Kepala Desa Dilatih Mengelola Distinasi Wisata Desa

Batulayar-Diskominfotik, sebanyak 40 orang peserta dari 20 Desa di empat kecamatan Kabupaten Lombok Barat yaitu Batulayar, Gunungsari, Kediri dan Labuapi mengikuti Pelatihan Desa Wisata angkatan II di Hotel Puri Saron Senggigi Kamis 10/09/2020. Yang terdiri dari 20 orang Kepala Desa dan 20 Orang Pendamping.

Pelatihan yang dibuka oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid ini mengambil tema “ Melalui Pelatihan Desa Wisata kita Wujudkan Pembangunan Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan Berkelanjutan ” bertujuan meningkatkan kapasitas para pemangku di desa dalam pemberdayaan dan berkelanjutan pembangunan pariwisata pada masing-masing desa sesuai dengan potensi desa yang dimiliki untuk terintegrasinya pembangnan kepariwisataan di Kabupaten Lombok Barat dan adanya master plan sederhana atau peta wisata pada masing-masing desa wisata sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Dalam Sambutannya Bupati H. Fauzan Khalid menyampaikan bahwa dia menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata ini. Karena disatu sisi sedang dilanda virus covid dan berusaha mengatasi penyebaran virus covid-19 , disisi lain tidak boleh berhenti beraktivitas.

“Pemerintah Kabupaten bahkan Provinsi mengambil keputusan secara bersama-sama bahwa segala aktifitas tidak boleh distop tetapi dengan syarat harus memakai protokol kesehatan covid-19, bahkan dalam rangka itu sudah terbit Perda  Provinsi nomer 7/2020, siapapun yang melanggar protokol covid-19 akan didenda, hal ini dilihat dari kacamata keinginan untuk cepat melewati masa-masa pandemi covid-19 ini.” terangnya

Labih lanjut Fauzan menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan dengan melibatkan semua pelaku wisata, semua pembicara yang menyampaikan materi adalah semua pelaku wisata yang biasa menata sebuah destinasi dan juga membantu Lombok Barat dalam kontek pemulihan pariwisata.

Bagaimana menata sebuah destinasi wisata dan dengan lebih menekankan pada bagaimana mempublikasikan sebuah destinasi. Publikasi ini bahkan lebih penting karena pengaruhnya sangat luar biasa terhadap memperkenalkan destinasi, dari sisi kemajuan Desa, ekonomi Desa, integrasi sosial masyarakat Desa nantinya akan terbangun dengan baik.

“ Kita harus berfikir bagaimana mendapatkan PADes (Pendapatas Asli Desa) dari Pariwisata, dari membangun ekonomi kreatif. Di Lombok Barat  puluhan Desa yang memiliki potensi untuk dapat meningkatkan PADesnya, sekarang ini rata-rata PADes (ini diluar bagi hasil ) masih belum maksimal, ada memang beberapa desa yang cukup lumayan tetapi angkanya masih di bawah 500 juta.” Terangnya.

Salah satu syarat untuk memajukan Desa Wisata harus Genem (rajin.Sasak; red.) atau konsisten, dan Genem/konsisten ini butuh kesabaran.

“ Kita sudah mengidentifikasi beberapa aktifitas/Ivent di tingkat Desa akan diambil untuk dijadikan Ivent wisata di tingkat Kabupaten bahkan tingkat Provinsi. Sehingga kita membayangkan tidak hari tanpa ivent di Lombok Barat dan itu harus terpublikasi keluardengan merata melalui media-media yang ada.

