Launching Public Health Data Theater (PHDT), Bupati LAZ : Satu Data Kesehatan ini Dari Lombok Barat Untuk Indonesia

Gerung, Diskominfotik.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Oxford University Clinical Research Unit -Indonesia melaunching Public Health Data Theater proyek Scalable Public Health Empowerment, Research, and Education Sites (SPHERES) di Ruang Auditorium RSUD Tripat Gerung Lombok Barat, Kamis 14 Agustus 2025. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, para Asisten, Pimpinan OUCRU Indonesia Dr. Anuraj Shankar, Ketua TP PKK Lobar Hj. Indra Rukmana Zaini, Plt. Dinas Kesehatan Lobar H. Ahmad Syaikhu, para Kepala OPD, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat beserta Tim Spheres.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan seluruh jajaran Dinas Kesehatan atas kegiatan yang telah diselenggarakan. Ia mengatakan dalam mengambil kebijakan pihaknya selalu mengacu pada data. Karenanya keberadaan Public Health Data Theater ini sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dibidang kesehatan. Hal ini merupakan pertama di Indonesia sehingga ini tentu akan menjadi contoh bagi daerah lain. “Public Health Data Theater ini adalah dari Lombok Barat untuk Indonesia. Karena hal ini merupakan yang pertama di Indonesia,”ujarnya.

Ia mengatakan saat ini Lombok Barat tengah mengembangkan Big Data sebagai gambaran awal dalam mengambil kebijakan. Karenanya Public Health Data Theater ini sangat menunjang pelayanan dalam bidang kesehatan. Bupati LAZ mengatakan peluncuran PHDT ini memiliki peran sangat penting dalam mendorong pemanfaatan data secara lebih sistematis dalam perumusan kebijakan kesehatan. “Saya berharap hal ini dapat menjadi contoh penerapan sistem pelayanan kesehatan berbasis data yang konsisten dan berkelanjutan. Kedepannya semua pelayanan harus berbasis digital atau teknologi agar memudahkan masyarakat dalam mengakses,” ujarnya.

Selanjutnya Bupati LAZ juga menekankan selain data, pihaknya juga harus berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas pada sektor kesehatan. Dimana di dalamnya terdapat sinergi tidak terbatas sebagai bentuk optimalisasi peran SDM Kesehatan. Karenanya ia meminta kepada SDM bidang kesehatan untuk terus mengembangkan komptensinya. “Ini merupakan Komitmen Pemerintah Daerah terhadap penguatan sektor kesehatan yang berbasis data dan membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, mari terus berkolaborasi untuk mendukung pengembangan pelayanan kesehatan di daerah,” tutupnya.

Melalui kegiatan peluncuran PHDT ini, Pemerintah Daerah mendukung sepenuhnya program digitalisasi layanan kesehatan berbasis data dan juga sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan. Acara ini berjalan baik dan lancar.
(Diskominfotik)

Potografer : Angga
penulis: : Windi
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

TIGA ATLET LOMBOK BARAT BORONG PRESTASI DI KEJUARAAN SEPATU RODA PIALA WALIKOTA MALANG 2025

Malang – Tiga atlet sepatu roda asal Lombok Barat berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Piala Walikota Malang XII 2025 – Malang Roller Mbois yang digelar pada 8–10 Agustus 2025 di Kota Malang.

Dari kategori Speed, Keenan El Zhafran Pratama sukses meraih medali emas pada nomor 1 lap KU B putra serta medali perak di nomor half marathon.

Di kategori Standart, Alwan Wathoni menyumbang medali perak nomor 1.000 meter Standart KU D putra dan medali perunggu di nomor 500 meter Standart KU D putra. Sementara itu, Ulyeta Solehati Jannah menambah raihan medali emas di nomor 1000m Standart KU D putri.

Menurut Ketua Pengda Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Lombok Barat Ahad Legiarto para atlet sepatu roda berbakat tersebut tak hanya mengukir prestasi individu, klub Mandalika Inline Skate yang menaungi ketiga atlet ini juga berhasil keluar sebagai Juara Umum Kategori Standart pada kejuaraan bergengsi tersebut. Hal ini menjadi motivasi yang besar bagi atlet atlet sepatu roda untuk terus meningkatkan prestasinya. “Alhmdulillah Atlet sepatu roda kita berhasil mengukir prestasi yang membanggakan bagi daerah,”ujarnya.

