Bupati Lombok Barat ikut serta dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Lombok Barat.

Lembar – Bupati Lombok Barat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Kepolisian, TNI, Forkopimda, Pj. Sekda, Ketua TP PKK Lobar, para Kepala OPD terkait, Para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan nasional. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Lombok Barat memimpin jalannya prosesi yang berlangsung tertib dan lancar.

Kehadiran Bupati Lombok Barat pada peringatan tersebut menjadi wujud sinergi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terhadap Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lombok Barat, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng kemudian ditutup dengan ramah tamah yang dihadiri oleh seluruh tamu undangan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Lombok Barat diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lombok Barat.(Husni/Angga)

Momen Bersejarah, Pengantin Warga Gerung Jalani Nyongkolan dengan Mobil Dinas Bupati Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik – Sebuah momen yang belum pernah terjadi sebelumnya mewarnai prosesi adat nyongkolan di Kabupaten Lombok Barat. Pasangan pengantin, Maksum Abuandi, warga Gerung, bersama istrinya Helisa, asal Gangga, Kabupaten Lombok Utara, menjalani prosesi adat tersebut dengan diantar menggunakan mobil dinas Bupati Lombok Barat berplat DR 1 DL, Senin (29/6/2026).

Prosesi nyongkolan yang menempuh perjalanan dari Gerung menuju Gangga berlangsung meriah. Iring-iringan mempelai diiringi tabuhan gendang beleq serta disambut antusias masyarakat yang memadati sepanjang jalur yang dilalui. Kehadiran mobil dinas Bupati sebagai kendaraan pengantin menjadi daya tarik tersendiri dan menghadirkan nuansa berbeda pada tradisi yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Sasak.

Bagi Maksum, kesempatan menggunakan mobil dinas Bupati merupakan pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya. Ia mengaku bersyukur karena permohonan yang diajukannya kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mendapat respons positif.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah bersedia meminjamkan mobil dinas untuk mengantarkan kami pada momen bahagia ini. Saya bukan anak pejabat, saya hanya masyarakat biasa. Melalui surat permohonan, ternyata saya bisa menggunakan mobil dinas Bupati. Saya sangat senang dan bahagia. Ini menjadi kenangan yang tidak akan pernah kami lupakan,” ujarnya.

Penggunaan mobil dinas Bupati dalam prosesi nyongkolan tersebut menjadi yang pertama di Kabupaten Lombok Barat, bahkan diyakini sebagai yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kebijakan itu mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat serta membangun hubungan yang humanis antara pemerintah dan warga.

Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa fasilitas pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, kehadiran pemerintah dalam momentum penting kehidupan warga menjadi simbol bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam urusan administrasi dan pembangunan, tetapi juga dalam memberikan pelayanan yang menyentuh sisi sosial dan budaya masyarakat.

Prosesi nyongkolan dengan mobil dinas Bupati ini pun menjadi catatan sejarah baru di Lombok Barat sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik yang inklusif, humanis, dan berpihak kepada masyarakat.

(Diskominfotik/TIM IKP)

Kemnaker RI Buka Peluang Magang ke Jepang, Pendaftaran Dipusatkan di DPKUKMTK Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti Program Pemagangan ke Jepang. Di Kabupaten Lombok Barat, proses pendaftaran dilayani melalui Bidang Tenaga Kerja Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) hingga 31 Juli 2026.

Dalam Wawancaranya Kepala DPKUKMTK Kabupaten Lombok Barat, Hj. Asiyah Desilina, mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia melalui Kemnaker RI dengan Pemerintah Jepang dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Program ini diperuntukkan bagi laki-laki berusia 18 hingga 26 tahun yang sehat jasmani dan rohani serta bersedia mengikuti seluruh tahapan program hingga selesai,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/6/2026).

Ia mengajak generasi muda Lombok Barat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, serta daya saing di tingkat global.

Menurut Asiyah, seluruh biaya pemberangkatan, kepulangan, dan penempatan peserta ditanggung oleh Pemerintah Indonesia bersama IM Jepang, sehingga peserta dapat mengikuti program tanpa dibebani biaya tersebut.

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan ditempatkan pada berbagai sektor, antara lain manufaktur, konstruksi, pertanian, menjahit, pembuatan roti, pemipaan, permesinan, produksi pakaian, hingga bidang industri lainnya sesuai kebutuhan.

Melalui program ini, Pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja asal Lombok Barat yang memiliki kompetensi berstandar internasional, memperoleh pengalaman kerja di Jepang, serta mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era global.

