Bupati Lobar Serahkan Piala Bergilir MTQ

Giri Menang, Kamis 3 Oktober 2019 – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid menyerahkan piala bergilir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada ketua umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) NTB H. Iswandi. Penyerahan disaksikan seluruh kontingen dari 10 kabupaten/kota se-NTB pada acara Malam Ta’aruf di Pendopo Bupati Lobar, Rabu (2/10) malam.

Piala bergilir sebelumnya diraih Kabupaten Lombok Barat setelah berhasil keluar sebagai juara umum pada MTQ XXVII. Dalam gelaran MTQ yang dilaksanakan di Kabupaten Bima pada 2017 lalu itu, Kabupaten Lombok Barat berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengoleksi 70 medali dari seluruh cabang lomba yang ada.

Sebelum menyerahkan piala, bupati terlebih dahulu mengucapkan selamat datang kepada sekitar 1.200 peserta yang hadir pada malam itu. Bupati berharap melalui momen malam ta’aruf, hubungan persaudaraan semua peserta baik sebagai sesama umat islam dan sebagai masyarakat NTB semakin erat.

“Kegiatan kita malam ini mengharuskan kedua kita aktif. Tidak hanya kami (Lombok Barat) tapi bapak ibu sekalian juga untuk saling berkenalan, untuk kemudian meningkat ke persahabatan dan Insya Allah kemudian bisa memperkuat persaudaraan kita sebagai umat islam dan bahkan sebagai bagian dari masyarakat Nusa Tenggara Barat,” sambut bupati.

Keikutsertaan semua peserta MTQ ke XXVIII ini dikatakan bupati juga sebagai bagian dari cara untuk mendukung dan memperkaya visi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Hal itu disampaikan Ketua Umum LPTQ NTB H. Iswandi.

Dalam kesempatan itu, ia mewakili Gubernur NTB menyampaikan salam bagi semua peserta dan juga menyampaikan apresiasi kepada Lombok Barat selaku tuan rumah.

“Pemerintah Provinsi Lombok Barat menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya atas kesiapan dan kesediaan dari Pemkab Lombok Barat untuk menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi yang ke XXVIII ini,” ungkap Penjabat Sekda NTB ini.

Selain sebagai salah satu dukungan untuk mencapai visi-misi pembangunan NTB, yaitu menuju NTB yang gemilang, event dua tahunan ini juga diharapkan Iswandi menjadi kegiatan yang bisa mengisi pembangunan daerah NTB menjadi daerah yang penuh dengan keberkahan dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

Acara ditutup dengan pemnyerahan cinderamata oleh bupati kepada masing-masing perwakilan Kafilah.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, Sekda H. Moh. Taufiq beserta jajaran, Kakanwil Kementerian Agama NTB H. Nasrudin Islah serta beberapa perwakilan pemerintahan NTB lainnya.

Ribuan Kafilah se NTB Ikuti Pawai Taaruf MTQ 28 NTB di Gerung

Gerung, Kominfotik-Hampir seribuan kafilah asal 10 kabupaten/kota se Nusa Tenggara Barat (NTB) kamis (3/10/2019) pagi ini turut ambil bagian pada Pawai Taaruf Musabaqoh Tilawatil Qu’an (MTQ) ke 28 tingkat provinsi NTB yang dipusatkan di Kompleks Pemerintahan Kantor Bupati Lombok Barat Giri Menang, Gerung.

Start dari Jalan Raya Lembar-Gerung, Lingkungan Perigi,  kafilah dari 10 kabupaten/kota se NTB setelah dilepas Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setdakab Lombok Barat H Ilham, masing-masing kafilah tampil dengan ciri khas pakaian, seni dan kebudayaan masing-masing yang bernuansa islami. Setiap kafilah dari 10 kabupaten/kota didampingi seluruh ASN yang ada di Organisai Perangkat Daerah (OPD) Lombok Barat.

