Bupati Lobar Wisuda Mahasiswa Akademi Paradigta

Giri Menang, Kominfo. Untuk menjadikan perempuan yang hebat dan mampu menjadikan desanya menjadi desa yang berdaulat dan berkembang, Lembaga Akademi Paradigta mewisuda 84 orang peserta didiknya di aula Kantor Bupati Lombok Barat ( Lobar ), Rabu (29/3).

Bupati Lobar Wisuda Akademi paradigtaPara wisudawan berasal dari empat kecamatan yaitu Kecamatan Gerung, Lingsar, Kuripan dan Narmada. Mereka adalah wakil-wakil perempuan yang disaring dan menjadi wakil dari desanya.

Akademi Paradigta sendiri merupakan salah satu program yang dikembangkan Lembaga Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga ( PEKKA ) yang bekerjasama dengan Pemerintah Australia dan Kementrian Desa Dan Pengembangan Daerah Tertinggal.

Akademi Paradigta dibentuk dengan tujuan untuk menyedikan ruang pembelajaran bagi perempuan dengan harapan, setelah lulus mereka mampu mengembangkan potensi kepemimpinan perempuan agar dapat terlibat aktif dalam proses pemberdayaan di wilayahnya.

“Peserta didik kami merupakan perempuan-perempuan yang berusia antara 25 sampai dengan 55 tahun. Kurikulum yang kami gunakan adalah program pendidikan satu tahun. Untuk metode pembelajaran sangat fleksibel dengan satu sampai tiga kali pertemuan dalam seminggu. Jam belajar sangat disesuaikan dengan keadaan setempat dengan 40 kali di kelas dan 25 kali praktik lapangan. Anak didik kami kebanyakan ibu – ibu rumah tangga,” terang Siti Zamraini, koordinator Akademi Paradigta NTB sebelum acara dimulai.

Lembaga Akademi Paradigta telah terbentuk Dua tahun yang lalu dan dalam penerapan proses pendidikannya mengutumakan kekritisan berbasis kehidupan nyata sehari-hari perempuan. Pendekatan dan metodologi pendidikannya mengutamakan dialog dan refleksi.

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Hj. Kodar mewakili Direktur PEKKA nasional dalam sambutanya diacara tersebut. Dikatakanya meski baru berusia dua tahun, Akademi Paradigta telah mampu mencetak 470 kader perempuan desa dari 20 Kecamatan di Tujuh wilayah Indonesia.

“Kami mengharap dengan adanya lembaga pendidikan ini menjadi alternative bagi lintas generasi untuk belajar sehingga ilmunya bisa dimanfaatkan di desa masing- masing,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sangat berharap agar program ini terus berjalan. “Jangan sampai putus di tengah jalan. Pemerintah daerah akan terus mendukung. Kami harap lembaga pendidikan ini menjadi lembaga pendidikan formal yang setara dengan D1,” pungkasnya. Humas Lobar/budi

Lobar Dikunjungi Pemkab Bojonegoro

Giri Menang, Kominfo. Kabupaten Lombok Barat (Lobar), sepertinya tak habis-habisnya dikunjungi sebagai sasaran penelitian dan studi lapangan. Belum sepekan daerah ini telah dikunjungi oleh Pemprov Banten. Hari ini, Rabu (29/3), daerah yang dikenal dengan motto Patut Patuh Patju ini, kembali dikunjungi oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Lobar dikunjungi Pemkab Bojonegoro1Kunjungan ini untuk keperluan yang sama yakni Benchmarking Best Practice dalam rangka praktek perbandingan pada Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim) Tingkat IV angkatan 129 Kabupaten Bojonegoro-Jatim.

Pimpinan rombongan Diklatpim Drs. EC. Susantoso, M.Si berharap, peserta diklatpim sebanyak 47 orang dapat belajar dari Pemkab Lobar untuk mengoptimalkan potensi daerahnya seusai Diklatpim. “Kami yang 47 orang ini sebagai pelaku utamanya,” terang Susantoso.

