Penutupan Peresean Bupati Cup I, Bupati LAZ : Peresean Harus Hidup, Berkembang dan Jadi Cabor

Gerung, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai warisan leluhur yang menjadi identitas daerah. Hal ini ia sampaikan pada acara penutupan Peresean Bupati Cup I di Taman Kota Giri Menang, Kecamatan Gerung, Sabtu (30/8/2025).

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Asisten II Setda Lobar, sejumlah kepala OPD, Dirut PTAM Giri Menang, serta ribuan masyarakat baik dari Lombok Barat maupun luar daerah.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, terutama para penggiat budaya, atas suksesnya penyelenggaraan Peresean Bupati Cup I. Ia menegaskan, budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Selain itu ia juga mengatakan Peresan harus menjadi cabor. “Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Kita semua memiliki peran agar tradisi, seni, dan nilai luhur nenek moyang tidak hilang ditelan zaman. Mari berjuang agar menjadi cabor” ujar Bupati LAZ.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan seni budaya. Menurutnya, pemuda bisa memanfaatkan teknologi dan kreativitas untuk memperkenalkan budaya lokal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. “Melestarikan budaya berarti menjaga identitas kita. Mari bersama-sama kita rawat warisan ini agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan,” pungkasnya.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan partai tambahan pepadu se-Pulau Lombok yang menyedot perhatian ribuan penonton. Hasil kejuaraan, untuk kelas perorangan, juara I diraih Demung Wira, disusul Pendekar Kesatria dari Selatan, Wayah Emet, dan Patak Biraq. Sementara di kelas beregu, juara I diraih Kota Mataram, juara II Lombok Timur, juara III Lembong Tengah 2, dan juara IV Lombok Tengah 1.

Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa Peresean sebagai budaya lokal masih mendapat tempat istimewa di hati warga. Penyelenggaraan Peresean Bupati Cup I ini pun berjalan lancar, aman, dan penuh kemeriahan.

(Diskominfotik)
Penulis: Zulyadaen
Fotografer: Fery
Editor : Arief Rachman

BUPATI LAZ: “KITA TIDAK INGIN SEMBARANGAN. KITA INGIN SESUAI ATURAN”.

Giri Menang, 30 Agustus 2025 – Merespon kehadiran Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Kantor Gubernur NTB untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan multi pihak (Jum’at, 29/8/2025), Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memberikan tanggapan. Dihubungi via telepon, orang nomor satu di Lombok Barat itu menjelaskan.

“Saya ada di Jakarta untuk Rakornas Inflasi dengan Bapak Presiden. Ada Tim GTRA dan Asisten 1 yang hadir di Provinsi”, ujar LAZ.

Menanggapi pernyataan 12 Senator dari BAP DPD RI dalam RDP tersebut, LAZ menampik tudingan dirinya tidak pro rakyat.

“GTRA Lombok Barat tidak mau sembarangan. Kita tidak ingin sembarangan. Kita ingin sesuai aturan. Maksud baik akan baik jika dijalankan dengan proses yang baik juga,” tegas LAZ.

Seharusnya pihak BAP DPD RI jika ingin memberi kepastian hukum, menurut LAZ harusnya ikut mendengar pihak lain agar lebih proporsional.

“Lahan seluas lebih dari 90-an Hektar itu kan adalah HGB milik PT. Lingga. Supaya adil harusnya pihak PT juga dihadirkan? Kan syarat tanah bisa dijadikan TORA adalah dalam status clear and clean,” ujarnya.

LAZ juga menampik tudingan dirinya berada di belakang PT. Lingga.

“Saya baru dilantik 3 bulan baru tahu urusan itu. Kami normatif saja. Bagaimana mungkin lahan yang sudah jelas ada HGB nya tapi terbit Sertifikat Hak Milik di dalamnya?
Kita ingin ini clear and clean dulu baru mengambil tindakan selanjutnya. Toh rekomendasi kita adalah agar lahan itu dijadikan bank tanah atau aset negara, bukan menjadi HGB PT. Lingga lagi”, tegasnya.

Kehadiran BAP yang berjumlah 12 orang senator DPD RI itu menanggapi aduan masyarakat yang menyebut diri Komisi Independen Pengurusan Hak-Hak atas Tanah dan Lahan NTB (KIPHTL-NTB). Aduan tersebut adalah karena di atas lahan tersebut telah bermukim banyak penduduk yang tinggal turun temurun akibat PT. Lingga tidak kunjung beroperasi.

Polemik tentang lahan yang berada di wilayah Pangsing Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat mencuat akibat ditetapkan sebagai lahan terlantar oleh Kementerian ATR/ BPN. Penetapan ini pun terjadi jauh sebelum LAZ menjadi bupati dan pihak PT. Lingga sudah mengajukan keberatan.

