Prediksi Bupati Fauzan Terbukti, Kabupaten Lombok Barat Raih Garnas Buana Award 2022

Jakarta, Diskominfotik Lobar. Menjelang akhir tahun 2022, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Barat (Kab.Lobar) kembali meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Puncak Anugerah Garnas Buana Award Tahun 2022 di Hotel Mulia Senayan Jakarta pada Selasa (20/12/2022).

Anugerah Garnas Buana Award 2022 berhasil diraih Pemda Lombok Barat yaitu peringkat ll Nasional kategori Garda Buana Utama, Kabupaten/kota terbaik secara agregat pada 3 (tiga) jenis layanan SPM yang meliputi: Pelaksanaan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), Gladi dalam pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan, dan pelaksanaan Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi (PPE) korban bencana.

Pada pemberitaan sebelumnya, edisi Jumat (6/12/2022). Kemendagri melaksanakan interview atau pendalaman terhadap evidence dalam rangka penerapan standar pelayanan minimal (SPM) sub urusan bencana secara zoom yang diikuti langsung Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid di ruang rapat Jayengrana Kantor Bupati Lobar.

Penghargaan tersebut sudah di prediksi Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid akan mendapatkan salah satu dari dua nominasi pada ajang penghargaan tersebut. Bupati dua periode ini yakin karena selama ini Pemkab Lobar telah melakukan yang terbaik dan maksimal dalam menangani bencana alam yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Ia mengatakan dengan semangat gotongroyong, kolaborasi dan komunikasi yang baik antar semua pihak yang turun dalam menangani bencana di Kabupaten Lombok Barat, kegiatan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal.

Adapun penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat H. Ilham mewakili Bupati Lombok Barat pada acara Garnas Buana Award 2022. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Ilham mengatakan bahwa penghargaan dari Kemendagri ini merupakan prestasi luar biasa dari Lombok Barat di tahun 2022. Beberapa hari Sebelumnya Lombok Barat juga memperoleh penghargaan sebagai Juara 1 Anugrah Keterbukaan Informasi Publik.

“Mewakili Bupati Lombok Barat dan didampingi oleh Kalak BPBD LOBAR Mahnan, kami menghadiri penerimaan penghargaan Garnas Buana Award 2022. Alhamdulillah Kabupaten Lombok Barat meraih peringkat ll Nasional Kategori
Garda Buana Utama, hal ini tentunya berkat komitmen Pemda Lombok Barat saling bergotongroyong, berkolaborasi dalam menangani bencana yang ada di Kabupaten Lombok Barat” ucap Sekda.

(Diskominfotik/Angge)

H. Ilham Resmi Dilantik Sebagai Sekretaris Daerah Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik. Setelah melalui proses seleksi jabtaban Pimpinan Tinggi Pratama untuk posisi Sekertaris Daerah Kab Lombok Barat, H. Ilham, S.Pd, M.Pd akhirnya resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat. Pelantikan dilaksanakan di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Senin 12 Desember 2022.

Pelantikan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, Sekertaris Daerah Provinsi NTB H. Lalu Gita Ariadi, Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah, para Wakil Ketua DPRD Lobar dan Forkopimda serta semua kepala OPD dan Camat se Lombok Barat. Dalam prosesi pelantikan dibacakan surat Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor 877/1023/BKD-PSDM/2022 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Barat. Bupati mempercayakan dan melantik H. Ilham sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya H. Ilham menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum menjadi Sekertaris Daerah Lombok Barat.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya H. Ilham sebagai Sekertaris Daerah yang baru. Ia juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada Sekda baru, yaitu pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya akan menjadi gahun yang cukup berat karena kemampuan fiskal daerah yang terbatas akan tetapi tuntutan masyarakat yang semakin meningkat, “Oleh karena itu dibutuhkan komunikasi, kolaborasi dan koordinasi secara vertikal serta horizontal dalam meningkatkan kemampuan fiskal daerah,” jelasnya.

