SEGENAP JAJARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA BAPAK BUPATI LOMBOK BARAT DR. H. ZAINI ARONY SEBAGAI PENERIMA TROPHY DAN PENGHARGAAN RAKSANIYATA DARI KEMENTRIAN LINGKUNGAN HIDUP RI SEBAGAI NOMINATOR TERBAIK SE INDONESIA DALAM PROGRAM MENUJU INDONESIA HIJAU | SEGENAP JAJARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA BAPAK BUPATI LOMBOK BARAT DR. H. ZAINI ARONY YANG TELAH DIANUGERAHKAN PENGHARGAAN PDT AWARD | SEGENAP JAJARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA BAPAK BUPATI LOMBOK BARAT DR. H. ZAINI ARONY YANG TELAH DIANUGERAHKAN PENGHARGAAN MANGGALA WIRYA KARYA UTAMA OLEH PRESIDEN RI SEBAGAI PENGELOLA PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA (KKB) SECARA NASIONAL

‘Artikel’

8 Sikap Mengatasi Fitnah dan Tuduhan

Mungkin di antara kita selama hidup pernah difitnah atau dituduh. Ada yang dituduh sebagai pembohong, egois, tidak punya perasaan, pengkhianat, pencuri, dituduh selingkuh.

Atau dikatakan zalim, munafik, sesat, atau tuduhan-tuduhan lainnya. Padahal, termasuk zalim, menuduh dan memfitnah orang lain dengan sesuatu yang tidak dilakukannya.

Jika Anda dituduh dan difitnah oleh seseorang, padahal Anda yakin tidak bersalah maka ada delapan sikap yang sebaiknya kita lakukan.

Pertama, hendaklah kita cek dan kita pelajari lagi jangan-jangan yang dituduhkan orang lain itu benar. Jika ternyata kita salah, jangan malu dan gengsi mengakui kesalahan dan mengikuti kebenaran. Meskipun, cara orang yang menasihati kita kasar atau mungkin bermaksud tidak baik.

Kedua, memperbaiki ucapan atau tindakan kita yang menjadi penyebab orang memfitnah kita. Misalnya, bendahara masjid dituduh mencuri uang kas disebabkan tidak transparannya laporan keuangan. Maka, hendaknya dibuat laporan yang rapi dan jelas.

Jika seseorang dituduh nakal karena sering bergaul dengan orang-orang nakal, selektiflah dalam memilih sahabat.

Ketiga, ingatlah akan aib dan dosa kita. Syekh Salim Al Hilali berkata, “Kalau Anda bersih dari kesalahan yang dituduhkan itu, tapi sejatinya Anda tidak selamat dari kesalahan-kesalahan lain karena sesungguhnya manusia itu memiliki banyak kesalahan.”

Kesalahanmu yang Allah tutupi dari manusia jumlahnya lebih banyak. Ingatlah akan nikmat Allah ini di mana Ia tidak perlihatkan kepada si penuduh kekurangan-kekuranganmu lainnya ….” (Dinukil dari buku Ar Riyaa halaman 68).

Keempat, hendaklah kita merenung dan mengevaluasi kesalahan dan dosa-dosa kita. Baik yang berhubungan dengan muamalah antara manusia, maupun dosa-dosa antara kita dengan Allah. Tuduhan dan fitnahan bisa jadi merupakan teguran agar kita kembali dan bertobat kepada Allah.

Kelima, jika kita sabar dan ikhlas, semoga tuduhan dan fitnahan ini dapat mengurangi/menghapus dosa, menambah pahala, dan meningkatkan derajat kita di sisi-Nya.

Keenam, doakanlah si penuduh agar Allah memberi petunjuk. Jika memungkinkan, nasihatilah dia secara langsung maupun melalui sindiran agar dia bisa sadar dan bertobat.

Maafkan dia, tapi kita boleh membalas untuk suatu kemaslahatan asalkan tidak melampaui batas. (Lihat surah Asy Syuuraa 40-43). Jika terpaksa, doakanlah keburukan untuk si zalim agar ia menjadi sadar dan bertobat.

Ketujuh, shalat istikharah untuk meminta bimbingan Allah cara yang tepat mengklarifikasi atau membela diri. Meladeni dan membantah terkadang justru membuka pintu keburukan untuk kita.

Bisa jadi, klarifikasi tanpa menyebutkan tentang tuduhan mengenai dirinya dan tanpa menyebutkan nama penuduh akan banyak memberikan manfaat untuk umat.

Kedelapan, yakinlah musibah tuduhan merupakan kebaikan untuk Anda. Si penuduh yang merugi karena dia telah melakukan kejahatan dan berhak memperoleh azab-Nya.

Allah SWT berfirman, “…. Janganlah kamu mengira berita (bohong) itu buruk bagi kamu, bahkan itu baik bagi kamu. Setiap orang dari mereka akan mendapatkan dosa yang diperbuatnya ….” (Surah an Nuur 11).

Sungguh, orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik, yang lengah dan beriman (dengan tuduhan berzina), mereka dilaknat di dunia dan akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.” (Surah an Nuur 23).