Misalnya ada hal-hal rutin yang dilakukan nelayan dan spesifik yang tidak ada ditempat lain karena kita identifikasi  boleh jadi diangkat Menjadi sebuah ivent, tinggal bagaimana mengemasnya, begitu juga aktifitas-aktifitas ekonomi yang lain.” Ungkap Fauzan

“ Salah satu kelemahan kita adalah sering gampang menemukan kesalahan orang dan kesalahan atau keburukan itu kemudian dipublikasikan besar-besaran. Contohnya pelaku wisata Desa A misalnya main-main ketempat wisata Desa B gampang dia temukan kejelekan Desa B ini kemudian di blowup bahkan dilebih-lebihkan di media karena dianggap mereka pesaing padahal di dunia wisata itu tidak ada pesaing melainkan bersanding untuk saling melengkapi.”

“ Bersaing untuk saling menjatuhkan itu tidak boleh ada dibidang pariwisata, bersaing untuk maju baru boleh, saling mendahului dalam kontek lebih maju tapi kalau saling menjatuhkan itu tidak akan ada dan pasti yang akan menjatuhkan itu ikut jatuh. Trend berfikir semacam ini tolong jangan ada lagi, mari saling sanjung dan Insya Allah akan menjadi inflikasi besar terhadap kemajuan pariwisata kita.” Tutupnya. (Diskominfo/zul/yani)

BUPATI H. FAUZAN KHALID IKUTI APEL DISIPLIN DAN PENEGAKAN HUKUM PROTOKOL KESEHATAN

Diskominfotik Lobar. 21/08/2020 Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag. M.Si ikuti apel Implementasi Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian corona Virus Desiase 2019 di Wilayah Provinsi NTB  Jumat 21 Agustus 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Upacara diikuti oleh Pol PP kota Mataram dan Lombok Barat Babinkamtibmas, Babinsa, Lurah, dan Camat se Kota Mataram dan Lombok Barat serta dihadiri  pula oleh Porkompinda Provinsi NTB, Kota Mataram dan Lombok Barat,

Bertindak sebagai Pimpinan Apel, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkiflimansyah, SE., M.Sc., Kapolda NTB Irjen Pol Mohamad Ikbal, S.IK., MH. dan Danrem 162 Wirabhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, SH., M.Han.

Gubernur NTB H. Zulkiflimansyah dalam sambutannya dalam kesempatan pertama menyampaikan bahwa saat ini adalah kondisi yang tidak biasa,  kondisi peperangan atau pertempuran yang lebih sulit karena musuhnya tidak kelihatan, karena bukan persoalan ketahanan fisik atau kekuatan tapi lebih daripada persoalan kedisiplinan dan kesabaran karena virus ini tidak lagi menyasar rakyat petani, nelayan atau pedagang kecil tetapi justru menyasar pada orang yang berpendidikan yang bekerja di kantor-kantor.

“ Kalau kita analogikan bahwa sekarang ini kita dalam kondisi peperangan atau pertempuran, ini lebih sulit karena musuh tidak kelihatan, ini bukan persoalan ketahanan fisik atau kekuatan tapi lebih dari pada persoalan kedisiplinan atau kesabaran.”

“ Ada kluster baru yaitu kluster perkantoran karena dikantor sering terjadi komunikasi atau berbicara namun tidak disiplin menggunakan masker akibatnya Kluster perkantoran tidak bisa di hindarkan.” Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih dan  mengapresiasi kerja Majlis Ulama Indonesia baik MUI Provinsi NTB maupun, MUI Kabupaten/ Kota yang melakukan tugas sangat luar biasa berat meyakinkan para tokoh masyarakat dan ulama  akan ancaman dan bahaya virus corona mereka tidak jemu jemunya melakukan hal yang tidak biasa,  bahkan MUI Lombok Barat berkeliling ke Dusun Dusun atau desa ditugaskan oleh Bupati untuk meyakinkan masyarakat bahwa bahaya dan ancaman virus corona atau covid 19 ini adalah kenyataan yang harus dihadapi.

Bupati Lombok Barat juga terus berupaya menanggulangi dan mencegah penyebaran covid-19 dengan menerbitkan beberapa surat Edaran dan Peraturan Bupati terkait percepatan Penangan Covid-19 ini.