Senada dengan LAZ, Penjabat Sekretaris Daerah NTB Lalu Moh Faozal yang hadir di RDP dengan DPD itu juga tidak menampik jika masalah agraria di daerah pariwisata, khususnya di wilayah selatan Pulau Lombok memang cukup banyak, termasuk di lahan HGB PT. Lingga itu. Menurutnya, lahan itu harus segera diselesaikan sesuai aturan.

“Saya kira ini harus kita duduk bersama agar masalah bisa dilihat seobjektif mungkin,” tandasnya.

Bupati LAZ Ajak Wamen Transmigrasi Saksikan Peresean, Warisan Budaya Sasak yang Mendunia

Gerung, Diskominfotik. Suasana meriah menyelimuti Festival Peresean Bupati Lobar Cup ketika Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berhasil mengajak Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, untuk menyaksikan langsung atraksi budaya khas masyarakat Sasak tersebut, Kamis, 28 Agustus 2025 di Taman Kota Gerung. Kehadiran Wamen Transmigrasi ini menjadi momentum bersejarah, karena peresean semakin mendapatkan perhatian pemerintah pusat sebagai warisan budaya yang layak dilestarikan bahkan dikembangkan ke level nasional.

Wamen Viva Yoga Mauladi, yang hadir di Lombok Barat dalam rangka Rapat Kerja Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kawasan, Kementeria Transmigrasi, mengaku sangat terkesan dengan pertunjukan peresean.
“Peresean ini luar biasa! Bukan hanya pertunjukan, tapi cerminan keberanian, sportivitas, dan filosofi hidup masyarakat Sasak. Tradisi ini harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda, karena memiliki nilai budaya yang tinggi,” ungkapnya penuh kekaguman.

Keberhasilan menghadirkan pejabat pusat menyaksikan langsung peresean menjadi bukti komitmen Bupati Lobar dalam mengangkat martabat budaya lokal. Dalam kesempatan itu, Bupati LAZ menegaskan bahwa Lombok Barat tengah memperjuangkan agar peresean bisa diakui sebagai cabang olahraga resmi. “Ini adalah salah satu ikhtiar kami agar peresean tidak hanya dikenal sebagai atraksi budaya, tetapi juga menjadi cabang olahraga yang dapat dipertandingkan secara resmi. Dengan demikian, pepadu-pepadu kita bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Bupati.

Apresiasi juga datang dari masyarakat yang turut menyaksikan festival. Salah seorang tokoh pemuda Lombok Barat, Kurniadi Zainuddin, menyampaikan rasa bangganya kepada Bupati.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati LAZ. Beliau bukan hanya peduli pada pembangunan, tetapi juga pada pelestarian budaya. Membawa Wakil Menteri menyaksikan peresean adalah langkah luar biasa yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap identitas budaya kita,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh warga Desa Jembatan Kembar, Hasanudin yang hadir bersama keluarganya.
“Ini pertama kalinya saya melihat pejabat pusat menonton langsung peresean di Lobar. Semua ini berkat kerja keras Bupati LAZ. Kami bangga punya pemimpin yang mampu memperkenalkan warisan budaya Sasak hingga ke tingkat nasional,” tuturnya dengan penuh haru.

Festival Peresean Bupati Cup kali ini tidak hanya menjadi tontonan rakyat, tetapi juga tonggak penting dalam perjuangan melestarikan identitas budaya Sasak. Sambutan hangat masyarakat, sorak penonton, dan antusiasme pepadu menjadi bukti bahwa peresean telah melekat kuat di hati masyarakat Lombok Barat.

Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi yang terpukau menyaksikan langsung, semakin meneguhkan bahwa Lombok Barat di bawah kepemimpinan H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mampu membawa kearifan lokal menuju panggung nasional.

Diskominfotik
Penulis : Arief Rachman
Foto : LBNN

Touring Jelobar 2025, Bupati LAZ : Bukan Sekadar Touring, Tapi Langkah Nyata Mempercepat Konektivitas Wisata

Gerung, Diskominfotik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Salah satunya melalui kegiatan Touring Jelajah Lombok Barat (Jelobar) 2025 yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini mengambil titik start di depan Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat dan finish di Kecamatan Sekotong, Kamis (21/8/2025).

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Ummi Nurul Adha (UNA) turut ambil bagian, didampingi jajaran Forkopimda dan para kepala OPD.

Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan bahwa touring jelajah alam bukan sekadar hiburan atau seremonial, tetapi juga menjadi cara strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata, memperkuat infrastruktur, dan menggerakkan UMKM desa wisata. Dengan kegiatan ini kita bisa melihat langsung potensi wisata sekaligus kendala infrastruktur di lapangan. Dari sini lahir inspirasi bersama untuk menyiapkan Lombok Barat sebagai destinasi unggulan, ujarnya.

Bupati LAZ mencontohkan jalur Batu Putih, Pemalikan, dan Bangko-Bangko yang memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata bahari. Namun, akses jalan yang belum memadai menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Ia memastikan perbaikan infrastruktur akan menjadi prioritas, sejalan dengan pengembangan kawasan pariwisata. Begitu ada laporan, langsung kita tindak lanjuti. Balai Jalan juga sudah turun survei. Jadi ini bukan sekadar touring, tetapi langkah nyata untuk mempercepat konektivitas wisata, tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ optimistis kawasan Sekotong dan pesisir selatan Lombok Barat akan menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui UMKM lokal. Jelajah alam ini adalah bagian dari promosi wisata. Kita ingin masyarakat luar melihat langsung keindahan Lombok Barat, dan pada saat yang sama masyarakat kita merasakan dampak ekonomi positifnya, pungkasnya.

Touring Jelobar 2025 berlangsung meriah, lancar, dan penuh antusiasme peserta. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini sekaligus menjadi strategi promosi wisata dan percepatan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Lombok Barat.

(Diskominfotik)
Penulis Juan
Editor : Zul
#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

Bank NTB Syariah Raih Gelar Juara pada Final Bola Volly Bupati Lobar Cup 2025

Gerung, Diskominfotik.
Final Bola Volly Bupati Lombok Barat Cup 2025 berlangsung meriah di Lapangan Voly Taman Kota Gerung, Sabtu malam (23/8/2025). Pertandingan puncak yang mempertemukan tim Bank NTB Syariah melawan Tim Puncang sari berhasil menyedot perhatian penonton yang memenuhi arena. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha, Ketua KONI Lobar, Kepala OPD, dan sejumlah masyarakat.

Dengan permainan penuh semangat dan strategi yang matang, tim Bank NTB Syariah berhasil tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan gemilang. Hasil ini mengantarkan mereka sebagai Juara Bupati Lobar Cup 2025.

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta turnamen. Menurutnya, ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan membangun semangat sportivitas di tengah masyarakat. “Selamat kepada Bank NTB Syariah yang telah menjadi juara. Namun yang lebih penting, semua tim sudah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan sportivitas yang luar biasa. Inilah semangat yang harus terus kita kembangkan di Lombok Barat,” ujar Bupati.

Perhelatan Bupati Lobar Cup 2025 ini diikuti tim terbaik dari berbagai daerah se Pulau Lombok. Rangkaian pertandingan yang digelar sejak 19 Juli hingga 23 Agustus 2025 ini berjalan sukses dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Dengan berakhirnya turnamen ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap olahraga bola volly semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dispora Lombok Barat didukung oleh berbagai pihak. (Diskominfotik)

Penulis : Arief Rachman
Foto : LBNN

Festival Peresean Lobar, Bupati LAZ : Kita Berjuang Agar Peresean Menjadi Cabang Olahraga Nasional

Gerung, Diskominfotik.
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara resmi membuka Festival Peresean Bupati Lobar Cup 2025 di Taman Kota Gerung, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua TP PKK Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, jajaran Kepala OPD, serta ribuan masyarakat Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menegaskan bahwa pelestarian Peresean bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat jati diri masyarakat Lombok.
“Saya mengajak seluruh elemen, terutama generasi muda, untuk terus memupuk semangat ini agar tradisi tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan keinginannya agar Peresean dapat ditetapkan sebagai cabang olahraga nasional yang bisa dipertandingkan dalam event-event besar. Pemkab Lombok Barat, kata dia, telah merumuskan aturan baku tentang Peresean sebagai standar resmi dalam pertandingan.
“Kami ingin agar Peresean menjadi cabang olahraga. Karena itu, aturan baku sudah kami tetapkan sebagai pedoman. Kita akan berjuang dan mohon dukungan semua pihak. Dimulai dari Lombok Barat untuk Indonesia,” tegasnya.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, Festival Peresean juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Pemkab berencana meningkatkan fasilitas arena Peresean dengan memperluas kapasitas tempat duduk hingga 12 trap, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai pertunjukan budaya.
“Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya, kita optimis visi Lombok Barat maju, mandiri, dan berkeadilan dapat tercapai, sekaligus mendorong masyarakat berkembang secara berkelanjutan,” tutup Bupati.

