Bupati Lobar Lepas Peserta Sepeda Santai

 

Giri Menang, Dalam rangka memeriahkan HUT Lombok Baarat ke-59, Bupati Lombok Barat (Lobar) melepas ratusan peserta funbike (sepeda sehat) yang diadakan Dinas Kesehatan Lobar di RSUD Awet Muda Narmada, Jum’at (31/3). Selain peserta umum, tampak hadir Sekretaris Daerah H.M. Taufiq, Asisten, Kepala SKPD, perwakilan dari Dinas Kesehatan propinsi NTB, dan seluruh Puskesmas se-Lombok Barat mengikuti lomba sekaligus mempromosikan RSUD Awet Muda Narmada yang baru diresmikan Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu.

WhatsApp-Image-2017-03-31-at-1.03.14-PM-800x445Para peserta mengitari rute sejauh 18 km yang dimulai dari RSUD Awet Muda  Narmada menuju pasar Narmada kemudian ke arah Batu Kantar Desa. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju Desa Suranadi lalu menuju Desa Selat, kemudian ke arah nyurlembang dan finish kembali di RSUD Awet Muda Narmada.

Kepala Dinas Kesehatan H. Rachman Sahnan Putra mengatakan kegiatan funbike merupakan kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Lombok Barat. “Untuk tahun ini funbike tetap menggaungkan tema Ayo Lanjutkan Berprestasi,” jelasnya.

Melalui sepeda santai ini Rachman mengajak masyarakat untuk terus berprestasi di bidang kesehatan yakni menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat. “Pertama, banyak makan sayur dan buah. Kedua, melakukan gerakan fisik secara berkala, dan melakukan cek kesehatan secara berkala juga,” katanya dengan semangat.

Acara yang juga didukung Dinas Kesehatan Provinsi NTB, RSUD Tripat Gerung, TP-PKK Lombok Barat, Astra Motor, Bank Bukopin dan Telkomsel menyiapkan hadiah utama berupa satu buah sepeda motor, 3 buah kompor gas, 2 buah HP, 2 Kipas angin, dan hadiah menarik lainnya.

sepeda santai rsud awet mudaBupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam kesempatan itu mengatakan, sepeda sehat merupakan cara untuk mensosialisasikan hidup sehat. Selain itu bupati juga mengundang seluruh masyarakat Lombok Barat untuk mengikuti event-event yang tidak kalah seru dalam memeriahkan HUT Lobar ke-59. Rencananya 9 april mendatang akan diselenggarakan jalan sehat di Kecamatan Gunungsari  dan forest trekking di sekotong pada tanggal 12 april. “Hidup sehat merupakan kebutuhan kita semua, hidup sehat tidak tergantung pada jumlah materi yang kita dapatkan. Namun hidup sehat itu tergantung pada pola hidup sederhana dan kebiasaan yang kita lakukan, paparnya menutup sambutan,” tutupnya. (dedy/humas)

Desa Kramajaya Juara Umum MTQ Tingkat Kecamatan Narmada

Narmada – Kominfo. Desa Kramajaya meraih Juara Umum MTQ ke 28 Tingkat Kecamatan Narmada menyusul Desa Badrain dan Desa Sembung sebagai juara kedua dan Desa Mekarsari sebagai juara ketiga. Demikian pengumuman MTQ tingkat Kecamatan Narmada yang dibacakan Ketua Panitia Romi Purwandi pada Penutupan MTQ tersebut di Kantor Desa Badrain 31/3.

WhatsApp Image 2017-04-01 at 00.10.44Diumumkan, Desa Kramajaya  memperoleh juara satu karena mampu mengalahkan 18 desa yang ikut lomba dengan peserta 245 orang dengan nilai 48. Sementara Desa Badrain dan Sembung sama-sama memperoleh nilai 45. Kemudian Desa Mekarsari memperoleh nilai 27. Disemua cabang lomba yang di lombakan Desa Keramajaya selalu mendapat nilai.

adapun cabang yang di lombakan pada MTQ tersebut antara lain 1. Cabang Tilawah dengan sembilan golongan putra putri. 2. Tahfiz dengan 4 golongan putra putri. 3. Cabang Fahmil Qur,an putra putri 4. Cabang Sharil Qur,an putra putri 5. Cabang M2IQ putra putri dan 6. Cabang Khat 3 golongan qur’an putra putri.