(Diskominfotik/windi/feri/Adi)

Gratis! Rasakan Sensasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Videotron Jumbo Giri Menang Park

​Warga Lombok Barat dan sekitarnya, mana nih suaranya pendukung tim jagoan di Piala Dunia FIFA 2026? Daripada nonton sendirian di rumah sambil kesepian, mending kita kumpul dan seru-seruan bareng di acara Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026! 🥳

​Catat tempatnya dan ajak keluarga & sahabat kalian:

📍 Lokasi: Alun-Alun Giri Menang Park, Lombok Barat
📺 Fasilitas: Layar Videotron Jumbo (dijamin puas!)
🎒 Tips: Jangan lupa bawa alas duduk sendiri ya biar makin nyaman!

​Nonton bareng, seru bareng, dukung bareng! Ayo ramaikan! 🔥

​#KerjaNyata #LombokBarat #PialaDunia2026 #WorldCup2026 #NobarLombok #EventLombok #SepakBola

Pemkab Lombok Barat Tetapkan HET LPG 3 Kg di Tingkat Pengecer

📢 Pemkab Lombok Barat Tetapkan HET LPG 3 Kg di Tingkat Pengecer

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3 Kg di tingkat pengecer sebesar Rp22.000 per tabung.

Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan LPG bersubsidi bagi masyarakat yang berhak, serta mencegah praktik penjualan di atas HET.

Agen, pangkalan, dan pengecer dilarang:

  • Menimbun LPG 3 Kg.
  • Menjual kepada pihak yang tidak berhak.
  • Menjual melebihi HET yang telah ditetapkan.

Apabila menemukan penjualan LPG 3 Kg di atas HET atau adanya penyimpangan distribusi, masyarakat dapat melaporkannya kepada instansi yang membidangi perdagangan di Kabupaten Lombok Barat.

Mari bersama kita awasi distribusi LPG bersubsidi agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Download (PDF, Unknown)

PPID Utama Lombok Barat Lakukan Mediasi Sengketa Informasi di DPUPRPERKIM, Perkuat Komitmen Transparansi Informasi Publik

GERUNG – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui PPID Utama terus memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik sebagai bentuk komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut penyelesaian sengketa informasi publik, Tim PPID Utama Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan mediasi dan pembinaan pelayanan informasi publik di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPERKIM) Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada (26/06/2026) di Ruang Sekretaris DPUPRPPERKIM dan dihadiri oleh Sekretaris DPUPRPERKIM, Tim PPID DPUPRPERKIM beserta PIC/Admin PPID DPUPRPERKIM bersama Tim PPID Utama Kabupaten Lombok Barat yang terdiri dari Lalu Adiwijaya, S.T., I Dewa Gede Adnyana Putra, S.E., dan Wazid Rafid Sanjani, S.P., M.M.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik sekaligus Tim PPID Utama, Lalu Adiwijaya, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lombok Barat agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Prestasi Kabupaten Lombok Barat yang berhasil meraih nilai Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik sebesar **99,20**, tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun sebelumnya, harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, I Dewa Gede Adnyana Putra, S.E. menjelaskan kronologi permohonan informasi yang diterima melalui PPID Utama maupun Website PPID Kabupaten Lombok Barat. Ia menerangkan bahwa sengketa informasi terjadi karena permohonan informasi yang diajukan masyarakat belum memperoleh tanggapan dari PPID Pelaksana DPUPRPERKIM.

Dalam kesempatan tersebut, Tim PPID Utama memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan informasi publik, mulai dari penerimaan permohonan, proses verifikasi, penyusunan jawaban, hingga penyampaian informasi kepada pemohon sesuai standar operasional pelayanan informasi publik.

Sementara itu, Wazid Rafid Sanjani, S.P., M.M. memberikan pendampingan teknis secara langsung kepada operator PPID DPUPRPERKIM terkait pengelolaan Website PPID, daftar informasi publik yang wajib diumumkan secara berkala, tata cara melayani permohonan informasi secara elektronik, serta proses verifikasi data pemohon informasi.

Pendampingan tersebut juga disertai praktik langsung (Bimbingan Teknis) agar operator mampu mengelola pelayanan informasi secara mandiri melalui sistem PPID Online Kabupaten Lombok Barat.

