Langkah Bersama di Malam Ramadhan, LAZ – UNA Hadir Menguatkan Hati dan Harapan

Batulayar, Diskominfotik,
Rangkaian Safari Ramadhan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Bertempat di Masjid Attaqwa Dusun Puncangsari Timur Desa Sandik Kecamatan Batulayar, Selasa (24/2/2026), Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) hadir menyapa dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Didampingi jajaran pemerintah daerah, Ketua TP PKK Lobar Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Kepala OPD, Camat Batulayar, Dirut PTAM Giri Menang, Baznas Lombok Barat, serta Kepala Desa Sandik, kehadiran pimpinan daerah ini disambut antusias oleh jamaah dan warga Puncangsari.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Lombok Barat. Ia menegaskan bahwa capaian selama satu tahun kepemimpinan bukanlah hasil kerja pemerintah semata, melainkan buah dari kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, satu tahun ini kami jalani dengan sepenuh hati. Membangun Lombok Barat bukan sekadar tugas jabatan, tetapi amanah yang harus ditunaikan dengan kesungguhan dan ketulusan,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Lombok Barat yang lebih maju, mandiri dan berkeadilan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati LAZ juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah dirampungkan, serta rencana pembangunan Islamic Center Lombok Barat sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan ke depan.

Suasana Ramadhan yang khidmat semakin terasa saat Bupati LAZ dan Wabup UNA menunaikan sholat Isya dan tarawih berjamaah bersama warga. Kehadiran keduanya menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat, bukan sekadar kunjungan formal, melainkan ruang silaturahmi yang hangat dan penuh makna.

Safari Ramadhan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke seluruh wilayah. Lebih dari sekadar agenda ibadah, momentum ini menjadi ruang menyerap aspirasi, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan semangat bersama membangun Lombok Barat yang harmonis dan penuh keberkahan.

(Diskominfotik/Zul)

Di Tengah Ujian Cuaca Ekstrem, Bupati LAZ Hadir Pastikan Akses Warga Sekotong Segera Normal.

Sekotong, Diskominfotik,
Sikap responsif ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas bencana jalan ambles yang terjadi di ruas penghubung Desa Taman Baru menuju Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, akibat cuaca ekstrem pada Selasa (24/2/2026).

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), turun langsung meninjau lokasi terdampak bersama Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi. Kehadiran orang nomor satu di Lombok Barat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Di lokasi kejadian, Bupati LAZ menegaskan bahwa langkah cepat harus segera dilakukan agar akses transportasi warga kembali normal. Ia memerintahkan Dinas PUPRPKP untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai perencanaan permanen, termasuk perkuatan tebing di titik ambles agar konstruksi jalan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem ke depan.

“Segera lakukan penanganan darurat oleh BPBD. Dananya langsung kami siapkan agar BPBD bisa segera action, sehingga akses warga dapat normal kembali,” tegasnya.

Penanganan darurat ini difokuskan untuk membuka kembali jalur yang terdampak agar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi tidak terganggu dalam waktu lama.

 

Tak hanya itu, langkah strategis lanjutan juga disiapkan. Bupati LAZ menyampaikan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BWS NT I) guna memperkuat sinergi dalam penanganan dan perkuatan tebing yang ambles. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konstruksi yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem memerlukan kesiapsiagaan dan respons cepat. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memastikan keselamatan warga sebagai prioritas utama, sekaligus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang lebih tangguh demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Sekotong.

