Bupati Lombok Barat Lantik H. Ahmad Saikhu sebagai Pj. Sekretaris Daerah

Gerung, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat melantik H. Ahmad Saikhu sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan pemerintahan hingga terpilihnya Sekretaris Daerah definitif. Pelantikan berlangsung di Gerung, (Selasa, 14 Juli 2026).

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati yang telah ditetapkan pada 14 Juni 2026 dan mulai berlaku efektif sejak tanggal pelantikan. Pemerintah daerah menyatakan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan tersebut, perbaikan akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu pejabat berwenang dan disaksikan para saksi serta rohaniwan. Dalam sumpahnya, H. Ahmad Saikhu menyatakan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati seluruh peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi etika jabatan, menjaga integritas, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.

Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Sesuai ketentuan yang berlaku, masa jabatan Pj. Sekretaris Daerah bersifat sementara dan dapat diperpanjang paling banyak dua kali masa jabatan, masing-masing selama tiga bulan, sehingga total masa penugasan paling lama enam bulan. Selama menjalankan tugas, pejabat yang dilantik berhak menerima tunjangan jabatan, sedangkan seluruh biaya pelaksanaan dibebankan pada APBD Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan segera membuka proses seleksi Sekretaris Daerah definitif melalui BKPSDM bersama Panitia Seleksi. Seleksi akan dilaksanakan secara adil, transparan, bebas intervensi, dan berbasis kompetensi. Calon Sekretaris Daerah definitif dipersyaratkan memiliki pendidikan paling rendah magister (S2) serta pengalaman jabatan minimal dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Penilaian difokuskan pada kemampuan mewujudkan visi pembangunan daerah dalam RPJMD.

Dalam arahannya, Bupati meminta Sekretariat Daerah di bawah kepemimpinan sementara H. Ahmad Saikhu menerjemahkan RPJMD ke dalam langkah nyata untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Siapapun yang terpilih nanti harus mampu bekerja sama secara sinergis bersama Bupati dan Wakil Bupati. Selamat bertugas kepada Bapak H. Ahmad Saikhu, semoga dapat menjaga kelancaran roda pemerintahan dan mempersiapkan transisi kepemimpinan dengan baik,” ujar Bupati.

Selama masa penugasannya, H. Ahmad Saikhu bertanggung jawab mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah serta memastikan kelancaran transisi pemerintahan hingga Sekretaris Daerah definitif terpilih dan dilantik.

Fotografer: Angga
Penulis : Angga

Pemkab Lombok Barat Kantongi Dukungan Pusat untuk Tiga Infrastruktur Prioritas

Gunungsari, Diskominfotik – Kunjungan perdana Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Lombok Barat menjadi momentum bersejarah yang membuka peluang percepatan pembangunan di daerah. Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berhasil mengantongi komitmen dukungan terhadap tiga proyek strategis dari Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

Komitmen tersebut diperoleh saat Presiden meresmikan lima bendungan secara serentak dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Selain menjadi kebanggaan bagi masyarakat, kunjungan kepala negara juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk memperjuangkan sejumlah kebutuhan infrastruktur prioritas.

Bupati LAZ menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang untuk pertama kalinya menghadirkan Presiden RI di Lombok Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Ini merupakan kunjungan Presiden RI yang pertama ke Lombok Barat,” ujarnya.

Di sela agenda kunjungan, Bupati LAZ melakukan pembahasan langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum terkait sejumlah usulan pembangunan daerah. Ia menegaskan terdapat tiga proyek prioritas yang menjadi fokus pembahasan, yakni pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendungan Meninting, pembangunan Islamic Center, serta renovasi Pasar Modern Gerung.

“Ada tiga yang saya tekankan. Pertama kelanjutan SPAM dari Bendungan Meninting, kedua Islamic Center, dan ketiga Pasar Modern Gerung,” jelasnya.

Menurut Bupati LAZ, ketiga program tersebut mendapat respons positif dari Menteri Pekerjaan Umum. Bahkan sebelum kembali ke Jakarta, Menteri kembali mengingatkan agar ketiga usulan tersebut menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.

“Responsnya sudah positif. Sebelum kembali beliau juga mengingatkan tiga program itu, yaitu Islamic Center, Pasar, dan SPAM,” katanya.

Meski demikian, realisasi proyek-proyek tersebut masih memerlukan penyelesaian sejumlah persyaratan administrasi, terutama perizinan tata ruang dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta penyelesaian pembebasan lahan.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan dapat segera berjalan apabila seluruh perizinan telah dinyatakan selesai.

“Kalau dari sisi ATR/BPN sudah clear izinnya, pembangunan bisa langsung berjalan,” ujarnya.

