CORE AND SUPPORTING EVENTS PERINGATAN HUT KE-59 KABUPATEN LOMBOK BARAT

DAFTAR RINCIAN CORE DAN SUPPORTING EVENTS PERINGATAN HUT KE-59

KABUPATEN LOMBOK BARAT TANGGAL 17 APRIL 2017

 

No. KEGIATAN SIFAT KEGIATAN TEMPAT PENANGGUNG JAWAB
MAR APR
1 Pendistribusian Zakat, Infaq & Shadaqah (2.598 mustahiq) Core 1 Bencingah Kantor Bupati Lobar Baznas Lobar
2 Lomba Photografhy (Lanscape, Human Interest, Street Photoghraphy, 5 Pekan) Supporting 5 14 10 Kecamatan Setda-Humas
3 Pertandingan Bola Volly Bupati Cup Se  Pulau Lombok Core 7 15 Taman Kota Gerung, pembukaan 7/3 jam 16.00 wita PUTR(23 Club)
4 Penilaian Koperasi Berprestasi Supporting 15 15 10 Kecamatan Diskop UKM
5 Open Tournament U-11 Supporting 18-19 Ombe Baru Kadis PMK
6 Jatisela Open Tournament Supporting 19 Lapangan Jatisela , 19 Maret s/d 21 Mei Masyarakat dan Pemuda
7 Lomba Paduan Suara Supporting 20 13 Aula Tk. Negeri 3 Gerung Disarpus
8 Lomba Oubade Supporting 20 13 Aula Tk. Negeri 3 Gerung Disarpus
9 Lomba Senam Berirama & Kreasi Artistik Supporting 20 13 Halaman Kantor Disarpus Disarpus
10 Lomba Perpustakaan Sekolah & Desa. Supporting 20 13 Sekolah & Desa Disarpus
11 Kesatuan Gerak PKK Supporting 21 Bencingah TP PKK
12 Sekotong Marine Adventure (Lomba Perahu Layar) Core 22 Pantai Kores Batu Putih KNPI+DKP+Disperkim
13 Lomba Balita Sehat Supporting 22 Aula Kantor Bupati Dikes
14 Terune Dedare Batur Fauzan Anti Narkoba Supporting 24 Desa Badrain Batur Fauzan
15 Sepak Bola Pantai (Akbar Tanjung Cup dan Bupati Cup) Supporting 25 25 Depan Hotel Sentosa Disperkim
16 Sepeda Santai Core 31 RSUD Pratama Awet Muda Narmada Dikes
17 Lomba Cipta Puisi Supporting 20-21 Ruang Referensi Perpustakaan Disarpus
18 Lomba Bercerita Supporting 20-22 Halaman Kantor Disarpus Disarpus
19 Lomba Baca Puisi Supporting 27-30 Aula Tk. Negeri 3 Gerung Disarpus
20 Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Supporting 27-31 Ruang Referensi Perpustakaan Disarpus
21 Lomba Terune Dedare Duta Buku Supporting 3-5 Ruang Referensi Perpustakaan Disarpus
22 Pertandingan Liga Futsal Se Pulau Lombok Core 3-15 Lapangan Futsal Gelogor Kediri Dispora
23 Pekan Panutan Pajak Supporting 4 Kantor Camat Gerung Bapenda
24 Pasar Murah dan Launching Ayo Pakai Produk Lombok Barat Supporting 4 Taman Kota Girimenang, Jam 08.00-selesai .Pasar malam di Gerung(4), Gn.Sari (15), Narmada (22) Disperindag
25 Farmer’s Family Gathering (1.000 petani) dan Panen Raya Core 6 Desa Midang Dinas   Pertanian
26 Lomba Cipta Menu Supporting 6 Bencingah Dinas  Ketahanan Pangan
27 Lomba mewarnai dan Pameran Buku & Bazar Supporting 6 Halaman Kantor Disarpus Disarpus
28 Jalan Sehat Massal + Hiburan Rakyat (Amtenar dan Dangdut Sasak) Core 9 Gunungsari Bapenda, BPKAD, Dispora, Camat Gunungsari, Camat Batulayar