Bupati dua periode ini juga mengatakan bahwa mulai tahun depan Lombok Barat memiliki banyak event-event bergengsi. Hal ini membutuhkan kerja tim yang solid agar kegiatan tersebut dapat terlaksana. Selain itu tahun depan Indonesia juga dihadapkan pada tahun politik. Dimana dibutuhkan situasi kondusif dan stabil agar agenda politik nasional dapat terlaksana dengan baik. “Kedua agenda ini membutuhkan banyak tenaga dan pikiran serta situasi yang stabil dan kondusif. Karenanya marilah kita tetap menjaga agar situasi Lobar tetap aman dan kondusif agar semuanya berjalan lancar dan aman” tambahnya.

Sementara itu ditemui usai acara H. Ilham menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepadanya. Ia mengatakan amanah ini akan dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ia juga menyampaikan bahwa semangat kolaborasi dan kebersamaan akan terus ia pelihara dalam birokrasi Lombok Barat. “Tentu kita akan menghadapi banyak agenda tahun depan. Dengan kolaborasi dan kebersamaan dan ikhtiar kita bersama Insya Allah semuanya akan lancar” ujarnya.

H. Ilham resmi dilantik sebagai Sekda Lobar setelah melalui proses seleksi yang diikuti oleh 5 orang antara lain H. Ilham, H. Akhmad Saikhu, Agus Gunawan, Fauzan Husniadi, Lalu Hendrayadi. Kemudian panitia seleksi menyampaikan peserta yang lolos tiga besar kepada Bupati Lombok Barat yaitu H. Ilham, H. Akhmad Saikhu dan Agus Gunawan. Bupati dan Wakil Bupati akhirnya memilih H. Ilham, S.Pd, M.Pd sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini juga telah melalui proses pengajuan kepada Gubernur NTB dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. Sehingga Bupati Lombok Barat secara resmi melantik H. Ilham sebagai Sekda Lombok Barat.

(Diskominfotik/Indra/Dhea/Angga)

Bupati Fauzan : Semangat Moderasi STQH XXVII, Cerminan Pluralisme dan Toleransi di Lombok Barat

Lembar, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke XXVII Tingkat Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di arena utama STQH XXVII yakni halaman Kantor Camat Lembar, 27 Nopember 2022. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Forkopimda Lombok Barat, Ketua LPTQ Propinsi NTB, Pj Sekda Lobar H. Ilham, Kepala OPD, Camat Se Lombok Barat, Kepala Desa Se Kecamatan Lembar, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Kafilah dari masing masing kecamatan dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya Bupati Fauzan Khalid menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan STQH ini. Menurutnya dengan tema menuju masyarakat Lombok Barat yang Qur’ani, Moderat, maju dan religius ini memiliki makna mendalam. Kata moderat ini menurut Bupati Fauzan memberikan inspirasi dan dorongan bagi semua masyarakat untuk tetap bersatu dan menguatkan semangat kebersamaan. Ia mengatakan bahwa tema ini sangat tepat dengan perkembangan zaman. “Semangat moderat ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk mewujudkan persatuan dan kebersamaan” ujarnya.

Bupati dua periode ini juga mengatakan bahwa semangat moderat ini juga terlihat dari pawai ta’aruf STQH XXVII yang mengambil tema moderasi dan diikuti oleh ribuan orang. Bupati mengatakan bahwa Pawai ini tidak hanya diikuti oleh Kontingen dari masing masing kecamatan namun pawai ini juga diikuti oleh masyarakat luas dari semua desa di Kecamatan Lembar. Bahkan dari perwakilan masyarakat budha dan hindu juga ikut berpartisipasi dalam pawai ini. Ia melanjutkan bahwa hal tersebut merupakan cerminan dari semangat pluralisme di Kabupaten Lombok Barat. “Semangat moderat telah diatur dalam Al Qur’an bahkan para peneliti Al Qur’an yang agamanya bukan islam mengatakan bahwa Al Qur’an merupakan kitab suci isinya banyak mengatur tentang sikap moderat. Karenanya tentu kita berharap semangat moderat ini akan mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan tentang tentang peluang bagi para Qori dan Qori’ah Lombok Barat untuk memperoleh peluang kerja di Luar Negeri. Ia mengatakan saat ini banyak negara negara di Amerika, eropa dan asia yang membutuhkan qori dan qoriah yang berbakat untuk menjadi imam. Hal ini merupakan peluang yang harus terus dikawal dan ditindak lanjuti.

