Transformasi Digital untuk Perkuat Pelayanan Publik di Lombok Barat, Tegas Bupati LAZ Melalui Apel Pagi

Giri Menang, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memimpin apel pagi di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (24/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan bahwa kemajuan teknologi menuntut seluruh perangkat daerah untuk mampu beradaptasi dan melakukan transformasi pelayanan secara digital. Ia menekankan bahwa orientasi pelayanan publik harus semakin cepat, responsif, dan tidak boleh lagi mengandalkan pola kerja lama.

“Teknologi terus berkembang. Maka pelayanan publik harus mampu menyesuaikan diri dengan situasi saat ini. Semua harus mengarah pada digitalisasi. Kita harus berubah, mengikuti arus zaman yang serba cepat dan terus beradaptasi agar mampu menunjukkan karakter kerja yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan prinsip hari ini harus lebih baik dari hari kemarin sebagai upaya memperbaiki kebiasaan kerja yang selama ini kerap menghambat produktivitas. Ia berharap seluruh ASN dapat meningkatkan efisiensi, menjaga kepedulian di lingkungan kerja, dan siap menghadapi tantangan menuju tahun 2026.

Selain itu, Bupati LAZ juga menyoroti bahwa Lombok Barat sangat mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber PAD unggulan. Karena itu, inovasi dan terobosan baru harus terus dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kontribusi sektor tersebut.

“Mari terus memperbaiki diri, bergandeng tangan, dan membangun kolaborasi demi kepentingan bersama, sehingga cita-cita mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan dapat kita capai bersama,” pungkasnya.

Apel pagi yang berlangsung khidmat dan lancar tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan kedisiplinan seluruh pegawai. Kegiatan apel pagi merupakan kewajiban bagi ASN, PPPK, maupun Pegawai Kontrak Daerah. Selain sebagai sarana untuk menerima arahan pimpinan, apel juga berfungsi melatih tanggung jawab, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat komitmen Aparatur Sipil Negara dan pegawai Non-ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Credits: (Tim IKP/Zul)

MoU Pemkab Lobar–MCI, Bupati LAZ: Digitalisasi Jadi Fondasi UMKM untuk Tumbuh dan Naik Kelas

Gerung, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memberikan apresiasi kepada Mercy Corps Indonesia (MCI) atas dukungan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada para pelaku UMKM di daerah. Apresiasi tersebut ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan sekaligus penjalinan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan MCI dalam rangka meningkatkan kapasitas serta mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung di ruang kerja Bupati Lombok Barat pada Senin (24/11/2025), dan turut dihadiri oleh Executive Director of Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis, Program Manager of Mastercard Strive in Indonesia Glory Sunarto, Staf Ahli Bupati H. Maksum, Kepala Bappeda Lombok Barat Deny Arief Nugroho, Kepala OPD terkait, serta tim dari MCI.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan apresiasi kepada MCI yang telah memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Barat. Menurutnya, UMKM merupakan pilar ekonomi kerakyatan sekaligus agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi fondasi penting untuk mendorong UMKM naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, dan juga menjadi kunci utama bagi UMKM untuk tumbuh dan bersaing di era modern.

“Ketika UMKM tumbuh dan naik kelas, lapangan pekerjaan akan tercipta, ekonomi daerah bergerak, angka pengangguran menurun, dan pada akhirnya kemiskinan dapat ditekan,” ujarnya.

Bupati LAZ juga mengingatkan bahwa penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tidak boleh berhenti pada seremonial semata, namun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harus ada data awal agar capaian pendampingan dapat terukur. Setiap kegiatan harus memiliki dampak yang jelas dan outcome yang terukur,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Lombok Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar modern. Pendampingan yang dilakukan MCI diharapkan menjadi katalis bagi kemajuan UMKM daerah serta mendukung pencapaian visi Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Sementara itu, Executive Director MCI, Ade Soekadis, menjelaskan bahwa MCI merupakan afiliasi dari organisasi internasional Mercy Corps yang beroperasi di lebih dari 40 negara. Ia menyampaikan bahwa MCI memiliki misi untuk memberdayakan masyarakat dalam membangun komunitas yang sehat, produktif, dan tangguh.

“Di Lombok Barat, kami fokus mendampingi UMKM dalam proses digitalisasi, mulai dari penggunaan alat keuangan digital, akses pasar secara digital, hingga memfasilitasi akses pendanaan dan permodalan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Lombok Barat menyampaikan bahwa terdapat 14 UMKM di Lombok Barat yang mendapatkan pendampingan dari MCI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 UMKM dinyatakan memenuhi syarat dalam program pendampingan tahap awal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong UMKM di Lombok Barat naik kelas melalui penerapan manajemen dan pemasaran berbasis digital.