Sementara itu Kapolda NTB Irjen Polisi Mohammad Ikbal. S.IK., MH. Pada kesempatan kedua menyampaikan bahwa Pandemi ini mengelobal di seluruh dunia termasuk propinsi NTB, harus diperangi dengan kesabaran dan  perang dari kejenuhan.

Kapolda mengajak kita semua tidak henti hentinya menghimbau dan mengajak masyarakat untuk tertib disiplin melakukan Protokol Kesehatan, sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 yang pada intinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin, menegakkan hukum tentang protokol Kesehatan.

Provinsi NTB sudah berhasil melakukan pengelolaan corona virus diases 19 ini, dengan indicator bahwa banyak daerah yang zona merah sekarang sudah menjadi zona hijau ini menandakan perjuangan tidak sia-sia.

“Pandemi ini mengglobal di seluruh Dunia termasuk ujung Timur, Barat Utara, Selatan termasuk NTB kita harus memerangi ini dengan kesabaran kita perang dengan kejenuhan oleh karena itu  Saya selaku Kapolda mengajak kita semua untuk tidak henti hentinya menghimbau dan mengajak masyarakat untuk tertib disiplin melakukan Protokol Kesehatan, beberapa minggu yang lalu Bapak Presiden telah mengeluarkan Inpres Nomor 6 tahun 2020 yang pada intinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin, menegakkan hukum tentang protokol Kesehatan.” Terangnya.

“ Alhamdulillah meminjam kalimat yang sangat luar biasa filosofinya dari Gubernur NTB “Ada sinar cahaya dilorong yang gelap” alhamdulillah  provinsi NTB sudah berhasil melakukan pengelolaan corona virus diases 19 ini, banyak yang zona merah langsung intervensi ke zona hijau ini menandakan bahwa usaha dan perjuangan kita tidak sia-sia, sudah ada indikator bahwa kita menang jangan Lelah, jangan bosan dan jenuh mudah-mugahan ini menjadi ladang ibadah kita kalua kita betul betul melaksanakannya.” Tambahnya

Pada kesempatan ketiga Danrem 162 Wirabhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, SH., M.Han. dalam arahannya menyampaikan bahwa Branding kita hari ini adalah pahlawan 3 pilar di depan ini karena banyak diantara para Kepala Desa/Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas yang secara terus menerus dari hari kehari salalu berjuang mengingatkan kepada seluruh  masyarakat di wilayah masing masing mempedomani protokol Kesehatan, dengan dibuktikan hari ini tepat satu bulan banyak yang zona merah menjadi hijau dibandingkan dengan awal upacara di Kantor Gubernur. Diharapkan bulan depan Ketika apel di Korem semua menjadi hijau.

Pada kesempatan tersebut diberikan penghargaan kepada bagi personil Kepolisian, Personil TNI dan Lurah yang berprestasi oleh Kapolda NTB atas dedikasinya dalam tugas kepolisian di bidang penanggulangan covid-19 di wilayah Polda NTB masing masing  Brigadir Taufik Hidayat Babinkamtibmas Kerlurahan Bintaro, Serda I Wayan Kariyawan, Babinsa Kelurahan Bintaro, dan Eni Susilawati Plt. Lurah Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar masing-masing 5 juta rupiah.

Ditempat yang sama Gubernur Nusa Tenggara Barat di dampingi oleh Kapolda NTB dan Danrem 162 Wirabhakti memberikan penghargaan kepada Sekretaris Daerah kabupaten Lombok Timur atas tertib administrasi pelaporan Covid-19 terbaik di NTB. (zul/yani)

Manfaat Teknologi Informasi Sangat Dirasakan pada Masa Covid-19

Gerung, Diskominfo – Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat dan dan canggih, sangat membantu dalam melaksanakan perkerjaan. Bahkan kalau tidak ada teknolgo informasi kita tidak dapat mengerjakan pekerjaan dalam keadaan penyebaran covid-19.  Demikian dikatakan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khlaid pada Rapat Pimpinan (Rapim) II Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Kepala  OPD, Sekretaris OPD dan Camat se Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (6/7/2020).