Sementara itu Ketua LPTQ Lombok Barat Drs. Agus Gunawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa STQH XXVII dilangsungkan di Kecamatan Lembar. Kegiatan ini akan melombakan sejumlah cabang lomba. Kegiatan ini akan dilaksanakan di 4 arena masing masing terdiri dari arena utama di Kantor Camat Lembar. Kemudian di 3 masjid yang letaknya tidak jauh dari kantor camat lembar juga akan digunakan sebagai arena STQH yakniz Masjid Babussalam Dusun lawang Kute sebagai Lokasi atau arena ke II, Masjid Nurul Haq dusun padak sebagai arena III dan masjid Baital Aman, Dusun Lembar sebagai arena IV. Selain itu dalam laporannya Ketua LPTQ yang juga asisten 1 Setda Lombok Barat mengatakan bahwa dewan hakim berjumlah 49 orang yang tersebar di semua arena STQH. “Kegiatan STQH ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang Qur’ani dan menguatkan semangat kebersamaan dan moderasi antar umat beragama” ujarnya.

Pembukaan STQH XXVII di Kecamatan Lembar ini berjalan tertib dan lancar. Pembukaan STQH ditandai dengan pemukulan bedung oleh Bupati Lombok Barat bersama Kapolres dan ketua LPTQ NTB. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan maksimal dan melahirkan generasi Muda yang qur’ani. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan moderasi beragama di Lombok Barat. STQH XXVII akan berlangsung sejak tanggal 27 Nopember hingga 1 Desember 2022. (Diskominfotik/Tim IKP)

Peduli Pendidikan, Lombok Barat Dipercaya Menjadi Lokasi Magang Mahasiswa Luar Negeri

Gerung, Diskominfotik – Lombok Barat memang patut dibanggakan. Setelah dipercaya menjadi lokasi KKN dan Magang berbagai kampus kampus di Indonesia, kini Lombok Barat mulai dilirik oleh kampus Luar Negeri untuk Lokasi KKN dan magang. Hal tersebut terlihat dalam penerimaan mahasiswa luar negeri Universitas College of MAIWP Internasional (UCMI) Malaysia sekaligus penandatanganan MoU di ruang rapat Jayengrana lantai ll, Kantor Bupati Lombok Barat pada hari Senin (21/11/22). Hadir dalam kegiatan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Asisten I Daerah Agus Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Arief Suryawirawan, Direktur Politeknik Medika Farma Husada Mataram Syamsuriansyah, dosen-dosen dan 12 mahasiswa dari UCMI.

Inbound Mobility Program and Community Service atau P3MD adalah program yang dilaksanakan oleh 12 mahasiswa dan 4 orang dosen. Kegiatan akan dilaksanakan di 12 desa yang ada di Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyambut dengan antusias atas kedatangan mahasiswa serta dosen dari UCMI dengan tujuan memperoleh ilmu dari masyarakat Kabupaten Lombok Barat. Hal ini merupakan sebuah kepercayaan yang luar biasa dari kampus luar negeri kepada Lombok Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi warga. “Kami Kabupaten Lombok Barat tentunya sangat senang atas datangnya mahasiswa dari UCMI Malaysia, bahkan jika jumlah mahasiswa yang datang lebih banyak pun kami juga akan menyambutnya dengan tangan terbuka,” tegasnya.

Bupati dua periode ini meminta kepada mahasiswa yang akan menjalankan P3MD untuk membantu mensosialisasikan mengenai pola hidup sehat di masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan pola hidup sehat. Ia berharap hal ini dapat terlaksana dengan baik agar masyarakat nemiliki gambaran terhadap prilaku dan pola hidup sehat. “Tujuan saya meminta hal ini ialah karena kebetulan P3MD yang akan dilaksanakan berbasis kesehatan dan biasanya juga masyarakat desa akan lebih mendengarkan perkataan dari kalangan terpelajar seperti Tuan Guru, dosen, dan guru serta mahasiswa yang terpelajar dan masyarakat juga sangat terbuka dan mendengar saran dari para ahli” jelasnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Medika Farma Husada Mataram Syamsuriansyah mengatakan bahwa kegiatan P3MD yang dilaksanakan di 12 desa yang terfokus kepada dua Kecamatan, yaitu Labuapi dan Kediri. “Program ini memiliki lima program besar yang direncanakan akan dilaksanakan hingga tanggal 30 November mendatang. Program tersebut ialah Goes to School, Community Awareness, Go Green, Art dan Sport,” tuturnya.

