Bupati Lobar Siap Dukung Kegiatan Krama Adat Sasak

Gerung, Diskominfotik. Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid yang didampingi oleh Sekretaris (Sekda) Lobar, H. Ilham, menerima kunjungan dari Majlis Adat Sasak, di Ruang Kerjannya, Kamis (19/01/23).

Rombongan yang datang mengenakan kostum adat sasak ini berjumlah sekitar 6 orang itu di pimpin oleh ketua pelaksana Majlis Adat Sasak. Kedatangan Majlis Adat Sasak ke Lombok Barat (Lobar) tujuannya bukan sekedar Silaturahmi dengan kepala pimpinan daerah, melainkan lebih dari itu yakni kunjungan dimaksudkan untuk berkonsultasi supaya Majlis Adat Sasak eksistensi kedepannya lebih terkesan Inklusif hingga lebih di ketahui keberadaanya, karena sebelumnya lembaga ini terkesan Ekslusif atau membatasi diri.

Dalam sambutannya Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sangat menyetujui apa yang menjadi tujuan terbentuknya lembaga Krama Adat Sasak ini supaya dapat diketahui keberadaanya oleh seluruh masyarakat yang ada di Lombok, dan dikembangkan serta dilestarikan hingga tidak menghilangkan indentitas kesasakan itu sendiri seiring berjalannya waktu, selain itu bentuk dukungan Pemkab Lobar terhadap lembaga ini ialah Lobar akan mefasilitasi segala kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Krame Adat Sasak.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada rombongan di Lobar, Kami siap memfasilitasi dan mendukung segala kegiatan Krama Adat Sasak khususnya kegiatan yang di pusatkan di Lobar” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Majlis Adat Sasak, Drs, H. Lalu Suparlan mengatakan bahwa Krama Adat Sasak ini merupakan organisasi yang bergerak untuk melestarikan budaya sasak, yang berfungsi sebagai pelindung dan penasehat adat sasak. “Dari pengamatan kami di era saat ini terutama di Lombok beberapa adat atau kebiasaan masyarakat sasak yang hampir punah, untuk itu kami berharap Pemerintah turut mendukung apa yang menjadi Visi kami yakni dalam melestarikan dan mengenalkan pada masyarakat sasak dalam bentuk program pemerintah”, terangnya.

Dalam himbauannya juga menyapaikan Lombok yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, budaya, dan agama, untuk itu masyarakat yanh ada di Lombok diharapkan bisa ikut berperan dalam melestarikan adat sasak tanpa harus menghilangkan adat dan budaya yang dimiliki oleh masing masing sekelompok orang.

“Selama mereka masih menetap di Lombok mereka tetal tergolong sebagai masyarakat sasak, artinya mereka boleh mengenakan pakaian adat sasak bahkan mengikuti budayanya, karna hal ini menurut kami sebagai bentuk penghargaan dari mereka kepada suku sasak”, tutupnya.

Ia juga mengatakan Lembaga yang terbentuk selama 21 tahun silam ini rencananya akan melaksanakan kegiatan pelantikan kepemimpinan baru, tepatnya pada tanggal 26 Januari 2023 mendatang yang dipusatkan di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, dengan masa bakti 5 (lima) tahun kedepan.

(Diskominfotik/Feri/Windi)

Harlah ke 8 Ponpes Nahdlatul Ulama Ijtihadul Mu’minin, Bupati Fauzan : Ponpes Berkontribusi Untuk Pendidikan Bangsa

Kuripan, Diskominfotik. Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menghadiri Acara Satu Abad NU dan Harlah Ke-8 Ponpes Nahdlatul Ulama Ijtihadul Mu’minin Kuripan. Acara tersebut dilaksanakan di ponpes Nahdlatul Ulama Ijtihadul Mu’minin Dusun Perengge Utara Desa Kuripan Utara, Kamis 19 Januari 2023. Kegiatan ini
dihadiri oleh Bupati Lobar Kakanwil Kemenag NTB, Kakan Kemenag Lobar, Kabag Kesra, Camat Kuripan, Kepala Desa, Forkopimcam, Para Tuan Guru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat desa Kuripan.