(Diskominfotik/Zul)

Safari Ramadhan di Pelangan: Merajut Kebersamaan dan Mengakselerasi Pembangunan Sekotong

Sekotong, Diskominfotik,
Akselerasi pembangunan di wilayah selatan Lombok Barat terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui rangkaian Safari Ramadhan dan Tarawih Keliling. Kali ini, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) hadir dan berbaur langsung dengan warga di Masjid Nurul Iman, Dusun Permule, Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Senin (23/2/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekda Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, para Asisten Setda, Ketua TP PKK Lombok Barat Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, para Kepala OPD, Ketua Baznas Lombok Barat, Dirut PTAM Giri Menang, Camat Sekotong, Kepala Desa Pelangan, serta masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Sekotong serta seluruh jamaah Masjid Dusun Permule yang telah menyambut dan membersamai Tim Safari Ramadhan dengan penuh semangat dan kehangatan. Ia menegaskan, Safari Ramadhan kali ini merupakan yang pertama digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pada Ramadhan tahun ini. Dipilihnya Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong sebagai lokasi perdana menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memperhatikan wilayah selatan.

“Safari malam ini merupakan yang pertama dan kami memulainya dari Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong. Ini bukan tanpa alasan. Sekotong masuk dalam rencana prioritas pengembangan pembangunan ke depan,” tegasnya.

 

Tak hanya itu, Bupati LAZ juga menegaskan bahwa sektor pariwisata di Kecamatan Sekotong menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berkomitmen melakukan penataan destinasi secara terukur dan berkelanjutan, mulai dari penguatan infrastruktur pendukung, peningkatan kebersihan dan aksesibilitas, hingga pemberdayaan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar kawasan wisata.

Menurutnya, Sekotong diproyeksikan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Lombok Barat. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan pemerataan, inklusivitas, dan berkeadilan antarwilayah, sehingga setiap kecamatan memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

 

Lebih lanjut, Bupati LAZ mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan merupakan fondasi utama dalam mendukung kelancaran setiap program pembangunan daerah.

“Stabilitas sosial dan semangat gotong royong akan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga agenda pembangunan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga Lombok Barat,” harapnya.

Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial. Ini menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat untuk mendengar, bekerja, dan menghadirkan harapan. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, akselerasi pembangunan Sekotong terus bergerak, menuju Lombok Barat yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

 

Seluruh rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini ditutup dengan penyerahan bantuan untuk pembangunan masjid serta santunan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat dusun.

(Diskominfotik/Wir/Zul)

Pesona Ramadhan, hangatnya kebersamaan!

Ngabuburit nggak cuma nunggu waktu, tapi juga nunggu momen.

Mari sama-sama kita ramaikan “Pesona Ramadhan Ngantih Bebuke”.

– Hari/Tanggal: Jumat, 20 Februari 2026
– Waktu: 16.00 WITA – selesai
– Tempat: Giri Menang Park

#PesonaRamadhan #NgantihBebuke #GiriMenangPark #LombokBarat #KerjaNyata

Lautan Warga Saksikan Sorong Serah dan Nyongkolan, Bukti Budaya Sasak Tetap Hidup dan Mengakar Kuat

Labuapi, Diskominfotik,
Suasana di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (15/2/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hingga sore hari, antusiasme masyarakat begitu terasa saat memadati halaman Kantor Desa Telagawaru untuk menyaksikan prosesi adat Sorong Serah Ajikrame, salah satu tradisi sakral masyarakat Sasak yang sarat makna.

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa, bukan hanya bagi kedua mempelai dan keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat yang turut hadir menyaksikan warisan budaya yang masih hidup dan terus dijaga lintas generasi. Sorong Serah Ajikrame dikenal sebagai simbol penghormatan, kesepakatan, serta penyatuan dua keluarga besar dalam ikatan pernikahan yang penuh nilai luhur.

Prosesi berjalan dengan tertib dan penuh khidmat. Ungkapan adat yang disampaikan oleh para pembayun mengalir penuh makna, menggambarkan nilai kesantunan, tanggung jawab, serta penghormatan kepada keluarga pihak perempuan. Turut hadir menyaksikan acara tersebut tokoh masyarakat, tokoh adat, keluarga besar kedua mempelai, serta warga sekitar yang datang memberikan doa dan dukungan.

Tidak hanya berhenti pada prosesi Sorong Serah Ajikrame, kemeriahan budaya di Labuapi kembali berlanjut pada sore harinya melalui tradisi Nyongkolan yang berlangsung penuh semarak dan sarat makna budaya. Nyongkolan kali ini merupakan bagian dari rangkaian pernikahan anak datu Sekotong, Lalu Rega, dengan Nabila asal Labuapi.

