Giri Menang, Rabu 28 Agustus 2019 – Talenta dan skill Kadek Mahayani pantas diacungi jempol. Gadis asal Lingkungan Montongsari, Kelurahan Gerung Utara Kecamatan Gerung, Lombok Barat ini sukses sebagai juara tiga Asean Skill Competitions (ASC) 2019. Untuk itu, putri dari pasangan I Komang Subawe dan Ni Luh Ayu Sartinah ini berhak berbaur dengan 70-an peserta ASC se-Indonesia.

ASC adalah event dua tahunan yang melombakan berbagai jenis keterampilan yang digagas oleh para meneri tenaga kerja se-Asia Tenggara.

ASC, awalnya terbentuk pada November 1992. ILO/APSDEF (Asia and Pasific Skill Development Program) bersama dengan Pemerintah Jepang, menggelar seminar Kompetisi Nasional di Chiba, Jepang. Saat itulah, muncul ide untuk mengadakan kompetisi serupa di kawasan Asia Tenggara.

Maka pada September 1993, mulai dipersiapkan pertemuan para Menteri Tenaga Kerja se-Asia Tenggara yang diorganisir oleh ILO/APSDEP di Chiba, Jepang. Pertemuan ini dihadiri oleh Indonesia, Malaysia, Thailand dan Philipina. Mereka sepakat untuk mengadakan kompetisi keterampilan. Tujuannya, selain meningkatkan hubungan bilateral, tapi juga sebagai tolak ukur, sejauh mana tingkat kompetensi tenaga kerja muda.

Dalam ajang ASC ini, tahapan yang diikuti Kadek meliputi seleksi daerah dan nasional. Pada ASC XIII tahun 2019 yang digelar di NTB pada Mei lalu, diikuti oleh 50 orang peserta, termasuk Kadek Mahayani yang ikut dalam kejuruan fashion technology. Setelah dinyatakan lulus seleksi daerah, Kadek selanjutnya harus megikuti seleksi nasional, karena telah sukses memenuhi passing grade untuk mengikuti seleksi nasional di Jakarta dan Semarang.

Dalam seleksi nasional (seleknas), Kadek Mahayani yang saat itu masih sebagai siswi SMKN 4 Mataram, berhasil keluar sebagai juara tiga tingkat nasional sekaligus mewakili Indonesia di tingkat Asia untuk jurusan Fashion Technology.

Ditemui saat gelaran Job Fair Kabupaten Lombok Barat, Rabu (28/8) kemarin, Kadek yang didampingi sang ayah mengemukakan, setelah Kadek mengikuti kegiatan Pelatihan Character Building, selanjutnya pada September 2019 akan dilanjutkan dengan kegiatan program Pelatihan Bahasa Inggris sejak tanggal 1 hingga 31 September mendatang.

Selanjutnya pada bulan Oktober-Desember 2019, seuruh peserta mengikuti pemusatan pelatihan (TC) tahap 1 yang telah ditetapkan sesuai kejuruan masing-masing.

Belum berhenti sampai disitu, pada bulan Januari-Juli 2020, Kadek kembali mengikuti TC tahap 2.

“Setelah tahap persiapan itu dilaksanakan, maka dipilih dua orang peserta lagi yng akan mewakili Indonesia pada ASC VIII di Singapura pada tahun 2020 mendatang,” kata gadis kelahiran Buleleng (Bali), 7 Februari 2000 itu.