Dalam sambutan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyampaikan selamat Ulang Tahun yang ke-8 kepada Pondok Pesantren Ijtihadul Mu’minin. Ia berharap pada usianya yang ke-8 ini Ponpes terus memberikan kontribusi bagi peningkatan SDM dan pendidikan bangsa. Menurutnya Pondok Pesantren memiliki kontribusi yang besar dalam pendidikan bangsa. Keberadaan Ponpes menjadi salah satu penopang utama pendidikan di Indonesia. “Ponpes memiliki Kontribusi penting bagi pendidikan bangsa dalam mewujudkan generasi penerus bangsa” ujarnya.

Bupati dua priode ini juga berterimakasih kepada Pengurus Pondok Pesantren Ijtihadul Mu’minin dan juga pondok-pondok pesantren yang ada di Wilayah Lombok Barat Khususnya yang telah membantu Pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan. Ia mengatakan bahwa Pondok pesantren menjadi salah satu pusat pendidikan untuk peradaban bangsa. “Dengan adanya ponpes peradaban bangsa kita semakin maju” ujarnya.

Sementara itu Kakanwil kemenag NTB H. Zamroni Aziz juga menyampaikan bawah hari ini Pondok Pesantren maupun Madrasah tidak menjadi pilihan kedua lagi tetapi hari ini Pondok Pesantren maupun Madrasah sudah menjadi pilihan utama masyarakat untuk pendidikan generasi-generasi bangsa. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua yang patut untuk di syukuri. Ia berharap agar pondok pesantren untuk terus meningkatkan kualitas dan mutunya agar terus menjadi kepercayaan dan pilihan utama masyarakat. “Tentu ini menjadi perkembangan yang sangat baik dan positif semoga ponpes terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan anggota PCNU cabang tingkat Desa Kuripan serta ceramah bagi Wali Murid dan Masyarakat desa Perengge Dalem. Selain itu Kegiatan harlah ini juga di rangkai sebagai ajang temu kangen dan silaturahmi bagi para alumni yang bertujuan agar alumni selalu tetap berkhidmah terhadap guru dan pesantren dengan tetap silaturahmi kepada guru dan pesantren. (Diskominfotik/IDR/RIA)

Pantai Induk Gerung Alami Abrasi, Pemda Lobar Gelar Rapat Dengan Pihak Terkait

Gerung, Diskominfotik. Pemerintah Daerah Kab. Lombok Barat menggelar Rapat Rencana Percepatan Penanganan Abrasi Pantai Induk Desa Taman Ayu Kec. Gerung Kab. Lobar pada hari Kamis (19/1/2023) di Aula Jayangrane Kantor Bupati Lombok Barat. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun yang didampingi oleh Asisten II Setda Kab. Lobar Rusditah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Lingkungan Hidup Kab. Lobar Hermansyah, Kasat Pol.PP Kab. Lobar Bq. Yeni Satriani E., Kadis Kelautan dan Perikanan Kab. Lobar L. Sukawadi, Perwakilan PT. PLN NTB dan PLTU Jeranjang, Forkopimcam Gerung, Kades Taman Ayu M. Tajudin, Ketua MAS Lobar L. Supardan.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menyampaikan bahwa rapat hari ini adalah tindak lanjut dari rapat yang sudah beberapa kali dilakukan di tingkat provinsi dan Pemda Kab. Lombok Barat berkomitmen bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah abrasi pantai Induk Desa Taman Ayu Kec. Gerung. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan solusi dalam mengatasi abrasi baik solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. “Ini pertemuan yang kesekian kalinya tapi berharap ini rapat terakhir, kita bermusyawarah carikan solusi terbaik bukan untuk saling menyalahkan”, arahannya.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menjelaskan lebih lanjut bahwa abrasi yang terjadi cukup menghawatirkan khususnya di Pantai Induk Desa Taman Ayu yang sangat dekat dengan permukiman warga sekitar. Hal ini diakibatkan oleh mengikisnya pantai yang semula seluas 110 m dan kini hanya tersisa kurang lebih 25 m. Hal ini yang mengharuskan adanya upaya konkrit dan cepat dari semua pihak untuk mengembalikan kondisi pantai seperti semula. Sehingga masyarakat setempat tidak merasa takut untuk tinggal di sekitar pinggir pantai. “Semoga hajatan kita semua dapat terlaksana walaupun ini tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi saya yakin kalau semua bekerja sama dan berkontribusi dengan baik semua masalah ini dapat diselesaikan sehingga masyarakat merasa nyaman”, jelasnya.