(Diskominfotik/Angga/Dhea).

Jambore Kader Kesehatan Dikuti Ribuan Kader, Bupati Fauzan : Kita Ikhtiarkan Tahun 2024 Angka Stunting Lobar 1 Digit

Narmada, Diskominfotik – Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2022 Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Barat menyelenggarakan Jambore Kader Kesehatan di Lapangan Suranadi, Kecamatan Narmada, Sabtu (19/11/2022). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 2.300 kader kesehatan se Lombok Barat.

Hadir dalam pembukaan Jambore tersebut, Bupati Lombok H. Fauzan Khalid, Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB H. Lalu Hamzi Fikri, Pj Sekda Lobar H.Ilham, Ketua TP-PKK Lombok Barat Ny. Hj. Khairatun Fauzan Khalid, Forkopimda Lobar, para Kepala OPD Lingkup Pemda Lobar dan ribuan para kader kesehatan se Kabupaten Lombok Barat.

Acara Pembukaan Jambore Kesehatan tahun 2022 ini diawali dengan penyerahan  sertifikat 5 pilar Sanitasi Total Besrbasis Masyarakat (STBM) tahun 2022 dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB kepada Bupati Lombok Barat didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat.

Mengawali sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid secara khusus menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua kader posyandu se-Kabupaten Lombok Barat. Karena para kader memiliki sangat banyak prestasi dan sangat banyak pengorbanan yang sudah diberikan dalam bidang kesehatan. Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan bangga karena posyandu di Lobar sudah 100 persen bebasis keluarga dan bahkan beberapa posyandu sudah terintegrasi dengan lembaga lembaga yang ada di tingkat desa seperti Paud dan lain lain.

“Hari ini, bertepatan di Hari Kesehatan Nasional saya mendapatkan sertifikat dari Kepala Dinas Provinsi NTB, Lombok Barat sudah memenuhi syarat 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di bidang kesehatan, ini artinya Lombok Barat Kabupaten/kota ke 3 se Nusa Tenggara Barat yang sudah memenuhi 5 pilar itu dari 10 Kabupaten/kota, semua ini tidak mungkin bisa kita penuhi tanpa jasa dan peran serta dari para kader posyandu,” jelasnya.

Bupati dua periode ini menyebutkan bahwa Kabupaten Lombok Barat saat ini sedang berjuang bersama sama untuk menurunkan angka stunting, semoga pada tahun 2024 nanti angka stunting berada di bawah 14 persen. Karenanya ia mengajak semua pihak untuk terus bekerjasama dan berkolaborasi dalam menurunkan angka stunting di Lombok Barat.

“Saya yakin dengan kemampuan, kesungguhan dan loyalitas dengan kebersamaan kita bergerak bersama dan di dukung para kader pada tahun 2023 angka stunting kita berada di bawah 14 persen, syukur kalau bisa kita wujudkan cita-cita kita di tahun 2024 angka stunting di Lombok Barat bisa 1 digit. Saya yakin dengan dengan kita bergerak bersama berkolaborasi itu pasti bisa, karena melihat loyalitas dan totalitas dari para kader posyandu kita,” tegas bupati.

Bupati juga menyampaikan rasa bahagianya karena terkahir kegiatan Jambore Kader ini dilakukan tahun 2019. Tahun ini pihaknya dapat mengadakan kegiatan ini lagi setelah pandemi Covid 19. Hal ini tentu menjadi kesempatan untuk menguatkan solidaritas dan kebersamaan antar kader kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat “Semangat dari para kader bukannya padam tetapi semakin menggebu-gebu, ini Luar Biasa dan menambah optimisme kita semua untuk menjadikan Kabupaten Lombok Barat sehat jasmani dan rohani itu bisa karena para kader posyandu di Lombok Barat ini adalah Kader yang hebat-hebat” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Arief Suryawirawan mengatakan bahwa kegiatan Jambore Kader Kesehatan ini dirangkai dengan Peringatan Hari AIDS Nasional yang jatuh pada tanggal 1 Desember. “kita sangat ingin berkolaborasi kedepannya ingin eliminasi HIV AIDS di tahun 2030 Kabupaten Lombok Barat terbebas dari HIV AIDS,” terangnya.