Festival Peresean Bupati Lobar Cup 2025 akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 30 Agustus 2025, dengan kategori pertandingan perorangan dan grup.

(Diskominfotik)
Penulis : Arief Rachman
Foto : LBNN

Pembukaan MTQ ke-XXXI Kecamatan Lingsar, Bupati LAZ: MTQ Sarana Pembinaan Generasi Qurani Bermental Juara

Lingsar, Diskominfotik Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Kecamatan Lingsar di Halaman Masjid At-Taqwa, Desa Karang Bayan, Jumat (22/8/2025). MTQ ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai cabang lomba, diikuti oleh kafilah dari seluruh desa se-Kecamatan Lingsar.

Hadir dalam pembukaan, Anggota DPRD Dapil LingsarNarmada, Kepala Dinas PMD Lobar Mahnan, Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan, Camat Lingsar Marzuki, Camat Narmada Sumasno, jajaran Forkopimcam Lingsar, TP PKK Kecamatan Lingsar, Kepala Desa se-Kecamatan Lingsar, tokoh agama, serta masyarakat Karang Bayan.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi kepada Camat Lingsar beserta seluruh jajarannya, para Kepala Desa, serta masyarakat Karang Bayan atas inisiatif dan semangat kebersamaan dalam menyelenggarakan MTQ ini.

Peran aktif lembaga, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang ikut serta dalam mendukung MTQ sangat luar biasa. Ke depan saya berharap dukungan dari semua pihak, termasuk wakil rakyat di DPRD, dapat lebih nyata. MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga bagian dari aspirasi publik yang perlu diperhatikan, ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menegaskan bahwa Al-Quran merupakan pedoman hidup umat Islam yang harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran adalah melalui penyelenggaraan MTQ.

MTQ ini bukan hanya ajang mencari juara, tetapi sarana pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan bermental juara. Saya berharap dari ajang ini lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Lingsar di tingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional, ungkapnya.

Ia juga menambahkan, MTQ menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran sekaligus membangun karakter generasi muda. Dengan semangat kebersamaan, dukungan masyarakat, dan motivasi para kafilah, saya yakin Kecamatan Lingsar mampu meraih juara umum dan mengembalikan kejayaan Lombok Barat di tingkat Provinsi, pungkasnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni Islami, pawai taaruf, pelepasan ribuan merpati oleh Camat Lingsar, serta penyerahan pelakat kepada Kepala Desa se-Kecamatan Lingsar. MTQ ke-XXXI resmi dibuka oleh Bupati LAZ didampingi Camat Lingsar dan Kepala Desa Karang Bayan. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

(Diskominfotik/Tim IKP)
Penulis : Zulyadaen
Fotografer : Juan
Editor : Arief Rachman

Peresmian Kantor Desa Jagaraga, Bupati LAZ: Mari Kerja Nyata Membangun Desa

Gerung, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) meresmikan Kantor Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Rabu (20/8/2025). Peresmian ini dirangkaikan dengan Milad Desa Jagaraga ke-75 sekaligus memeriahkan HUT RI ke-80. Hadir mendampingi Bupati, Asisten II Setda Lobar H. Ahmad Saikhu, Anggota DPRD Munawir Haris, Kepala Dinas PMD Mahnan, Dandim 1606 Mataram, Kasat Pol PP, Camat Kuripan, Forkopimcam, para Kepala Desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa beserta perangkat dan masyarakat Jagaraga atas semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga. Menurutnya, Milad Desa menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta mempererat persatuan masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya database masyarakat yang lengkap dan akurat sebagai kunci sukses pembangunan desa. Dengan data yang valid, program dan kebijakan desa dapat lebih tepat sasaran. Ia menyebut ada tiga indikator penting yang harus menjadi tolok ukur pembangunan desa, yaitu Kemampuan menurunkan angka kemiskinan, Peningkatan pendapatan per kapita masyarakat dan Optimalisasi pelayanan publik.

“Dengan database yang valid, pemerintah desa akan lebih mudah menyusun program prioritas, menemukan solusi permasalahan, serta memastikan pembangunan berjalan maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jagaraga menyampaikan bahwa di usia ke-75, Desa Jagaraga terus berkomitmen mempercepat pembangunan. Berbagai dukungan dana dari Kementerian Desa dan reward Desa Mandiri telah dimanfaatkan untuk membangun dan mendesain kantor desa baru. Ia juga berterima kasih atas dukungan Bupati Lombok Barat yang memberikan tambahan bantuan untuk pembangunan kantor desa dan program Desa Digital.