 

Ditutup Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid

MTQ ke 28 Tingkat Kecamatan Narmada yang telah terlangsung selama sepekan itu ditutup Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid.

Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang mendapatkan juara umum.

“semoga  yang mendapat juara umum MTQ tingkat Kecamatan Narmada  bisa tampil untuk kembali meraih juara tersebut pada MTQ tingakat Kabupaten Lombok Barat yang akan di adakan di Kecamatan Gunungsari sebelum bulan puasa yang akan datang”, katanya

Fauzan khalid menyatakan bangga atas suksesnya kegiatan MTQ dimana antusias masyarakat cukup besar menghadiri kegiatan ini.

“Biasanya yang ramai itu kalau ada hiburan tapi kali ini desa Badrain tumpah ruah menghadiri MTQ, ini artinya masyarakat Badrain cinta dengan al qur’an”, kembali bangga

Fauzan mengajak masyarakat lombok barat untuk membaca al qur,an meskipun hanya 5 menit.

“Sesibuk sibuk kita pasti ada waktu untuk membaca“, katanya

Bupati juga tidak henti- hentinya mengajak masyarakat untuk bersama sama melakukan hal hal yang baik dan perangi secara bersama hal hal yang kurang baik.

tutup sambutannya.

Sebelum memberikan sambutan, Bupati Fauzan Khalid menyerahkan piala kepada para juara yaitu Juara Umum Desa Keramajaya, Juara ke dua yaitu Desa Badrain dan Sembung serta juara ke tiga yaitu Desa Mekarsari. Bupati menyerahkan pila kepada masing-masing Kepala Desa. KIM Mekarsari/Dedy Suhirman

40 Persen Koperasi di Lobar Mati Suri

Gerung – Kominfo.  Sekda Lobar, Ir.H.Moh.Taufiq menyatakan, Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kegiatan rutin sebuah koperasi. Sekda menyebut, menurut data yang ada, jumlah koperas di Lobar mencapai 502 unit. Dari jumlah ini, 60 persennya yang aktif. “Berarti 40 persennya mati suri atau sudah meninggal,” jelasnya dihadapan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lobar, Pengurus dan Pengawas KPRI Tripat Lobar, perwakilan Tamimi Tour and Travel-Surabaya serta seluruh anggota KPRI Tripat pada RAT KPRI Tripat (9/3).Umroh5

Masih menyinggung soal jumlah koperasi, Taufiq menjelaskan, dari 502 koperasi dikurangai 40 persen, berarti ada sekitar 282 unit koperasi yang masih aktif. Ini berdasrkan defidensi yang dilakukan Dinas Koperasi Lobar. Dari 282 unit ini, lanjut Sekda, yang melakukan RAT sampai saat ini masih di bawah 20 persen. “Salah satunya adalah koperasi pegawai Patut Patuh Patju ini,” jelasnya.
Terhadap hal ini, sekda memberikan apresiasi kepada pengurus yang telah melakukan RAT. Namun sekda sedikit mengkritisi angota yang hadir tidak sebanyak jumlah anggota yang telah disebutkan sebelumnya. Kendati demikian, sekda tetap mengapresiasi, terutama kepada pengurus koperasi yang telah memberikan hadiah umroh.Umtroh4

Acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Patut Patuh Patju (KPRI Tripat) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) berlangsung semarak. Seluruh anggota yang didominasi PNS, Kamis (9/3) memadati Aula Utama Kantor Bupati tempat berlangsungnya kegiatan RAT tersebut.
Kehadiran seluruh anggota, selain termotivasi karena informasi Sisa Hasil Usaha (SHU), tapi juga menunggu detik-detik pencabutan door prize. Tidak tanggung-tanggung, pengurus menyiapkan grand door prize berupa umroh bagi satu orang anggota yang beruntung. Selain umroh, pengurus juga telah menyiapkan sejumlah door prize menarik lainnya.Umroh3
Sebelumnya, pengurus melaporkan, perkembangan Koperasi Tripat Kab.Lobar mengalami peningkatan. Perkembangan anggota sampai tahun buku 2016 mencapai 1.021 orang. Demikian pula pada unit Simpan Pinjam dinilai cukup baik. Dana yang telah bergulir kepada anggota mencapai Rp.1.522.100.000. Nilai ini meningkat sebesar 1,74 persen atau sebesar Rp.26.100.000 dibanding tahun 2015.
Lain hal dengan unit Usaha Pertokoan. Unit ini mengalami penurunan. Tahun buku 2016, penjualan Barang dan Jasa mencapai Rp.22.819.819.350. Mengalami penurunan sebesar Rp. 17.397.375.000 atau menurun sebesar 7,21 persen. “Penurunan ini dimungkinkan karena ada anggota yang pindah dan pensiun,” papar Ketua pengawas KPRI Tripat Lobar, DR. H.Baehaqi, S.Si, M.Pd, MM. Bidang permodalan. Pengurus memiliki modal sebesar Rp.2.397.946.585.000. Ini bersumber dari utang lancar dan equitas. (L.Pangkat Ali/Humas/Diskominfo)

610_3449-300x181Giri Menang – Kominfo. Bupati Lombok Barat (Lobar), H.Fauzan Khalid melantik 10 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) setingkat eselon II untuk 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lowong di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat Giri Menang Gerung, Selasa 7/3.

Ke 10 PTP tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Lobar No.202/820/46/BKD PSDM/2017 yaitu Sekretaris DPRD Lobar H. Isnanto Karyawan,SP,  Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Drs.M.Hendrayadi,  Kepala Dinas Sosial  Drg.Ni Made Ambaryati, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Ir. I Made Arthadana, Kepala Dinas Pertanian Ir. H.Muhur Zokhri,  Kepala Badan Kesbangpol           H. Muh.Fajar Taufiq, Kepala Sat Pol PP Mahnam, SSTP, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan   Drs.H.Muh.Yamil, MA, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Drs. Fauzan Husniady, MM dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abdul Manan, S.Sos.

610_3420-300x200 610_3431-300x186 610_3467-300x200Ke 10 pejabat PTP itu dilantik setelah dinyatakan lulus oleh TIM Panitia Seleksi (Pansel) beberapa minggu lalu.

Bupati Fauzan Khalid dalam arahannya mengatakan berat mengambil keputusan setelah hasil seleksi Pansel diumumkan. Mereka yang lulus tersebut semuanya bernilai baik.

“Kalau boleh tiga orang menjabat satu SKPD maka saya pilih ketiganya, karena semuanya baik tetapi harus SKPD dipimpin oleh satu orang saja,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap, para pejabat PTP yang baru saja dilantik, bisa melanjutkan amanah yang sudah diberikan sesuai undang-undang dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari pejabat PTP. Lebih lanjut diharapkan Fauzan, para PPTP ini ke depan akan memberikan tambahan prestasi dan kebanggaan bagi pemerintah Lobar.

Bupati Fauzan mengingatkan diiantara SKPD yang dilantik hari ini, masuk dalam hitungan SKPD yang belum mencapai target. Karenanya diminta untuk mengejar bahkan dapat melampaui target SPJMD. “Saya berharap target RPJMD yang belum mencapai target supaya bisa dikejar, bahkan bisa melampui harapan kita,” tegasnya. (kominfo/Rasidibaragi)

Musrenbang Lobar, Fokus Capai Target Indikator Kinerja Utama RPJMD

Batulayar – Kominfo. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lombok Barat RKPD tahun 2018 secara resmi dibuka Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Senin (6/2) yang berlangsung di Hotel Aruna, Sengigi, Batulayar.Musrenbang (3)

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid pada Musrenbang kali ini ,menekankan, agar focus pada pencapaian target indikator utama RPJMD yang belum tercapai. Menurut Bupati, dari 35 indikator, 25 indikator atau sebanyak 80 persen diantaranya sudah tercapai. Sebaliknya 20 persen indikator belum tercapai.