Dikatakannya, Kegiatan Jambore ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu dari tanggal 19 sampai dengan tanggal 20 November dan diikuti oleh 2300 kader kesehatan yang ada di masing masing puskesmas dan Alhamdulillah bisa dihadirkan.

“Kami yakin dengan semangat para kader ini, program Bupati Lombok Barat yaitu menuntaskan angka Stunting di bawah 14 persen di tahun 2024 bisa cepat kita capai dan ini tentunya berkat bantuan dari para kader kader posyandu,” jelasnya.

Kegiatan Jambore ini diawali dengan beberapa lomba yaitu lomba yel yel, lomba penumbuhan dengan tema bagaimana penurunan angka stunting, PHBS, TBC, dan STBM, ada juga lomba lari jarung dan lomba hula hup. Intinya dari lomba lomba ini adalah untuk mempererat  silaturahim antar kader yang ada di Kabupaten Lombok Barat.

Pada kesempatan itu juga Bupati memberikan apresiasi piagam penghargaan kepada 5 Kader Kesehatan yang sudah mengabdi selama 30 tahun dan menyerahkan motor ambulans kepada 5 puskesmas kemudian menggunting pita balon 5 pilar STBM yang dilakukan oleh Bupati Lombok Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Penjabat Sekda Lobar dan Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Barat.

(Diskominfotik/Angge/Juan)

Pj Sekda H. Ilham : Sinergi Eksekutif dan Legislatif menjadi Kunci Penting Pembangunan

Gerung, Diskominfotik – Rapat Paripurna DPRD dengan agenda jawaban kepala daerah atas tanggapan fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Nota Keuangan dan RAPBD Kabupaten Lombok Barat tahun anggaran 2023 dilaksanakan di Ruang Sidang Utama DPRD Lobar, Rabu (16/11/2022).

Rapat Paripurna dihadiri oleh Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah, Wakil Ketua Hj. Nurul Adha, Ahmad Suparman dan anggota DPRD. Sedangkan dari eksekutif hadir Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Ilham, Para Asisten, Staf Ahli dan kepala OPD.

Dalam Jawaban Kepala Daerah atas tanggapan fraksi fraksi DPRD yang di sampaikan oleh Pj. Sekda Kabupaten Lombok Barat H. Ilham menjelaskan bahwa APBD merupakan Pokok utama dalam Keberhasilan Pembangunan Daerah. Hal ini karena segala kegiatan dan progam pembangunan tertuang dalam APBD. Dalam pembahsan dan pelaksanaanya hingga pertanggung jawabannya tentu harus tetap mengacu pada aturan perundang undangan yang berlaku.

“Dengan mengacu pada undang-undang yang ada maka perlunya eksekutif dan legislatif untuk terus bersinergi dalam hal membangun Kabupaten Lombok Barat untuk kesejahteraan masyarakat” Jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tata kelola pemerintahan yang baik menjadi salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah. Karenanya perlu untuk terus menguatkan tata kelola dan administrasi proses pembangunan yang ada di Lombok Barat. H.Ilham menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus melaksanakan pembangunan dengan menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan maksimal. “Begitu juga dengan pelaksanaan APBD tentu Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengacu pada aturan perundang undangan dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik dan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik” terangnya.

Dalam Rapat paripurna DPRD yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Hj. Nurul Adha, Kepala Daerah melalui Pj Sekda menyampaikan jawaban atas 23 pertanyaan dari fraksi fraksi DPRD. Pertanyaan tersebut antara sebagaian besar tentang pengelolaan PAD dan Pengelolaan APBD 2023. Untuk peningkatan PAD Pemerintah Daerah telah melakukan sejumlah hal mulai dari pemantauan atau monitoring rutin, Pendataan ulang dan penyesuaian objek PBB hingga digitalisasi sistem retribusi. Rapat paripurna DPRD ini berlangsung dengan lancar.