“Pembangunan kantor desa ini bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas, dan mengoptimalkan tata kelola pemerintahan desa demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti Kantor Desa Jagaraga oleh Bupati Lombok Barat. Kegiatan berlangsung khidmat dan lancar.

(Diskominfotik Lobar)
Fotografer: Husni
Penulis : Zul
Editor : Arief

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

Ribuan Peserta Tumpah Ruah Penuh Semangat Menyemarakkan Peringatan HUT RI ke-80 dalam Pawai Karnaval di Lombok Barat

Gerung, Diskominfotik.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pawai Karnaval bertajuk “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Suasana penuh semangat nasionalisme menyelimuti jalan Soekarno-Hatta, Giri Menang Gerung, pada Rabu (20/8/2025). Ribuan peserta tumpah ruah menyemarakkan puncak kemeriahan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua TP-PKK Lobar Hj. Indra Rukmana Zaini, para kepala OPD, serta para camat se-Lombok Barat.

Peserta didominasi oleh tenaga pendidik dan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan. Hal ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme terus diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui karnaval, para siswa diajak memahami arti penting kemerdekaan serta mengenang perjuangan para pahlawan. Beragam kreasi dan atraksi yang ditampilkan menjadikan karnaval tahun ini lebih semarak dan berbeda dari sebelumnya.

Kehadiran para pejabat dan tokoh penting turut menambah khidmat acara. Bahkan, momen saweran oleh Bupati dan Wakil Bupati kepada peserta karnaval pada setiap atraksi menambah keceriaan dan antusiasme masyarakat.

Pawai yang dimulai pukul 14.00 WITA dari Lapangan Mareje Gerung dan berakhir pukul 16.00 WITA di depan Pendopo Bupati Lombok Barat ini diikuti oleh barisan peserta yang beragam, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, para guru, hingga masyarakat umum. Mereka tampil dengan kreasi kostum unik yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, sejalan dengan tema yang diusung.

Kemeriahan pawai ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Keberhasilan acara ini mencerminkan soliditas dan kebersamaan masyarakat Lombok Barat dalam merayakan hari lahir bangsa.

Acara berlangsung meriah, tertib, aman, dan kondusif. Momentum ini sekaligus mempererat persatuan serta menumbuhkan cinta tanah air di tengah peringatan 80 tahun Indonesia merdeka.

(Diskominfotik)
Penulis : Windy
Fotografer : Husni
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

Remisi HUT Kemerdekaan RI ke-80, Bupati LAZ : Jadikan Remisi Sebagai Momentum Introspeksi Diri

Kuripan, Diskominfotik.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen berharga bagi ribuan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat. Sebanyak 1.238 narapidana menerima Remisi Umum, sementara 1.340 lainnya memperoleh Remisi Dasawarsa yang hanya diberikan setiap sepuluh tahun sekali.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) didampingi Wakil Bupati Hj. Ummi Nurul Adha (UNA) bersama Forkopimda Lombok Barat, Minggu 17 Agustus 2025.

Dalam arahannya, Bupati LAZ memberikan apresiasi atas dedikasi jajaran pemasyarakatan. Ia menegaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi hak narapidana yang memenuhi syarat administratif dan substantif.

“Remisi adalah penghargaan negara bagi warga binaan yang berusaha memperbaiki diri, taat aturan, dan aktif mengikuti pembinaan. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri, menjadi pribadi produktif, dan mematuhi tata tertib dengan penuh tanggung jawab di mana pun berada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menjelaskan dasar hukum Remisi Dasawarsa tahun ini, yakni Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor: M.IP-04.PK.05.04 Tahun 2025 tentang Penetapan Remisi Istimewa Asta Dasawarsa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menambahkan, narapidana yang menjalani pidana pokok berhak memperoleh Remisi Umum sekaligus Remisi Dasawarsa, sedangkan yang menjalani pidana subsider hanya berhak atas Remisi Dasawarsa.

“Remisi ini bukan hanya hadiah kemerdekaan, tetapi juga menjadi penyemangat warga binaan untuk menempuh jalan lebih baik. Dengan remisi, mereka bisa kembali ke keluarga, berbaur dengan masyarakat, serta menjadi teladan bagi lingkungannya,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati LAZ secara simbolis menyerahkan remisi kepada warga binaan. Dari 1.238 narapidana yang menerima Remisi Umum, 1.235 orang mendapat RU I berupa pengurangan masa pidana, sementara tiga orang lainnya memperoleh RU II atau langsung bebas. Besaran remisi bervariasi antara satu hingga enam bulan.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh makna dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

(Diskominfotik)
Penulis : Juan
Editor : Zul

#lombokbarat #sejahteradaridesa #kerjanyata

1 2 3 41