Ahad menambahkan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Lombok Barat akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan pembinaan terhadap atlet atlet sepatu roda potensial yang ada. Tentunya pembinaan sejak dini sangat diperlukan agar dapat melahirkan atlet atlet sepatu roda yang berprestasi dan membanggakan nama daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet, pelatih dan semua club club sepatu roda yang telah melakukan pembinaan sejak dini. Hal ini sangat membantu dan mendukung dalam melahirkan atlet atlet sepatu roda potensial di NTB khususnya Lombok Barat. “Pembinaan sejak dini sangat diperlukan. Tentu ini butuh kolaborasi dan kebersamaan dari berbagi pihak utamanya club club sepatu roda agar dapat melahirkan atlet atlet potensial sejak dini,”ujarnya.

Ketua Pengda mengatakan pihaknya bersama para atlit serta masyarakat Lobar berharap nantinya dapat memiliki sarana line skate (lintasan sepatu roda) sendiri agar lebih banyak anak anak berprestasi dan bisa juga untuk mendatangkan PAD. Ia mengatakan rencana Bupati Lombok Barat ingin membangun sport center di wilayah Gunungsari. “Kita doakan bersama agar bisa segera terwujud sehingga atlet atlet kita bisa semakin maju dan berkembang,”ujarnya.

Para atlet sepatu roda sebelumnya juga telah mengharumkan nama NTB khususnya Lombok Barat pada kejuaran kejuaran sepatu roda tingkat nasional bahkan internasional yang telah dilaksanakan sebelumnya. Karenanya Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Lombok Barat menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para atlet, pelatih dan club serta semua pihak yang telah memberikan dukungan pada pengembangan sepatu roda.

Penulis : Husni
Editor : Arief Rachman

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

Koordinasi Data Statistik, Lobar Arahkan Data OPD dan Desa Berstandart Statistik Nasional

Gerung, Diskominfotik.
Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat, melalui Dinas Komunikasi, Statistik dan Informatika (Diskominfotik) Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan penyelenggaraan statistik sektoral dengan prinsip Satu Data Indonesia. Hal ini dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan Satu Data Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa, 12 Agustus 2025. Turut hadir pada kegiatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H. Ilham, Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan, Kepala Dinas Sosial H. L. Winengan, Dirut RSUD Tripat dr. H. Suriyadi, Sp.AN, Kepala Dinas Perkim sekaligus sebagai plt Dinas Lingkungan Hidup Lobar H. L. Najamudin, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas DP2KBP3A Lobar Arif Suryawirawan, Kepala BPS Lobar Yassinta Ben Katarti Lattifa D, dan seluruh Operator OPD lingkup Pemda Lobar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H. Ilham dalam arahannya mengatakan, data adalah hal yang bersifat urgen dan sangat penting bagi setiap Perangkat Daerah, karena data merupakan dasar utama dalam mengambil kebijakan dalam penyusunan perencanaan. Data menjadi bagian penting dalam sistem pengendalian intern pemerintah atau SPIP. Menurutnya setiap Kepala Perangkat Daerah wajib hukumnya memiliki system pengendalian intern, agar tidak salah di dalam sebuah perencanaan. “Perencanaan yang baik diawali dari data yang baik, tanpa didukung oleh data yang baik, maka tidak akan pernah mendapatkan perencanaan yang baik, sehingga itu akan membantu kita untuk dapat mengimplementasikan perencanaan dengan lebih baik.” terangnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, setiap Kepala Perangkat Daerah juga harus memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap data, karena semua kebijakan yang diambil harus berbasis data dan data yang dihasilkan harus valid dan akurat. Jika kebijakan yang diambil tanpa data yang valid akan menimbulkan kebijakan yang kurang baik bahkan dapat beresiko aturan yang tidak sesuai dengan hukum. Untuk menghasilkan data yang valid harus ada kerjasama dan kolaborasi antar semua pihak, baik internal OPD masing-masing maupun dengan eksternal OPD lain. “Diharapkan Data yang dikirimkan ke walidata haruslah data yang valid dan akurat serta sudah dilakukan validasi sebelumnya di setiap Perangkat Daerah.” Harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana upaya untuk memperkuat komitmen Kabupaten Lombok Barat dalam penyelenggaraan statistik sektoral dengan prinsip Satu Data Indonesia, agar bisa memastikan bahwa setiap OPD bisa menyelanggarakan langkah-langkah statistik sektoralnya melalui dari perencanaan kemudian pengumpulan data, pengelolaan dan Analisa bahkan sampai kepada penyajian data dan informasi. Kemudian memastikan bahwa di masing-masing OPD ini harus melalui pengajuan rekomendasi statistik, terkadang data yang diajukan melalui rekomendasi statistik akan mendapatkan kelayakan dan keabsahan data itu sendiri.