Dikatkatakan, manfaat teknologi informasi itu sejauh mana mampu dan menguasinya.  Bila mampu menguasai samapai isi-isinya, maka manfaatnya sangat luar biasa. Manfaat teknologi informasi bagi Pemerintah adalah untuk mendorong transparansi, menjamin akses masyarakat terhadap informasi secara menyeluruh mulai dari perencanaan, program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Teknologi informasi dan teknologi ini sekarang kita rasakan sangat penting. Di masa covid- 19 ini kalau bisa kita  bayangkan, kalau tidak ada yang namanya teknologi informasi,   apa yang bias kita kerjakan dalam keadaan penyebaran covid -19 . Untunglah ada teknologi informasi. Dan saya yakin manfaatnya yang kita rasakah sejauh mana kita mampu memanfaatkannya. Sejauh mana penguasaan kita terhadap teknologi informasi itu.  Kadang-kadang  ada di antara kita,WA pun tidak bisa.  Yang bisa memanfaatkan sampai isi-isinya,  itu akan luar biasa”, ungkapnya.

Perkembangan teknolgi informasi juga memudahkan dalam mempercepat dan akurasi pengambilan keputusan. Dengan teknolgo informasi tidak memandang  tempat dan waktu dalam melaksanakan pekerjaan.  Bupati Fauzan sudah lama mengangankan adanya tanda tangan digital sebagai solusi mempercepat pengambilan keputusan dan menandatangani surat-surat penting lainnya.

“Ada lagi misalnya dari dulu kita ingin sekali  ada tanda tangan digital. Misalnya saya di kantor, pak sekda di luar daerah di Jakarta, asisten di Jakarta, surat-surat bisa di tanda tangan. Begitu pula sebaliknya saya bisa tanda tangan di mana saja.  Sehingga kita tidak saling menunggu dalam mengambil suatu kebijakan.

Fauzah Khalid dalam kesempatan tersebut juga meminta Kepala Dinas Kominfo Lombok Barat Ahad Legiarto untuk menindak lanjuti MoU antara Universitas Mataram dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang ditanda tangani bersama di awal acara Rapim II.

Diharapkan,  MoU tersebut tidak hanya di atas kertas dan formalkan dalam acara Rapim II.  Dinas Kominfo diminta aktif  berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Universitas Mataram  untuk melaksanakan sesuai yang tertuang dalam MoU.

Penanda tanganan MoU dilaksanakan oleh Wakil Rektor Universitas Mataram Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D  dengan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan dilanjutkan penanda tanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Mataram dengan Kepala Dinas Kominfo Lombok Barat.

Wakil Rektor Yusron Saadi dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa MoU yang di tanda tangani merupakan kelanjutan dari tahun-tahun  sebelumnya. Adapun tahun 2020 ini program yang dikerjasamakan di bidang teknologi informasi adalah mengenai Smart City di Kabupaten Lombok Barat.  Dikatakan pihaknya memerlukan MoU ini harus diformalkan agar seluruh sevitas akademik dapat berperan serta segai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“kita memerlukan MoU ini diformalkan, sebenarnya sudah harus di tanda tangani ketika Hari Ulang Tahun Lombok Barat April lalu, tetapi karena pandemi Covid-19 baru dilakukan sekarang. Banyak MoU yang harus dilakukan oleh Universtas Mataram yang akan di tanda tangani antara lain tentang pariwisata di Lombok Barat”, ungkapnya.  Diskominfo Lombok Barat/rasidibragi