Selain itu dia berharap dalam melaksanakan tugas, peserta nantinya berkesempatan mendapatkan informasi sesuai lokus masing-masing untuk mengidentifikasi kebutuhan.
Ada tiga lokus sasaran, yaitu Pariwisata, Pendidikan dan Kesehatan.

Pihak Pemkab Lobar sendiri, sesuai lokus yang dibutuhkan, sudah siap untuk memberikan informasi yang dibutuhkan dari SKPD bersangkutan.

Ditempat yang sama, Bupati Lobar melalui Kepala BKD PSDM Lobar, H.Ahdiat Subiantoro, SH mengakui bahwa banyak kemiripan antara Lobar dengan Bojonegoro. Menurutnya itu yang menjadi alasan mengapa Lobar sering dikunjungi oleh pihak Kabupaten Bojonegoro, baik oleh DPRD maupun Pemerintah.

“Kami juga pernah dikunjungi oleh Forum Komunitas Intelejen di Kominda maupun juga oleh Forkompimda,” jelas Ahdiat.

Setelah usai memberikan arahan dan pertukaran cenderamata, tanpa ada sesi dialog peserta langsung menuju lokasi lokus sesuai porsi masing-masing peserta. Humas Lobar/L.Pangkat Ali

 

Semarak HUT Lobar ke 59 Melalui Dialog Intraktif di Lombok Tv

Mataram – Diskominfo. Dialog Interaktif semarak HUT ke 59 Kabupaten Lombok Barat yang dipasilitasi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo dan Statistik)Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan di Studio Lombok TV, Kamis (16/3). Dialog yang disiarkan secara langsung oleh tersebut menghadirkan nara sumber Ketua Panitia HUT 59 Kabupaten Lombok Barat H. Halawi Mustafa yang juga Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi, M.Ed, Firdaos dan Akbar dari Even Organizer (EO) Wao Mekaki.

Dipandu Moderator Nurhana Sashafiz dari Lombok TV tersebut, Ketua Panitia HUT ke 59 tahun 2017 Kabupaten Lombok Barat, Halawi Mustafa menjelaskan,  Sebanyak 53 kegiatan mata lomba maupun kegiatan lainnya digelar menyemarakkan HUT Kabupaten Lobar 2017 ini.  Kegiatan sudah diawali dengan pendistribusian zakat, infaq dan sedekah pada 1 Maret 2017 lalu. Rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan Lomba Keuangan SKPD pada 17 April 2017 mendatang.

Dijelaskan Halawi, dalam usia 59 tahun kabupaten yang bermoto Patut Patuh Patju ini sudah banyak meraih prestasi baik di tingkat provinsi, regional, nasional bahkan internasional. Dalam dua tahun terakhir ini sudah banyak raihan prestasi yang diukir Lombok Barat sebagai wujud dan kiprah daerah dalam membangun dan mensejahterakan masyarakatnya ke arah yang lebih baik. Berbagai kegiatan yang dilakukan semata-mata untuk lebih menggaungkan HUT Lombok Barat ke seluruh masyarakat.  “Dan yang terakhir Lombok Barat berhasil meraih penghargaan ada level tiga nasional dalam bidang Sistem Pengendalian Informasi Daerah (SPIP) diantara 7 kabupaten di Indonesia yang berhak mendapatkan penghargaan serupa,” jelas Halawi bersemangat.

Dari sisi sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mensukseskan HUT Lobar dengan berbagai kegiatan ini Halawi menambahkan, Panitia HUT Lobar mendukung penuh berbagai kegiatan dengan menyediakan infrastrukturnya yg menjadi kebutuhan dasar bagi pelakanaan sudah dibenahi secara menyeluruh. “Kami tidak ingin kehilangan moment seperti menampilkan kuliner, seni, kerajinan dan sebagainya, bazar, kesehatan, kemanan dan kenyamanan sampai ke tingkat desa/dusun,” ujarnya.