Kegiatan yang berlangsung baik ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara Pemkab Lombok Barat dan MCI untuk memperkuat ekosistem UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

(Diskominfotik)
Credits : (Iswarta/Husni/Zul)

Bupati Lobar Tekankan Kinerja, Loyalitas, dan Integritas ASN di Tengah Perubahan SOTK

Giri Menang. Diskominfotik,
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (17/11/2025). Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh pejabat administrator lingkup Pemkab Lombok Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan pentingnya peningkatan kinerja, loyalitas, dan integritas bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa kompetensi adalah syarat utama untuk dapat bersaing dan menduduki jabatan di lingkungan Pemkab Lombok Barat.

Ia menjelaskan bahwa lahirnya Perda Nomor 3 Tahun 2025 sebagai pengganti Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) membawa sejumlah perubahan besar. Beberapa OPD mengalami penggabungan sebagai implementasi konsep “miskin struktur, kaya fungsi” yang menjadi dasar kebijakan penataan birokrasi, jelasnya.

Akibat perubahan SOTK tersebut, diperkirakan lima jabatan kepala OPD akan hilang, disusul enam jabatan eselon IIIA, dan 18 jabatan eselon IIIB. Dengan berkurangnya jumlah jabatan, Bupati LAZ menekankan bahwa setiap ASN harus siap berkompetisi secara profesional. Untuk pejabat eselon II, Pemkab Lobar akan melaksanakan uji kompetensi (job fit) guna memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memenuhi standar kualifikasi.

Selain itu, Bupati LAZ mengingatkan para ASN untuk bekerja secara hati-hati dan mematuhi aturan guna menghindari potensi masalah hukum. “Setiap ASN harus mengutamakan kehati-hatian dan bekerja sesuai ketentuan agar tidak terjerat persoalan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menegaskan bahwa dalam melaksanakan tugas, setiap ASN harus berpegang pada tiga prinsip utama: Aman syar’i, Aman perundang-undangan, dan Aman administrasi.

“Ketiga prinsip tersebut menjadi pedoman penting yang harus diterapkan dalam setiap proses kerja birokrasi di lingkungan Pemkab Lombok Barat, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan bertanggung jawab.” ujarnya.

Dengan adanya penataan SOTK serta penegasan kembali prinsip kerja ASN, Pemkab Lombok Barat berharap dapat mewujudkan organisasi pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar hingga selesai.

(Diskominfotik)
Credits : (H. Iswarta/Zul)

Keterampilan Sejati Dibentuk oleh Pengalaman, Pesan Inspiratif Bupati LAZ Dalam Acara Wisuda IV STIS

Batulayar, Diskominfotik,
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menghadiri Acara Wisuda IV Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darussalam Bremi, Kecamatan Gerung, yang berlangsung di Hotel Jayakarta Senggigi, Batulayar, pada Senin (17/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para wisudawan dan wisudawati yang secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan STIS Darussalam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Ketua Yayasan Ponpes Darussalam Bremi TGH. Harditaullah, Wakil Rektor III UIN Mataram H. Jumarim, para Rektor dan Kepala STIS Dariddalam, para Pimpinan Perguruan Tinggi Sahabat, Para Orang tua Wali/Pendamping, serta para Wisudawan STIS Darussalam Bremi.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyoroti pentingnya penguatan pendidikan vokasi dan relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Ia menjelaskan bahwa berbagai jurusan vokasi yang tidak betul-betul selaras dengan kebutuhan industri menjadi tantangan tersendiri, sehingga lembaga pendidikan harus mampu membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya menyiapkan talenta muda di berbagai bidang.

Ia menekankan bahwa keterampilan sejati dibentuk melalui pengalaman langsung dalam kehidupan sosial. Karena itu, ia mendorong para lulusan untuk terus melakukan perbaikan diri, menghadapi tantangan, dan mengembangkan kemampuan agar dapat menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama.

Selanjutnya, Bupati LAZ menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga. Ia menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir, tetapi awal untuk menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Pengukuhan hari ini adalah momentum awal bagi para wisudawan untuk menunjukkan eksistensi diri di masyarakat. Ilmu yang diperoleh di kampus adalah modal awal, tetapi yang paling penting adalah bagaimana ilmu itu terus diasah di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Ia menyampaikan harapan kepada Pondok Pesantren Darussalam Bremi agar dapat menjadi agen perubahan di Lombok Barat. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak baik.

