Di Tengah Duka Banjir Sekotong, Bupati LAZ dan Wabup UNA Hadir Menguatkan Warga Blongas

Sekotong, Diskominfotik,
Usai meninjau kondisi warga terdampak banjir di Desa Buwun Mas, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) didampingi Pj. Sekretaris Daerah Lombok Barat serta para Kepala OPD, langsung melawat ke Desa Persiapan Blongas Kecamatan Sekotong, Rabu (14/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang meninggal dunia akibat bencana banjir. Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara langsung menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, sekaligus memberikan dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga korban dan warga terdampak sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Daerah di tengah masyarakat yang sedang berduka. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

Pemerintah daerah akan terus hadir dan bergerak cepat dalam penanganan dampak bencana, baik dari sisi kemanusiaan, pemulihan, maupun langkah-langkah antisipatif ke depan. Bupati LAZ juga menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk terus bersinergi memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dengan baik.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan berpihak pada masyarakat di saat tertimpa bencana

(Diskominfotik)
Credit : ( Husni/Zul)

Turun Bersama, Hadirkan Harapan: Pemprov NTB dan Pemkab Lobar Petakan Penanganan Bencana Secara Menyeluruh

Sekotong, Diskominfotik,
Kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Bupati Lombok Barat yang turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana, Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat dari dekat dampak banjir, tetapi menjadi langkah awal untuk memetakan penanganan bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita bersama Bupati Lombok Barat turun langsung. Intinya, kegiatan ini untuk memetakan kebutuhan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,” ujar Gubernur NTB Mamiq Iqbal dengan penuh kepedulian saat berada di tengah warga terdampak.

Ia menjelaskan, pada tahap awal, perhatian pemerintah difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bahan pangan dan kebutuhan pokok menjadi prioritas utama agar warga dapat segera melanjutkan kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang. Bantuan sembako telah disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Pemerintah Provinsi NTB, serta Baznas Provinsi NTB dan Baznas Kabupaten Lombok Barat.

“Bantuan sembako sudah didrop dan kebutuhan dasarnya sudah diidentifikasi,” ungkapnya.

Mamiq Iqbal menambahkan, tim teknis akan segera melakukan pengambilan sedimentasi sungai dengan metode pengemasan pasir ke dalam karung sebagai tanggul sementara. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir susulan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

“Problem utamanya ada di sungai dan drainase di wilayah ini, sehingga itu yang kita tangani terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam kunjungannya, menyampaikan bahwa langkah penanganan jangka pendek yang harus segera dilakukan adalah pembersihan saluran air dan daerah aliran sungai. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi.

“Penanganan ini tidak mungkin dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan partisipasi bersama untuk menjaga ekosistem. Aktivitas yang merusak lingkungan seperti penebangan pohon harus dihentikan. Jika kita tidak bersahabat dengan alam, maka alam akan menghukum kita, seperti yang terjadi saat ini,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa bencana banjir di wilayah Sekotong menyebabkan satu orang korban jiwa. Sementara itu, data kerusakan dan dampak lainnya masih dalam proses pendataan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat dan akan disinkronkan dengan BPBD Provinsi NTB.

Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi melalui gotong royong dan saling bahu-membahu dalam pemulihan pascabencana. Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya bencana adalah tidak berjalannya keseimbangan ekosistem, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal , Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), BPBD Provinsi NTB, Pj. Sekda Lobar, Inspektur, para Kepala OPD, Kapolsek Sekotong, Camat Sekotong, Kepala Desa, serta masyarakat Buwun Mas.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan berbagai pihak terkait, penanganan bencana diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi saat ini, tetapi juga menjadi langkah pembelajaran untuk memperkuat kesiapsiagaan di masa depan. Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir, bekerja bersama masyarakat, dan menumbuhkan harapan agar kehidupan warga dapat segera pulih dan berjalan lebih baik.

(Diskominfotik)
Credit : (Husni/Zul)

Lombok Barat yang Amanah dan Berintegritas: Pejabat Eselon III Lombok Barat Resmi Dilantik

Gerung, Diskominfotik,
Suasana khidmat dan penuh harapan mewarnai pelantikan sejumlah Pejabat Administrator pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA) di Aula Kantor Bupati Lombok Barat. Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, serta para Pejabat Administrator yang dilantik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul  Adha yang akrab disapa UNA tersebut menekankan bahwa rotasi pejabat kali ini merupakan bagian dari penataan organisasi melalui penggabungan dan perampingan OPD. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih bersinergi, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah. Karena itu, loyalitas, kejujuran, dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama dalam bekerja,” pesannya dengan penuh ketegasan yang sarat makna.