29 Lomba Makan Pelecing Rekor MURI 1.000 org Supporting 10 Kantor Bupati PKK,BPBD,DPMPTSP
30 Cerdas Cermat Koperasi Tk.SMA Supporting 10 Bencingah Diskop UKM
31 Lomba Mading ( Majalah Dinding) Supporting 10-11 Halaman Kantor Disarpus Disarpus
32 Pekan Bazar Hasil Tani, UMKM dan Perindag Core 10-15 Halaman Kantor Bupati Dinas Pertanian,Dinas UKM, Dinas   Perindag
33 Pekan Peresean Se Pulau Lombok Core 10-16 Gedung Budaya Narmada Dikbud+Dispar
34 Peresmian Proyek Pembangunan 2016, Penandatanganan MoU dan Launching Program Inovasi Core 11 Bencingah Setda-Bagian AP
35 Seminar Strategi Dini Penyiapan Generasi Emas Lombok Barat Supporting 11 Aula Kantor Bupati Dikes
36 Forest Tracking Core 12 Desa Sekotong Barat/Gili Genting DLH
37 Sidang Paripurna Istimewa DPRD Core 13 R.S. DPRD (1), Bencinga (2), Aula Ktr Bupati (3) Set.DPRD dan Bappeda
38 Kirab Pataka Lombok Barat Core 14 Kec. Lembar & Sekotong Sat Pol PP
39 Pelepasan Bibit Penyu 300 ekor(konfirmasi DLH) Supporting 14 Desa Kuranji – Labuapi DLH+Gili Nanggu Hotel Resort (H.Mulyadin,SH,MH)
40 Nada Dan Dakwah: Rhoma Irama Dan Wali Band Core 15 Halaman Kantor Bupati Dirut PDAM
41 Lombok Barat Adventure Core 16 Senggigi Dispar
42 Upacara Bendera HUT Kab. Lobar ke 59 Core 17 Lap Kantor Bupati Lobar Sat Pol PP
43 Launching Garam Rakyat Supporting 17 Bencingah Bappeda
44 Lomba Keuangan SKPD Supporting 17 42 SKPD BPKAD
45 Seminar Kepribadian oleh Puteri Indonesia Core 18 Aula Ktr Bupati IWAPI Lobar
46 Kejuaraan Bola Volly Pelajar Bupati Lobar Cup se Pulau Lombok 18-28 Taman Kota Girimenang Dispora
47 Dharma Shanti Supporting 19 Bencingah PHDI Lobar
48 Training Transformasi Hati dan Jiwa oleh Nanang Qosim Yusuf (Naqoy) Core 20 Aula Ktr Bupati Setda + Bank NTB Gerung
49  Penyerahan Penghargaan Bupati untuk Pemustaka Teraktif serta Penyerahan Bantuan Komputer Supporting 20 Halaman Kantor Disarpus Disarpus
50 Hiburan Rakyat (ridho Rhoma +Selvi) Supporting 22 Gerung PDAM+Disperkim
51 Pembukaan Oimpiade Sains, Calistung, Cerdas Cermat Lomojari, O2SN & Festival Seni Supporting 21 Bencingah Dikbud
52 Operasi Katarak + Donor Darah Supporting 25 Desa Narmada + RSUD RSUD P3
53 Festival Pesona Lombok Barat (50 Sekahe) Core 29 Gerung-GMS Dispar
54 Wow Mekaki Marathon 2017 Core 30 Tembowong-Pelangan-Mekaki Dispar
55 Dzikir dan Do’a (KH.  dari Jatim dan Peggy MS) Supporting 30 Bencingah Disnakertran + BKD







 

PENDAFTARAN FOREST TRACKING HUT KE-59 LOMBOK BARAT

Dalam rangka HUT Ke-59 Kabupaten Lombok Barat tanggal 17 April 2017, akan diadakan kegiatan Forest Tracking di Kawasan Wisata Sekotong Dusun Gili Genting (Sundancers), Rabu, 12 April 2017 jam 07.00 wita. Pendaftaran dibuka mulai tgl 7 Maret s.d 10 April 2017. Personil setiap regu 5 orang. TERBUKA UNTUK UMUM. CP.L.M.Junaidi: 087 865 096 642 (Dinas Lingkungan Hidup).