“Saya berharap Pondok Pesantren Darussalam Bremi dapat menjadi agen perubahan untuk menciptakan SDM Lombok Barat yang berkualitas,” harapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan lancar ini dirangkai dengan pengukuhan wisudawan, pembacaan ikrar sarjan oleh seluruh wisudawan dan pemberian penghargaan bagi wisudawan terbaik STIS tahun 2025. Momentum wisuda ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan sumber daya manusia yang intelektual dan handal untuk menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang.

Credtis: (Zul/Husni)

Rapat Paripurna KUA–PPAS 2026: Bupati LAZ Harap Kebijakan Anggaran Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat.

Gerung, Diskominfotik,

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar), Pendapat Fraksi–Fraksi, serta Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Rapat yang digelar di Ruang Sidang DPRD Lombok Barat tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lombok Barat H. Ilham, Ketua DPRD Lalu Ivan Indaryadi, para Wakil Ketua DPRD, unsur Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, serta seluruh Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, pada Jum’at (14/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dinamika dan proses pembahasan KUA–PPAS tahun ini berjalan panjang dan penuh tantangan. Namun menurutnya, momentum tersebut membawa hikmah tersendiri bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan anggaran.

“Dinamika pembahasan tentu cukup panjang. Namun dengan ruang fiskal yang terbatas akibat kebijakan pemerintah pusat, kita tetap mampu menyamakan persepsi dan menetapkan prioritas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan, argumentasi objektif, dan komitmen antara eksekutif dan legislatif selama proses pembahasan berlangsung. Menurutnya, kesepakatan yang dicapai menunjukkan bahwa meski pembahasan berjalan dinamis, kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Dengan tercapainya kesepakatan ini, kita menunjukkan bahwa panjangnya proses pembahasan tidak menggeser fokus kita. Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas. Dengan keterbatasan anggaran, kita harus memiliki skala prioritas serta strategi yang tepat dalam pengelolaannya,” tegasnya.

Bupati LAZ berharap agar seluruh rancangan kebijakan dan program yang tertuang dalam KUA–PPAS 2026 benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap langkah perencanaan yang disusun pemerintah daerah harus mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat secara optimal, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Barat Lalu Ivan Indaryadi menyampaikan bahwa Rapat Paripurna ini merupakan rangkaian penting dalam tahapan pembahasan APBD 2026. Ia menegaskan bahwa penyampaian Laporan Banggar dan Pendapat Fraksi menjadi landasan utama dalam proses pengambilan keputusan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Acara pokok Rapat Paripurna Dewan hari ini adalah Penyampaian Laporan Badan Anggaran sekaligus Pendapat Fraksi–Fraksi Dewan yang disampaikan dalam Laporan Badan Anggaran, Persetujuan DPRD, serta Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.

Kegiatan Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar), Pendapat Fraksi–Fraksi, serta Persetujuan bersama dan Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat.

Seluruh rangkaian rapat berlangsung khidmat dan lancar, hingga akhirnya ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan DPRD. Penandatanganan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2026 dan menandai komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Diskominfotik)

Credit :  (Zul/Husni)

PSDKU Akatirta Diresmikan, Gerung Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Pendidikan

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memberikan kuliah umum perdana pada kegiatan pembukaan perkuliahan offline Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Akatirta Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang kelas khusus pegawai PDAM yang diselenggarakan di Gerung, Lombok Barat, pada Jumat (14/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Akatirta, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan PT Air Minum Giri Menang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya para pegawai Perusahaan Air Minum Daerah. Program RPL Akatirta untuk pegawai PDAM dari Lombok Barat dilaksanakan dengan pendekatan blended learning, yakni kombinasi perkuliahan daring dan tatap muka. Sesi tatap muka perdana diselenggarakan di Lombok Barat, sedangkan perkuliahan berikutnya akan berlangsung di Kampus Akatirta Magelang, Jawa Tengah.

Dalam kuliah umum tersebut, Bupati LAZ menyampaikan materi mengenai manajemen pengelolaan perusahaan air minum dengan merujuk pada pengalamannya memimpin PTAM Giri Menang hingga menjadi salah satu perusahaan daerah yang berkembang sebelum beliau menjabat sebagai Bupati Lombok Barat.

Dalam pemaparannya di kuliah perdana, LAZ bicara tentang sistem penyediaan air minum, bagaimana membangun BUMD air minum yang sehat dan maju, serta bagaimana membuat terobosan-terobosan terkait air minum dan lingkungan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. LAZ mengurai secara detail lingkungan dan sistem penyediaan air minum di NTB. Ia lalu mengkontekskannya dengan penyediaan air minum berkelanjutan lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum. Di satu sisi, BUMD menjadi bagian dari pelayanan masyarakat, dan sisi yang lain lagi sebagai perusahaan pencetak laba dan memberi keuntungan ke daerah. “ Salah satu yang saya lakukan (saat menjadi Dirut PTAM Giri Menang dulu) adalah menata SDM, mengatur jumlah tenaga yang bekerja. Hal yang sekarang juga saya lakukan di rumah sakit saat sekarang saya menjadi bupati,” ungkapnya.