Hj. Sumiatun berharap agar masalah ini selalu dipantau oleh Polres Lombok Barat penyelesaian masalah ini karena setiap tahun masalah abrasi ini semakin parah. Dengan adanya perhatian dari pihak Kepolisian dalam pengamanan lokasi maka diharapkan proses percepatan penanganan abrasi akan berjalan dengan lancar. “Kami berharap Bapak Kapolres untuk terus memantau permasalahan ini agar kondusifitas keamanan masyarakat tetap terjaga”, tutupnya.

Sedangkan GM PLTU Jeranjang Indarto Joko Prakoso menyampaikan pihaknya akan melakukan kajian ulang bersama akademisi UNRAM terkait dengan dampak dan penanganan abrasi di Pantai Induk Gerung. Selanjutnya pihaknya akan memindahkan pasir hasil kerukan ke lokasi untuk menimbun bekas abrasi. “Langkah kami yakin melakukan Kajian ulang bersama Akademisi UNRAM dan memindahkan pasir hasil kerukan”, terangnya.

Indarto Joko Prakoso menyampaikan juga rencana jangka pendek untuk mengatasi dampak abrasi Pantai Induk yakni akan merelokasi warga sekitar. Dengan demikian masyarakat tidak khawatir lagi terhadap bencana yang akan menimpa. “Rencana jangka pendek kami yakni merelokasi warga, kami mohon dukungan semua pihak”, tutupnya.

Sementara itu Kepala Desa Taman Ayu Muh. Tajudin menyampaikan solusi dari Pemdes Taman Ayu. Pihaknya menawarkan solusi kepada pihak PLN dan PLTU Jeranjang terkait masalah abrasi Pantai Induk. Solusi yang ditawarkan yakni melakukan sodetan Sungai Babak untuk merubah alur aliran sehingga tidak tersumbat. Namun ini tidak mudah mengingat perizinan yang sangat sulit. Tetapi pihaknya yakin bisa terlaksana apabila semua pihak memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan masalah ini. “Kami tawarkan solusi harus dilakukan sodetan Sungai Babak, izin memang sulit tetapi kami yakin bila semua pihak mau pasti bisa”, tutupnya.

(Diskominfotik/Ham/Angga)

Sekda Lobar H.Ilham Terima Hearing Gabungan LSM Lobar

Gerung. Diskominfotik. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok H.Ilham menerima secara langsung Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Se Lombok Barat yang menggelar Hearing di ruang rapat Umar Maye kantor Bupati Lombok Barat, Kamis, 19 Januari 2023. Hadir dalam hearing tersebut Kepala Dinas Pertanian H.L Winengan, Kepala Dinas PMPTSPM H. Sabandi, Kepala Dinas Perkin H. Bahrudin Basya, Kepala DLH Hermansyah, Sekretaris Dinas PU Lalu Sudiana, Perwakilan Polres Lombok Barat serta gabungan LSM Lombok Barat.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H.Ilham mengapresiasi kedatangan gabungan LSM Lombok Barat ke Kantor Bupati Lobar. Menurut Sekda hal ini sebagai bentuk kepedulian LSM terhadap Lombok Barat Barat. Ia berharap agar hearing ini dapat memberikan masukan dan solusi bagi Lombok Barat dalam melaksanakan pembangunan. “Hearing dari rekan rekan gabungan LSM ini merupakan bentuk kepedulian LSM terhadap Lombok Barat kami apresiasi dan kami terbuka terhadap berbagai masukan dan saran yang diberikan berbagai pihak sepanjang untuk kemajuan Lombok Barat”ujarnya.

Dalam kesempatan ini Sekda mengatakan bahwa tata ruang Lombok Barat saat ini masih dalam pembahasan di Pemerintah Pusat. Ia mengatakan saat ini jumlah lahan pertanian di Lobar sebanyak 14.000 hektar. Hal ini telah diusulkan oleh Pemerintah Pusat menjadi Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Hal ini menurut Sekda Lobar sangat berat karena menutup ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pembangunan di Lombok Barat. Sehingga pihaknya bersama dinas pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum telah mengusulkan lahan LSD sebanyak 8 ribu hektar dari 14.000 hektar. Namun pemerintah pusat menyetujui sebesar 10.000 hektar. “Tata ruang ini saat ini sedang dibahas di Pemerintah Pusat kita berharap tata ruang Lombok Barat ini akan semakin baik. Sementara untuk LSD (Lahan Sawah Dilindungi) Lobar terus berjuang agar LSD 10.000 Hektar bukan 14.000 hektar agar Lombok Barat memiliki lahan untuk memperluas pembangunan. Namun hal tersebut harus sesuai dengan tata ruang dan aturan perundang undangan yang berlaku”ujarnya.