FOREST TRACKING 001

Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Pantau Rencana Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat

Giri Menang, 12 Februari 2017 – Salah satu upaya pemerintah untuk pemerataan pembangunan, pemerintah membangun terminal pelabuhan Gili Mas Lembar. Sebagai salah satu kementerian yang selalu mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Gili Mas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mengawal pembangunannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ijin pembangunan akan keluar paling lambat tanggal 13 Februari ini. “Kita akan selalu melakukan reformasi perijinan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah percepatan pembangunan infrastruktur yang sudah tertinggal sejak krisis tahun 1998,” kata Darmin Nasution saat meninjau lokasi peroyek pembangunan Pelabuhan Gili Mas di Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Sabtu (11/2).

Menurut dia, dengan terbangunnya pelabuhan ini, pengembangan Kawasan Ekonomi Mandalika (KEK) juga dapat terdorong. Pemerintah, BUMN dan dunia usaha nantinya akan cepat bersinergi sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat akan cepat berkembang. “Saya juga berjanji akan mengundang Investor untuk berinvestasi di NTB,” ujarnya.

Sementara itu  General Manajer Pelindo Tiga cabang Lembar Baharuddin mengatakan, pelabuhan Gili Mas nantinya akan digunakan sebagai tempat sandar kapal-kapal besar jenis Ro-Ro/roll on – roll off (untuk memuat kendaraan)  dan pesiar/cruise ship dengan kapasitas penumpang 1600 orang. Selain itu Pelabuhan ini juga akan dipakai sebagai terminal kontainer petikemas.

Dari ijin yang telah terbit,  Pelabuhan terminal Gili Mas akan dibangunan di luas areal 200 hektar dan menghabiskan dana 1,3 triliun rupiah. “Saat ini pembebasan lahan baru  60 persen,” jelasnya. Baharuddin menambahkan, tahap pertama pembangunan ini akan dikerjakan di atas lahan 11 hektar dengan dana anggaran 100 miliar rupiah yang diperuntukkan untuk  relokasi, dermaga dan terminal. “Insya Allah semester pertama tahun 2018 sudah bisa beroperasi,” terangnya antusias.

Dalam kesempatan itu juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution melakukan pemeriksaan keliling didampingi oleh Kepala KSOP Lembar Ramadan Arahap dan Direktur Tehnik Tehnologi  Informasi Husen Latief.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan rombongan sebelumnya juga meninjau lokasi pembangunan KEK Mandalika di Kuta, Pengrajin Tenun Sukarare, Kabupaten Lombok Tengah. Rombongan kemudian menuju lokasi pembangunan Pelabuhan Gili Mas di Lembar, Lombok Barat dan diakhiri dengan kunjungan ke Sentra Mutiara Sekarbela di Mataram.

Hari ini, Minggu (12/2) rombongan melakukan kunjungan ke UMKM pengolah Rumput Laut “UD. Sasak Maiq” di Desa Senteluk, Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Di Senteluk Darmin menyatakan bangga atas usaha kelompok yang berbasis ibu-ibu rumah tangga ini. Ia berpesan kepada instansi pembina, dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Lombok Barat untuk membantu usaha mikro ini, terutama dalam menjamin pasokan bahan baku. Camat Batulayar, Suparlan pun mengingatkan hal serupa. Terutama dengan fase out program CCDP-IFAD, ia berharap Dinas di bawah kepemimpinan Ir. H. Subandi ini tetap mendampingi UMKM yang ada di wilayah Batulayar.