Pada Musrenbang tersebut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) NTB, ir. H. Ridwansyah, MM, M. Sc, M. TP, Kejari Mataram Rodiansyah SH, Dandim 1606/Lobar Letkol Inf. Ardiansyah, Kepala Bappeda Lobar H. Baehaqi dan Kepala SKPD dan utusan desa se-Lombok Barat.

Dingatkan Bupati, Musrenbang disamping untuk mewujudkan proses partisipasi antar pelaku pembangunan juga untuk mensinkronkan dan mensinergikan perencanaan agar rogram sebagai jalan keluar dari persoalan dapat dicapai secara lebih efektip.

Menurut Bupati, jajaran SKPD perlu melakukan review terhadap beberapa item target RPJMD yang masih sulit dicapai. Perlunya melakukan review, karena situasi nasional terkait dengan inflasi , pertumbuhan ekonomi, nilai tukar petani dan lainnya.Musrenbang (2)

Kepada SKPD ia juga meminta untuk mewujudkan prinsip money follow the program. Sebagaimana yang menjadi kebijakan nasional bukan lagi money folow the function. Hal ini dimaksudkan untuk efektivitas anggaran agar tepat guna dan tepat sasaran. “Hal ini sangat mungkin diwujudkan melihat defisit APBN akan berimbas pada pemangkasan DAU dan DAK,” ujar Bupati.

Sementara itu Kepala Bappeda Lobar, H. Baehaqi menyatakan, jumlah pendduk miskin di Lobar hinga saat ini mencapai 17,38 persen atau sekitar 113.000 jiwa . Sementara jumlah angkatan kerja di Lobar sebanyak 239 ribu jiwa. Jumlah tersebut 38 persen terkonsentrasi di sektor pertanian. Atau sekitar 97 Ribu jiwa penduduk miskin di Lobar berasal dari buruh tani.

Kata Baehaqi, berbagai telah disiapkan. Selain program garam rakyat di Sekotong dan gula aren di Lingsar yang sudah berjalan . Tahun depan berbagai program yang telah disingkronkan dengan program pengentaskan kemiskinan dimulai. “Tahun 2018 bentuknya semua kegiatan SKPD harus mengacu pad sejumlah indikator kinerja utama yang belum dicapai,” tegasnya. (her/Kominfo)

 

Khatamul Quran Pemkab Lombok Barat

17155816_1121261261329553_8386059331519855709_nGiri Menang, 5/3 – Sejak dicanangkan tahun 2016 lalu, Pemkab Lombok Barat Inten melakukan kegiatan Khatam Al-Qur’an. Seperti dilakukan bersama seluruh Kepala SKPD Lombok Barat, Bupati H. Fauzan Khalid menggelar Khatam Al-Qur’an di Pendopo Bupati, Gerung, Jum’at malam (3/3/2017) lalu.

Dalam kesempatan tersbut Fauzan mengatakan, selain bernilai ibadah, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama. “Semua itu akan membawa keberkahan dari apa yang kita lakukan. Intinya saya ingin mengajak kita semua membiasakan diri melakukan hal-hal yang positif,” ungkapnya. (kominfo)

17097377_1121261214662891_3166442165100873451_o 17158907_1121261237996222_7153596306098607165_o