Halawi mengingatkan, bahwa dari berbagai kegiatan HUT Lobar tersebut nantinya diharapkan ada  output dan outcome dari kegiatan ini. “Contohnya dari para peserta lari Marathon Mekaki bisa ditemukan dan langsung dibina bibit-bibit berbakat untuk lebih banyak berprestasi dan bisa mengharumkan nama daerah ke tingkat regional, nasional bahkan internasional. Tentun moment ini tak kitab sia-siakan,” ujarnya.

Dari rangkaian kegiatan HUT 59 Lombok Barat ini yang paling menarik dan dipastikan menyedot perhatian masyarakat Lombok Barat ataupun dari masyarakat luar Lobar yakni digelarnya Event Waw Mekaki Marathon 2017 dengan route Tembowong-Pelangan-Mekaki.

Tentu yang paling memberikan multiplayer efeck dari kegiatan Wao Mekaki Marathon ini publikasi dan promosi destinasi wisata Lombok Barat.  Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi yang tampil dengan gaya khasnya menjelaskan, dari sisi pariwisata dengan segala potensi yang dimiiki Lobar terutama di wilayah Sekotong, apalagi dengan digelarnya event marathon ini diharapkan gaung Lobar dalam pengembangan pariwisata akan semakin terangkat. Terlebih saat ini Lobar menjadi pilot projeck Sustainable Torizm Advistroy (Pengamatan Pariwisata Berkelanjutan) dunia yang sebelumnya menyandang predikat Suistanabel Tourism Developmen (STD), dimana di Indonesia terdapat 3 daerah yang menyandang predikat ini yakni Lombok Barat, Sleman dan Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat. Artinya selama ini Lobar telah mendisain pembangunan pengembangan kepariwisataan melalui Under Right Track ( di jalan yang benar) dengan standar-standar internasional.

Mantan Kadis. Dikbupora Lobar ini menambahkan, salah satu program promosi pariwisata Lobar yakni melalui momentum Marathon Mekaki yang dikaitkan dengan HUT Lobar 2017. Sebelumnya mulai dari 16 April 2017 diawali dengan promosi pariwisata dengan pelaksanaan Event Lombok Barat Advanture yang kedua kalinya. Sebelum Marathon Mekaki ini juga diselenggarakan adakan pestival pesona Lobar starnya di Bundaran Giri Menang-Square Lobar yang menjadi icon Lobar. “Saat itu nanti kita akan tampilkan berbagai macam industri kreatif masyarakat Lobar. Kabupaten/kota lainnya juga akan diundang untuk turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Dengan berbagai event pariwisata yang kita gelar ini diharapkan nanti denyut pariwisata Lobar akan semakin dikenal da angka kunjungan wisatawan juga semakin meningkat,” ujarnya.

Moderator yang menyinggung hal ini, Firdaos dari EO Wao Mekaki Marathon menjelaskan, dipilihnya Mekaki, karena keindahan Pantai Mekaki yang luar biasa saat dilihat dari atas bukit menuju ke Pantai Mekaki. “Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa panorama alam Indonesia khususnya panorama Sekotong termasuk di Teluk Mekaki ini tak kalah hebatnya dengan keindahanyang dimiliki daerah lainnya. Hanya saja kita akui selama ini kurang diekplore atau dipublikasikan,” aku Firdaos.

Firdaos menambahkan, event Hari Ulang Tahun Lombok Barat 2017 ini digagasnya sebagai bentuk moment yang paling pas untuk mempromosikan pariwisata Lombok Barat utamanya di bagian selatan dengan menggelar Lomba Marathon Mekaki 2017.