Sementara itu perwakilan Gabungan LSM Lobar Al Hadi Muis mengatakan bahwa kedatangannya bersama semua ketua LSM Se Lombok Barat untuk berkomunikasi dan berbicara tentang kondisi tata ruang Lobar, Perizinan serta penerbitan UKL UPL oleh Dinas Lingkungan Hidup. Ia mengatakan bahwa Gabungan LSM Lobar ini melakukan hearing ke Pemkab Lombok Barat untuk mencari solusi terhadap berbagai masalah perizinan, tata ruang dan masalah lainnya di Lombok Barat. Ia berharap pertemuan hari ini dapat menghasilkan solusi yang konstruktif untuk Lombok Barat. “Kami semua hadir disini untuk menyampaikan berbagai masalah tentang Lombok Barat dan kami juga mendorong adanya solusi dan jalan keluar terhadap berbagai masalah yang ada di Lombok Barat selama ini”ujarnya.

Dalam kesempatan ini semua perwakilan LSM yang terdiri dari para ketua LSM Se Lombok Barat menyampaikan berbagai masalah dan keluhan yang ada di Lobar. Para Ketua LSM berharap ada solusi dan jalan keluar yang diberikan oleh masing masing kepala dinas yang hadir dalam hearing ini. Dalam kesempatan ini juga semua Kepala Dinas yang hadir memberikan tanggapan dan respon terhadap berbagai masalah dan keluhan yang disampaikan oleh LSM. Setelelah melalukan dialog konstruktif yang dipandu langsung oleh Sekda Lobar, kegiatan Hearing inipun diakhiri oleh Sekda Lombok Barat dengan menyampaikan beberapa point penting terkait hasil hearing gabungan LSM seperti tentang tata ruang, perizinan dan sejumlah hal lainnya. (Diskominfotik/Rif)

Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Bupati Lobar H.Fauzan Khalid Harapkan Sinergisitas Semua Elemen Makin Solid Hadapi Ancaman Krisis 2023

Bogor. Diskominfotik. Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid S.Ag M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia Tahun 2023, yang diselenggarakan di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023). Rakornas yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ini mengusung tema “Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi”.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi COVID-19 di Indonesia dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga. “Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita manage, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya,” ucap Jokowi.

Presiden menambahkan penanganan pandemi ini layaknya gaya permainan sepak bola total football, dimana semua elemen mengambil peran. “Kita ini betul-betul total football saat itu, pontang-panting semuanya lari ke sana ke mari karena kita memang ingin COVID-19 bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Di tengah pandemi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara, kata Presiden, Indonesia juga mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Pada kuartal III-2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen. “Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72. Bandingkan dengan negara-negara lain,” imbuhnya.

Meskipun mampu melalui tahun turbulensi ekonomi di 2022 dengan baik, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap hati-hati dan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global. “Semuanya harus hati-hati, harus bekerja keras semuanya mendeteksi informasi-informasi dan data-data yang ada di lapangan sehingga jangan sampai kita keliru membuat kebijakan. Sekecil apapun kebijakan itu harus berbasis pada data dan fakta-fakta di lapangan,” tegasnya

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan pada tahun 2022 lalu, kolaborasi antara instansi pusat dan daerah mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tanah air. “Tingkat inflasi juga terkendali dengan baik. Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik, inflasi pada September 2022 5,95 persen, kemudian pada bulan Oktober 2022 turun menjadi 5,71 persen, dan November 2022 turun sebesar 5,40 persen, dan untuk terakhir bulan Desember terjadi kenaikan sedikit 5,51 persen karena adanya pola demand yang bersifat seasonal atau musiman adanya Hari Raya Natal dan perayaan tahun baru,” jelas Tito.