Yang spesifik pada Pawai Taaruf saat itu, yakni turunnya Wakil Bupati Lombok Tengah HL Fathul Bahri, S.IP di barisan terdepan bersama kafilah asal Lombok Tengah yang diketahui cukup banyak. Para peserta Pawai Taarruf ini menempuh route sepanjang 1 kilometer dan fhinisnya hingga Pendopo Bupati Lombok Barat.  Di depan Pendopo para kafilah langsung diterima Bupati dan wakil Bupati Lombok Barat bersama unsur Muspida.

Asisten I Setda Lobar H Ilham pada pelepasan Pawai Taaruf tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari 10 kabupaten/kota se NTB yang akan mengikuti MTQ selama seminggu ke depan di Gumi Patut patuh patju, Lombok Barat.

Ilham menambahkan, MTQ Provinsi NTB ke 28 di Kabupaten Lombok Barat diharapkan dapat memotivasi dan menyemangati masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk selalu mencintai, memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Kita berharap dengan MTQ 28 Provinsi NTB ini, akan semakin menumbuhkembangkan dan membumikan AL-Qur’an di tengah-tengah masyarakat untuk mencapai kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat,” ujarnya. (her)

Fakih dan Naisa Siap Rebut Juara di MTQ XXVIII Tk. Provinsi NTB

Giri Menang, 2 Oktober 2019 – Ada yang menarik saat Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengunjungi kafilah Lombok Barat. Bersama Wakil Bupati Hj. Sumiatun dan rombongan, Bupati Fauzan melakukan pengecekan penginapan untuk para kafilah asal Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 56 orang peserta dan 31 orang offisial di Gedung Zainul Hafiz yang berada di Lingkungan Aik Ampat Kelurahan Dasan Geres, Rabu (2/10/2019).

Kedatangan rombongan bupati disambut dengan pembacaan Al-Qur’an oleh salah satu peserta Tilawatil Qur’an Kelas anak-anak putra, Fakih Muzadid.

Fakih Muzadid adalah andalan Lombok Barat di cabang Tilawatil Qur’an golongan anak-anak putra Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi NTB yang ke XXVIII.

Ia mengaku optimis mampu menyumbangkan prestasi untuk Lombok Barat. Rasa optimis Fakih didasari oleh persiapan yang telah ia lakukan. Mulai dari memfasihkan bacaan hingga irama bacaan yang akan ditampilkannya nanti.

Selain berbagai persiapan yang telah ia lakukan, Fakih juga optimis karena adanya dukungan keluarga, teman-teman, dan pelatihnya. Lebih khusus lagi karena do’a dari orang tuanya.

“Sebelum dikarantina, saya minta dido’akan dulu oleh orang tua agar bisa jadi juara. Dan teman-teman lain juga mudah-mudahan dapat juara,” ujar siswa kelas 6 SDN 1 Montong Are Kediri ini.

Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh Naisa Afika. Naisa bukan kafilah dari Lombok Barat. Siswi Kelas IV SDN 1 Pemenang Barat ini adalah utusan dari Kafilah Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk cabang tilawatil Qur’an anak-anak putri.
Ditemui saat melakukan pendaftaran ulang di Bencingah Agung, Naisa mengaku optimis bisa berprestasi di ajang dua tahunan tersebut.

“Saya latihan setiap sore hari diajarkan oleh guru saya, ustadz Sahar,” tutur Naisa.

Semangat-semangat tersebut yang membuat Bupati Lombok Barat gembira namun juga harap-harap cemas. Dalam kunjungannya, Fauzan lalu memberikan semangat dan berharap agar seluruh peserta tampil dengan maksimal serta mampu mempertahankan juara umum yang telah diraih sebelumnya.

“Pertahankan juara umum dan kita juga tuan rumah, karena target kita juara umum,” pinta Fauzan.

Belajar dari pengalaman saat MTQ di Bima dua tahun lalu, kata Fauzan, targetnya hanya juara 3 namun ternyata bisa jadi juara umum.

“Saat ini, saya memiliki keyakinan ini. Bukan sekedar target, tetapi adik-adik mampu untuk melakukan itu semua,” ujar bupati dengan optimis.

Bupati juga meminta agar seluruh pesera berkonsentrasi hanya pada al-Qur’an dan musabaqah.