“Semoga dengan kegiatan ini, apa yang yang menjadi tujuan dalam penyajian data dan informasi melalui portal rekomendasi statistik, diharapkan progres tersusunnya big data di Kabupaten Lombok Barat dapat membentuk dan membantu terlaksananya digitalisasi desa di daerah,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Lobar Yassinta Ben Katarti dalam pemaparannya menjelaskan bagaimana progres dari kegiatan BPS dalam membina data desa, dengan bergandeng tangan bersama Pemda Lombok Barat dan seluruh OPD yang ada, menyatukan niat bagaimana desa bisa mandiri untuk menghasilkan data yang berkualitas sehingga bisa digunakan untuk semua dalam perumusan kebijakan. selain Pintu Desa ada juga Desa Cantik, dan yang membedakan Pintu Desa dengan Desa Cantik adalah Pintu Desa data-data yang dikumpulkan sifatnya agregat, sedangkan Desa Cantik datanya lebih detail lagi dengan intervensi by name by address. “Pentingnya transformasi menuju desa digital ini menjadi upaya untuk meningkatkan pelayaran publik serta pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat dan akurat, dan BPS hadir untuk mensupport apa yang menjadi program pemerintah daerah, setiap OPD dan pemerintah desa bisa berjalan sesuai koridor dan standar statistik Nasional,” jelasnya.

Kegiatan penyelenggaraan statistik sektoral dengan prinsip Satu Data Indonesia membangun transformasi menuju desa digital melalui program Pintu Desa dan Desa Cantik. Kegiatan yang bertajuk Digitalisasi Data Desa Untuk Membangun Yang Inklusif Dan Berkelanjutan ini berjalan baik dan lancar. (Diskominfotik)

Penulis : Angge
Potografer : Juan
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Laksanakan Instruksi Mendagri, Lobar Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

Gerung Diskominfotik — Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Wakil Kepala BSSN Komjen Pol A. Rachmad Wibowo mengingatkan pentingnya pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di pemerintah daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara yang dihadiri secara daring oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan secara luring oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, H. Ilham, S.Pd., M.Pd., beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Asisten II, Senin (8/8/2025).

Komjen Pol A. Rachmad Wibowo menegaskan bahwa berdasarkan Surat Edaran Bersama Kemendagri dan Kepala BSSN Nomor 600.5/3022/SJ dan Nomor 61 Tahun 2025, pemerintah daerah diwajibkan membentuk TTIS paling lambat 30 September 2025. Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan dan mencegah serangan siber.

Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang informasi dan sandi serta menganggarkan dana untuk pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak keamanan, seperti lisensi antivirus dan perangkat pengamanan lainnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika di setiap daerah didorong untuk berkoordinasi secara intens guna mempercepat pembentukan TTIS.

Selain itu, pemerintah daerah dapat menjalin kerja sama dengan universitas untuk mendukung pengembangan kompetensi tim TTIS. Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Kabupaten Lombok Barat Dedi Aswandi mengonfirmasi bahwa tim TTIS di daerah telah terbentuk dan masih dalam proses pendaftaran ke BSSN. Ia berharap, dengan terbentuknya tim TTIS, proses identifikasi serangan siber dapat direspon dengan cepat, mulai dari identifikasi, pencegahan, hingga pemulihan. beliau menambahkan agar pemerintah daerah mendukung sarana dan prasaran serta peningkatan sdm untuk mendukung kelancaran tugas tim.

Presiden Republik Indonesia menargetkan seluruh instansi di tingkat pusat dan daerah telah membentuk TTIS pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan siber nasional.

Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Barat menyampaikan Lombok Barat telah membentuk tim tanggap insiden Siber. Pembentukan ini untuk melaksanakan instruksi Mendagri beberapa waktu lalu. Ia berharap tim ini dapat melaksanakan tugasnya untuk antisipasi terhadap insiden Siber yang berpotensi terjadi di semua daerah. “Lombok Barat telah membentuk tim tanggap insiden Siber sesuai dengan arahan menteri dalam negeri. Kami berharap tim ini dapat bekerja dengan maksimal,”ujarnya.

Penulis: Rian Sani
Foto: Yara
Editor : Arief Rachman

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Wabup UNA : Desa Persiapan Harus Tancap Gas Wujudkan Visi Misi Daerah

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti pemekaran wilayah. Sebanyak 11 desa persiapan kini memasuki tahapan persiapan penerimaan tim penataan desa tingkat pusat dalam rangka verifikasi. Hal ini merupakan sebuah langkah penting dalam proses menuju status desa definitif. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 12 Agustus 2025 dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA), Asisten I H. Saeful Akham, Inspektur Lobar Suparlan, Kepala OPD, para Camat dan para Penjabat Desa Persiapan.

Dalam arahannya Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA) mengatakan proses pemekaran desa sebagai upaya pemerintah Daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa. Selain itu pemekaran desa juga menjadi upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan di desa. Ia menekankan bahwa keinginan masyarakat merupakan faktor utama dalam proses pemekaran desa hingga menjadi definitif. Karenanya ia berharap desa persiapan dapat melalui tahapan verifikasi ini dengan baik. “Seluruh proses verifikasi dan validasi harus melalui prosedur dan peraturan yang sudah ditentukan, agar semua pelayanan dan data yang dibutuhkan tersedia sehingga proses menuju desa definitif berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selanjutnya Wabup UNA mengatakan, pentingnya pemerataan pembangunan desa untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Pemerataan pembangunan desa bisa melalui berbagai program dan kebijakan yang dapat mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan demikian mengingat sejumlah desa persiapan yang akan menuju desa definitif, adanya kolaborasi aktif dari semua pihak akan mempermudah setiap tahapan proses pemerataan, terutama wilayah yang mengajukan pemekaran desa. Ia juga meminta desa persiapan untuk langsung bergerak cepat dalam mewujudkan visi misi daerah. “Diharapkan untuk desa persiapan harus mampu berperan dalam menyongsong visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan Lombok Barat yang Maju , Mandiri, dan Berkeadilan serta Sejahtera dari Desa,” harapnya.

Sementara itu Asisten l Setda Lobar H.Saeful Akhkam menyampaikan apresiasi kepada dinas PMD dan jajaran yang memfasliitasi desa persiapan menuju penilaian desa definitif. Ia menjelaskan bahwa pembentukan desa baru diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pemerataan pembangunan. Diketahui ada sebelas desa persiapan yang akan di nilai yaitu 3 (tiga) desa di Kecamatan Batulayar (Desa Persiapan Penanggak, Desa Persiapan Tunjung Are dan Desa Persiapan Tunjung sari), 3 (tiga) desa persiapan di Kecamatan Lingsar (Desa persiapan Longseran, Desa persiapan Reban Madani dan Desa persiapan Punikan), kemudian 5 (lima) Desa di Kecamatan Sekotong (Desa persiapan Empol, Desa persiapan Pengantap, Desa persiapan Blongas, Desa persiapan Lendang guar dan Desa persiapan Pesisir Emas). “Harapan besar kami, semoga proses pemekaran desa persiapan ini berjalan lancar hingga menjadi desa definitif, dan seluruh desa persiapan dapat memenuhi persyaratan dan layak untuk dijadikan sebagai desa difinitif ” harapnya.
(Diskominfotik)

Penulis : Ria
Fotografer : Angga
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Perkuat Transformasi Digital, Lobar Gelar Pelatihan Pengelolaan Website

Giri Menang, Diskominfotik, Dalam rangka memperkuat transformasi digital dan meningkatkan kapasitas pengelolaan informasi publik secara digital, Pemkab Lobar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan pelatihan teknis pengelolaan website OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kegiatan ini berlangsung di Pusat Layanan Digital Lombok Barat, dengan peserta dari Sekretariat Daerah Bagian Umum.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Iwan Setiawan selaku Pranata Komputer Ahli Pertama pada Diskominfo Lombok Barat, yang menyampaikan materi teknis seputar pengelolaan website resmi milik pemerintah daerah, termasuk cara memperbarui konten, manajemen halaman, dan penggunaan sistem manajemen konten berbasis python. “Website adalah wajah digital pemerintah. Maka dari itu, pengelolaannya harus dilakukan secara aktif dan profesional oleh masing-masing OPD. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali staf OPD agar lebih mandiri dan terampil dalam mengelola informasi publik,” ujar Iwan Setiawan.