Usai mengikuti Rakornas, Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid S.Ag M.Si mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, ini merupakan warning bagi kita semua khususnya di daerah, ancaman krisis ekonomi global tahun 2023 harus menjadi fokus perhatian. “Dengan upaya keras, kita mampu mengurai berbagai permasalahan mulai dari pandemi COVID-19, bencana alam, kenaikan BBM hingga inflasi, namun kita harus waspada ancaman ekonomi global tahun 2023 ini,” ucap Fauzan.

Lebih lanjut Fauzan menyebut harus ada upaya yang luar biasa menghadapi kondisi yang luar biasa, membangun sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru, pemberdayaan UMKM, dan ketahanan pangan harus terwujud. “Tahun 2023 diprediksi bukan tahun yang baik-baik saja, khususnya kondisi perekonomian global yang akan berdampak hingga ke daerah. Menumbuhkan sentra ekonomi baru, pemberdayaan UMKM sebagai sokoguru perekonomian, dan menciptakan ketahanan pangan wilayah harus kita lakukan, agar memiliki pertahanan ekonomi yang kuat, semua elemen pemangku kepentingan dan masyarakat harus solid,” pungkasnya. (Diskominfotik/LBNN/Rifal)

Peduli Nelayan, Wakil Bupati Hj.Sumiatun Kembali Salurkan Bantuan sosial ke Nelayan

Lembar, Diskominfotik. Penyerahan bantuan kepada nelayan terdampak cuaca Extrame di Dusun puyahan Desa Lembar Selatan di laksanakan pada, Senin 16 Januari 2023.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, sejumlah kepala OPD, Camat Lembar, Forkopimcam, Kepala Desa, Kepala Dusun serta masyarakat nelayan dusun puyahan.

Dalam kegiatan ini Wakil Bupati Hj. Sumiatun menyapa langsung masyarakat dusun puyahan yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, dimana masyarakat puyahan sangat antusias dan berterima kasih atas bansos yang di berikan oleh Pemda Lombok Barat. Dimana Bansos yang diberikan bisa untuk menyambung Hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti diketahui bahwa akhir akhir ini Lombok Barat dan NTB dilanda cuaca ekstrim yang menyebabkan nelayan di Dusun Puyahan tidak bisa melaut.
Selain Dusun Puyahan ada juga beberapa dusun di kecamatan Lembar yang terdampak seperti Dusun cemare sebanyak 256 kk – 860 jiwa, Dusun puyahan 132 kk – 443 jiwa dusun lembar dan dusun lembar barat 28 kk – 94 jiwa.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat memberi perhatian khusus kepada para nelayan karena saat cuaca ekstrim nelayan tidak dapat melaut. Hal ini tentu berpengaruh terhadap penghasilan serta mata pencaharian. Karenanya
Pemerintah hadir untuk membantu para nelayan dalam meringankan beban para nelayan dan keluarga yang tidak bisa melaut. “Kami bersama seluruh jajaran memberi perhatian pada para nelayan karena cuaca ekstrim ini menyebabkan nelayan tidak dapat melaut sehingga hal ini berpotensi menyebabkan kerawanan pangan sehingga kami bantu”ujarnya.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun juga menintipkan pesan kepada para nelayan untuk lebih memperhatikan gizi keluarga. Hal ini dalam rangka upaya mencegah dan mengendalikan stunting di Lombok Barat. Menurutnya para nelayan dapat memberikan sebagaian ikan tangkapannya untuk dikonsumsi oleh keluarganya agar kadar gizi keluarga dapat terpenuhui. “Saya minta nelayan dusun puyahan agar menyisihkan hasil tangkapan agar tidak di jual semua sehingga bisa dikonsumsi keluarga agar terhindar dari stunting”ujarnya.

Kegiatan pemberian bansos ini sudah di laksanakan di 4 kecamatan yaitu kecamatan labuapi, Gerung, Batulayar dan kecamatan Lembar. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para nelayan di wilayah Lombok Barat.
(Diskominfotik/Idr/Ria)

Sekda Lombok Barat Menerima Kunjungan Bill & Melinda Gates Foundation dan SID

Gerung, Diskominfotik. Kunjungan Bill & Melinda Gates Foundation bersama SID ke Kabupaten Lombok Barat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat pada hari Senin (16/1/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekertaris Daerah Kab. Lobar H. Ilham, Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lobar, perwakilan dari Bill & Melinda Gates Foundation serta perwakilan dari Tim Summit Institute for Development (SID).