Tidak itu saja papar Firdaos, setelah melaui diskusi panjang dan menilik beragai lomba marathon yang biasanya menelusuri daratan dan pegunungan, gelaran lomba marathon di Mekaki ini terbilang unik karena lintasan lomba menyusuri garis sepadan pantai hingga fhinis di Yteluk Mekaki. “Secara kebetulan kegiatan ini bertepatan dengan semarak HUT Lobar ke 59 kita pastikan pelaksanaannya akhir Aril 2017 mendatang,” jelasnya. (her/Diskominfo).

 

Rizki Umroh Bagi Ismayati

Giri Menang – Kominfo.  Jodoh dan ajal tidak ada yang tahu pasti, kapan dia datang. Hal itu sesungguhnya, benar-benar kehendak Alah SWT. Kali ini, rahasia Allah berupa hikmah rizki, berpaling pada Ismayati (30 tahun).PNS pada bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Lombok Barat (Lobar) ini, tanpa dinyana, namanya keluar dan berhak atas hadiah Umroh. “Alhamdulillah Ya Allah, saya dapat hadiah Umroh,” demikian Ismayati mensyukuri nikmat rizki yang baru saja datang dari sang Khalik.Umroh6

Begitu mendengar namanya disebut, tampak wajahnya masih dihiasi suka cita, haru dan bangga. Tanpa sadar, kemudian sesaat diusapnya cairan bening yang perlahan menetes disela-sela matanya. Ternyata dia menangis penuh haru. Pasalnya ia tak menyangka, namanya keluar sebagai pemenang grand prize pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Patut Patuh Patju (KPRI Tripat) Lobar belum lama ini.Umroh5
Sebelum pengundian door prize, Ismayati duduk dibangku deretan paling timur baris kedua. Sebagaimana anggota KPRI yang lain, ibu muda kelahiran Kembang Kerang-Lombok Tengah ini, baru saja selesai menyimak arahan pengurus KPRI dan Sekda Lobar HM.Taufiq.
Tiba-tiba saja, panitia mengumumkan agenda pengundian door prize. Memang, agenda ini yang menjadi motivasi anggota. Namun bagi Ismayati, semua agenda ini dibiarkan berlalu begitu saja. Bagi dia, momen itu dirasa tidak ada yang istimewa. Karena sama seperti RAT tahun sebelumnya, dia hanya hadir karena undangan pengurus, juga haknya sebagai anggota KPRI untuk mengetahui berapa besar nominal asetnya pada koperasi.Umroh3
Undian pencabutan door prize sudah mulai. Panitia sengaja mengawalinya dengan pencabutan grand prize berupa hadiah umroh. Begitu lotere keluar, ternyata yang keluar adalah nomer 164.

“Nomer seratus enam pulu empat,” sebut salah satu panitia. Begitu nomor disebut, tidak ada anggota yang maju, karena memang tidak ada yang tahu persis berapa nomor atas nama dirinya. Nomor ini memang panitia mengambilnya dari nomor kehadiran anggota.
Sekali lagi panitia sibuk mencari nomor absen kehadiran anggota. Nomer 164 ternyata jatuh atas nama Ismayati, karyawati pada bagian Ekonomi Setda Lobar. “Nomer seratus enam puluh empat, atas nama Ismayati,” panitia mengumumkan.Umtroh4