WAKILI NTB, TIGA ATLET SD SIAP BERTANDING

Giri Menang, Kamis, 24 Agustus 2017– Tiga atlet setingkat Sekola Dasar (SD) kemren siang meminta restu Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid bersama orang tua yang sekaligus pelatih mereka di Ruang kerja Bupati dalam rangka mengikuti lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Event tahunan yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diselenggarakan dalam rangka mencari bibit-bibit atlet baru yang berbakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat (Dikbud Kab. Lobar) Drs. M. Hendrayadi mengatakan,
“Kita menemukan tiga atlit yang sebelumnya mewakili kabupaten Lobar dan sekarang akan berangkat ke Jakarta untuk mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),” paparnya.
Dalam O2SN yang akan dihelat di Jakarta itu, Lobar mengutus cabang renang putri atas nama Agatha Bunga Y. H dan renang putra atas nama Nagatha Excelian Y. H. Keduanya dari SDN 1 Tamansari Gunung Sari. Cabang berikutnya adalah bulutangkis putra atas nama Muh. Sauqi Rizky Al Gadri dari SDN 1 Bagekpolak Barat. Di tingkat SMP, Lobar diwakili oleh Clara Ika Larasati untuk Lomba Mata Pelajaran IPS.

Dalam tatap muka Bupati dengan para atlit, Bupati berpesan agar atlet cilik itu membuat bangga daerah dengan mampu menorehkan prestasi. Para atlet ini akan berlaga di dua cabang olahraga yaitu cabang Renang dan cabang Bulu tangkis.

“Atlit renang dan bulu tangkis ini tidak hanya membawa nama lobar saja tapi juga membawa nama provinsi NTB,” pesannya.
Fauzan mewanti-wanti agar tetap semangat, bahwa yang mereka berangkat ini mewakili empat juta lebih masyarakat NTB, satu atlit bulu tangkis dan dua atlit renang.
“Mudah-mudahan adik-adik bisa melanjutkan ke jenjang internasional untuk mewakili Indonesia di kancah dunia”, harapnya.

Hal terpenting yang juga disampaikan oleh Fauzan adalah agar mereka tidak lupa dengan kewajiban sebagai pelajar, “Walaupun sebagai atlet, jangan pernah lupa belajar yang tekun untuk menambah wawasan. Yang namanya belajar itu tidak boleh ditinggalkan,” pesan Fauzan. (alok/humas)

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan, Dinas Pdk Lobar Kumpulkan Ratusan Kepala Sekolah

Gerung –  Kominfo. Sebanyak 400 orang Kepala Sekolah Dasar (SD), Kepala UPTD dan Pengawas yang ada di Kabupaten Lombok Barat berkumpul di Ruang Aula Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar), Minggu (23/4).

17917767_1170567726398906_2752146791930249656_oKegiatan yang dibalut dalam bentuk “Silaturahmi” ini digelar untuk membentuk kekompakkan dalam melaksanakan tugas, mengatasi bias-bias di lapangan sehingga tidak terjadi suatu penyimpangan dan mampu menyingkapi kondisi kebanyakan masyarakat belakangan ini yang kurang memiliki wawasan kebangsaan.

Acara yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Lobar ini dihadiri Bupati H. Fauzan Khalid, Kepala Dinas PDK dan Kepala Staf Kodim (KASDIM) 1606/Lobar Mayor Januardi.
“Kepala Sekolah dan yang lainnya perlu mendapatkan ilmu wawasan kebangsaan. Hal ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang sering terjadi. Kita mengetahui bahwa Sekolah Dasar slalu ada disetiap dusun dan Kepala Sekolah SD rata-rata adalah tokoh masyarakat juga. Untuk itu kami mengundang narasumber dari Tentara dengan maksud agar ilmu yang didapat bisa disampaikan kepada murid dan masyarakat,” jelas Hendrayadi.

Sebagai tambahan, Hendrayadi menginformasikan akan adanya kegiatan kemah kepemimpinan usai pembagian raport. “Per-Juli 2017 ini juga akan ada penambahan tunjangan Kesra bagi para Kepala Sekolah SD,” tambahnya diiringi tepukan peserta.