“Kalau di Bima dulu, handphone peserta disita 3 jam sebelum lomba, maka sekarang jadi 5 jam,” pinta Fauzan kepada official dan pembina.

Hal itu dirasa penting karena menurutnya, tidak menutup kemungkinan para peserta akan kehilangan konsentrasi karena terpengaruh handphone.

“Seperti yang dulu kita lakukan di Bima, saya berasumsi adik-adik itu juara karena kebijakan itu,”ujar Fauzan.

Para Kafilah pada MTQ XXVII Sudah Berdatangan

Giri Menang, Rabu, 2 Oktober 2019 – Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang ke XXVIII tampak sudah clear seratus persen. Tidak hanya di arena utama, namun juga semua majelis yang tersebar di 8 tempat atau 3 wilayah, yaitu Gerung, Kediri, dan Gunung Sari.

Sampai dengan sore ini (Rabu, 2/10/2019) hampir semua kafilah Kabupaten/ Kota telah berdatangan ke Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat untuk mendaftar ulang.

“Sebelumnya para kafilah sudah mendaftar secara online, namun registrasi ini penting dilakukan lagi untuk pengecekan fisik,” ujar Kepala Sekretariat LPTQ NTB, H. Amirin A. Rahim.

Jadi, kata Amirin, setiap peserta yang telah didaftarkan secara online, secara bersama-sama lalu mendaftarkan diri dengan membawa berkas bukti identitas, seperti Kartu Keluarga atau akta kelahiran.

“Sekarang sudah tidak mungkin lagi terjadi kesalahan umur, karena sistem online pendaftaran MTQ terkoneksi dengan data NIK (Nomor Induk Kependudukan, red) di Dukcapil,” terang H. Amirin.

Kehadiran masing-masing kafilah dari Kabupaten/ Kota se-NTB disambut oleh sedikitnya tiga Kepala OPD yang oleh Panitia Pelaksana Daerah ditetapkan sebagai penghubung. Seperti saat kedatangan kafilah dari Kabupaten Lombok Utara (KLU), mereka langsung disambut oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Kepala Bappeda Lombok Barat.

“Kami ditugaskan hanya untuk menerima, mengantar ke hotel atau tempat menginap, dan menyiapkan saat akan arena musabaqah,” terang Kepala Dinas Koperasi UMKM, H. M. Fajar Taufik.

Terkait dengan tempat menginap, H. Amrin A. Rahim sebelumnya menjelaskan, bahwa seluruh biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi para kafilah diserahkan sepenuhnya menjadi urusan Pemerintah Kabupaten/ Kota tempat kafilah berasal.
“Kalau kemudian diserahkan ke panitia, takutnya nanti jadi temuan. Jadi kita serahkan ke masing-masing saja karena tergantung pada kondisi keuangan dan keinginan masing-masing daerah,” terang Amrin.

KLU sendiri akan mengkonsentrasikan kafilahnya di Lombok Garden Mataram. Demikian juga dengan Kabupaten/ Kota lainnya yang memilih beberapa hotel di seputar Mataram, kecuali Kafilah Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kabupaten Bima yang memilih rumah penduduk di kawasan dekat dengan arena musabaqah.

Hasil pantauan lapangan, proses registrasi masing-masing kafilah sangat lancar dan cepat. Kepala Bagian Keagamaan Biro Kesra Provinsi NTB, H. Aziz Fahmi memastikan pola registrasi yang diselenggarakan di Lombok Barat relatif baru dan bahkan belum diaplikasikan untuk MTQ Nasional.

“Setiap Cabang dan kelas usia atau putra putri, disiapkan satu meja sehingga proses verifikasi faktual peserta menjadi sangat cepat,” terang Aziz Fahmi.

Sesuai dengan skedul panitia, maka usai pendaftaran, para kafilah akan berkumpul lagi malam harinya untuk kegiatan ta’aruf dan jamuan makan malam oleh Bupati Lombok Barat. Esok paginya ada kegiatan pawai dan baru akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB Zulkiflimansyah, Kamis Malam (3/10/2019).