Pelatihan ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknis dalam mengelola konten website, termasuk membuat dan mengedit berita, mengunggah dokumen penting, serta memelihara tampilan dan navigasi halaman. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik dan peran website sebagai media layanan informasi resmi pemerintah.

Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi digital Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang menuntut pelayanan informasi publik yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Penulis : Yara
Dokumentasi : Rian Sani
Editor : Arief Rachman

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Kerja Nyata, Pemda Lombok Barat dan Akatirta Teken MoU Pendirian Akademi Teknik Air Minum

Gerung, Diskominfotik – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi menjalin kerja sama dengan Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) untuk pengembangan pendidikan vokasi di bidang teknik air minum. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan di ruang kerja Bupati Lombok Barat, Senin, 11 Agustus 2025, dihadiri Bupati LAZ, Sekda H. Ilham, Asisten 3 Drs. H. Fauzan Husniadi, Kepala DPKAD Hj. Desilina, Kepala BKD PSDM Jamaludin, S.STP. M.H, Dirut PT AMGM H. Sudirman, dan Ketua Yayasan Pendidikan Tirta Dharma PAMSI H. Muslih Abdurrahman.

Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini dalam arahannya mengatakan penandatanganan MOU ini sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor air minum dan lingkungan. Bupati LAZ menyampaikan Pemda telah menyediakan lokasi strategis untuk dimanfaatkan sebagai kampus Akatirta. Lokasi ini dipersiapkan untuk mendukung kegiatan pendidikan yang akan segera berjalan. “Ini sebagai komitmen kami dalam meningkatkan SDM. Alhamdulillah, kita akan segera menerima mahasiswa baru. Pada tahap awal ini, diperuntukkan terlebih dahulu bagi karyawan-karyawati PT Air Minum Giri Menang (AMGM) dan PDAM. Ke depannya, penerimaan akan dibuka secara umum bagi putra-putri Lombok Barat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, dengan kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Lombok Barat, terutama di sektor pengelolaan air minum dan pelayanan publik. Ia ingin agar Lombok Barat memiliki SDM yang siap dan tangguh sehingga dapat bersaing di bursa kerja. Ia berharap agar nantinya kampus ini dapat berkembang dengan cepat sehingga berkontribusi bagi daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan di Lobar. “Mari kita bersama mendukung program ini agar Lobar semakin maju dan sejahtera,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tirta Dharma PAMSI, H. Muslih Abdurrahman, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pendidikan Akatirta yang selama ini hanya berpusat di Magelang, Jawa Tengah. Ia berharap agar program ini dapat berjalan dengan baik di Lombok Barat. Hal ini agar tercipta SDM yang maju dan berkembang di sektor air minum dan lingkungan. “Dengan dukungan dari Pemda Lombok Barat, kami diberikan lokasi khusus untuk membuka kelas-kelas RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), yang ditujukan bagi pegawai PT AMGM di wilayah ini,” ungkap Muslih.

Ia menambahkan, pada tahun ini fokus pembelajaran masih ditujukan kepada pegawai PT AMGM, namun mulai tahun depan Akatirta akan mulai menerima lulusan SMA/SMK dari masyarakat umum. Program studi yang dibuka adalah Teknik Lingkungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas teknis dan manajerial di sektor air minum. Pembangunan kampus ini direncanakan berlokasi di Kecamatan Gerung, dan menjadi langkah awal hadirnya pendidikan vokasi air minum di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat dan manajemen PT AMGM. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan SDM di NTB, khususnya bagi pegawai PT AMGM dan masyarakat luas,” tutup Muslih. (Diskominfotik)

Penulis : Husni
Foto : Husni
Editor : Arief

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Apel Pagi, Wabup UNA : Tanamkan Sikap Jujur Mulai Dari Diri Sendiri

Gerung, Diskominfotik,
Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA) memimpin langsung Apel Pagi di halaman kantor Bupati Lombok Barat, Senin 11 Agustus 2025. Hadir dalam Apel Pagi ini Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Sekwan, Sekretaris dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Para ASN dan PPPK, serta tenaga Non ASN lingkup pemerintah kabupaten Lombok Barat yang berkantor di lingkungan kantor Bupati Lobar.