Pentingnya Berorganisasi Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Harlah IPPNU - Pentingnya BerorganisasiGiri Menang – Kominfo. Berorganisasi memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan berorganisasi mental kepemimpinan akan terbentuk dan melatih diri untuk dapat mengeksekusi keputusan. Tanpa pernah ikut berorganisasi tidak akan mungkin bisa memimpin untuk jenjang yang lebih tinggi dan cakupan yang lebih luas. Hal itu disampaikan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid ketika memberikan Sambutan pada Tassyakuran Hari Lahir (Harlah) IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama) ke-63 dan Harlah IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama) ke-62 di Aula Pondok Pesantren Assulamy Langko Kecamatan Lingsar, Sabtu 4/3.
Dikatakan, dalam berorganisasi melatih diri untuk memahami antar sesame dan melatih untuk bias menerima perbedaan.
“IPNU dan IPPNU adalah salah satu wadah untuk berorganisasi, karena didalam berorganisasi itulah kita dilatih harus bisa memahami antar sesama. Melalui organisasi juga kita dilatih untuk selalu dapat menerima perbedaan”, ujar Bupati.
Melihat kondisi pemuda saat ini yang jauh dari nilai agama dan jauh dari nilai ke-NUan, Bupati mengingatkan untuk membiasakan diri melakukan hal positif.
Diharapkan, pengurus IPNU dan IPPNU juga mampu membina pemuda dan pemudi NU agar bisa memberikan kontribusi bagi agama, nusa dan bangsa.
WhatsApp-Image-2017-03-04-at-10.12.23-PM-300x188 WhatsApp-Image-2017-03-04-at-10.12.35-PM-300x195Sementara Ketua Pimpinan Wilayah IPNU NTB, Syamsul Hadi mengatakan, kegiatan tassyakuran ini dirangkai dengan pelatihan Kader Muda IPNU dan IPPNU NTB tahun 2017 yang diikuti sebanyak 50 orang peserta. Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut kaderisasi serta meningkatkan kualitas SDM IPNU dan IPPNU di Lombok Barat dan NTB. Disamping itu menunjukkan adanya sinergitas dengan pemerintah guna kemajuan daerah.
“Saya yakin, kami mampu bersinergi dengan pemerintah untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi yang intens untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Samsul berharap kedepannya organisasi tersebut mampu menjadi garda terdepan dalam rangka mengubah prilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DPC PKB lobar H. Jamhur, Ketua DPW GP Ansor NTB Lalu Zamroni, Ketua PW IPPNU NTB Maisaroh, tokoh agama dan masyarakat Desa Langko. (kominfo)

Bupati Ajak Masyarakat Budayakan Tolong Menolong

Giri Menang-Jum’at (3/3) Bupati H. Fauzan Khalid mengajak warganya untuk membududayakan saling tolong-menolong antar sesama. Hal itu dilakukannya melalui mimbar khotbah jum’at (3/3) di Masjid Nurul Hikmah Batu Kantar, Narmada.Tolong1

Safari Jum’atan yang sering dilakukannya ditujukannya tidak lain untuk menyerap aspirasi masyarakat. Di setiap jum’atan yang dilakukannya, H. Fauzan terus mendapat dukungan dari masyarakat. Dukungan untuk membangun Lombok Barat didapatkannya selalu karena informasi pembangunan, baik yang sudah dilakukan maupun yang akan dilakukan, kerap menjadi materi utama dalam safari tersebut. “Tahun ini selain mengaspal jalan, Pemda juga merehab dan memperbaiki jalan yang sudah rusak di tahun sebelumnya,” katanya.tolong2

Fauzan pun mengaitkan upaya bersama dalam pembangunan itu sebagai ibadah. “Setiap napas kita hendaknya menjadi ibadah,” cetusnya dengan menyebutkan bahwa kegotong-royongan masyarakat yang bernilai ibadah akan memuluskan pembangunan di Lombok Barat.