(Diskominfotik/Ria/Fian)

Pakar Ekonomi Nasional : Saya Takjub Lombok Barat bisa Melakukan Pemulihan Ekonomi dengan Cepat Pasca Pandemi

Gerung, Diskominfotik – Lombok Barat kedatangan tamu penting yaitu pakar ekonomi Dr. Faisal Basri, S.E., M.A. di Aula Kantor Bupati Lombok Barat pada hari Senin (7/11/2022). Dalam kesempatan ini Dr Faisal Basri memberikan kuliah umum kepada semua jajaran pejabat Kabupaten Lombok Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Pj Sekertaris Daerah Lombok Barat H. Ilham, para asisten, kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bagian dan Kepala Bidang seluruh OPD lingkup Pemkab Lobar.

Kuliah umum ini mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Perbaikan Sistem Pemerintahan Melalui Komputerisasi Serta Digitalisasi Manajemen Pemerintahan. Faisal mengatakan bahwa saat ini ekonomi dunia sedang diserang dari berbagai sisi, akan tetapi saat ini tingkat inflasi di Indonesia masih tergolong rendah dan kemungkinan pada tahun 2023 mendatang akan ada ancaman inflasi yang naik dan juga resiko ekonomi di Indonesia yang relatif kecil. “Hal ini disebabkan karena Indonesia tidak begitu masuk ke dalam ekonomi dunia atau bisa dikatakan persentase ekspor tidak banyak,” tuturnya.

Dosen Universitas Indonesia ini juga mengatakan bahwa ia takjub dengan recovery ekonomi di Kabupaten Lombok Barat yang sempat anjlok hingga mencapai -7% pada saat COVID-19 di tahun 2020, tetapi kemudian dapat dengan cepat kembali pulih dan berjalan pada tahun 2021. “Setelah melihat perkembangan sektor ekonomi di Kabupaten Lombok Barat, ada pun yang masih kurang ialah dari sektor industri pengolahan atau UMKM. Sejauh ini cara yang paling cepat dalam menuntaskan kemiskinan yang saya tau ialah meningkatkan industri berbasis UMKM dan jangan hanya bergantung kepada sektor jasa atau pariwisata saja,” jelasnya.

Ia juga menyarankan agar memperbaiki serta memperbanyak daerah wisata dengan hospitality, biodiversitas, terfokus pada wisata lokal, wisata berbasis kultur dan warisan daerah, outdoor tourism serta family and friend tourism. “Untuk saat ini jenis daerah wisata dengan basis itu sedang populer di masyarakat kalangan muda, karena mereka yang sering kali jenuh dengan kerjaan akan memilih untuk berlibur di daerah yang sunyi untuk menjernihkan pikirannya. Selain itu, banyak juga perkantoran yang mengadakan gathering di luar daerah,” tambahnya.

Pakar ekonomi sekaligus politik ini juga mengatakan bahwa ia juga menyarankan untuk segera mengurangi penggunaan emisi serta mulai memperbaiki perubahan iklim yang terjadi, karena telah banyak negara yang melakukan hal tersebut dan terlihat dampaknya pada perkembangan ekonomi mereka.

(Diskominfotik/Dhea/Indra/Ria)

Pemkab Lobar Tekan HIV/AIDS melalui STOP

Gerung, Diskominfotik – Rapat koordinasi pencegahan penanggulangan HIV-AIDS Kab. Lobar Tahun 2022 dilaksanakan di ruang rapat Jayangrane pada hari Rabu (2/11/2022). Hadir dalam kegiatan Asisten I Daerah Agus Gunawan, Sekertaris KPA Lobar H. Junaidi, perwakilan BNN Prov. NTB, Ketua DWP Lobar Hj. Erni Zuhara Ilham serta Forkopimda lingkup Lobar.

HIV/AIDS hingga saat ini masih merupakan masalah yang aktif ditanggulangi oleh pemerintah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah STOP (Suluh-Temui-Obati-Pendampingan), Asisten I Daerah menyampaikan bahwa dalam melaksanakan STOP secara maksimal tentunya dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. “Salah satu contoh dari kolaborasi tersebut ialah pada poin Suluh atau penyuluhan. Penyuluhan ini dapat dilakukan dengan diberikannya edukasi dini mengenai HIV/AIDS di sekolahan ataupun penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kecamatan,” jelasnya.