Seketika itu, wajah Ismayati pucat paci. Dirinya tidak menyangka kalau namanya keluar sebagai pemenang. Tapi dia masih tetap duduk termangu, bertanya dalam hati, apakah benar namanya yang disebut panitia. Ternyata, istri dari Bambang Sugianto ini tidak sedang bermimpi. “Silahkan maju atas nama Ismayati karyawan bagian Ekonomi,” sekali lagi panitia mengumumkan dengan pengeras suara.
Mendengar namanya disebut, seakan tak percaya, Ismayati langsung bangkit. puluhan bahkan ratusan mata tertuju padanya. Tepuk tangan seluruh hadirin menggema di Aula Kantor Bupati di Giri Menang-Gerung, Kamis (9/3) lalu.Umroh2
Sesaat setelah anugerah umroh diterima, mata Ismayati masih berkaca-kaca. Seketika itu pula, tanpa sadar, butiran bening menetes dikedua belah pipinya. Disekanya butiran benaing itu dengan tangannya. “Selamat, Anda berhak mendapat hadiah umroh,” seorang perwakilan dari Tamimi Wisata Umroh dan Haji Tour memberikan paket umroh bagi Ismayati.
Setelah menerima paket, baru Ismayati benar-benar yakin. Dirinyalah yang berhak menerima pemberian Allah ini. Rizki berupa paket umroh, diberikan atas kerja sama KPRI Tripat Lobar dengan Tamimi Tour and Travel-Surabaya. (L.Pangkat Ali/Humas/Diskominfo)

Pariwisata Lobar Jadi Sasaran Studi Banding DPRD Bengkulu Utara

WhatsApp Image 2017-03-07 at 21.46.24Gerung – Kominfo. Setelah menelurkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tentang Pariwisata Halal oleh DPRD Lobar, kunjungan studi bandingpun mulai berdatangan. Salah satu yang melakukan studi banding adalah DPRD Kabupaten Bengkulu Utara. Rombongan DPRD Bengkulu Utara  yang Dipimpin Wakil Ketuanya Bambang Irawan diterima langsung Anggota Komisi dua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah dan Anggota Komisi tiga H. Mustafa di Aula DPRD Lobar, Selasa 7/3.

Dalam acara diskusi, Anggota DPRD Bengkulu Utara mempertanyakan tentang langkah langkah DPRD Lobar dalam mengembangkan pariwisata. Selain itu Pimpinan Rombongan dari fraksi Nasdem ini mempertanyakan tentang kiat pemerintah Daerah dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah geliat Pariwisata.

WhatsApp Image 2017-03-07 at 21.46.25 WhatsApp Image 2017-03-07 at 21.46.26 (1) WhatsApp Image 2017-03-07 at 21.46.26“Lombok ini indah dan unik ditengah geliat wisata, kearifan lokal tetap bisa dipertahankan. Ini kami ingin tahu langkahnya” ujarnya.

Menjawab berbagai pertanyaan tersebut, Hj. Nurhudayah  dari fraksi Gerindra ini mengatakan pengelolaan pariwisata di Lobar diatur dalam Perda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah ( Riparda) Tahun 2016. Menurutnya Perda ini merupakan inisiatif DPRD untuk pengembangan dan pengelolan Pariwisata di Lobar terarah dan terencana dengan baik.

Legislator perempuan dari Kecamatan Gunungsari ini mengatakan Lobar memiliki banyak potensi wisata. Hal ini menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan pariwisata di Lobar. Selain itu berbagai sarana dan prasarana juga harus di siapkan pemerintah daerah untuk menunjang kegiatan wisata.

“Infrastruktur pariwisata harus disiapkan secara baik karena hal ini menentukan pengembangan pariwisata di suatu daerah” ujarn Nurhidayah.

Tak kalah pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu dipersiapkan untuk menunjang pariwisata. SDM yang baik akan memberikan pelayanan yang baik pula sehingga wisatawan merasa kenyamanan.dan betah berwisata di Lobar. Peningkatan SDM pelaku wisata harus terus mendapatkan perhatian.

” komponen penunjang wisata itu sangat banyak beberapa diantaranya pelaku wisata seperti travel agen, tour guide, penyedia makanan dan cinderamata serta masyarakat sekitar perlu di perhatikan karena mereka komponen utama dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi wisatawan” ujarnya.

 

Lebih jauh anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini mengatakan Pariwisata tidak akan pernah lepas dari masalah keamanan. Keamanan menjadi penting karena hal ini sangat berpengaruh dalam pengembangan wisata.