Sementara itu bupati dalam arahannya mengingatkan agar Kepala Sekolah, Kepala UPTD dan pengawas agar meningkatkan solidaritas dan mempertebal kebersamaan untuk majunya pendidikan di Lobar.

Lebih jauh orang nomor satu di Lobar ini mengatakan, Pemkab Lobar sudah memutuskan agar di tahun 2017 ini akan melakukan penambahan sebanyak kurang lebih 1.100 orang tenaga pendukung pendidikan yang terdiri dari 800 orang tenaga pengajar dan 300 orang tenaga administrasi. “Saya juga mengingatkan kepada Pak Kadis agar memperhatikan juga kesejahteraan Kepala UPTD dan tenaga pengawas. Setiap Kecamatan minimal ada satu sekolah rujukan juga harus segera direalisasi,” pungkasnya.

Sebagai narasumber, Kasdim 1606/ Lobar Mayor Januardi mengatakan, saat ini Indonesia dihadapkan pada ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang tidak ringan. “Mulai dari konflik elit yang berkepanjangan, krisis ekonomi, pandangan wawasan kebangsaan dan nasionalme yang rendah, tidak berperannya ideologi sebagai alat pemersatu bangsa dan hancurnya solidaritas. Untuk itu dengan digelarnya silaturahmi ini diharapkan bisa mengurangi dan menghilangkan setiap permasalahan yang ada,” harapnya. Diskominfo/Sumber : fb Humas Protokol Lobar (Budi/humas)

Saling Sanjung Daripada Saling Jatuhkan

Gerung – Kominfo. Lebih baik saling sanjung daripada saling menjatuhkan. Demikian ungkapan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid ketika memberikan sambutan pada acara Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad di Masjid Haya BTN Pemda Kecamatan Gerung, Minggu Malam 23/4.

17991745_1171193826336296_7702095862076669389_oDiingatkan Fauzan untuk terus berbuat kebaikan, baik sesama tetangga maupun teman sekerja.

“Lebih baik saling sanjung daripada saling menjatuhkan,” tegas bupati.

Ditambahkan, menjaga kebersamaan merupakan langkah persatuan antar umat beragama dan melakukan hal-hal yang baik serta membiasakan diri untuk mengamalkan ajaran-ajaran agama.

“Apabila berbuat kebaikan, kebaikan pula yang didapatkan,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan hikmah dari peringatan Isra’ Mi’raj yaitu untuk menyadarkan kita bagaimana pentingnya shalat dalam Islam. Karena peristiwa inilah kita diperintahkan wajib menjalankan shalat. Maka, jangan pernah sekali-kali meninggalkan shalat. Marilah terus berusaha sedapat mungkin untuk mengerjakannya secara berjamaah.

Sementara itu Panitia penyelenggara Sumardin, mengapresiasi Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid atas kehadirannya pada acara yang diselenggarakannya dengan mengucapkan terima kasih.

“Terimakasih pada bupati Lobar yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk bisa hadir dalam kesempatan ini,” ungkapnya.

Dalam peringatan Isra Mi’raj kali ini tampak hadir Kasat Pol PP, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Kominfo, Kabag Pemerintahan, Sekcam Gerung dan Staf Pemkab Lobar yang tinggal di BTN Pemda serta tamu undangan lainnya. Diskominfo/Rasidibragi/Sumber : fb Humas Protokol Lobar (man/humas)

Bangun Umat Beragama Pererat Persaudaraan

Giri Menang – Kominfo. Pembangunan umat beragama dapat benar-benar terlaksana dengan baik bila saling mempererat persaudaraan antar umat beragama. Demikian dikatakan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid ketika memberikan sambutan pada acara peringatan Darma Shanti Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939 di Pura Dalem Giri Suci Banjar Rincung Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung, Sabtu 8/4.

WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.52“Mudah-mudahan pertemuan kali ini bisa mempererat rasa persaudaraan antar umat beragama, terutama bagi umat Hindu sehingga kebersamaan dalam rangka pembangunan umat benar-benar bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya

Dikatakan, Pemahaman arti persaudaraan itu harus dihayati agar kedamaian benar-benar tercipta di dunia ini khususnya di Lombok Barat.

“hikmah semacam ini perlu menjadi penghayatan dan menjadi pemahaman kita semua sehingga kedamaian benar-benar bisa tercipta di dunia ini, khususnya di Kabupaten Lombok Barat yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini”, ungkapnya

Bupati Fauzan yang akrab di panggil Haji Ojan mengudang partisipasi masyarakat Lombok Barat,  khususnya umat Hindu agar terus ikut memberikan yang terbaik bagi daerah, diri, keluarga, orang tua, dan agama serta bangsa dan Negara.

Haji Ojan nampak gembira berbaur bersama puluhan umat Hindu di Pura Dalem, disuguhkan penampilan tarian-tarian  yang dibawakan oleh anak-anak binaan dari Pure Dalem, Banjar Rincung.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua dan jajaran pengurus PHDI Lobar, Para Mangku, Kepala Dinas Kominfo dan masyarakat Banjar Rincung dimaksudkan juga meningkatkan iman dan dharma Umat Hindu. Sumber Berita Humas Lombok Barat

WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.55WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.49

Lobar Terima Penghargaan PUP

Giri Menang – Kominfo. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menerima Piagam Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota yang konsisten, inovatif dan selaras dalam pencapaian indikator RPJMD Melalui Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang diserahkan langsung Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi di Ballroom Lombok Raya Hotel, Mataram, Kamis 6/4. Sebuah anugerah itu menegaskan Kabupaten Lombok Barat sebagai kabupaten yang mampu mengatasi dan mencegah pernikahan anak di usia dini dengan baik, melalui Gerakan Anti Merariq Kodeq (GAMAQ) merupakan program Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sebagai upaya melindungi anak dari perkawinan usia anak.

17760098_10207483046069352_1702836121214894313_nCara yang ditempuh yaitu dengan melahirkan awiq-awiq atau aturan masyarakat di tingkat desa. Strateginya dengan mengajak para pemuda sebagai inisiator dan penggerak yang kemudian menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak sekolah untuk bersama-sama melakukan perlindungan terhadap anak. Strategi itu dimaksudkan untuk mengakhiri perkawinan usia anak.

Penyerahan anugerah tersebut sebagai rangkaian dari acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB tahun 2017 yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, staf ahli Bapenas, Perwakilan Menteri Dalam Negeri, Anggota DPR RI Dapil NTB DR. Kurtubi, Bupati dan Walikota se-provinsi NTB, kepala Bappeda se-Provinsi NTB, serta tokoh agama dan tokoh Masyarakat. Sumber Berita Humas Lombok Barat

Bupati Lobar Jadi Narasumber di IDX TV Cannel

Jakarta – Kominfo. Seusai membuka bursa saham ke-62 di Bursa Efek Indonesia (BEI),  Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid dengan didampingi oleh Kepala Bappeda H. Baehaqi diundang menjadi narasumber pada talkshow pagi di IDX TV Channel. Channel yang dimiliki secara berjaringan oleh MNC Bussiness group ini cukup tertarik dengan ekspansi Pemkab Lobar mempromosikan daerah melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) yang secara kasat mata seakan menjadi bagian tidak terpisahkan.

Promosi lewat IDXAcara dengan tajuk IDX Market Now itu dipandu oleh Karlina Dewi berlangsung live dari jam 09.30 sampai jam 10.00 dengan materi utama potensi investasi di Lombok Barat.

Sesaat sebelum live, ditayangkan profile lombok barat yang telah disiapkan oleh Humas dan acara talkshow pun berlangsung lancar dengan interaksi yang tinggi.