Dalam diskusi yang berlangsung, teridentifikasi beberapa kendala yang dihadapi PPID Pelaksana DPUPRPERKIM, di antaranya masih adanya keraguan dalam mempublikasikan dokumen tertentu seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), belum optimalnya pelayanan permohonan informasi secara daring, serta belum terbiasanya operator dalam menyusun surat balasan terhadap permohonan informasi masyarakat.

 

Menanggapi hal tersebut, Tim PPID Utama memberikan sejumlah solusi dan rekomendasi, antara lain memastikan setiap informasi yang dipublikasikan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya mengenai informasi yang dikecualikan, menyampaikan surat pemberitahuan kepada Komisi Informasi terkait telah diberikannya informasi kepada pemohon, meningkatkan pemahaman terhadap regulasi keterbukaan informasi publik, serta melengkapi sarana dan prasarana pelayanan PPID di lingkungan DPUPRPERKIM.

Selain itu, Tim PPID Utama juga mendorong DPUPRPERKIM untuk menyusun Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), mengunggah dan memperbarui informasi publik secara berkala melalui Website PPID, terutama dokumen tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi.

Melalui kegiatan mediasi ini diharapkan sengketa informasi dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan sesuai mekanisme yang berlaku, sekaligus meningkatkan kapasitas PPID Pelaksana dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

PPID Utama Kabupaten Lombok Barat menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan publik yang menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan sinergi antara PPID Utama dan seluruh PPID Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, diharapkan kualitas pelayanan informasi publik terus meningkat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan semakin kuat.

Penulis: (Afid)
Fotografer: (Afid)

Kader TPK Lombok Barat Ikuti GERMAS, Senam Bersama dan Cek Kesehatan Gratis

Gerung – Ribuan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Barat mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dirangkaikan dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Barat, Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Erni Suryani, serta seluruh kader TPK se-Kabupaten Lombok Barat. Suasana berlangsung semarak dengan antusiasme para kader yang mengikuti senam bersama sebelum memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan.

Pelaksanaan GERMAS ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para kader tidak hanya diajak untuk rutin berolahraga, tetapi juga melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan layanan kesehatan lainnya.

Melalui kegiatan GERMAS ini, budaya hidup sehat semakin mengakar di masyarakat, dimulai dari para kader TPK yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada keluarga demi mewujudkan masyarakat Lombok Barat yang sehat, produktif, dan berkualitas.

(Diskominfotik. Husni)

BUPATI LAZ:TIM PENDAMPING KELUARGA JADI GARDA TERDEPAN PENCEGAHAN STUNTING

Giri Menang, Diskominfotik.Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.

Kegiatan yang dilaksanakan di Bencingah Agung, Gerung, Jumat (26/6/2026), dihadiri oleh Bupati Lombok Barat,perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan, kepala OPD terkait, TP PKK Kabupaten Lombok Barat, Serta kader Tim Pendamping Keluarga.

Bupati Lombok Barat H.L.Ahmad Zaini dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan temu kader menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas para kader TPK yang menjadi ujung tombak pendampingan keluarga dalam mencegah dan menekan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat.

“Melalui pertemuan ini saya harapkan para peserta mendapatkan arahan, pembekalan, serta penguatan mengenai strategi pendampingan keluarga yang efektif, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita”jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Bapak LAZ juga menegaskan bahwa fokus kader tim pendamping keluarga adalah pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, bahkan sebelum terjadinya kehamilan. Oleh karena itu, Tim Pendamping Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, melakukan pendampingan, serta memastikan calon pengantin dan calon ibu memperoleh layanan kesehatan yang memadai.

Selain pembekalan, para kader juga diberikan penguatan terkait pemanfaatan aplikasi pendataan yang telah disiapkan. Melalui aplikasi tersebut, Tim Pendamping Keluarga dapat mendata calon pengantin dan calon ibu secara lebih akurat sehingga kondisi kesehatan dan faktor risiko dapat dipantau sejak awal. Data yang terkumpul diharapkan menjadi dasar dalam memberikan intervensi yang tepat guna mencegah terjadinya stunting.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap seluruh Tim Pendamping Keluarga terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan stunting berjalan lebih optimal.

Dengan pendampingan yang terarah dan didukung data yang akurat, diharapkan angka stunting di Kabupaten Lombok Barat dapat terus ditekan sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Penulis:Bq.Ria
Fotografer:Wirdan

Pemkab Lombok Barat Gelar Rakor Evaluasi Kinerja dan Pendapatan Daerah, Tekankan Orientasi Hasil dan Digitalisasi

Gerung – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dan Pendapatan Daerah di Aula Narmada Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus mengubah paradigma kerja dari sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan menjadi berorientasi pada hasil (outcome) yang nyata dirasakan masyarakat.

