_DSC0064Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-19 Ponpes Al-Muslimun NW Kebon Kongok. Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat berlangsung, Senin (23/6) hari ini di Sekretariat Ponpes setempat dihadiri ribuan nahliyin nahldliyat jamaah Ponpes yang berasal dari Lombok Barat hingga Lombok Utara. Pada kesempatan tersebut hadir Pengurus Besar (PB) NW DR. TGH. Zainul Majdi, MA. atau biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga diketahui sebagai Gubernur NTB. Turut hadir juga Kakan. Kemenag. Lobar, Drs. H. Muslim, MA.g, Camat Gerung, beserta anggotya Muspika, Kades Suka Makmur dan para Tuan Guru, para Masyaich dan Tokoh Masyarakat lainnya.

 

_DSC0048Gubernur NTB, DR. TGKH. Zainul Majdi dalam sambutan sekaligus tausyiahnya menyatakan, sebuah Haul yang diperingati sebenarnya merupakan bentuk tanda kita bertasyakkur (bersyukur) agar kita sellau diberikan keberkahan. Karena bagaimanapun juga poros keberkahan hidup ummat muslim khususnya adalah frasa syukur yang selalu tertanam dalam hati dan selalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

TGB mengakui, kunjungan sebelumnya ke Ponpes ini terasa sempit, panas, gelap bahkan pengab, karena lahanya masih sedikit. “Namun sekarang Alhamdulillah telah menunjukkan kemajuan yang cukup menggembirakan. Ini adalah buah dari rasa sukur dan kesabaran seluruh pengurus dan jamaah dalam menjalani suatu proses pembangunan Ponpes menuju arah kemajuan yang lebih baik,” kata TGB.

_DSC0066Menurut TGB adalam kehidupan manusia terdpat dua sifat yang takbisa saling melepaskan. Diantaranya syifat As-Syukri atau syukur dan sifat asyabri atau sabar. Dua sifat inilah yang harus tetap terintegrasi dan saling bertautan satu dengan yang lainnya, jika kita ingin mendapatkan limpahan rahmat, nikmat dan karunia dari Allah SWT. Dengan kedua sifat ini kita akan mampu menghadapisegala macam bentuk tantangan, rintangtan, cobaan dan deraan hidup yang silit sekalipun, karena kedua sifat ini jadi poros utama kesukesaan kehidupan seseorang.

Dalam keadaan susah dan sesulit apapun, terang TGB kita harus menyerahkan sepenuhnya kepada Alloh SWT, lkarena dialah maha penguasa dan penyayang terhadap hambanya. Orang yang mampu mengahadpi tantangan, cobaan dan secara perlahan terwujud apa yang dicita-citakannya adalah orang yang memiliki sifat sabar dan syukur. “Sifat syukur dan sabar membuat seseorang akan memperoleh hidup yang lebih mandiri, matang, dewasa dan tenang. Pada prinsipnya setiap cobaan atau kesusahan yang kita terima, kita harus tetap bersyukur dan bersabar. Karena pasti ada orang lain yang lebih berat diberikan cobaan dari Alloh SWT’ demikian petuah TGB.

Dalam kontes pembangunan NTB, ahli tafsir Ilmu Alquran, Mesir-Kairo ini mengharapkan agar masyarakat Lombok, Barat, NTB bahkan dalam kerangka NKRI, ia mengingatkan untuk tidak lepas berputus asa. Namun harus dibarengi dengan ketaqwaan, tawakkal dan tetap bekerja giat untuk menyukseskan pembangunan di NTB khsusnya.

Measuki bulan Ramadhan ini, TGB berharap agar para kaum muslimin dan muslimat di Lombok Barat maupun NTB secara umum bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya terutama dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT. “Isilah builan Ramadhan dengan amalan-amalan yang tingkat kepahalaannnya besar disisi Alloh. Seperti berzikir, membaca Alquraan, bnersilaturrahmi dan amalan bermandfaat lainnya,” kata TGB.

Pimpinan Ponpes Al-Muslimun NW Kebon Kongok, TGH. A. Zubaidi Abdunnafis menyampaikan terima kasihnya yang begitu besar atas kehadiran TGB di Ponpesnya yang memang sudah lama dirindukan para pengurus dan jamaah setempat. Diharapkan dengan kehadiran TGB. Akan member sprit bagi jamaah Ponpes untuk terus istiqomah membangun dan mensyiarkan kemaslahatan ummat muslimin. (her)