“Jika wisatawan merasa aman dia akan nyaman dan kembali lagi sebaliknya ketika tidak merasa aman maka dia akan berpikir ulang untuk kembali lagi” ujarnya. Karenana ia mengajak semua pihak memiliki kesadaran tinggi tentang pentingnya keamanan di kawasan wisata agar pengembangan wisata dapat berjalan lancar.

Nurhidayah menginformasikan Lombok Barat memiliki banyak tempat wisata yang perlu dikunjungi oleh anggota DPRD Bengkulu Utara sebagai bahan perbandingan. Seperti Senggigi, Pantai Sekotong, Gili Nanggu, Gili Sudak, Narmada dan Suranadi serta beberapa kawasan wisata lainnya.

“Mari  berkunjung ke kawasan wisata di Lombok Barat, indah indah dan perlu bapak ibu kunjungi sebagai bahan perbandingan sehingga dapat di terapkan di Bengkulu Utara”, ujarnya. (humas  Setwan/kominfo)

610_3449-300x181Giri Menang – Kominfo. Bupati Lombok Barat (Lobar), H.Fauzan Khalid melantik 10 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) setingkat eselon II untuk 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lowong di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat Giri Menang Gerung, Selasa 7/3.

Ke 10 PTP tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Lobar No.202/820/46/BKD PSDM/2017 yaitu Sekretaris DPRD Lobar H. Isnanto Karyawan,SP,  Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Drs.M.Hendrayadi,  Kepala Dinas Sosial  Drg.Ni Made Ambaryati, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Ir. I Made Arthadana, Kepala Dinas Pertanian Ir. H.Muhur Zokhri,  Kepala Badan Kesbangpol           H. Muh.Fajar Taufiq, Kepala Sat Pol PP Mahnam, SSTP, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan   Drs.H.Muh.Yamil, MA, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Drs. Fauzan Husniady, MM dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abdul Manan, S.Sos.

610_3420-300x200 610_3431-300x186 610_3467-300x200Ke 10 pejabat PTP itu dilantik setelah dinyatakan lulus oleh TIM Panitia Seleksi (Pansel) beberapa minggu lalu.

Bupati Fauzan Khalid dalam arahannya mengatakan berat mengambil keputusan setelah hasil seleksi Pansel diumumkan. Mereka yang lulus tersebut semuanya bernilai baik.

“Kalau boleh tiga orang menjabat satu SKPD maka saya pilih ketiganya, karena semuanya baik tetapi harus SKPD dipimpin oleh satu orang saja,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap, para pejabat PTP yang baru saja dilantik, bisa melanjutkan amanah yang sudah diberikan sesuai undang-undang dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari pejabat PTP. Lebih lanjut diharapkan Fauzan, para PPTP ini ke depan akan memberikan tambahan prestasi dan kebanggaan bagi pemerintah Lobar.

Bupati Fauzan mengingatkan diiantara SKPD yang dilantik hari ini, masuk dalam hitungan SKPD yang belum mencapai target. Karenanya diminta untuk mengejar bahkan dapat melampaui target SPJMD. “Saya berharap target RPJMD yang belum mencapai target supaya bisa dikejar, bahkan bisa melampui harapan kita,” tegasnya. (kominfo/Rasidibaragi)

Kejuaraan Volly Ball Bupati Cup Se Pulau Lombok Rangkaian HUT Ke-59 Lobar

Giri Menang – Kominfo. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kabupaten Lombok Barat ( Lobar ) ke 59. PBVSI lobar untuk ketiga kalinya kembali menggelar kejuaran Bola Voley Bupati Cup se – pulau Lombok.

