Kemajuan Lobar saat ini tentu juga diikuti dengan sisi negatifnya. Lobar juga bisa menjadi penyumbang polusi udara karena semakin ramai kendaraan. Namun hal ini sudah mendapat perhatian dari Dinas Tata Kota dan BLH Lobar untuk mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Nurul Hidayati-Giri Menang.

Kemajuan sebuah Kabupaten menjadi sebuah kota Metropolis tentu juga membawa dampak negative. Salah satu dampak yang dibawa oleh kemajuan ini berupa polusi udara dari kendaraan yang banyak beroperasi. Saan ini Lobar juga menjadi penyumbang polusi udara karena ramainya rutinitas kendaraan. Secara kasat mata, dalam lima tahun terakhir Lobar terus berkembang berbagai pembangunan.

Kemacetan adalah salah satu bukti ramainya aktivitas ekonomi, aktivitas kendaraan. Disatu sisi, kemajuan ini juga membawa dampak kurang bagus bagi lingkungan. Makin banyak kendaraan, makin tinggi tingkat polusi udara.

Hal inilah yang menjadi pemikiran Dinas Tata Kota, Pertamanan, dan Kebersihan Lobar bekerjasama dengan BLH untuk mengembangkan ruang terbuka hijau.

Ada beberapa titik yang sudah di siapkan oleh pemkab dalam menangani permasalahan polusi udara ini.

Salah satu prioritas dijalur By Pass BIL. Dijalur padat kendaraan ini, belum ada ruang terbuka hijau yang rimbun pepohonan untuk menekan laju polusi udara.

Tidak hanya itu, dinas terkait juga membuat taman kota yang akan menjadi salah satu objek wisata di tengah kota. Pihaknya juga melakukan penataan Kali Bangok sebagai upaya pengembangan ruang terbuka hijau. Pemkab ini juga melakukan pengadaan khusus ruang terbuka hijau di depan PDAM Giri Menang.

Pengadaan ruang terbuka hijau ini sebagai bentuk cinta pemkab terhadap lingkungan. Semua ini di buktikan dengan membuka lahan-lahan hijau di tempat strategis.

“Kami harapkan dengan adanya ruang terbuka hijau ini dapat dimanfaatkan oleh warga Kabupaten Lobar yang akan dating dan dapat menekan juga laju polusi udara saat ini”,terang Kepala Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lobar H Dahrun.

(Bersambung).

Sumber Lombok Post, Kamis 2 Mei 2013