Lebih lanjut, Wabup UNA menegaskan bahwa setiap rotasi dan mutasi pejabat yang dilakukan selalu berpedoman pada hasil assessment dan kinerja selama menjalankan tugas. Menurutnya, jabatan yang dipercayakan merupakan buah dari dedikasi, pengabdian, serta tanggung jawab yang telah ditunjukkan di tempat kerja masing-masing.

“Apa yang diraih hari ini adalah hasil dari loyalitas dan integritas dalam bekerja serta pengabdian nyata kepada masyarakat,” jelasnya.

Sejumlah pejabat yang mengisi posisi sekretaris diantaranya, M. Abdullah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Atmayadi sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian, Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja, dan Lalu Martajaya sebagai Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Adapun Pejabat Administrator yang dipercaya mengisi posisi Kepala Bidang pada Dinas PUPR, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, di antaranya Khairul Sudrajat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air, I Gusti Putu Edi Rustandi sebagai Kepala Bidang Cipta Karya, Anwar Junaidi dipercaya sebagai Kepala bidang Tata Ruang dan Pertanahan, Lalu Kariadi Kepala Bidang Jasa Konstruksi, Pengujian Material dan Peralatan, dan Rahma Ningdasih Nuraulia Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Pada sektor kesehatan, H. Suhaili dipercaya menjabat Kepala Bidang Pencerahan dan Pencegahan Penyakit, serta Mustilkar sebagai Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Sementara itu pada Dinas Perhubungan, Ahmad Nazeer Haikal menjabat sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Erwin Rahman sebagai Kepala Bidang Pelayaran, dan Kadarusman sebagai Kepala Bidang Keterminalan dan Perparkiran.

Selanjutnya, H. Saifullah dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengelolaan dan Kearsipan, Rosdiana sebagai Kepala Bidang Perpustakaan, H. Ahmad Rozi menjabat sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, dan Lalu Wira Kencana sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Di bidang pangan dan sumber daya alam, Eko Budi Santoso ditunjuk sebagai Kepala Bidang Perikanan, dan Iskandar sebagai Kepala Bidang Konsumsi dan Ketahanan Pangan pada Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan. Sementara itu, Di Dinas Perdagangan, sebagai Kepala Bidang Perdagangan dijabat oleh Lale Widyani, dan Lalu Muhammad Adirin sebagai Kepala Bidang Pasar. H. Muhammad Amin tetap bertugas di Dinas Damkar dan Penyelamatan sebagai Kepala Bidang Pencegahan, dan Agus Sutrisman Sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menaruh harapan besar akan tumbuhnya semangat baru dalam membangun sinergi yang lebih kuat antar OPD. Dengan semangat pengabdian, diharapkan pelayanan publik semakin ramah, tulus, dan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi cerminan komitmen bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang hadir dan melayani dengan sepenuh hati.

(Diskominfotik)
Credit : (Bq. Ria/Juan, Angge/Zul)

Sinergi Bapenda–Kominfo Perkuat Fondasi Digital Pendapatan Daerah Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik,
Kolaborasi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Lombok Barat menjadi langkah awal dalam memperkuat optimalisasi pendapatan daerah tahun 2026. Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar di ruang kerja Kepala Bapenda Kabupaten Lombok Barat.pada Rabu (7/1/2026),

Pertemuan ini dihadiri jajaran Bapenda, mulai dari sekretaris, para kepala bidang hingga kepala subbidang. Dari pihak Dinas Kominfotik, hadir langsung Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Lombok Barat, H. Rizky Bani Adam, didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Sumirah.

Dalam forum tersebut, kedua perangkat daerah membahas sejumlah isu strategis terkait optimalisasi pendapatan daerah, khususnya rencana pemanfaatan aplikasi pembayaran pajak dan retribusi secara digital. Bapenda menegaskan pentingnya transformasi layanan pemungutan pajak dan retribusi agar lebih efektif, transparan, serta mudah diakses oleh masyarakat. Bapenda berharap dukungan Kominfo dalam pengembangan dan penguatan sistem pajak dan retribusi digital yang terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat, H. Rizky Bani Adam menegaskan bahwa dukungan Kominfo kepada Bapenda bersifat teknis, meliputi penyediaan dan penguatan aplikasi, infrastruktur digital pendukung, serta kebijakan digitalisasi di Kabupaten Lombok Barat. Ia menjelaskan bahwa Kominfo berperan memastikan sistem digital berjalan optimal melalui penguatan server, jaringan, keamanan informasi, dan integrasi antar aplikasi.