Tradisi ini sukses menyedot perhatian masyarakat dan menciptakan suasana ramai serta hangat, sekaligus membangkitkan rasa bangga warga terhadap warisan budaya Sasak. Sepanjang jalan raya Labuapi, iring-iringan pengantin berjalan perlahan di tengah lautan manusia yang antusias menyaksikan prosesi, diiringi tabuhan rebana yang ritmis berpadu dengan dentuman gendang beleq yang menggema, seolah menjadi suara budaya yang terus hidup dan tak pernah padam di tanah Lombok.

Warga tumpah ruah memenuhi pinggir jalan, bukan sekadar menikmati kemeriahan, tetapi juga sebagai bentuk kecintaan terhadap adat istiadat, penghormatan kepada keluarga besar kedua mempelai, serta kebanggaan menjaga jati diri Sasak yang diwariskan turun-temurun.

Tradisi Sorong Serah Aji Krame dan Nyongkolan ini kembali menegaskan bahwa budaya bukan hanya cerita masa lalu, melainkan napas kehidupan masyarakat Lombok hari ini, yang terus bergerak, hidup, dan mengakar kuat dalam kebersamaan.

(Diskominfotik/Zul)

Tiga Hari Ditempa, Aparatur Lobar Pulang dengan Semangat Baru: Solid, Disiplin, dan Loyalitas

Lombok Barat, Diskominfotik,
Kegiatan hari penutupan Capacity Building Aparatur Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dinilai memiliki makna strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian aparatur pemerintah daerah. Kegiatan ini dilaksanakan di Korem 162/Wira Bhakti, pada Minggu (15/2/2026).

Hadir dalam penutupan tersebut Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Kasi Ren Korem 162/Wira Bhakti Kolonel Kav. Joko Sunarko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Kapolres Lombok Barat, serta seluruh unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) menegaskan pentingnya membangun semangat kebersamaan, loyalitas, serta kekompakan tim dalam meningkatkan kinerja pemerintahan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan capacity building yang digelar di Korem, dengan jumlah peserta sebanyak 75 orang.

Wabup UNA menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang tetap bersemangat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Ia juga menyinggung adanya peserta yang sempat mengalami gangguan kesehatan, namun kini telah kembali pulih.

“Semua peserta sangat semangat mengikuti dari awal sampai terakhir. Walaupun ada yang sempat sakit, tapi sekarang sudah kembali. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Wabup UNA berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat semangat satu frekuensi dalam bekerja, sehingga seluruh jajaran dapat bergerak selaras dalam satu tujuan pembangunan Lombok Barat.

“Harapan kami mudah-mudahan dari kegiatan ini semakin terbangun semangat satu frekuensi. Kemudian yang kedua, loyalitas bersama agar kita bisa bekerja maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup UNA menekankan bahwa kekuatan utama sebuah organisasi terletak pada tim yang solid. Menurutnya, tim yang solid akan melahirkan komitmen, loyalitas, serta ketaatan pada pimpinan, sehingga seluruh elemen dapat bergerak bersama, saling menolong, saling menguatkan, dan saling mendukung dalam menjalankan tugas.

“Kalau tim sudah solid, di situ ada komitmen, ada loyalitas, ada ketaatan pada pimpinan. Kita bergerak bersama, saling tolong-menolong dan saling menguatkan,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan pelatihan selama tiga hari ini pada dasarnya merupakan ruang bersama untuk mengisi dan berkontribusi dalam membangun kinerja yang lebih baik. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas aparatur harus berdampak nyata, bukan hanya pada internal pemerintahan, tetapi juga pada masyarakat luas.