Rombongan juga sempat menikmati sajian makanan khas di Senteluk sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi Edupark Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat. Rencananya rombongan akan mengakhiri agenda kunjungan di NTB dengan mengunjungi Kelompok Peternakan Sapi Pringgarata di Lombok Tengah. (Budi/Humas)

WhatsApp Image 2017-02-11 at 11.47.51 PMWhatsApp Image 2017-02-11 at 11.47.36 PMWhatsApp Image 2017-02-11 at 11.47.25 PMWhatsApp Image 2017-02-11 at 11.48.02 PMWhatsApp Image 2017-02-11 at 11.54.21 PMWhatsApp Image 2017-02-12 at 9.28.50 AMWhatsApp Image 2017-02-12 at 9.28.22 AMWhatsApp Image 2017-02-12 at 9.46.21 AM

BUPATI FAUZAN SIDAK MUSRENBANG KECAMATAN

WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.45 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.46 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.47 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.49 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.50 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.51 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.53 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.56 (1) WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.48.56Giri Menang, 6 Februari 2017 – Di sela-sela kesibukan sehabis menyaksikan pengukuhan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 10 Kecamatan, Bupati menyempatkan diri menyapa utusan desa-desa se Kecamatan Narmada yang sedang menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Narmada di Gedung Pengendali Mutu Kemenag NTB Narmada, Senin (6/2). Acara tersebut sebelumnya dibuka oleh Kepala Bappeda Dr. H. Baihaqi dan dihadiri oleh Anggota DPRD NTB Dapil Lobar asal Narmada, Sabirin dan Anggota DPRD Lobar H. A. Zainuri.
Berdasarkan ketentuan UU. No. 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), maka Musrenbangcam adalah salah satu prosedur untuk memastikan perencanaan pembangunan dan juga mengakomodir masukan dan usulan dari bawah (bottom up).
Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid sesaat memasuki ruang komisi Sarana Prasarana, menyaksikan secara langsung perdebatan dan usulan-usulan dari beberapa Kepala Desa yang memperjuangkan programnya di tingkat kecamatan untuk menjadi prioritas usulan Kecamatan Narmada ke tingkat Kabupaten.
Melihat usulan dan dialog yang sangat dinamis itu, Bupati yang baru resmi menjabat per tanggal 6 April tahun lalu ini sempat tersenyum mengetahui salah seorang Kepala Desa menyatakan keluar dari area musrenbang.
Sehabis dari Narmada, Bupati kembali bergerak mengunjungi Kecamatan Lingsar yang juga melakukan hal yang sama di Aula Gedun Dewi Anjani Water Park, Dasan Geriya.
Di lokasi ini, hal yang kurang lebih sama ditemuinya. Beliau bersama Kepala Bappeda sangat serius mendengarkan paparan kesimpulan dari pihak Bappeda yang memfasilitasi musyawarah di mana kesimpulan-kesimpulan tersebut menjadi usulan yang akan dibawa ke Musrenbang Kabupaten.
Sebelum bertolak ke Kantornya, Bupati muda ini sempat menyampaikan bahwa Musrenbang bukan satu satunya sistem pendekatan dalam sistem perencanaan. Beliau meminta para Kepala Desa memahami skala prioritas yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan jangan patah semangat dalam memperjuangkan aspirasinya.
“Teman2 Kepala Desa bisa memaklumi aneka mekanisme dan banyak sumber anggaran dalam pembangunan. Dokumen hasil musrenbangcam ini akan melengkapi dokumen perencanaan pembangunan kita. Bisa saja usulannya tidak bisa dibiayai oleh APBD, tapi kita akan usulkan lagi nanti di tingkat Provinsi, Pusat, dan bisa juga dengan negosiasi kita dengan DPRD. Jadi mohon dipahami proses masih berjalan dan jangan patah semangat. Tetap usulkan. Dari konteks desa pun dengan kewenangan dan anggaran yang dimiliki, desa dimungkinkan membangun wilayahnya secara mandiri,” ujar Bupati sambil berlalu setelah berpamitan dengan para peserta.
Acara Musrenbang ini sendiri oleh Bappeda dibagi menjadi 3 bidang ini sangat partisipatif. Di samping dihadiri oleh perwakilan setiap desa, tampak hadir beberapa SKPD teknis, Pendamping Desa, Muspika, dan unsur Bappeda memfasilitasi. Direncanakan, 10 kecamatan di Lobar tuntas menyelenggarakan Musrenbangcam dalam 5 hari kerja di minggu ini. (Ahkam/humas)