Dalam arahannya Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA) menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar jajaran pemerintah kabupaten Lombok Barat yang tetap semangat mengikuti salah satu kewajiban apel pagi hari ini, mudah-mudahan pagi ini tetap sehat dan semua urusan lancar. Ia menekankan untuk selalu bersyukur kepada Allah atas banyaknya nikmat yang dikaruniakan, semoga dengan rasa syukur kita juga bisa menjemput nikmat Allah yang lainnya , “Sesuai dengan janji Allah, apabila kita bersyukur maka nikmatnya akan ditambah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wabup UNA juga kembali menyampaikan potongan hadist yang pernah disampaikan sebelumnya, yang intisarinya, Selalu memegang kejujuran, karena kejujuran itu membawa pada kebaikan dan kebaikan akan membawa kepada surganya Allah. Ia meminta semua jajaran untuk menjauhi diri dari perbutan berbohong. Hal ini karena sikap berbohong merupakan salah satu sifat jelek dan merupakan perbuatan yang tidak menjaga integritas. “Mari kita jaga integritas kita sebagai ASN Pemkab Lobar,”harapnya.

Menurutnya, Integritas sangat diperlukan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan efektif. Dengan adanya integritas akan menghindari kita dari perbuatan perbuatan yang menyimpang. Selain itu Wabup UNA juga memerintahkan semua jajarannya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Hal ini agar masyarakat merasa puas dan merasakan kehadiran pemerintah. “Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat karena kita sebagai ASN memiliki tanggung jawab dalam bidang pelayanan,”ujarnya.
Fotografer : Olive
Reporter : Windy
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Silaturrahim FKUB, Bupati LAZ : Toleransi dan Harmonis Adalah Kunci Sukses Pembangunan

Gerung, Diskominfotik.
Bupati Lombok Barat menghadiri sekaligus membuka kegiatan diskusi publik dan silaturahim bersama tokoh lintas agama dan pemangku kebijakan se-Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula kantor Bupati Lombok Barat, Senin 11 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Asisten ll, Kepala OPD, Forkopimda, para Camat, Para Kepala desa, dan tokoh Lintas Agama se-Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam Sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ketua FKUB dan seluruh pengurus FKUB Lombok Barat yang sudah menyelenggarakan kegiatan diskusi publik dan silaturahim ini. Ia mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menguatkan toleransi antar umat beragama. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wadah untuk bergandeng tangan, mempererat dan menjaga kerukunan dalam mewujudkan Lobar yang maju, mandiri dan Berkeadilan. “Semoga acara silaturahmi ini bisa menguatkan kerukunan, kedamaian dan ketentraman antar umat beragama yang sudah terjalin dengan baik. Harmoni dan toleransi merupakan salah satu modal untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan di daerah. Mari junjung tinggi toleransi antar umat beragama sehingga kedamaian dan ketentraman itu tercipta,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ mengatakan tentu kita ketahui bahwa tujuan kegiatan silaturahim ini adalah untuk mewujudkan suasana harmonis dalam kehidupan umat beragama. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran tokoh agama dalam menjalankan makna toleransi beragama untuk masyarakat di Kabupaten Lombok Barat. Hal tersebut ditujukan untuk mewujudkan suasana yang damai dan toleran sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Mari kita dukung semua kegiatan FKUB agar menghasilkan output yang jelas dan terarah demi mewujudkan keamanan, ketentraman dan kedamaian antar umat beragama di daerah sehingga pembangunan berjalan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Lombok Barat H.Suhaimi Syamsuri melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya silaturahmi dan diskusi publik ini dalah untuk menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama di Lobar. Selain itu kegiatan ini juga untuk dapat memberikan gambaran tentang penting semangat kebersamaan dan harmonis dalam kehidupan. Melalui kegiatan silaturahmi diharapkan para tokoh agama bersatu, bergandeng tangan untuk menguatkan persatuan dan kerukunan umat di Kabupaten Lombok Barat yang sudah tercipta dengan baik.”Mari kita menjunjung tinggi toleransi dan harmonisasi dalam kehidupan antar umat, beragama agar Lombok Barat selalu damai sehingga pembangunan berjalan lancar” ujarnya.