“Kesiapan teknis menjadi fondasi utama dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah berbasis digital,” tegasnya.

Lebih lanjut, H. Rizky berharap Bapenda dapat memanfaatkan aplikasi yang telah difasilitasi oleh Kominfo dan meninggalkan pola kerja konvensional. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada ketersediaan sistem, tetapi juga pada perubahan pola kerja dan komitmen pengguna.

“Aplikasi hanyalah wadah. Jika tidak digunakan secara optimal, maka tidak akan memberikan manfaat, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujarnya.

Forum ini berlangsung khidmat dan konstruktif. Ke depan, pengembangan pajak dan retribusi digital di Kabupaten Lombok Barat akan difokuskan pada penyederhanaan fitur pembayaran, perluasan kanal transaksi, integrasi data, serta penguatan infrastruktur digital. Langkah ini menjadi bagian dari kerja nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di bawah kepemimpinan Bupati LAZ dan Wakil Bupati UNA dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat..

Credits: (Sumirah/Zul)

Dari Sawah Lombok Barat, Optimisme Swasembada Pangan Nasional Digaungkan

Gerung, Diskominfotik,
Semangat kemandirian swasembada pangan nasional kembali menguat dari hamparan sawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Berkah Subur” di Dusun Sambik Ratik, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengikuti Video Conference (Vicon) Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, serta Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB, Dandim Lombok Barat, Kapolres Lombok Barat, Staf Ahli Bupati, para kepala OPD terkait, Camat Gerung, Kepala Desa Banyu Urip, tokoh masyarakat, Gabungan Kelompok Tani, serta masyarakat setempat.

Momentum panen raya ini menjadi simbol nyata kerja keras dan ketangguhan para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan bangsa. Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang secara konsisten mengolah lahan dan menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan hasil nyata dari persatuan, kolaborasi, dan keberpihakan kepada sektor pertanian.

Dalam arahannya, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan telah dibuktikan melalui turunnya berbagai program strategis pertanian ke daerah. Salah satunya adalah program optimalisasi lahan seluas 10.500 hektare yang akan dilaksanakan di NTB.

Ia menjelaskan bahwa optimalisasi lahan (Oplah) tersebut dilakukan melalui dua skema utama, yaitu Revitalisasi jaringan irigasi lama yang merupakan peninggalan pembangunan masa lalu, dan Program pompanisasi, khususnya untuk wilayah yang sumber airnya berada di lokasi yang lebih tinggi dan membutuhkan dukungan teknologi pompa.

“Alhamdulillah, selain optimalisasi lahan, Presiden juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir dan mendampingi petani. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Lombok Barat akan terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, serta penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang berkelanjutan.

“Harapannya, hasil pertanian di Lombok Barat semakin meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

Wabup UNA juga menyoroti Desa Banyu Urip yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan produktivitas pertanian tinggi, namun masih termasuk dalam kategori desa miskin. Ia berharap ke depan Desa Banyu Urip dapat keluar dari kemiskinan dan tumbuh menjadi desa yang lebih makmur.

“Dari desa kita bangun kesejahteraan. Dengan pertanian yang kuat, kita wujudkan Lombok Barat sejahtera, NTB makmur mendunia, serta masyarakat yang adil dan sejahtera,” pungkasnya.

Panen raya yang pusatkan di Gapoktan “Berkah Subur” Desa Banyu Urip berlangsung Khidmat dan penuh optimisme. Dari tanah yang digarap dengan kerja keras, kesabaran, dan doa, tumbuh keyakinan bahwa swasembada pangan adalah kekuatan bangsa, serta petani merupakan pilar utama dalam menjaga masa depan Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.

Credits: (Zul)

Langkah Nyata Menuju Lombok Barat Bersih, Pemkab Serahkan 8 Truk Sampah Baru untuk DLH

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat layanan publik, khususnya di sektor kebersihan dan lingkungan. Hal tersebut diwujudkan melalui serah terima 8 unit mobil truk sampah baru kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Barat sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanganan sampah di daerah. Kegiatan ini berlangsung di depan Loby Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa (6/1/2026).