Kafilah KSB Diterima, Sekda Lobar Harapkan Partisipasi Masyarakat

Gerung, Kominfotik-Penerimaan kafilah MTQ ke 28 asal 10 kabupaten/kota diakhiri dengan kedatangan kafilah asal kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Rabu (2/9) siang diterima panitia di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat.  Sebanyak 83 orang kafilah dari kabupaten paling barat Pulau Sumbawa ini didampingi OPD Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Lombok Barat bersama panitia daerah untuk selanjutnya menyerahkan berbagai dokumen yang dipersyaratkan dalam untuk bias tampil dalam berbagai mata lomba pada MTQ ke 28 kali ini.

Sama halnya dengan kedatangan kafilah lainnya, kafilah darui KSB juga diberikan souvenir khas Lombok Barat sebagai bukti bahwa setiap kafilah se NTB siap mengikuti lomba di Lombok Barat.

Sekretaris Daerah Lombok Barat (Lobar) Ir HM Taufiq, M.Sc didampingi panitia daerah H Safarudin, M.Ag mengungkapkan rasa syukur dan ucapan selamat dating bagi seluruh kafilah MTQ dari 10 kabupeten/kota se NTB.

Ia berharap agar seluruh peserta bisa mengikuti agenda-agenda yang sudah disiapkan selama berlangsungnya MTQ ke 28 di Lobar. Mulai dari Malam Taaruf, Pawai Taaruf, Malam pembukaan MTQ, mengikuti berbagai mata lomba di 8 lokasi/majelis hingga malam penutupan dengan baik, aman dan lancar.

Khusus kepada kafilah asal Lombok Barat Sekda Lobar mengaku bersama Bupati, Wakil Bupati ataupun dari LPTQ Lobar tetap memberikan motivasi dan semangat agar bias tampil dengan baik pada seluruh mata lomba yang diikuti, sehingga harapan untuk mempertahankan juara umum MTQ ke 28 di Lobar ini bias diraih kembali.

“Seperti kita ketahui bersama, pada MTQ ke 27 di Kabupaten Bima, Lombok Barat berhasil meraih juara umum. Kita ingion mengulang kembali raihan prestasi terbaik yang kita peroleh dua tahun sebelumnya,” ujar HM Taufiq.

Secara pribadi dan institusi, Sekda Lobar menyampaikan terima kasihnya atas partisipasi para kafilah MTQ se NTB yang turut membantu persiapan pelaksanaan MTQ ini, sehingga apa yang menjadi agenda yang sudah ditentukan bias secepatnya dituntaskan dalam waktu yang tidak terllau lama.

Menyinggung 8 majelis yang menjadi arena lomba, Sekda Lobar menyimpulkan kesemuanya telah memenuhi syarat yang direkomendasikan Pemerintah Provinsi NTB. Diantaranya lokasi penginapan kafilah, Dewan Hakam, lokasi lomba dan suasana kemeriahan di setiap majelis.

“Kami sudah turun mengecek ke 8 Majelis dimaksud dan Alhamdulillah tidak ditemukan kendala berarti. Karena itu kami berharap  kepada masyarakat Lombok Barat turut berpartisipasi aktif dalam MTQ ke 28 ini,”

Alasannya Sekda, MTQ ini tidak hanya sekedar acara pembukaannya sukses, namun bagaimana partisipasi masyarakat baik saat pmbukaan, pelaksanaan lomba sampai dengan ditutupnya MTQ ini agar masyarakat Lobar bersama tokoh masyarakat lainnya bisa hadir dalam penyelenggaraan MTQ ini dimasing-masing majelis.   (Rasidi, her/Kominfo)

Gaung MTQ XXVIII NTB dari Ibu Kota Kabupaten Hingga RT

Gerung, Kominfotik-Gaung MTQ XXVIII provinsi NTB yang dipusatkan di Lombok Barart mulai 2-9 Oktober 2019 mendatang mulai terlihat. Di sejumlah ruas-ruas jalan sudah terpenuhi dengan pemasangan spanduk, baliho, poster ataupun sejenisnya yang berkaitan dengan menyambut dan menyemarakkan pelaksanaan MTQ tersebut sudah terlihat.