Acara yang berlangsung di Taman kota Gerung ini dibuka langsung Bupati Lobar H. Fauzan Khalid Selasa (7/3 ).
Kejuaran Bola Voley ini akan berlangsung selama 42 hari dari tanggal 7 Maret sampai dengan15 April. Kejuataan ini diikuti 23 tim terdiri dari 15 tim putra dan 8 tim putri.Bola Voley1

Dalam arahan singkatnya Bupati Lobar H. Fauzan khalid berpesan, Kejuaran ini bukan pada mencari menang dan kalah akan tetapi agar para peserta lebih mengedepankan dan menjunjung sportivitas dalam bertanding. “Kami harapkan dari kejuaraan ini akan muncul bibit – bibit atlet berbakat dari lobar  yang bisa mengharumkan Lobar baik di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Sementara itu ketua panitia,  I Made Arthadana mengatakan, kejuaraan Bola Voly Bupati Cup 2017 ini tidak hanya di ikuti oleh tim dari Lombok saja tetapi diikuti oleh tim – tim dari  pulau sumbawa.Bola4
” Tim Bola Voli Lobar di tahun 2016 kemarin telah berhasil menjadi juara Pertama pada Pekan olah raga tingkat Provinsi. Di harapkan ajang ini mampu dijadikan sebagai sarana mengasah kemampuan tim Lobar agar bisa mempertahankan gelarnya di tahun 2018 mendatang,” jelasnya.( Budi/Humas/Diskpominfo)

Khatamul Quran Pemkab Lombok Barat

17155816_1121261261329553_8386059331519855709_nGiri Menang, 5/3 – Sejak dicanangkan tahun 2016 lalu, Pemkab Lombok Barat Inten melakukan kegiatan Khatam Al-Qur’an. Seperti dilakukan bersama seluruh Kepala SKPD Lombok Barat, Bupati H. Fauzan Khalid menggelar Khatam Al-Qur’an di Pendopo Bupati, Gerung, Jum’at malam (3/3/2017) lalu.

Dalam kesempatan tersbut Fauzan mengatakan, selain bernilai ibadah, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama. “Semua itu akan membawa keberkahan dari apa yang kita lakukan. Intinya saya ingin mengajak kita semua membiasakan diri melakukan hal-hal yang positif,” ungkapnya. (kominfo)

17097377_1121261214662891_3166442165100873451_o 17158907_1121261237996222_7153596306098607165_o

Pentingnya Berorganisasi Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Harlah IPPNU - Pentingnya BerorganisasiGiri Menang – Kominfo. Berorganisasi memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan berorganisasi mental kepemimpinan akan terbentuk dan melatih diri untuk dapat mengeksekusi keputusan. Tanpa pernah ikut berorganisasi tidak akan mungkin bisa memimpin untuk jenjang yang lebih tinggi dan cakupan yang lebih luas. Hal itu disampaikan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid ketika memberikan Sambutan pada Tassyakuran Hari Lahir (Harlah) IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama) ke-63 dan Harlah IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama) ke-62 di Aula Pondok Pesantren Assulamy Langko Kecamatan Lingsar, Sabtu 4/3.
Dikatakan, dalam berorganisasi melatih diri untuk memahami antar sesame dan melatih untuk bias menerima perbedaan.
“IPNU dan IPPNU adalah salah satu wadah untuk berorganisasi, karena didalam berorganisasi itulah kita dilatih harus bisa memahami antar sesama. Melalui organisasi juga kita dilatih untuk selalu dapat menerima perbedaan”, ujar Bupati.
Melihat kondisi pemuda saat ini yang jauh dari nilai agama dan jauh dari nilai ke-NUan, Bupati mengingatkan untuk membiasakan diri melakukan hal positif.
Diharapkan, pengurus IPNU dan IPPNU juga mampu membina pemuda dan pemudi NU agar bisa memberikan kontribusi bagi agama, nusa dan bangsa.
WhatsApp-Image-2017-03-04-at-10.12.23-PM-300x188 WhatsApp-Image-2017-03-04-at-10.12.35-PM-300x195Sementara Ketua Pimpinan Wilayah IPNU NTB, Syamsul Hadi mengatakan, kegiatan tassyakuran ini dirangkai dengan pelatihan Kader Muda IPNU dan IPPNU NTB tahun 2017 yang diikuti sebanyak 50 orang peserta. Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut kaderisasi serta meningkatkan kualitas SDM IPNU dan IPPNU di Lombok Barat dan NTB. Disamping itu menunjukkan adanya sinergitas dengan pemerintah guna kemajuan daerah.
“Saya yakin, kami mampu bersinergi dengan pemerintah untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi yang intens untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Samsul berharap kedepannya organisasi tersebut mampu menjadi garda terdepan dalam rangka mengubah prilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DPC PKB lobar H. Jamhur, Ketua DPW GP Ansor NTB Lalu Zamroni, Ketua PW IPPNU NTB Maisaroh, tokoh agama dan masyarakat Desa Langko. (kominfo)