Peresmian dan penyerahan armada baru tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), didampingi Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA). Kegiatan ini turut dihadiri Pj. Sekda Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi, Kepala DLH Lombok Barat Busyairi, Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat H. Rizki Bani Adam, Kepala BPKAD Lombok Barat, serta jajaran pejabat dan staf DLH Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup merupakan ujung tombak penanganan sampah di tengah masyarakat. Oleh karena itu, dukungan sarana dan prasarana yang memadai, khususnya kendaraan operasional, menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

“Armada ini diharapkan mampu membantu DLH bekerja lebih optimal, sesuai dengan kapasitas dan fungsinya. Tahun 2025 ini, kita memperbarui dan menambah 8 unit armada truk sampah sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh pelayanan publik,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh komponen pelayanan publik di Kabupaten Lombok Barat akan terus dibenahi secara bersama-sama demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Ia berharap armada baru tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap kebersihan serta keindahan Lombok Barat.

“Kepada jajaran DLH, saya ucapkan selamat. Optimalkan penggunaan alat angkut ini secara maksimal agar benar-benar memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan kita,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tetap fokus pada kerja nyata, meskipun di tengah berbagai kritik dan dinamika yang muncul. Menurutnya, kerja nyata dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat merupakan jawaban terbaik dalam membangun Lombok Barat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Apapun dinamika dan kritik yang kita hadapi, mari kita sikapi dengan bijak. Hari ini kita telah menunjukkan upaya maksimal melalui kerja nyata demi kesejahteraan masyarakat Lombok Barat ke depan,” pungkasnya.

Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terwujudnya Lombok Barat yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

(Diskominfotik)
Credit: (Tim IKP/Zul)

Dari Amanah ke Pengabdian, Langkah Nyata Lombok Barat Wujudkan Birokrasi Profesional

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali meneguhkan tekad dan keseriusannya dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Administrator yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (5/1/2026).

Prosesi yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, serta Pejabat Administrator, sebagai wujud kebersamaan dan sinergi dalam mengemban amanah pembangunan daerah.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dimaknai sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Lombok Barat.

“Jabatan bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Wabup UNA juga berpesan kepada seluruh pejabat, baik Pejabat Tinggi Pratama maupun Pejabat Administrator, agar senantiasa mengedepankan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Selain itu, ia menekankan pentingnya bekerja secara cepat, tepat, nyata, dan terukur, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan serta keluhan masyarakat.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, saya meminta agar seluruh pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsi serta lingkungan kerja masing-masing. Bangun komunikasi yang baik dengan pimpinan, kolega, dan masyarakat. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Lombok Barat yang kita cintai,” pesannya.

Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan reformasi birokrasi secara berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dengan semangat amanah dan pengabdian, para pejabat yang dilantik diharapkan dapat memberikan kinerja terbaik serta menghadirkan pelayanan yang semakin responsif demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.

(Diskominfotik)
Credit : (Husni/Zul)

Merawat Warisan Leluhur, Bupati LAZ Tutup Pergelaran Peresean di Koloseum Gerung

Gerung, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara resmi menutup pergelaran tradisi budaya Peresean yang berlangsung di Koloseum Taman Kota Gerung, Rabu (31/12/2025). Kegiatan budaya ini mengusung tema “Mencari Pepedu Angoh” sebagai upaya melestarikan nilai-nilai kearifan lokal sekaligus menyiapkan generasi penerus pejuang budaya (Pepadu) di masa depan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Dirut PT AMGM, Camat, para Ketua Paguyuban, serta para pepadu se-Pulau Lombok.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menyukseskan kegiatan budaya Peresean tersebut. Ia menegaskan bahwa Peresean bukan sekadar tontonan, tetapi juga warisan budaya yang sarat nilai keberanian, sportivitas, dan persaudaraan.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk mencari pepedu angoh yang nantinya akan menjadi pepadu kita di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah melakukan renovasi Koloseum Taman Kota Gerung secara bertahap. Renovasi tersebut mencakup penambahan fasilitas hingga dua kali lipat, termasuk penambahan enam akses tangga serta peningkatan kapasitas tempat duduk hingga enam kali lipat dari sebelumnya.