Kegiatan silaturahim bersama tokoh lintas agama dan pemangku kebijakan ini mengusung tema “Merajut Kebhinekaan, Membangun Lombok Barat Sejahtera dari Desa”. Acara ini berjalan khidmat dan lancar.

Penulis : Ria
Potografer : Husni
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

Coffee Morning, Bupati LAZ : Berikan Perhatian Maksimal Kepada Petani Kita Untuk Wujudkan Lumbung Padi Nasional

Gerung, Diskominfotik,
Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar agenda rutin Coffee Morning setiap awal pekan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat pada Senin 11 Agustus 2025. Coffee Morning kali ini diisi dengan pemaparan dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan di hadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Sekda Lobar H. Ilham, Asisten II H. Ahmad Syaikhu, Asisten III H. Fauzan Husniadi, Kepala Dinas pertanian Lobar Hj. Damayanti Widyaningrum yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lobar beserta jajaran Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Lobar.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), meminta dinas pertanian untuk meningkatkan strategi dalam pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada. Selain itu Bupati LAZ meminta Dinas Pertanian untuk melakukan optimalisasi fungsi Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Dinas Pertanian. Menurutnya, Jangan hanya banyak jumlahnya tetapi fungsinya kurang, tidak mengapa sedikit UPT, tetapi fungsinya dikedepankan dan harus memiliki fungsi yang jelas. Ia mengingatkan agar komunikasi antara penyuluh dan petani diperkuat, penyuluh tidak boleh keluar dari tugas pokok dan fungsinya, seperti menjual atau menawarkan pupuk kepada petani. “Kami ingin para penyuluh menjalankan tugas pokok sebagaimana mestinya agar masyarakat merasakan hasil dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati LAZ juga meminta agar Dinas Pertanian memberikan perhatian maksimal kepada para petani. Hal ini karena para petani memiliki jasa yang besar dalam mewujudkan Lombok Barat sebagai Lumbung Padi Nasional. Menurutnya Lombok Barat memiliki potensi besar untuk terus menjadi lumbung padi nasional selama para petani mendapat perhatian dan sejahtera. “Saya minta agar Dinas Pertanian memberikan perhatian maksimal kepada para petani kita untuk kemajuan pertanian Lobar,”ujarnya.

Lebih lanjut Bupati LAZ juga memberikan catatan penting kepada Dinas Ketahanan Pangan agar mengoptimalkan perannya dalam menjaga kestabilan pasokan dan ketersediaan pangan di daerah. Ia menegaskan pentingnya fungsi ketahanan pangan sebagai penyeimbang untuk mendeteksi potensi kelangkaan sejak dini. Untuk itu, ia meminta Dinas Ketahanan Pangan menjalin koordinasi erat dengan bidang-bidang terkait, termasuk Dinas Pertanian, agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur. “Pentingnya menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan dalam meningkatkan produksi pangan domestik, memperkuat infrastruktur distribusi, dan mengentaskan kemiskinan sebagai langkah utama penanganan untuk mewujudkan ketahanan pangan di daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Lobar Hj. Damayanti dalam paparannya menyampaikan bahwa target PAD tahun 2025 sebesar Rp. 510.000.000, (Lima Ratus Sepuluh Juta Rupiah), dengan realisasi hingga Agustus mencapai 50,58% atau sekitar Rp. 257.900.000, (Dua Ratus Lima Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Capaian ini bersumber dari 3 Rumah Potong Hewan, Lahan sawah seluas 8 hektare, Kebun 6 hektare, dan lahan lainnya seluas 5 hektare. Ia juga menyebutkan dari delapan UPT yang ada saat ini, pihaknya juga sedang mempertimbangkan untuk menutup sebagian UPT yang dianggap kurang fungsional dan produktif. “Kami akan terus berkomitmen meningkatkan target PAD serta mengoptimalkan kinerja staf agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan coffee morning yang di laksanakan setiap awal pekan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mengevaluasi kinerja OPD. Hal ini sebagai upaya percepatan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat. Acara ini berjalan baik dan lancar.
(Diskominfotik)

Potografer : Husni
Repoter : Windi
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata #lazadha

1 2 3 4 5 24