KTNA KECAMATAN SE-LOMBOK BARAT DIKUKUHKAN

WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.35.41 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.35.42 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.35.46 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.35.47 WhatsApp Image 2017-02-06 at 17.35.50Giri Menang, 6 Februari 2017 – Keberadaan KTNA ini semakin memberi arti yang signifikan sehingga perlu dibentuk dari level kecamatan, desa, sampai ke kelompok tani. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid yang didampingi oleh beberapa Kepala SKPD saat menyaksikan pengukuhan KTNA Kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat di Taman Budaya Narmada, Senin (6/2).

“Sektor pertanian adalah sektor penyumbang terbesar bagi PDRB kita, namun juga menjadi sektor yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap angka kemiskinan. Setelah berdiskusi dengan Kepala Bappeda, ternyata pendidikan di kalangan petani dan nelayan adalah salah satu sebab utama tingginya kemiskinan kita,” ujarnya saat memberikan sambutan sehingga beliau meminta kepada seluruh pengurus KTNA Kecamatan juga menggalakkan pendidikan dan memerangi angka putus sekolah yang banyak terjadi di keluarga petani dan nelayan.
Sebagai mitra, keberadaan KTNA dianggap positif oleh mantan Ketua KPUD NTB ini. Dalam arahannya beliau pun memastikan akan banyak memberikan dukungan suprastrktur kepada para petani, pekebun, dan nelayan. “Saya sedang menyusun Peraturan Bupati yang akan melindungi dan membantu pemasaran bagi produk-produk lokal masyarakat,” tegasnya seraya mengilustrasikan bahwa belanja makan minum yang ada di Pemda saja bila dikhususkan pembeliannya hanya kepada produk lokal yang akan sangat membantu perekonomian masyarakat.

Saat ini, Pemkab Lobar melalui Bappeda sedang menyusun regulasi dan pembinaan untuk industri Garam Rakyat yang akan membantu para nelayan dalam iodomisasi, pengepakan, kontrol kesehatan, industri, sertifikasi halal, bahkan pada aspek promosi dan penjualan. Seperti dijelaskan oleh DR. H. Baihaqi, Kepala Bappeda, dimana setidaknya ada 350 KK yang ada di Kecamatan Lembar dan Sekotong akan terbantu meningkatkan perekonomiannya hanya dengan produk garamnya. Demikian pula dengan produk lokal unggulan lainnya, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid tidak kenal lelah mempromosikan produk-produk olahan hasil hutan di Desa Langko, seputaran Lingsar dan Gunung Sari, Songkok Haji di Kediri, dan beberapa produk lokal yang harus dilindungi dan dibantu promosi penjualannya oleh Pemerintah Daerah.

Pada konteks itulah eksistensi dan kiprah KTNA dinanti-nanti sebagai mitra kerja positif Pemkab Lobar. Hal itu dijabarkan oleh Bupati kepada Nurul Ihsan KTNA Kecamatan Sekotong, Bachri Andi KTNA Kecamatan Lembar, Hamka KTNA Kecamatan Gerung, Ir. HM. Jumahir KTNA Kecamatan Narmada, Sunandi SP KTNA Kecamatan Lingsar, Marsamsumar KTNA Kecamatan Kuripan, Achmad Gazali KTNA Kecamatan Labuapi, Hj. Nurhidayah, SE KTNA Kecamatan Gunung Sari, H. Abdul Muaz KTNA Kecamatan Batulayar, dan M. Nasri KTNA Kecamatan Kediri sesaat sebelum menyalami mereka. (Ahkam/humas)

1 2 3 27