“Saya tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Meskipun kapasitas tempat duduk sudah ditambah berkali lipat, kolosium tetap penuh dan membludak. Ini menandakan bahwa masyarakat Lombok Barat sangat mencintai budaya Peresean,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menegaskan bahwa Koloseum Taman Kota Gerung kini menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Peresean yang paling representatif dan rekonstruktif di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia berharap proses penyempurnaan fasilitas Koloseum dapat rampung pada April mendatang, termasuk pemasangan lampu penerangan, sehingga ke depan arena tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budaya pada malam hari, harapnya.

Penutupan pergelaran Peresean ini berlangsung semarak dengan antusiasme masyarakat yang memadati arena dan dihiasi saweran dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam melestarikan budaya daerah, sekaligus memperkuat identitas, kebanggaan, dan rasa memiliki masyarakat terhadap warisan leluhur Lombok Barat.

(Diskominfotik)
Credit : (Husni/Zul)

Solidaritas Tanpa Batas, Pemkab Lombok Barat Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatera-Aceh

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama seluruh jajaran pemerintah daerah menggelar penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara yang terdampak musibah banjir di wilayah Sumatera dan Aceh, yang digelar di Penas Gerung, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sosial ini di hadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Dirut PT AMGM, Camat, ketua Baznas Lobar, serta masyarakat Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam sambutannya menyampaikan bahwa, dari hasil penggalangan dana yang terkumpul donasi sebesar Rp. 485.000.000 yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Baznas Lombok Barat, PGRI Lombok Barat, serta jajaran ASN. Sementara itu, donasi dari masyarakat yang dihimpun melalui relawan mencapai Rp. 15.000.000. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan penggalangan dana ini.

“Sebelumnya kita awali dengan doa akhir tahun bersama seluruh perangkat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan malam ini kita lanjutkan dengan penggalangan donasi bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di tanah air,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Lombok Barat secara bersama-sama. Ia meyakini bahwa masyarakat Lombok Barat memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjaga daerahnya, termasuk memanfaatkan dan merawat fasilitas publik yang disediakan untuk kepentingan bersama.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan komitmen untuk terus menghidupkan Kota Gerung sebagai pusat aktivitas masyarakat dan pemerintahan. Seluruh ikhtiar yang dilakukan, baik melalui doa bersama maupun aksi nyata seperti penggalangan dana ini, dipersembahkan sepenuhnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.
Melalui semangat kebersamaan dan doa bersama, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis dapat terus melangkah menuju daerah yang maju, berdaya saing, dan mampu sejajar dengan kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penggalangan donasi ini turut dimeriahkan dengan penampilan sejumlah penyanyi lokal ternama, di antaranya Zul KDI dan artis daerah lainnya. Kegiatan berlangsung khidmat namun tetap semarak, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat Lombok Barat dalam membantu sesama.

(Diskominfotik)
Credit : (Husni/Zul)

Menjemput 2026 dengan Doa dan Kebersamaan, Bupati LAZ Tegaskan Kolaborasi Kunci Membangun Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar dzikir dan doa bersama (muhasabah) dalam rangka menutup tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, yang berlangsung di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Dirut PT AMGM, Camat, Tokoh agama, para ASN, serta para penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan bahwa Tahun 2025 menjadi refleksi dan momentum evaluasi untuk memasuki Tahun 2026 dengan semangat yang lebih baik. Ia menegaskan melalui dzikir dan doa bersama ini, diharapkan dapat memberikan kekuatan dan kelancaran dalam melanjutkan pembangunan Lombok Barat bersama Wakil Bupati beserta para jajaran pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Alhamdulillah, apa yang telah kita ikhtiarkan selama kurang lebih sembilan bulan terakhir sudah cukup dirasakan oleh masyarakat Lombok Barat dan juga mendapatkan pengakuan dari pemerintah lainnya. Semua capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan kebersamaan seluruh OPD,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ berharap melalui kegiatan dzikir dan doa bersama ini, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas, dijauhkan dari berbagai cobaan, serta mampu menjaga sinergi dan kolaborasi yang seiring dan seirama dalam membangun daerah.

“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, cita-cita mewujudkan masyarakat Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan dapat diraih secara kolektif,” harapnya.

Seluruh rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada peserta berprestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024 serta santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan ini menjadi penutup akhir tahun yang sarat nilai spiritual sekaligus wujud kepedulian sosial pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu dan generasi berprestasi Lombok Barat.

(Diskominfotik)
Credit : (Husni/Zul)

1 2 3 42