Menurutnya, setiap program dan kegiatan pemerintah harus mampu memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta peningkatan pendapatan daerah.

“Setiap rupiah anggaran dan setiap program pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan terwujudnya Lombok Barat Maju, Mandiri, dan Berkeadilan,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi yang mengacu pada tujuan pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia meminta seluruh kepala OPD memahami bahwa RPJMD merupakan tujuan bersama pemerintah daerah, sementara perangkat daerah bertugas memastikan seluruh program dan kegiatan menjadi instrumen untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati meminta seluruh OPD melakukan analisis mendalam terhadap komponen pendapatan yang memberikan kontribusi terbesar. Fokus evaluasi, menurutnya, tidak hanya pada persentase capaian, tetapi juga pada nilai nominal serta potensi riil yang masih dapat dioptimalkan.

“Setiap sumber pendapatan harus diidentifikasi hambatan dan strategi percepatannya sehingga target PAD dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya.

Secara khusus, Bupati menyoroti pentingnya optimalisasi PAD melalui percepatan pelayanan perizinan, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi pelayanan, serta pemutakhiran data objek pajak dan retribusi. Selain itu, seluruh kecamatan dan desa diharapkan berperan aktif dalam pendataan dan validasi objek pajak guna memperluas basis pendapatan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pentingnya pemanfaatan big data dan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Seluruh perangkat daerah diminta mulai membangun sistem data yang terintegrasi sebagai dasar pengambilan keputusan, mulai dari sektor kesehatan, kemiskinan, pendidikan, stunting, investasi hingga pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berbasis pada data yang akurat dan terukur agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Kepada para asisten dan kepala OPD, Bupati meminta agar lebih memahami persoalan substantif sesuai bidang masing-masing, melakukan pengawalan terhadap target kinerja, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah.

Mengakhiri arahannya, Bupati menekankan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus bekerja lebih cepat, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab. Evaluasi kinerja, lanjutnya, harus dilakukan secara berkala dengan fokus pada hasil yang nyata sehingga Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Adapun pokok arahan utama dalam rakor tersebut meliputi perubahan paradigma kerja dari orientasi kegiatan menuju orientasi hasil, dukungan penuh seluruh program terhadap pencapaian target RPJMD, optimalisasi PAD, penguatan digitalisasi dan pemanfaatan big data, penguatan koordinasi lintas OPD, serta fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rakor ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan menuju Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Wabup Lobar Lantik Dewan Pendidikan 2026–2030, Dorong Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Gerung. Diskominfotik. Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, melantik Pengurus Dewan Pendidikan Daerah Kabupaten Lombok Barat periode 2026–2030 di Aula Narmada Lantai II Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penguatan tata kelola penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) bagi kepala sekolah dan pengelola dana pendidikan se-Kabupaten Lombok Barat.

Pelantikan tersebut dihadiri Kepala BPKP Perwakilan NTB, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, para kepala OPD, camat, kepala sekolah, bendahara sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Wabup Lobar Hj. Nurul Adha yang akrab disapa Umi Nurul Adha (UNA) menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui pendidikan yang bermutu.

Ia mengatakan pelantikan Dewan Pendidikan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Lombok Barat.

“Dewan Pendidikan diharapkan menjadi mitra konstruktif pemerintah, jembatan aspirasi masyarakat, serta pemberi masukan yang objektif dalam memetakan berbagai tantangan dan peluang pengembangan pendidikan di Lombok Barat,” ujarnya.

Wabup UNA juga berharap pengurus yang baru dilantik mampu menghadirkan gagasan inovatif dan turut mengawal berbagai program pendidikan agar berjalan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, Dewan Pendidikan harus menjadi wadah aspirasi masyarakat dalam membangun pendidikan yang berkeadilan dan mampu menjawab tantangan zaman.

Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan tata kelola Dana BOSP. Wabup UNA menegaskan bahwa dana BOSP merupakan instrumen strategis dalam mendukung operasional sekolah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Karena itu, seluruh kepala sekolah dan pengelola dana BOSP diminta untuk mengedepankan integritas, mematuhi regulasi yang berlaku, serta memastikan penggunaan anggaran berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap tercipta tata kelola pendidikan yang semakin baik, transparan, dan akuntabel guna mendukung terwujudnya generasi Lombok Barat yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Penulis dan Foto: Angge
Sumber : Diskominfotik Lobar

1 2 3 4 5 471