“Kita di sini sama-sama untuk mengisi, sama-sama untuk berkontribusi membangun kinerja. Bagaimana meningkatkan kinerja melalui kegiatan ini agar benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Ren (Kepala Seksi Perencanaan) Kolonel Kav. Joko Sunarko menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang tertib, lancar, serta mampu mencapai tujuan yang diharapkan, khususnya dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan dipercaya masyarakat.

“Kegiatan ini memiliki makna strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur pemerintah daerah. Pengabdian merupakan kebutuhan mendasar dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan dipercaya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta mendorong percepatan pembangunan daerah menuju Lombok Barat yang lebih maju.

“Semoga hasil dari kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah dan kemajuan Lombok Barat,” harapnya.

Kegiatan capacity building yang berlangsung selama tiga hari ini berjalan khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Diharapkan, hasil kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Lombok Barat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Pemkab Lombok Barat optimistis seluruh jajaran dapat bekerja lebih maksimal dan optimal demi mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

(Diskominfotik)
Credit : (Wir/Husni/Zul)endcapsbuildendcapsbuildendcapsbuildendcapsbuild

Bupati Lobar Tegaskan Satu Visi, Capacity Building Jadi Momentum Perkuat Sinergi OPD

Mataram, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar kegiatan Capacity Building yang diikuti oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Eselon II dan Eselon III di lingkungan Pemkab Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempererat silaturahmi, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka mendukung percepatan pembangunan daerah. Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), digelar di Korem 162/Wira Bhakti, pada Jumat (13/2/2026).

Dalam amanatnya saat memimpin apel, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat merupakan satu keluarga besar yang mengemban amanah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa momentum capacity building harus dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri sekaligus penguatan kebersamaan.

“Kita semua adalah keluarga besar lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang diamanahi oleh rakyat. Gunakan momentum terbaik ini untuk menyatukan persepsi agar satu sudut pandang kita tetap sama, yaitu mewujudkan masyarakat Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tegasnya.

Bupati LAZ juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kekompakan dan kerja bersama seluruh perangkat daerah. Ia mengingatkan bahwa aparatur pemerintah daerah harus mampu menjadi teladan dalam disiplin, loyalitas, serta komitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Keberhasilan pembangunan Lombok Barat sangat ditentukan oleh kekompakan serta kemampuan seluruh perangkat daerah untuk bekerja secara terarah dan terpadu. Tidak boleh ada ego sektoral, karena tujuan kita satu, yaitu menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Lombok Barat H. Akhmad Saikhu saat di konfirmasi media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi arahan pimpinan daerah dalam membangun kerja sama yang solid. Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus mengedepankan sinergi dan meninggalkan ego sektoral.

“Ini adalah hal yang sangat positif. Sesuai arahan Pak Bupati, kita sebagai pelayan masyarakat di Lombok Barat harus mengedepankan kekompakan. Semua harus bersinergi, tidak ada lagi yang berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada hari pertama kegiatan, para peserta mulai beradaptasi dengan sejumlah aturan yang lebih disiplin dan berbeda dari rutinitas kerja harian. Namun hal tersebut justru memberikan pengalaman positif dalam membangun karakter serta kekompakan ASN.

“Hari pertama ini memang terasa berbeda karena ada aturan yang harus kita patuhi, tidak seperti kebiasaan sehari-hari. Namun kami berusaha menikmati prosesnya. Capacity building ini kami anggap sebagai sarana rekreasi bersama teman-teman agar suasana kerja tetap menyenangkan namun tetap disiplin,” tambahnya.

Capacity Building tersebut dirancang sebagai ruang konsolidasi internal guna memperkuat soliditas aparatur pemerintah daerah agar mampu bekerja secara lebih efektif, disiplin, dan terarah dalam melaksanakan program prioritas pembangunan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan ini diharapkan mampu melahirkan semangat baru bagi seluruh aparatur pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, sehingga visi Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan dapat terwujud secara nyata.