Dalam uraian singkatnya,  Fauzan menyebutkan bahwa nilai luhur manusia terletak pada kemanfaatannya dalam membantu sesama. Semangat bekerja dalam membangun Lombok Barat bila dilaksanakan dengan sepenuh hati dan kebersamaan semua pihak, akan membuat pembangunan menjadi lebih berarti. “Keberhasilan pembangunan bukan hanya terletak dan milik Pemerintah.  Namun menjadi milik masyarakat,” ujar Bupati yang terkenal sederhana ini.tolong4

Dalam jum’atan di Masjid ini menjadi jum’atan yang pertama kali dihadiri Bupati, Masjid Nurul Hikmah memperoleh sumbangan dana sebesar Rp. 15 juta untuk melengkapi pembangunan masjid itu.  Selain itu, jalan yang panjangnya 711 meter yang melintas di dusun Temas kemungkinannya juga akan di perbaiki di tahun ini.

Namun dalam hal itu Fauzan memastikan untuk memprioritaskan jalam yang sama sekali belum tersentuh dalam 5 tahun terakhir. “Semua jalan akan diperbaiki, tapi kita prioritaskan yang belum sama sekali disentuh,”  jelasnya.

Safari Jum’atan kali ini juga diikuti oleh para tokoh agama dan masyarakat Desa Narmada, termasuk TGH. Yusi Adnan. (Humas/Diskominfo).Tolong-Menolong

KKN di Lobar, Bupati Terima 532 Mahasiswa Poltekkes Mataram

Poltekes3Giri Menang – (23/2).  Sebanyak 532 orang mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mataram Kementerian Kesehatan RI diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Rinciannya, mahasiswa-mahasiswi tersebut terdiri dari program studi Diploma III  sebanyak 338 orang dan program studi Diploma IV sebanyak 194 orang . Mahasiswa-mahasiswi ini nantinya akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 15 puskesmas yang ada di Lombok Barat. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara antara Direktur Poltekkes, H. Awan Dramawan dan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobok Barat, Kamis (23/2).Poltekes5

Awan Dramawan, Direktur Poltekkes Mataram berharap melalui program KKN ini nantinya mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan secara langsung dan menerapkan ilmu yang didapat dari kampus untuk masyarakat Lombok Barat. Dia juga berpesan kepada para mahasiswa-mahasiswi agar dapat membantu program-program pemerintahan yang masih berjalan seperti sosialisasi kesehatan dan posyandu-posyandu tingkat desa dan lainnya.

Poltekes1Senada dengan Direktur Poltekkes, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid berharap KKN Poltekkes 2017 bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat  Lombok Barat. Menurutnya, kebutuhan pelayanan di bidang kesehatan relatif tinggi.

Bupati mengaku bangga karena Lombok Barat dipilih sebagai tempat dilaksanakannya program KKN. Ia juga berpesan kepada mahasiswa/i agar ilmu yang diperoleh di kampus sangat berbeda dengan di lapangan. “Masalah yang kita hadapi jauh lebih kompleks ketimbang di kampus, karena sekolah yang sebenar-benarnya adalah ketika kita bergelut dengan masyarakat sesuai dengan profesi kita,” jelas bupati.

Poltekes7Tahun ini Dinas KesehatanLombok Barat berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan dengan menambah dua buah Puskesmas lagi di tahun ini dan meluncurkan program GEMADAZI (Gerakan Masyarakat Sadar Gizi). Dikes Lobar juga baru-baru ini melaunching aplikasi pencatatan dan pelaporan elektronik berbasis website seperti E-Posyandu, E-Pustu, E-Poskesdes dan E-Puskesmas untuk membantu pemerintah menyelesaikan berbagai macam permasalahan dengan cepat dan tepat. (alok,ardi,fahmi/humas/Diskominfo).

Lobar Kembangkan Health Smart City

16797719_1111922462263433_6223906671008822201_oGiri Menang – (22/2). Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mengembangakan smart city dibidang kesehatan (health smart city) dalam bentuk aplikasi pencatatan dan pelaporan (captor) secara elektronik. Aplikasi tersebut dikembangkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Aplikasi itu disebut e-puskesmas, e-pustu, e-poskesdes dan e-posyandu yang dilaunching Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sesaat sebelum dimulainya Rapat Pimpinan (Rapim) II dihadiri dan disaksikan oleh seluruh Kepala Puskemas, seluruh jajaran eselon 3 dan 4 Dinas Kesehatan serta Pejabat eselon 2 dan 3 pemerintah Kabupaten Lobardi Aula Kantor Bupati Lobar pagi tadi Rabu 22/2.