Tidak itu saja sejumlah kantor pemerintahan lingkup Pemda Lombok Barat hingga tingkat RT turut berpartisipasi menyambut kegiatan akbar dua tahun sekali ini. Buktinya pemasangan ucapan selamat datang  dan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh kafilah MTQ se NTB terpampang di depan kantor masing-masing.

Demikian juga di lokasi majelis di Masjid Perumahan Pemda Lombok Barat di Dasan Gres, Kecamatan Gerung, berbagai spanduk dan ucapan selamat datang terpampang dari seluruh RT yang ada di Perumda Lombok Barat. Bahkan dari pintu masuk Perumahan Pemda tersebut ratusan umbul-umbul dan bendera serta spanduk sudah terpasang guna menyemarakkan MTQ NTB ini.

Ketua RT 04 BTN Perumahan Pemda Sahari, S.Pd menyambut baik kegiatan MTQ XXVIII propinsi NTB ini yang dipusatkan di Lombok Barat. “Gaung MTQ NTB ini kita di tingkat RT, bahkan secara luas hingga tingkat lingkungan sudah sudah disosialisasikan. Kita menghimbau masyarakat juga agar menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah asal 10 kabupaten/kota se NTB,” ujarnya. (her)

Motivasi Kafilah MTQ 28 Lobar dan Bonus Khusus dari Wabup

Gerung, Kominfotik – Kontingen MTQ ke 28 asal Lombok Barat makin memantapkan tekadnya untuk mempertahankan juara umum pada helatan seminggu kemudian yang akan digelar mulai 3-9  Oktober 2019 mendatang yang dipusatkan di Bencinga Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Jalan Soekarno Hatta Giri Menang.

Keyakinan kafilah MTQ 28 Lombok Barat tersebut disamping sebelumnya dilakukan pemusatan latihan (TC) dan uji public selama tiga tahap juga yang semakin menambah motivasi dan keyakinan kafilah Lobar tersebut. Terlebih adanya semangat dari Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun yang melepas kontingen kafilah Lobar pada Jumat (27/9-19) di Masjid Patut Patuh Patju Pemkab Lombok Barat.

“Apa yang menjadi harapan kalian semua untuk bisa mempertahankan juara umum Insya Alloh akan dapat kita raih bersama kembali. Tentu ibu (Waklil Bupati, red) akan memberikan bonus khusus bagi kafilah Lobar yang berhasil meraih prestasi dan mempertahankan juara umum pada pelaksanaan MTQ ke 28 Provinsi NTB mendatang. Jaga kesehatan dengan baik termasuk mental bertanding dan mental juara harus tetap menjadi motivasi dari sekarang,” tukasnya.

Wabup juga mengingatkan agar para kafilah asal Lombok Barat tetap menjaga kesehatan dan disiplin sebaik-baiknya sesuai arahan pelatih ataupun tim lainnya. “Hal ini penting dilakukan agar apa yang menjadi kenginan bersama untuk meraih juara umum bisa kita raih dan menjadi kebanggan bersama masyarakat Lombok Barat,” ujarnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat H. Jaelani Ibrahim, S.Pdi M.Pd melaporkan, secara keseluruhan jumlah kontingen asal Lobar pada MTQ 2019 ini sebanyak 56 orang yang terdiri dari 28 putra dan 28 putri yang akan mengikuti 8 mata lomba.

“Para pelatih, ofisiel dan para kafilah sebelumnya sudah berbuat maksimal sebelum tibanyanya pelaksanaan MTQ mendatang. Pemusatan latihan yang sudah dilakukan selama tiga tahapan dan uji publik kapasitas di sejumlah pondok pesantren terkenal di Lobar juga sudah dilakukan. Hal ini kita lakukan untuk mengevaluasi sejauk mana kualitas kafilah Lombok Barat yang akan diturunkan pada MTQ mendatang,” ujar Jaelani.