(Diskominfotik)
Credit: (Wir/Husni/Zul)

Rapat Forkopimda Lobar: Komitmen Bersama Hadirkan Ramadhan yang Kondusif dan Berkah

Giri Menang, Diskominfotik,
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai langkah pengambilan keputusan serta penyusunan strategi konkret guna memastikan kesiapan daerah menghadapi Ramadhan Tahun 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Jayengrane, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Lombok Barat, H. Ahmad Saikhu, didampingi Asisten I Setda Lombok Barat, H. Saiful Akhkam. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, perwakilan Polres Lombok Barat, Kasdim 1606/Mataram, unsur Kejaksaan Tinggi, Kepala OPD, serta para Camat.

Dalam arahannya, Pj. Sekda Lobar H. Ahmad Saikhu menekankan pentingnya memperhatikan aspek keamanan wilayah, ketersediaan pangan, serta stabilitas harga bahan pokok agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan kondusif. Ia berharap situasi di Kabupaten Lombok Barat tetap terjaga dan terkendali selama bulan suci Ramadhan.

“Rapat Forkopimda ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan pemerintah daerah bersama anggota Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Lombok Barat H. Saiful Akhkam menekankan pentingnya peran camat dalam menjaga kondusifitas wilayah. Ia menyampaikan adanya surat himbauan dari pemerintah daerah kepada seluruh camat agar memberikan arahan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan kondusif.

ia juga menyoroti pentingnya langkah antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok melalui sinergi lintas OPD.
“Untuk Dinas Perdagangan hendaknya bersinergi dan berkontribusi dengan OPD terkait mengenai sidak dan operasi pasar untuk menekan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan,” jelasnya.

Saiful Akhkam berharap kegiatan sidak harga bahan pokok dapat terus dilakukan secara intensif agar masyarakat tidak khawatir menghadapi kemungkinan lonjakan harga.

“Sidak harga bahan pokok terus intensif dilaksanakan agar masyarakat tidak khawatir dalam menghadapi kenaikan harga,” harapnya.

Melalui rapat Forkopimda ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan penuh keberkahan, dengan memastikan stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, lancar, serta penuh semangat kebersamaan sebagai wujud sinergi pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam menjaga kondusifitas Lombok Barat selama bulan suci Ramadhan.

(Diskominfotik/Bq. Ria/Husni/Zul)

Perkuat Satu Data, Pemkab Lobar Genjot EPSS dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Gunungsari, Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) terus memperkuat tata kelola data daerah sebagai fondasi pembangunan yang tepat sasaran. Hal ini diwujudkan melalui forum diskusi klinis pembinaan operator Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Angkringan Balap Midang, Kecamatan Gunungsari, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan capaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sekaligus mensosialisasikan kesiapan menghadapi Sensus Ekonomi (SE) 2026. Turut hadir Kepala BPS Kabupaten Lombok Barat Yassinta Ben Kataryi Latiffa Dinar, Sekretaris Dinas Kominfotik Lombok Barat H. Iswarta Mahmuluddin, Kepala Bidang Statistik Sektoral (BSS), serta para Operator OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Kepala BPS Kabupaten Lombok Barat Yassinta, menekankan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Ia menyebut kegiatan ini sebagai “Sensus Plus-Plus”, karena juga mengintegrasikan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“SE2026 tidak hanya mendata usaha formal seperti PT atau CV melalui website, tetapi petugas mitra kami juga akan melakukan pendataan Door to Door menggunakan smartphone melalui metode CAPI. Seluruh aktivitas ekonomi akan didata, termasuk usaha digital seperti YouTuber, TikToker, hingga pelaku usaha kuliner di platform daring,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai undang-undang. “Data ini bersifat rahasia dan tidak ada kaitannya dengan pajak. Kami mohon masyarakat membukakan pintu dan menjawab dengan jujur,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Dinas H. Iswarta Mahmuluddin menegaskan pentingnya penyajian data yang valid, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, data yang tidak valid dapat berdampak besar terhadap kebijakan pemerintah.