Karlina Dewi cukup piawai mengolah diskusi di mana ada 3 hal pokok yg didiskusikan,  yaitu potensi ekonomi,  potensi wisata,  dan tentang BRI Mekaki Marathon 2017 yang akan dilaksanakan di Mekaki Sekotong tanggal 30 April nanti.

Bupati bersama Kepala Bappeda banyak menjelaskan tentang potensi pariwisata sebagai penyokong utama yang akan memberi efek pada sektor lainnya.

Diyakini oleh keduanya,  bahwa angka kemiskinan yang masih 17% dapat secara cepat dientaskan dengan mengkolaborasikan antara sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar kemiskinan dengan industri pariwisata yang mampu mendongkrak penuntasan kemiskinan.

IDX channel sendiri adalah channel tv berjaringan yang disiarkan melalui jaringan kabel indovision atau MNC group dan disaksikan secara berulang pada channel MNC business. Sumber berita Humas Lombok Barat

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalis Buka Pasar Bursa

Jakarta, Kominfo. Sebagai rangkaian akhir kegiatan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid berkesempatan menjadi pembuka kegiatan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Pembukaan perdagangan tersebut ditandai dengan penekanan tombol pembuka perdagangan oleh Fauzan dengan didampingi oleh Nicky Hogan, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia. Fauzan tampak sumringah  diberi kesempatan menjadi pembuka pasar saham yang ke-62 pada hari ini, Senin  (3/4).

Bursa Saham bupati LobarMenurut Chairuddin Berlian, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI, baru Fauzan Khalid saja, Kepala Daerah selain Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo yang berkesempatan membuka bursa saham.

Bursa efek yang merupakan gabungan dari Bursa Efek Jakarta itu, saat ini sudah memperjual belikan saham dengan nilai lebih dari 7 trilyun rupiah per hari.

Dalam kesempatan pembuka, Nicky Hogan menyampaikan pentingnya sektor moneter dan saham dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia. “Dengan terlibatnya Kepala Daerah, eksistensi Bursa Efek dapat dikenal lagi di daerah-daerah,” ujar Nicky.

Menurut Fauzan, pasar modal adalah suatu wadah yang sangat mendukung kemudahan bagi para investor untuk dapat menanamkan modalnya. Terlebih, melalui pasar modal juga masyarakat maupun investor akan mudah untuk mendapatkan permodalan.

 

Jika sosialisasi tersebut dilakukan secepatnya oleh BEI, pihaknya berharap masyarakat menjadi tahu akan manfaat yang diperoleh dari pasar modal. Sehingga Lombok Barat bisa setara atau bahkan mengalahkan Bali yang infrastruktur wisatanya sudah terlebih dahulu berkembang.

Fauzan sendiri memanfaatkan acara ini untuk mempromosikan potensi wisata di Lombok Barat. “Lombok Barat tidak hanya punya Senggigi. Saat ini kami sedang mengembangkan wilayah Sekotong. Untuk mengenalkannya, maka kami perkuat wilayah ini dengan menggelar Event Marathon di Pantai Mekaki. Mudah-mudahan ke depannya nanti Lombok bisa mengejar Bali untuk membawa Indonesia ke arah lebih baik,” ujar Fauzan.

Sesaat setelah memberikan sambutan,  secara bersama-sama melakukan penghitungan mundur untuk kemudian Fauzan menekan tombol tanda dimulainya geliat pasar modal.

Sesaat setelah dibuka pada indeks harga gabungan ada pada point 5,587.53 menguat 0,1 dari indeks harga gabungan sebelum dibuka.

Nicky Hogan menyambut baik kehadiran Fauzan dan dengan mempromosikan Sekotong melalui Marathon dianggap pilihan yang tepat.  Ia sendiri memastikan diri untuk ikut sambil mencari kesempatan dapat mensosialisasikan BEI dan masalah bursa saham di Mataram. Sumber Berita Humas Lombok Barat,

1 2 3 7