Di hadapan wartawan, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menjelaskan bahwa kehadiran Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Akatirta kelas khusus pegawai PDAM di Lombok Barat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses peningkatan kompetensi teknis bagi para pegawai dan masyarakat, khususnya di bidang pengelolaan air minum dan lingkungan. Menurutnya, kebutuhan tenaga terampil pada sektor-sektor tersebut terus meningkat sehingga diperlukan program pendidikan yang relevan dan terarah. “Jika hanya membuka program-program umum, itu sudah tersedia banyak. Karena itu, kita dorong hadirnya program yang lebih spesifik, seperti bidang air minum dan lingkungan, agar kompetensi yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ menyampaikan bahwa kerja sama dengan Akatirta Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Lombok Barat. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung pertumbuhan pendidikan tinggi yang bermutu di wilayahnya serta memastikan masyarakat memiliki akses terhadap program pendidikan vokasi yang relevan dan berstandar nasional.

Gunungsari Raih Juara Umum, Bupati LAZ Dorong LPTQ Siapkan Kafilah Menuju MTQ Provinsi

Lingsar, Diskominfotik.
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara resmi menutup kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Lombok Barat yang berlangsung di Lapangan Banteng, Kecamatan Lingsar, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan khidmat, serta dihadiri oleh Ketua LPTQ Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Lombok Barat, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Lombok Barat, Ketua LPTQ Kabupaten Lombok Barat, tokoh agama, para official dan peserta MTQ, serta ribuan masyarakat Lingsar yang antusias menyaksikan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dewan hakim, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan MTQ tahun ini. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan semangat religius masyarakat Lombok Barat.

“Kita lakukan secara maksimal, tentu dengan target memberikan hasil terbaik di MTQ tingkat Provinsi NTB. Harapan kami, Lombok Barat dapat kembali menjadi juara umum. Tugas ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah akan duduk bersama dengan seluruh pengurus LPTQ agar cita-cita ini dapat kita raih secara bersama-sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kebersamaan sangat penting dalam membangun Lombok Barat ke arah yang lebih baik. Menurutnya, semangat gotong royong dan solidaritas yang tumbuh dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk MTQ, merupakan modal besar dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Lombok Barat akan kita bangun dengan kebersamaan. Walaupun di tengah keterbatasan fiskal, tetapi kalau kita semua bergandengan tangan, saling mendukung dan bekerja bersama, insyaallah kekuatan ini akan mampu mengatasi segala tantangan,” tegasnya.

Pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tahun ini, Kecamatan Gunungsari berhasil meraih predikat Juara Umum MTQ ke-XXXI Tahun 2025, disusul Kecamatan Batulayar di posisi kedua dan Kecamatan Narmada di posisi ketiga.

Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh kemeriahan dengan penampilan para qari-qariah terbaik serta penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang oleh Bupati Lombok Barat dan jajaran Forkopimda. Suasana penuh kebersamaan dan semangat religius menjadi penutup yang indah bagi seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke-XXXI Kabupaten Lombok Barat.

(Diskominfotik/Tim IKP)
Credit : (Zul/Juan)

Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Gelar Sarapan Bersama Usai Upacara Hari Pahlawan, Wujud Empati dan Kepedulian Sesama

Gerung, Diskominfotik.
Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menggelar kegiatan sarapan bersama para kepala perangkat daerah dan ASN di Taman Kota Gerung Kabupaten Lombok Barat, Senin (10/11/2025).

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol kebersamaan dan bentuk nyata kepedulian antar aparatur pemerintah daerah. Melalui momentum tersebut, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk terus menumbuhkan semangat empati dan peduli sesama dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga dalam tindakan kecil yang menunjukkan kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) menambahkan bahwa kegiatan sarapan bersama ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pegawai dan menumbuhkan suasana kerja yang harmonis serta penuh semangat gotong royong.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan sederhana, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan serta semangat gotong royong yang menjadi roh peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kabupaten Lombok Barat. Momentum ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat empati serta kepedulian dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

(Diskominfotik)
Credits : (Zul/Husni)

Momentum Hari Pahlawan, Bupati LAZ: Jadilah Pahlawan Kemajuan dengan Kerja Nyata untuk Daerah

Giri Menang, Diskominfotik.
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 yang dilaksanakan di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (10/11/2025).

Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Sekretaris Daerah H. Ilham, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia (RI). Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini, mengandung makna yang mendalam tentang semangat pantang menyerah dan keteladanan para pahlawan bangsa.

“Mengenang para pahlawan tidak hanya terukir di batu nisan, melainkan menjadi cahaya yang menerangi jalan kita hingga saat ini. Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan untuk dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal,” ujarnya.

Ia menambahkan, di masa kini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, yakni membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, memperkuat pertahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, dan membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati LAZ berpesan agar peringatan Hari Pahlawan tidak hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum kebangkitan semangat kerja nyata bagi seluruh ASN dan masyarakat Lombok Barat. Ia menekankan, jadilah pahlawan kemajuan yang menyalakan harapan bagi daerah, pahlawan kejujuran yang menjadi pelita dalam pembangunan, dan pahlawan pelayanan yang bekerja dengan hati untuk masyarakat.

“Pengabdian adalah wujud cinta yang paling mulia, dan ketulusan adalah warisan para pahlawan sejati. Mari bersama berjuang agar Lombok Barat menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan dengan Kerja Nyata kita bersama,” tutupnya.

Melalui momentum Hari Pahlawan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap seluruh elemen masyarakat dapat meneladani semangat perjuangan para pahlawan dengan terus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Nilai-nilai kepahlawanan seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan semangat gotong royong menjadi dasar dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan penuh semangat kebangsaan. Acara tersebut dirangkai dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya, serta pemberian bantuan kursi roda dan paket sembako kepada para penerima manfaat oleh Bupati Lombok Barat, didampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Sosial, serta para kepala perangkat daerah lainnya.

(Diskominfotik)
Credit : (Bq. Ria/Husni, Fery/Zul)

MTQ Kabupaten ke-XXXI, Jadi Momentum Mengembalikan Kejayaan Qori dan Hafiz Lombok Barat

Lingsar, Diskominfotik.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXI tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Kecamatan Lingsar, Sabtu (8/11/2025) bertepatan dengan 18 Jumadil Awal 1447 Hijriyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTB selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Wakil Ketua DPRD Lobar, Anggota DPRD Lobar, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Barat, Ketua Dharma Wanita Persatuan, kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Barat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lombok Barat, tokoh agama, Dewan Hakim serta seluruh kafilah dari 10 kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Sejahtera dari Desa dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an”, MTQ ke-31 ini menjadi ajang syiar Islam dan wadah pembinaan generasi Qur’ani di Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat menyampaikan bahwa kegiatan MTQ tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“MTQ adalah upaya mencari dan membina bibit-bibit unggul qori dan qoriah, hafiz dan hafizah terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan momentum untuk menguatkan iman, mempererat ukhuwah, dan mendorong masyarakat agar semakin mencintai, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menegaskan, tema MTQ tahun ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni menjadikan desa sebagai ujung tombak kesejahteraan. Menurutnya, pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan mental spiritual, di mana nilai-nilai luhur Al-Qur’an menjadi landasan moral dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Momentum MTQ ini harus menjadi wujud nyata harmonisasi antara iman dan ilmu, antara bacaan dan tindakan. Semangat Al-Qur’an hendaknya menginspirasi setiap langkah pembangunan di Lombok Barat, mulai dari desa hingga tingkat kabupaten,” imbuhnya.

Kepada seluruh kafilah dan peserta, Bupati LAZ berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan penampilan terbaik dalam setiap cabang lomba. Ia juga meminta LPTQ Kabupaten Lombok Barat agar terus memanfaatkan momentum MTQ untuk melakukan pembinaan berkelanjutan bagi qori/qoriah serta hafiz/hafizah yang berprestasi.

“Jadikan MTQ sebagai sumber inspirasi dan semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur’an. Mari kita kembalikan kejayaan Lombok Barat sebagai daerah yang melahirkan qori dan hafiz terbaik di Provinsi maupun Nasional” pungkasnya.

Pelaksanaan MTQ ke-XXXI tingkat Kabupaten Lombok Barat yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 13 November 2025 di Kecamatan Lingsar, diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Qur’ani.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni islami, pawai taaruf, dan pertunjukan seni budaya, serta ditandai dengan pelepasan ribuan merpati oleh Wakil Bupati Lombok Barat bersama Forkopimda. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Barat, didampingi Wakil Bupati, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Lombok Barat.

Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, khidmat, dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan semangat masyarakat Lombok Barat dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di bumi Patut Patuh Patju.

(Diskominfotik)
Credit: (Juan/Tim IKP/Zul)

1 3 4 5 6 7 52