Sekertaris Daerah Lobar H. Ilham menyampaikan ucapan selamat datang di Kab. Lobar kepada perwakilan Bill & Melinda Gates Foundation dan Summit Institute for Development (SID). Salah satu visi misi Pemkab Lobar yakni pelayanan publik yang prima. “Kami Pemkab Lobar menempatkan pelayanan publik sebagai visi misi pertama tahun pemerintahan 2019-2024 dan itulah yang menjadi sasaran utama kami dalam menyelenggarakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut menunjukkan bagaimana pedulinya Pemkab Lobar terhadap pelayanan masyarakat sehingga dapat mewujudkan harapan masyarakat kepada Pemkab Lobar”, jelasnya.

H. Ilham menambahkan bahwa untuk meningkatkan pelayanan publik yang semakin baik dan profesional, Pemkab Lobar saat ini melakukan perbaikan infrastruktur. Perbaikan infrastruktur tersebut yakni dengan merubah basis pelayanan dari paper base menjadi sistem pelayanan E-Goverment. “Dalam mewujudkan E-Goverment, Pemkab Lobar mengawalinya dengan mewujudkan adanya Smart City dalam semua sektor pelayanan”, tuturnya.

Sekda Kab. Lobar H. Ilham juga mengatakan bahwa dari pelayanan kesehatan masyarakat telah terdapat banyak inovasi yang dihasilkan oleh Kab. Lobar salah satunya adalah “SI PEKA BU SISKA”. Aplikasi ini merupakan inovasi dari Dikes Lobar dan telah digunakan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. “Aplikasi Bunda App telah banyak digunakan dibeberapa puskemas yang ada di Kab. Lobar dan kami pun mengakui bahwa aplikasi ini sangat baik dan berguna, sehingga kami berharap adanya sosialisasi kepada puskesmas-puskesmas yang ada di Kab. Lobar dapat menggunakannya semua”, tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas KOMINFOTIK Kab. Lobar Ahad Legiarto mengatakan bahwa NGO merupakan harapan besar bagi pengembangan dan penerapan Smart City di Kab. Lombok Barat. Salah satu NGO yang telah menjadi mitra Smart City Lobar adalah SID yang telah mengambil peran pada salah satu aksi menuju smart government, smart living dan smart society. “BUNDA App atau aplikasi bunda yang dikembangkan oleh SID menjadi salah satu inovasi di bidang kesehatan. Aplikasi ini telah menarik perhatian dari Tim Bill & Melinda Gates Foundation yang dimana aplikasi tersebut dapat menunjukkan keseriusan Smart City Kab. Lobar,” jelasnya.

(Diskominfotik/Angga/Fiyan/Dhea)

Peduli Masyarakat Pesisir, Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun Kembali Serahkan Bantuan Kepada Nelayan

Batulayar. Diskominfotik. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat, dan Dinas Sosial Lombok Barat kembali memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir yang rata rata merupakan nelayan. Setelah memberi bantuan kepada masyarakat di pesisir pantai wilayah selatan, kali ini Pemerintah kabupaten Lombok Barat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun turun ke wilayah pesisir pantai utara untuk memberi bantuan terhadap para nelayan yang ada di tiga dusun di Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolik di Kantor Desa Senggigi, Kamis, 12 Januari 2023.

Dalam pengarahannya Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun mengatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat pesisir yang sebagaian besar adalah nelayan. Menurutnya cuaca ekstrim yang terjadi menyebabkan para nelayan tidak dapat melaut sehingga berpotensi menyebabkan kerawanan pangan. Karenanya pihaknya bersama tim memberikan bantuan guna meringankan beban masyarakat pesisir yang sebagian besar adalah nelayan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para nelayan yang tidak dapat melaut karena cuaca ekstrim. Kita berdoa semoga cuaca ekstrim ini segera berlalu sehingga kita semua dapat beraktivitas dengan normal kembali”