Khusus pembangunan Islamic Center, Dody menjelaskan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) telah rampung. Namun, penyusunan Detailed Engineering Design (DED) masih berlangsung bersamaan dengan proses pembebasan lahan seluas lima hektare yang sedang dituntaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“DED masih dalam proses, begitu juga pembebasan lahannya. Itu sedang dikerjakan oleh Pak Bupati,” tambahnya.

Selain kesiapan lahan dan dokumen teknis, sejumlah proyek juga membutuhkan rekomendasi kementerian teknis sesuai bidangnya. Islamic Center memerlukan rekomendasi dari Kementerian Agama, sementara renovasi Pasar Modern Gerung membutuhkan dukungan Kementerian Perdagangan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis sinergi yang terbangun dengan pemerintah pusat melalui kunjungan Presiden RI akan mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

(Diskominfotik/Adiwijaya/Juan)

Harkopnas ke-79, Bupati Lombok Barat Dorong Koperasi Berkualitas untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Giri Menang, Diskominfotik– Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dengan menggelar upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Giri menang park Senin (13/07/2026) yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, serta karyawan dan karyawati lingkup pemerintah Lombok Barat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H.L.Ahmad Zaini membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan membangun koperasi yang semakin modern, profesional, serta mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang tangguh.

Menteri Koperasi juga menekankan bahwa koperasi harus terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta memperluas akses pembiayaan dan pasar. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Usai membacakan sambutan Menteri Koperasi, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan pesan bahwa untuk mempetakan koperasi yang tidak hanya pada tataran jumlah tetapi juga kualitas yang bukan sekedar angka tapi fakta rill dilapangan sehingga keberhasilan koperasi adalah ikhtiar kita bersama.

“Saya berharap pada momentum hari koperasi ke 79 ini mari kita mendampingi koperasi agar berkualitas dengan melakukan pembinaan yang bagus “jelasnya.

Bupati juga menjelaskan kepada seluruh OPD agar mengevaluasi keseluruhan program agar berorientasi dan berkolerasi terhadap RPJMD

“Mari rubah mindset bekerja jangan hanya perencanaan banyak tapi menghasilkan sedikit tetapi kebalikannya perencanaan sedikit untuk menghasilkan yang lebih banyak”ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga menyerahkan penghargaan kepada 11 koperasi sehat yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Barat.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi koperasi lainnya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan kepada anggota, serta memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Lombok Barat.

Penulus : Ria
Fotografer : Fery

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan dari Bendungan Meninting, Bupati Lobar: Jadi Sumber Kehidupan dan Penggerak Ekonomi

Gunungsari, Diskominfotik – Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, meresmikan lima bendungan secara serentak dari Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, penyediaan air, pengendalian banjir, dan energi melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air.

Peresmian dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal beserta Forkopimda NTB, serta Gubernur Bali I Wayan Koster yang mengikuti secara virtual dan Bupati/Walikota Se NTB.

Secara keseluruhan, lima bendungan tersebut mendukung layanan irigasi seluas 39.540 hektare, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengendalikan banjir di wilayah hilir, serta mendukung penyediaan energi.

Dalam sambutannya, Presiden RI H. Prabowo Subiyanto menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan simbol kesinambungan pembangunan nasional yang hanya dapat terwujud melalui kerja keras, persatuan, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Kemakmuran tidak jatuh dari langit. Kemakmuran lahir dari kerja besar, kerja keras, dan kerja bersama,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia tidak akan mencapai kemakmuran apabila praktik korupsi dan kebocoran anggaran masih terjadi. Karena itu, seluruh aparatur negara diminta terus melakukan pembenahan dan bekerja sesuai harapan masyarakat.

Selain itu, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia menjaga persatuan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai fondasi membangun bangsa yang maju dan berdaulat.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas peresmian Bendungan Meninting yang dinilai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Lombok Barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden. Semoga bendungan ini menjadi sumber kehidupan, meningkatkan produksi pertanian, penyediaan air bersih, energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Laz juga mengajak seluruh masyarakat Lombok Barat untuk bersama-sama menjaga Bendungan Meninting agar tetap lestari sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

(Diskominfotik/Adiwijaya/Juan)

Pemkab Lombok Barat dan Unram Perkuat Sinergi, Siapkan Kolaborasi Pembangunan Berbasis Potensi Desa

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memperkuat sinergi dengan Universitas Mataram (Unram) melalui penjajakan kerja sama pembangunan berbasis potensi desa. Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi jajaran pimpinan Unram bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Ruang Rapat Senggigi Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (8/7/2026).

Audiensi dipimpin langsung Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Lobar H. Akhmad Saikhu, para kepala OPD, Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, beserta jajaran akademik Unram.