Jaelani juga menyatakan, masukan-masukan dari para pelatih, ofisiel bahkan dari para kafilah akan menjadi catatan berharga bagi kontingen Lombok Barat untuk lebih menyempurnakan temuan-temuan kekurangan yang terjadi selama masa TC.

“Interval waktu yang tersisa sebelum hari H kita tetap memanfaatkannya untuk berlatih di penginapan Lombok Barat di Ponpes Zainul Hafizin Aik Ampat Gerung pimpinan TGH Ilham,” ujar Jailani. (her)

Motivasi Kafilah MTQ 28 Lobar dan Bonus Khusus dari Wabup

Gerung, Kominfotik-Kontingen MTQ ke 28 asal Lombok Barat makin memantapkan tekadnya untuk mempertahankan juara umum pada helatan seminggu kemudian yang akan digelar mulai 3-9  Oktober 2019 mendatang yang dipusatkan di Bencinga Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Jalan Soekarno Hatta Giri Menang.

Keyakinan kafilah MTQ 28 Lombok Barat tersebut disamping sebelumnya dilakukan pemusatan latihan (TC) dan uji public selama tiga tahap juga yang semakin menambah motivasi dan keyakinan kafilah Lobar tersebut. Terlebih adanya semangat dari Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun yang melepas kontingen kafilah Lobar pada Jumat (27/9-19) di Masjid Patut Patuh Patju Pemkab Lombok Barat.

“Apa yang menjadi harapan kalian semua untuk bisa mempertahankan juara umum Insya Alloh akan dapat kita raih bersama kembali. Tentu ibu (Waklil Bupati, red) akan memberikan bonus khusus bagi kafilah Lobar yang berhasil meraih prestasi dan mempertahankan juara umum pada pelaksanaan MTQ ke 28 Provinsi NTB mendatang. Jaga kesehatan dengan baik termasuk mental bertanding dan mental juara harus tetap menjadi motivasi dari sekarang,” tukasnya.

Wabup juga mengingatkan agar para kafilah asal Lombok Barat tetap menjaga kesehatan dan disiplin sebaik-baiknya sesuai arahan pelatih ataupun tim lainnya. “Hal ini penting dilakukan agar apa yang menjadi kenginan bersama untuk meraih juara umum bisa kita raih dan menjadi kebanggan bersama masyarakat Lombok Barat,” ujarnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat H. Jaelani Ibrahim, S.Pdi M.Pd melaporkan, secara keseluruhan jumlah kontingen asal Lobar pada MTQ 2019 ini sebanyak 56 orang yang terdiri dari 28 putra dan 28 putri yang akan mengikuti 8 mata lomba.

“Para pelatih, ofisiel dan para kafilah sebelumnya sudah berbuat maksimal sebelum tibanyanya pelaksanaan MTQ mendatang. Pemusatan latihan yang sudah dilakukan selama tiga tahapan dan uji publik kapasitas di sejumlah pondok pesantren terkenal di Lobar juga sudah dilakukan. Hal ini kita lakukan untuk mengevaluasi sejauk mana kualitas kafilah Lombok Barat yang akan diturunkan pada MTQ mendatang,” ujar Jaelani.

Jaelani juga menyatakan, masukan-masukan dari para pelatih, ofisiel bahkan dari para kafilah akan menjadi catatan berharga bagi kontingen Lombok Barat untuk lebih menyempurnakan temuan-temuan kekurangan yang terjadi selama masa TC.

“Interval waktu yang tersisa sebelum hari H kita tetap memanfaatkannya untuk berlatih di penginapan Lombok Barat di Ponpes Zainul Hafizin Aik Ampat Gerung pimpinan TGH Ilham,” ujar Jailani. (her)

Gaung MTQ XXVIII NTB dari Ibu Kota Kabupaten Hingga RT

Gerung, Kominfotik-Gaung MTQ XXVIII provinsi NTB yang dipusatkan di Lombok Barart mulai 2-9 Oktober 2019 mendatang mulai terlihat. Di sejumlah ruas-ruas jalan sudah terpenuhi dengan pemasangan spanduk, baliho, poster ataupun sejenisnya yang berkaitan dengan menyambut dan menyemarakkan pelaksanaan MTQ tersebut sudah terlihat.