Agus Gunawan mengatakan bahwa memang hingga saat ini HIV/AIDS masih belum ditemukan obatnya, akan tetapi poin Obati disini memiliki makna bahwa para Orang Dengan HIV/AIDS (ODA) akan diobati secara batin dimana mereka diberikan semangat agar tetap tegar ketika positif HIV/AIDS. “Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memberi semangat para ODA ialah dengan membantu mereka menyalurkan bakat mereka dan membantu mereka mendapatkan penghasilan dari bakat tersebut,” tuturnya.

Sekertaris KPA Lobar menambahkan bahwa per-September 2022 kasus positif HIV dan AIDS berjumlah 13 dan 14 orang serta terdapat satu orang yang meninggal di Kabupaten Lombok Barat. “Jumlah ini perlu ditekan agar tidak bertambah, tentu kita harus berkolaborasi dan kerjasama dalam menekan kasus ini”ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat sebuah lembaga yang telah membimbing para ODA untuk berkreasi sehingga mereka menjadi lebih semangat untuk kembali menjalani hidup. Lembaga tersebut bernama Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI). Selain itu, Pemerintah Kab. Lobar juga telah memberikan bantuan kepada para ODA pada bulan September lalu. “Bantuan berupa sembako ini diberikan berkat kerjasama dari BAZNAS dan Banjar Dharma Praja Lombok Barat. Bantuan ini diusahakan akan rutin dilaksanakan,” terangnya.

(Diskominfotik/Angga/Dhea).

KI Provinsi NTB Nilai PPID Utama Lombok Barat Dalam Lomba Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi

Gerung, Diskominfotik – Penilaian Visitasi dan Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2022 terhadap badan publik di NTB dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi NTB. Kegiatan ini dijadwalkan mulai tanggal 17-24 Oktober 2022 untuk PPID Utama Kabupaten/Kota serta KPU dan PPID Desa wilayah Pulau Lombok. Sementara untuk PPID Tingkat propinsi telah dilakukan visitasi sejak 12 September hingga 16 Oktober 2022. PPID Utama Kabupaten Lombok Barat sendiri dinilai pada tanggal 19 Oktober 2022 di Sekretariat PPID Utama Kab. Lombok Barat.

Kegiatan penilaian visitasi/kunjungan lapangan terhadap badan publik yakni PPID Utama Kabupaten Lombok Barat dalam rangka lomba KIP Tingkat Provinsi NTB Tahun 2022. Hadir dalam kegiatan ini Pj. Sekretaris Daerah Kab. Lombok Barat H. Ilham, M.Pd., Ketua Komisi Informasi NTB Suaeb Qury, Wakil Ketua KI NTB Badrun, A.M., Anggota KI NTB H.M. Zaini dan Sansuri, Kepala Dinas Kominfotik Kab. Lobar Ahad Legiarto, Kepala Bidang Lingkup Diskominfotik Lobar dan Pengelola PPID Utama Pemkab Lombok Barat.

Pj. Sekretaris Daerah Kab. Lombok Barat H. Ilham, M.Pd memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sudah lama melaksanakan pelayanan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya Peraturan Bupati Lombok Barat No. 2 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dokumentasi dan informasi Lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ini menandakan bahwa Pemkab Lombok Barat memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan keterbukaan informasi publik. “Kami di Lombok Barat sudah memulai dari jauh-jauh hari pada tahun 2013 untuk keterbukaan informasi publik”. Paparnya.

H. Ilham, M.Pd menyampaikan bahwa PPID selama ini sangat menunjang ketercapaian visi dan misi Lombok Barat MANTAP baik PPID Utama dan PPID Pembantu. Adanya PPID Utama dan PPID Pembantu pengelolaan informasi dan dokumentasi menjadi lebih baik dan terjaga. Sehingga masyarakat yang memerlukan informasi dan dokumen bisa terlayani dengan cepat. “Selama ini PPID menunjang tercapainya visi dan misi Lombok Barat MANTAP”. Jelasnya.

H. Ilham, M.Pd yang juga pernah menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Lombok Barat ini menjelaskan bahwa untuk keberlanjutan pengelolaan PPID yang sudah baik saat ini harus diperhatikan terkait SDM yang handal. Kualitas SDM pengelola PPID harus terus tingkatkan baik melalui pendidikan dan pelatihan secara berkala. Sehingga walau SDM pengelola bervariatif namun kualitas harus baik. ” SDM pengelola keterbukaan informasi publik yang kita miliki bervariatif mulai S2, S1 hingga SMA namun kualitas harus baik”. Jelasnya.