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai pertemuan itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini memaparkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Lombok Barat, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan, hingga pendidikan. Menurutnya, setiap desa di Lombok Barat memiliki karakteristik dan potensi yang dapat dikembangkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas meskipun menghadapi tantangan pengurangan transfer anggaran dari pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah terus berupaya mencari berbagai solusi melalui efisiensi anggaran, optimalisasi program, serta pengembangan potensi unggulan di masing-masing desa agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi paparan Rektor Unram mengenai program akademik dan pengabdian kepada masyarakat, Bupati LAZ menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menindaklanjutinya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan akan menginventarisasi program-program yang dapat diimplementasikan di lapangan, terutama yang berkaitan dengan pembangunan desa.

Menurut Bupati LAZ, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unram memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.

“Kita coba program kolaborasi yang nantinya dapat menggabungkan ilmu pengetahuan dengan praktik di lapangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari penguatan program Kampus Berdampak, yang mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Melalui program tersebut, mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan melakukan pendampingan, pelatihan, serta mengidentifikasi potensi yang dimiliki setiap desa untuk dikembangkan bersama masyarakat.

“Mahasiswa akan terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat serta membantu pengembangan berbagai sektor potensial seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan potensi unggulan desa lainnya agar dapat berkembang secara optimal,” ujarnya

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Universitas Mataram berharap dapat menghadirkan berbagai inovasi pembangunan berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat, sehingga Lombok Barat dapat menjadi daerah percontohan dalam pengembangan desa berbasis kolaborasi akademisi dan pemerintah.
(Diskominfotik/Ria/Windi)

Kapolda NTB Kunjungi Lombok Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Melalui Aksi Sosial dan Penghijauan

Lembar, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Barat menerima kunjungan kerja Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., di Markas Komando (Mako) Polres Lombok Barat, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial, penghijauan, serta penguatan integritas personel sebagai wujud sinergi antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian.

Kapolda NTB tiba di Mako Polres Lombok Barat didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Bulawan Widihastuti Kalingga beserta rombongan. Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Barat, jajaran pejabat utama Polres Lombok Barat, serta pengurus Bhayangkari Cabang Lombok Barat.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapolda NTB bersama Bupati Lombok Barat dan Forkopimda menyerahkan bantuan sosial kepada warakawuri, anak yatim, petani, serta masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan warga.

Setelah kegiatan bakti sosial, rombongan melaksanakan penanaman pohon rindang di kawasan Lapangan Sport Center Mako Polres Lombok Barat. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan kawasan kerja yang hijau, nyaman, dan berkelanjutan.

Kunjungan kerja Kapolda NTB juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kepolisian Daerah NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah.

Sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan modal utama dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolda NTB.

Melalui kunjungan kerja ini diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kepedulian sosial, maupun mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Lombok Barat.

Penulis: Angge
Foto: Juan

Bantuan ATENSI Senilai Rp244 Juta Disalurkan, Pemkab Lombok Barat Dorong Penerima Manfaat Keluar dari Kemiskinan

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyalurkan bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026 senilai Rp244 juta kepada 102 penerima manfaat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Sentra Paramita Mataram. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan kemandirian masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di daerah. (Jumat, 3 Juli 2026).

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor Bupati Lombok Barat dan dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati, Ketua Sentra Paramita Mataram, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DISOSPPPA), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat akurasi penyaluran bantuan sosial melalui pemanfaatan basis data terpadu yang diawali dengan verifikasi faktual masyarakat pada desil 1 dan desil 2. Pendataan tersebut selanjutnya akan diperluas hingga desil 5 sebagai acuan penyaluran bantuan agar semakin tepat sasaran.

Menurut Bupati, bantuan sosial bukan untuk menciptakan ketergantungan, melainkan sebagai stimulus agar masyarakat mampu meningkatkan taraf hidup melalui pemberdayaan dan pelatihan keterampilan sehingga dapat keluar dari kategori masyarakat miskin.

Ketua Sentra Paramita Mataram menyampaikan bahwa Program ATENSI merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan. Ia juga meminta pemerintah daerah terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Kepala DINSOSPPPA Kabupaten Lombok Barat, Arif Surya Wirawan, melaporkan total bantuan yang diterima dari Kementerian Sosial melalui Sentra Paramita Mataram mencapai Rp244 juta. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk barang kepada 102 penerima manfaat yang terdiri atas 41 penerima bantuan usaha, 30 penerima bantuan kebutuhan hidup layak, dan 31 penerima alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap Program ATENSI dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat sehingga secara bertahap mampu keluar dari kemiskinan dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Bupati Lombok Barat Apresiasi Kafilah MTQ, Siapkan Langkah Menuju Juara Umum

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara pelepasan sekaligus pembubaran Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lombok Barat usai mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan berlangsung di Lobi Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (1/7/2026).

