabdian ...

Pengusaha Lokal Harus Kaya Inovasi

GIRI MENANG-Di tengah persaingan yang semakin tinggi, pelaku usaha di Kabupaten Lombok Barat ...

Mereka yang Mengharumkan Lobar di Bidang Kehutanan (1)

SDN 1 Labuan Tereng Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan Setelah berhasil keluar sebagai ...

Relokasi Warga Duduk Temui Jalan Buntu

Kasus Pengungsian Warga Duduk GIRI MENANG-Warga Duduk, Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar ...

Lobar Masuk Lima Besar Nasional Lomba P3A

Untuk kesekian kalinya, kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali mengukir prestasi. Kali ini, ...

Apel Paripurna Bupati Tekankan Pelayanan Publik Prima Dan Disiplin PNS

Apel paripurna karyawan-karyawati lingkup Pemkab Lobar berlangsung Rabu (17/9) di Bencingah Agung ...

Eksotisme Gili Tanada (2-Habis)

Mulai Dilirik Wisman, Sarpres Terbatas Pesona Gili Tanada kini mulai dilirik oleh wisatawan, ...

BPN Dalami Kepemilikan Lahan

Sengketa Lahan Eks Kantor Karantina Hewan GIRI MENANG-Sengketa kepemilikan lahan eks kantor ...

Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Lombok Barat

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 08 Tahun 2013 Tentang  Penjabaran  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2014, kemudian dijabarkan dengan Peraturan  Bupati Lombok Barat No. 28 Tahun 2013, tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2014 jumlah pendapatan dianggarkan sebesar Rp 1.133.603.041.361,36 meningkat 11,83 % bila dibandingkan Tahun Anggaran 2013 sebesar  Rp 1.021.347.833.310,12.

Perkembangan APBD Kab. Lombok Barat adri tahun 2009 s/d 2013 sebagai berikut:

  1. Belanja APBD meningkat 2,25 kali lipat dari tahun 2009 sebesar Rp.526,06 M menjadi Rp.1.235,95 M tahun 2014.
  2. PAD meningkat 4 kali lipat dari Rp.32,3 M tahun 2009 menjadi Rp. 130,74 M tahun 2014.
  3. Komposisi Belanja Langsung dan Tidak Langsung menuju titik keseimbangan, semula tahun 2009 75%:25% menjadi 60%:40% pada tahun 2014.
  4. Struktur belanja APBD tergolong sehat dimana komposisi belanja pegawai, barang&jasa dan modal tahun 2014 telah mencapai 6,2%:33,8%:60% , sedangkan tahun 2009  yaitu 16,5%:40,5%:43%.
  5. Untuk akselerasi pembangunan infrastruktur, belanja modal kita tingkatkan 5 kali lipat dari   Rp.57 M tahun 2009 menjadi Rp.303,59 M tahun 2014.

 

 

 

 

Lihat Versi PDF >>

Pages: 1 2

Foto Kegiatan

sekda-001 wakil-bupati-001 bupati-001 _DSC0500 _DSC0474 _DSC0457 _DSC0456 _DSC0453