16797324_1111922408930105_8495161814224064231_o16831905_1111922582263421_3325388832968925593_nBupati Fauzan menyambut baik inovasi aplikasi catpor elektronik dari Dinas Kesehatan ini. Dengan kemajuan teknologi dan informasi ini, bupati optimis Pemkab Lobar melalui Dinas Kesehatan bisa lebih cepat dan mudah melakukam tindakan preventif, pencegahan dini dan menyelesaikan masalah yang muncul.

Bupati berharap agar SKPD lain juga memiliki inovasi dan terobosan untuk bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

16797900_1111922432263436_4182764534637119741_o16797211_1111922365596776_4220145949342506833_o

“Mudahan aplikasi semacam ini tidak hanya ada di Dinas Kesehatan saja. Mudahan SKPD lain tertular, iri dengan yang dilakukan Dikes sekarang ini sehingga termotivasi untuk berinovasi lebih baik lagi meningkatkan pelayanan terutama yang berhubungan langsung dengan kebutuhan publik,” harap bupati.

16819132_1111922558930090_5176363287761962164_o“Sekali lagi saya menyambut baik launching ini. Saya dan pak sekda nantinya bisa memantau dan mengontrol kegiatan yang ada di puskesmas, pustu, poskesdes dan posyandu di mana saja dan kapan saja secara langsung,” tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar Rachman Sahnan Putra mengatakan saat ini semua puskesmas telah menggunakan captor elektronik berbasis website dengan teknologi cloud computing dari e-puskesmas. Hal itu sebagai sistem catatan pelaporan yang terintergrasi dalam satu pintu sehingga lebih memudahkan dilakukan pemantauan secara kontinyu terhadap seluruh unit kesehatan yang tersebar di Lombok Barat. Aplikasi ini juga bertujuan untuk menyediakan data seakurat mungkin, mewujudkan efisiensi kinerja petugas dan mengoptimalkan pelayanan terhadap pasien, serta masyarakat.

Rachman juga menyatakan aplikasi berbasis IT ini tetap membutuhkan beberapa prasyarat. Di samping sinyal juga membutuhkan suplai listrik di semua titik puskesmas, pustu, poskesdes dan posyandu.

“kita optimis aplikasi ini bisa maksimal membantu kita memantau seluruh kondisi terkini pelayanan kesehatan di wilayah Lombok Barat,” ungkapnya.

Sambil mendemonstrasikan aplikasi tersebut, Rachan mengatakan aplikasi e-posyandu ini hanya ada di Lobar saja.

Dijelaskan pula aplikasi ini sudah terkoneksi dengan aplikasi BPJS, sehingga akan memudahkan berbagi informasi data terkait historikal data pasien. Program e-puskesmas merupakan implementasi kebijakan digitalisasi yang telah dicanangkan Pemerintah Pusat. Hal itu sebagai perwujudan Keputusan Menteri Kesehatan nomor 511/Menkes/SK/V/2002 tentang Kebijakan dan Strategi Pengembangan SIK Nasional (SIKNas). Solusi aplikasi e-puskesmas adalah sebagai salah satu jawabannya.

Lebih jauh dijelasakan, untuk menunjang pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan 1 orang tenaga ahli gizi yang melayani di 2 desa. Para tenaga ahli gizi yang ada termasuk 34 orang tenaga ahli gizi yang baru saja direkrut dibekali pelatihan aplikasi elektronik ini selama enam hari di Hotel Lombok Plaza Mataram.

Bupati Fauzan Khalid melaunching aplikasi captor tersebut didampingi Sekda Lobar H. Moh Taufiq, Kepala Dinas Kesehatan Lobar H Rachman Sahnan Putra Putra, GM Telkom Indonesia Cabang Mataram dan perwakilan InfoKes Bandung. Diskominfo.

1 2 3 4 6