Tidak itu saja sejumlah kantor pemerintahan lingkup Pemda Lombok Barat hingga tingkat RT turut berpartisipasi menyambut kegiatan akbar dua tahun sekali ini. Buktinya pemasangan ucapan selamat datang  dan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh kafilah MTQ se NTB terpampang di depan kantor masing-masing.

Demikian juga di lokasi majelis di Masjid Perumahan Pemda Lombok Barat di Dasan Gres, Kecamatan Gerung, berbagai spanduk dan ucapan selamat datang terpampang dari seluruh RT yang ada di Perumda Lombok Barat. Bahkan dari pintu masuk Perumahan Pemda tersebut ratusan umbul-umbul dan bendera serta spanduk sudah terpasang guna menyemarakkan MTQ NTB ini.

Ketua RT 04 BTN Perumahan Pemda Sahari, S.Pd menyambut baik kegiatan MTQ XXVIII propinsi NTB ini yang dipusatkan di Lombok Barat. “Gaung MTQ NTB ini kita di tingkat RT, bahkan secara luas hingga tingkat lingkungan sudah sudah disosialisasikan. Kita menghimbau masyarakat juga agar menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah asal 10 kabupaten/kota se NTB,” ujarnya. (her)

Lobar Optimis Pertahankan Predikat Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi NTB

Giri Menang, Jum’at 27 September 2019 – Tahun ini Lombok Barat ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 28 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini tentunya menambah rasa optimis semua pihak bahwa Lombok Barat mampu bersaing dan meraih juara umum kembali. Keoptimisan ini disampaikan Kepala Kemenag Lombok Barat H. Jaelani Salam pada pelepasan kontingen Lombok Barat untuk MTQ XXVIII, Jum’at (27/9/2019) di Masjid Tripat Kantor Bupati Lombok Barat.

“Terlihat sekarang wajah adik-adik kita ini cerah ceria, berarti ada harapan besar untuk kembali meraih juara umum tahun ini,” harap Jaelani.

Seperti kita ketahui, dalam gelaran MTQ sebelumnya di Bima, Kabupaten Lombok Barat berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengoleksi 70 medali dari seluruh cabang lomba yang ada.

Pada gelaran MTQ tingkat provinsi tahun ini, Lombok Barat mengutus 56 orang peserta yang terdiri dari 28 peserta putra, dan 28 peserta putri untuk mengikuti 8 cabang mata lomba.

Faqih Muzaddid (12) merupakan peserta termuda yang akan mengikuti cabang tilawah kategori anak-anak mengaku sudah mempersiapkan diri untuk MTQ ini.

“Selain di tempat latihan, saya juga tetap latihan tilawah di rumah, sama olahraga,” tuturnya.

Siswa kelas 6 Sekolah Dasar asal Dusun Pelowok, Desa Kediri Lombok Barat ini juga merupakan peraih juara 1 pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten kategori anak-anak yang diselenggarakan tahun kemarin di Kecamatan Kuripan.

Persiapan maksimal tentunya sudah dipersiapkan oleh semua pihak terkait, terutama dari para peserta dan pelatih yang telah mengadakan training centre (TC) dari sejak 2 Agustus lalu. Evaluasi sampai uji publik di dua pondok pesantren di Lombok Barat pun telah dilalui para calon peserta MTQ kali ini.

Di tempat yang sam, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun memberikan semangat dan nasihat kepada para calon peserta. Sumiatun berpesan agar semua peserta tetap menjaga kesehatan dan kekompakan.

“Ini tidak kalah penting, kalian juga harus jaga kesehatan, jaga kekompakan dan terus berlatih sekeras-kerasnya sampai nanti bisa tampil maksimal saat lomba”, pesannya.

Di akhir acara wakil bupati juga menjanjikan bonus bagi peserta yang berprestasi pada ajang MTQ ke 28 tingkat provinsi ini.

1 2 3 4