Acara dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, perwakilan Kementerian Haji, para asisten, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, para camat, LPTQ, serta seluruh peserta dan ofisial kafilah MTQ Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan pendamping yang telah mengharumkan nama daerah dengan mempertahankan posisi Juara III pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Menurutnya, Lombok Barat memiliki potensi besar karena banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi yang berasal dari daerah ini.

“Kita patut bersyukur atas prestasi yang diraih. Namun, ini juga menjadi bahan evaluasi bersama. Potensi yang dimiliki Lombok Barat sangat besar sehingga pembinaan harus dilakukan lebih terarah, berkelanjutan, dan dimulai sejak sekarang, bukan hanya menjelang pelaksanaan MTQ,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil MTQ tahun ini, baik dari aspek teknis, pembinaan, maupun penguatan mental para peserta.

Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga kesiapan mental saat mengikuti perlombaan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara konsisten agar kualitas peserta terus meningkat.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh peserta menjadikan hasil MTQ tahun ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Ia optimistis Lombok Barat mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada MTQ mendatang.

“Target kita ke depan tidak sekadar mempertahankan prestasi, tetapi menjadi juara umum, terlebih ketika Lombok Barat menjadi tuan rumah. Dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang berkesinambungan, saya yakin hal tersebut dapat kita wujudkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Lombok Barat, H. Lalu Winengan, menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat yang telah memberikan perhatian besar kepada para peserta MTQ.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pembubaran kafilah, tetapi menjadi momentum silaturahmi dan bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada para qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang telah membawa nama baik Lombok Barat.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi para peserta untuk terus meningkatkan prestasi. Ia juga menyampaikan harapan agar para qari dan qariah asal Lombok Barat yang saat ini memperkuat daerah lain dapat kembali membela daerah asalnya pada MTQ mendatang.

“Kami optimistis dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, pembinaan terhadap para qari dan qariah akan semakin baik sehingga cita-cita menjadi juara umum dapat terwujud,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para peserta berprestasi sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas dedikasi dan perjuangan mereka dalam mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penulis dan Foto : Angge

Bupati Lombok Barat ikut serta dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Lombok Barat.

Lembar – Bupati Lombok Barat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Kepolisian, TNI, Forkopimda, Pj. Sekda, Ketua TP PKK Lobar, para Kepala OPD terkait, Para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan nasional. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Lombok Barat memimpin jalannya prosesi yang berlangsung tertib dan lancar.

Kehadiran Bupati Lombok Barat pada peringatan tersebut menjadi wujud sinergi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terhadap Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lombok Barat, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng kemudian ditutup dengan ramah tamah yang dihadiri oleh seluruh tamu undangan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Lombok Barat diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lombok Barat.(Husni/Angga)

BUPATI LAZ:TIM PENDAMPING KELUARGA JADI GARDA TERDEPAN PENCEGAHAN STUNTING

Giri Menang, Diskominfotik.Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.

Kegiatan yang dilaksanakan di Bencingah Agung, Gerung, Jumat (26/6/2026), dihadiri oleh Bupati Lombok Barat,perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan, kepala OPD terkait, TP PKK Kabupaten Lombok Barat, Serta kader Tim Pendamping Keluarga.

Bupati Lombok Barat H.L.Ahmad Zaini dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan temu kader menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas para kader TPK yang menjadi ujung tombak pendampingan keluarga dalam mencegah dan menekan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat.

“Melalui pertemuan ini saya harapkan para peserta mendapatkan arahan, pembekalan, serta penguatan mengenai strategi pendampingan keluarga yang efektif, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita”jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Bapak LAZ juga menegaskan bahwa fokus kader tim pendamping keluarga adalah pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, bahkan sebelum terjadinya kehamilan. Oleh karena itu, Tim Pendamping Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, melakukan pendampingan, serta memastikan calon pengantin dan calon ibu memperoleh layanan kesehatan yang memadai.

Selain pembekalan, para kader juga diberikan penguatan terkait pemanfaatan aplikasi pendataan yang telah disiapkan. Melalui aplikasi tersebut, Tim Pendamping Keluarga dapat mendata calon pengantin dan calon ibu secara lebih akurat sehingga kondisi kesehatan dan faktor risiko dapat dipantau sejak awal. Data yang terkumpul diharapkan menjadi dasar dalam memberikan intervensi yang tepat guna mencegah terjadinya stunting.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap seluruh Tim Pendamping Keluarga terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan stunting berjalan lebih optimal.

Dengan pendampingan yang terarah dan didukung data yang akurat, diharapkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat dapat terus ditekan sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Penulis:Bq.Ria
Fotografer:Wirdan

1 2 3 59