Dalam kesempatan ini juga Hj. Sumiatun meminta kepada para nelayan untuk memperhatikan gizi keluarganya agar tetap sehat. Ia meminta ikan hasil tangkapan tidak dijual semua tapi dapat disisihkan untuk dikonsumsi oleh keluarga. Menurutnya ikan memiliki kadar gizi yang tinggi dan dapat meningkatkan kecerdasan bagi anak. Hal ini juga sebagai upaya untuk mencegah dan mengendalikan stunting di Lombok Barat. “Jangan lupa berikan keluarga kita makanan bergizi seperti sayur, ikan dan telur. Perhatikan juga gizi ibu hamil untuk mencegah stunting” ujarnya

Wabup Hj Sumiatun mengatakan bahwa pencegahan stunting ini merupakan program nasional. Lombok Barat menargetkan angka stunting dapat ditekan hingga satu digit di tahun 2024. Hal ini jauh melampaui target angka prevalensi Stunting Di Bawah 14 Persen pada 2024. Karenanya ia mengajak semua pihak untuk mencegah stunting sejak dini dengan rajin mengkonsumsi tablet penambah darah untuk remaja dan ibu hamil, rajin periksa atau kontrol ke puskesmas untuk ibu hamil, konsumsi protein hewani dan asi ekslusif selama 6 bulan.

Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut antara lain Kadis Ketahanan Pangan Lombok Barat Damayanti, Kadis Sosial Lalu Martajaya, Kalak BPBD Mahnan, Camat Batulayar Afgan Kusumanegara dan Kepala Desa Senggigi Mastur dan sejumlah nelayan. Adapun jenis bantuan yang diserahkan sama dengan bantuan yang sebelumnya diserahkan yakni berupa beras sebanyak 10 kg, Indomie 5 bungkus, telur satu trai, dan minyak goreng 1 kg. (Diskominfotik/LBNN-Prokopi)

Pertemuan Ke Sembilan, GPAN Harapkan Dukungan Pemkab Pulihkan Kondisi Mantan Pecandu Narkoba di Lobar

Gerung, Diskominfotik. Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) mengadakan Pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar, guna membahas upaya dan peran pemerintah dalam memulihkan kondisi masyarakat yang pernah terlibat dalam penyalah gunaan Narkoba di Lobar. Pertemuan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Umar Maya Kantor Bupati Lobar, Rabu (11/01/23).

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekda Lobar H. Ilham, Kadis Kominfotik Ahad Legiarto, Sekretaris KPA Drs H. Juanaidi, perwakilan dari Kesbangpol, Dinas Sosial serta pengurus GPAN.

Sekda Lobar H. Ilham dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan dan atensinya atas upaya yang telah dilakukan GPAN dalam mendukung pemerintah memberantas dan membantu korban penyalahgunaan Narkoba. Hal ini menurutnya sebuah gerakan yang sangat mulia karna menyakut masa depan bangsa dan negara. “Memerangi Narkoba adalah tanggung jawab kita bersama terutama Pemkab. Kami berterima kasih kepada forum ini atas upaya dan melalui program-program yang telah dijalankan”, tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Lobar bersama Instansi terkait akan melakukan kunjungan
langsung ke lokasi forum tersebut serta memberikan support dalam bentuk anggaran dan pelatihan-pelatihan yang akan diperuntukan bagi mereka yang telah direhabilitasi. Ia berharap pelatihan-pelatihan tersebut nantinya dapat menjadi kegiatan positif hingga tidak kembali terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Ketua GPAN Mursidin SH mengatakan bahwa keberhasilan (GPAN) dalam menjalankan tugas dan fungsinya membantu pemerintah memberantas peredaran dan penyalah gunaan Narkoba, tentunya tidak terlepas dari dukungan berbagai kalangan khususnya (Pemkab) Lobar baik melalui Sosialisasi, Regulasi, maupun anggaran.

“Ketulusan hati yang mendasari kami dalam membantu saudara-saudara kami untuk sembuh dari bahaya narkoba. Selama ini, semua yang kami perbuat untuk para korban narkoba adalah swadaya dari urunan para anggota”, jelasnya. Sejak terbentuk, GPAN telah sembilan kali mengadakan pertemuan dengan Pemkab Lobar guna memperoleh dukungan fasilitas dan anggaran dalam menjalankan program-programnya secara maksimal, guna membantu pemerintah mewujudkan Lobar bebas narkoba.

(Diskominfotik, Juan, Windi)

1 38 39 40 41 42 409