Lobar Siap Jalankan Program PAMSIMAS

Pamsimas2Giri Menang – (27/2). Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), merupakan program nasional sesuai amanat RPJM 2005-2019. Dalam RPJM ditetapkan bahwa, tahun 2019, Indonesia dapat menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang layak bagi 100% rakyat Indonesia.

Pasimas3Dalam mengimplementasikan program tersebut, di kabupaten Lombok Barat (Lobar), Senin (27/2) dilakukan rapat persiapan pelaksanaan program Pamsimas III yang berlangsung di Aula kantor Bappeda Lobar. Peserta rapat terdiri dari unsur Bappeda, PDAM, DPU (Cipta Karya), Dikes, Humas, BPMD dan sejumlah pasilitator Pamsismas.
Setelah melalui dialog yang cukup panjang, maka kesimpulannya Pemkab Lobar sepakat untuk bekerja menjalankan program pamsimas ini. Dari data yang dipaparkan dalam slide, sasaran untuk kegiatan program ini menyasar 15 desa.

Pasimas5Rinciannya, 5 desa untuk pembangunan baru, yakni desa Pelangan, Sekotong Timur, Mareja, Banyu Urip dan Giri Sasak. Seluruh program ini melibatkan masyaratak (RKM) desa setempat.
Sepuluh sasaran desa lainnya adalah, desa Lebah Sempage, Keru, Golong, Kekeri, Taman Sari, Batu Layar, Cendi Manik, Sembung, Badrain dan Gegerung. Dari seluruh kegiatan pamsimas ini, telah dialokasikan dana sesuai porsi sumber dana. Ada 4 sumber pendanaannya meliputi, Dana APBN sebesar Rp.3,184 Milyar, APBD Rp.735,116 juta, Dana Kontribusi Masyarakat Rp.1,049 Milyar dan dana APBDes sebesar Rp.528,090 juta.

“Kesepuluh sasaran desa ini hanya berupa perluasan. Beda dengan lima sasaran desa lainnya untuk pembangunan baru,” papar Kasubid Sosbud Bappeda Lobar, Lalu Puguh Mulawarman.
Menurut dia, kesiapan Pemkab Lobar dalam kegiatan program ini, tentu dibarengi dengan kesiapan seluruh stek holder yang ada. Karena Pemkab Lobar merupakan salah satu kabupaten/kota di NTB yang menjadi sasaran proghram Pamsimas ini. Dijelaskan, darihasil pemetaan pada 15 desa sasaran, yng menjadi sararan penerima sebanyak 84.685 jiwa penduduk. Dari jumlah penduduk ini,, yang sudah mengakses sarana air minum yang aman sebesar 42,45%. Sedangkan yang sudah mengakses sarana sanitasi sebesar 46,24%. Dalam kegiatan Pamsimas tahun 2017 ini, penambahan akses air minum sebesar 20,75% dan sanitasi sebesar 19,22%. (L.Pangkat Ali-Humas/Diskominfo).

1 2 3 4 5