Dalam pemaparan akhir Pj. Sekretaris Daerah Kab. Lombok Barat H. Ilham, M.Pd menyampaikan komitmen Pemda dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Bentuk komitmen dan dukungan yakni pada tahun 2023 Lombok Barat akan memilik Command Center sebagai salah satu upaya menuju daerah Smart City. Ini bentuk perhatian Pemda terhadap keterbukaan informasi publik dan masuk menjadi skala prioritas daerah. “Kami komitmen untuk mendukung pengelolaan PPID. Insyaallah tahun 2023 kita sudah punya Command Center dan ini menjadi amanah Bapak Bupati untuk kami kawal”. tutupnya.

Sementara itu Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB Suaeb Qury menyampaikan apresiasi atas pelayanan keterbukaan informasi publik di Pemerintah Kab. Lombok Barat. Ini didasari oleh banyaknya inovasi berbentuk aplikasi dan program dalam memberikan akses informasi publik kepada masyarakat. Inovasi-Inovasi yang dimaksud antara lain : Program KIBAR, SENIN KITA, LINTAS SEPATU DATA, Aplikasi Si-WARTA, PPID Mobile, dan lain-lain. “Ini inovasinya sangat luar biasa, bagus-bagus sekali”. Imbuhnya.

(Diskominfotik/Tim IKP)

Parade Defile Festival Lasqi, Kafilah Lombok Barat Menjadi yang Terbanyak dan Terpanjang

Praya, Diskominfotik – Kafilah Kabupaten Lombok Barat menjadi peserta defile terbanyak dan terpanjang dalam parade defile Festival Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) tingkat propinsi NTB. Kegiatan ini dilaksanakan di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, 13 Oktober 2022.

Menurut Asisten I Setda Lombok Barat Agus Gunawan kafilah Lombok Barat berasal dari semua Kepala OPD, Sekrtaris dan Kepala Bidang masing masing OPD dan Perwakilan dari 10 Kecamatan yang masing masing berjumlah 50 hingga 100 orang. Ia mengatakan bahwa jumlah kafilah Lombok Barat mencapai kurang lebih 1.000 orang. Agus Gunawan mengatakan bahwa hal ini sebagai bentuk partisipasi dan keseriusan Kafilah Lombok Barat dalam festival Lasqi tingkat Propinsi. “Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tuan rumah Lombok Tengah dan DPW Lasqi NTB yang telah mengadakan Festival ini” ujarnya.

Asisten I Setda Lombok Barat ini menambahkan bahwa masing masing kecamatan membawa kesenian khas dari wilayahnya. Seperti rudat, hadrah dan kesenian lainnya. Hal ini juga sebagai bentuk pemberdayaan terhadap kelompok kesenian dari masing masing kecamatan. Ia mengatakan bahwa kelompok kelompok kesenian dari masing masing kecamatan ini memeriahkan parade defile Lasqi Lombok Barat.

Dalam parade defile masing kafilah diberikan kesempatan menampilkan atraksi kesenian di depan panggung kehormatan. Dalam atraksi didepan panggung kehormatan Kafilah Kabupaten Lombok Barat menampilkan seni rudat dipadu dengan tari perang Topat. Hal ini menandakan toleransi antar umat beragama dan kedamaian di Kabupaten Lombok Barat. Penampilan kesenian dari Lombok Barat di depan panggung kehormatan mendapat sambutan hangat dari Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah serta tamu undangan lainnya.

Hadir dalam kesempatan ini di panggung kehormatan Gubernur NTB Dr Zulkiflimansyah, Bupati Lombok Tengah Fathul Bahri, Penjabat Sekda Lombok Barat H. Ilham, Ketua DPW Lasqi NTB Hj Niken Zulkiflimansyah, Ketua Lasqi Lombok Tengah, Ketua Lasqi Lombok Barat Hj. Khaeratun Fauzan Khalid dan pejabat lainnya. Kegiatan Parade Defile ini dimulai dari Masjid agung praya kemudian peserta berjalan ke arah timur hingga wilayah Batuson dan Finish di Alun Alun Tastura atau lapangan muhajirin. (Diskominfotik/Tim IKP)

1 2 3 50