“Ketika data yang disodorkan itu tidak bagus, tidak valid, atau tidak bisa dipertanggungjawabkan, tentu ini akan berbahaya. Karena itu saya berharap kegiatan ini berlangsung efektif dan produktif, mohon dikawal kawan-kawan yang bertugas agar bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti informasi penting yang disampaikan Kepala BPS Lombok Barat terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. H. Iswarta menekankan bahwa tugas utama pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat mendukung pendataan dengan memberikan informasi yang sesuai kondisi sebenarnya.

“Tugas kita hanya satu, meyakinkan warga agar membuka pintunya dan memberikan data sesuai kondisi yang sebenarnya. Jangan ada yang disembunyikan atau undercover. Kalau data tersembunyi, itu bisa berbahaya karena data yang tidak lengkap akan berdampak pada hasil statistik,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Iswarta memberikan motivasi serta mengajak seluruh operator OPD agar bekerja dengan semangat kebersamaan, meski waktu pembinaan terbatas.
“Saya meyakini yang hadir hari ini adalah orang-orang baik. Tempat kita juga baik. Insyaallah hasilnya akan baik,” tutupnya penuh optimisme.

Pembinaan kali ini difokuskan untuk mengejar target nilai EPSS poin 3 sebagaimana arahan Badan Pusat Statistik (BPS). Adapun kelemahan yang masih dihadapi saat ini berada pada penerapan prinsip Satu Data, khususnya pada aspek kode referensi dan interoperabilitas sistem. Karena itu, Diskominfotik Lombok Barat akan menghadirkan tenaga Pranata Komputer (Prakom) guna mengolaborasikan kembali sistem SiWarta dengan Satu Data Indonesia (SDI), sebagai langkah penguatan integrasi data lintas OPD demi mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran.

(Diskominfotik/Wir/Zul)

Rakor Kependudukan 2026, Bupati LAZ Dorong Validitas Data Menuju Lombok Barat Satu Data

Giri Menang, Diskominfotik,
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kependudukan Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat akurasi dan validitas data kependudukan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (11/2/2026)

Rakor tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Asisten I Setda Lobar H. Saeful Akhkam, Kepala Dinas Dukcapil, para Kepala OPD, Camat, para Perwakilan LSM, BPJS, BPS, serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil Lombok Barat atas terselenggaranya rakor yang dinilai penting dalam menyatukan persepsi untuk mewujudkan data kependudukan yang valid dan terpercaya. Ia menegaskan pentingnya pelayanan publik yang cepat, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. Menurutnya, sistem pelayanan berbasis data harus terus diperkuat agar setiap kebutuhan pelayanan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Saya berharap Dinas Dukcapil tetap bisa update data setiap saat secara berkala menuju Lombok Barat satu data,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan agar proses pemutakhiran data di tingkat desa dapat menggambarkan karakter dan ciri khas masing-masing desa.
“Dalam update data di setiap desa harus bisa menunjukkan desa yang mempunyai ciri khas sehingga masyarakat bisa terus berkomitmen dengan pemerintah daerah dalam mensinergikan data di desa masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Sekretaris Dinas Dukcapil Lombok Barat I Nyoman Sudiatmika menyampaikan bahwa tagline “Adminduk Tuntas, Sejahtera dari Desa” bermakna bahwa setiap desa di Kabupaten Lombok Barat diharapkan memiliki data kependudukan yang lengkap, termasuk potensi dan berbagai permasalahan desa yang dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Rakor Kependudukan 2026 bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan akurasi serta validitas data, sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, tepat, dan akuntabel,” ujarnya.

Rakor ini menjadi sarana evaluasi serta penyempurnaan mekanisme pelayanan pencatatan sipil agar selaras dengan kondisi data di desa, sejalan dengan komitmen Dukcapil Lombok Barat dalam mewujudkan sistem pelayanan yang terintegrasi.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang prima, profesional, serta berorientasi pada data dan kepuasan masyarakat dalam mengakses informasi kependudukan. Seluruh rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar.

(Diskominfotik)
Credit: (Bq. Ria/Husni/Zul)

1 4 5 6 7 8 460