Semoga kita menjadi orang yang takut kepada Allah dengan tidak mudah menuduh orang lain tanpa bukti dan dapat menyikapi dengan bijaksana saat mendapat fitnah.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/06/11/mo7zui-8-sikap-mengatasi-fitnah-dan-tuduhan

Menengok Proses Malean Sampi

Jika di madura ada Karapan Sapi yang menjadi salah satu aset pariwisata, Lombok juga memiliki Kegiatan serupa yakni Malean Sampi yang dikedepankan adalah kemampuan seseorang mengendalikan sapi yang dilengkapi beberapa perlengkapan. Kegiatan Malean Sampi ini biasanya diadakan Petani maupun Peternak sebelum musim tanam.

GIRI MENANG- UNDANGAN untuk menyaksikan sekaligus meliput kegiatan Malean Sampi yang akan diadakan oleh Kelompok ternak Patuh Angen dari desa Sembung Kecamatan Narmada Minggu (9/6) dalam rangka tasyakuran atas keberhasilan kelompok ternak tersebut meraih posisi ketiga provinsi tidak ingin disia-siakan. Acara ini juga digelar sebagai bentuk tasyakuran atas kades terpilih.

Kami berangkat menuju lokasi acara, jam menunjukan pukul 12.30 Wita saat sampai di desa Sembung dan disambut oleh salah seorang tetua desa. “Acaranya masih jam 2 siang nanti, sekarang kita bekelor (makan siang-Sasak) dulu dibalai pertemuan kelompok ternak,” ujarnya.

Mendekati pukul 14.00 Wita banyak warga yang lewat didepan balai pertemuan sambil membawa sapinya diiringi dan terdengar juga suara khas kesenian Lombok Ale-Ale rupanya acara Malean Sampi segera akan dimulai. Banyak anak kecil yang bermain hujan dan berlari di samping sapi-sapi cokelat besar itu.

Karena tidak mau ketinggalan acara kami langsung menuju lokasi. Sepetak sawah yang berlumpur dan tergenang akibat duguyur hujan lebat sudah disiapkan sebagai arean Malean Sampi. Walupun jalanan masih becek, antusias warga tetap tinggi untuk menyaksikkan acara ini. Orang tua, remaja sampai anak-anak dengan membawa payung mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi gelaran Malean Sampi.

Melihat peserta Malean Sampi sudah berdatangan, panitia acara segera menginstruksikan peserta untuk membawa sapi-sapinya masuk kedalam arena. Di dalam arena 55 peserta yang hadir segera memasangkan perlengkapan ditubuh  sepasang sapi mereka yang akan berlaku seperti Gau (tempat duduk joki), klotok (lonceng besar yang dikalungkan pada sapi) dan Ayuga.

Setelah seluruh perlengkapan dipasang kemudian peserta mencoba arena dengan mengitari sawah itu. Awalnya hanya pelan namun mendekati sisi sebelah barat yang dekat dengan penonton, joki memacu sapinya lebih kencang agar penonton yang berdiri di dekat arena terkena lumpur. Dan itu membuat suasana semakin semarak apalagi jika ada joki yang terjatuh dari tunggangannya.

Sumber : Lombok Post, 17 Juni 2013.

Pelajaran Penting dari Pohon untuk Pemimpin

Banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dari sebuah pohon yang sering sekali kita jumpai sehari-hari. Di negara tropis seperti Indonesia ini, banyak sekali jenis dari pohon. Mulai dari pohon yang memiliki kayu tidak terlalu lunak seperti sengon (Parasesianthes falcataria) sampai  pohon yang kayunya sangat kuat seperti kayu Ulin (zwgeri).

Selain manfaat kayu yang memang bernilai ekonomis  tinggi, juga banyak sekali pelajaran kehidupan yang bisa kita conoh dari pohon ini. Setiap bagian pada pohon memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari akar yang tesembunyi didalam tanah sampai pucuk yang berada ditempat tertiggi.

Pelajaran pertama dimulai dari akar yang bersembunyi didalam tanah. Dalam hal ini, akar bukanlah bagian pemalas dan penakut yang hanya bisa bersembunyi didalam tanah. Bahkan kalaupun muncul dipermukaan, hanya sebagian kecil dari tanah saja yang nampak. Jika dilihat dari luar, akar seolah tidak bekerja. Padahal di dalam persembunyiannya tersebut, akar berperan banyak untuk demi pertumbuhan pohon tersebut.

Akar menjadi penyuplai bahan-bahan organik yang tergantung dalam tanah, menyerap air, dan yang terpenting adalah menjadi penopang agar pohon tersebut tidak roboh. Sering kita melihat keindahan pohon dari buah, bunga ataupun daunnya, padahal jika tanpa akar, tentu akar-akar tersebut tidak akan pernah bisa tumbuh. Begitulah sikap akar, ia bekerja maksimal walaupun tidak ada yang menilai. Ia tidak pernah merasa dirugikan dengan hal tersebut. Walaupun tidak ada yang memujinya, ia tetap memperlihatkan etos kerja yang tinggi sehingga pohon tetap bisa berdiri.

Dalam kehidupan manusia, sangat diperlukan orang seperti ini. Kadang kita menilai prestasi seseorang hanya dilihat dari tampilan luarnya  saja, padahal dibalik kesuksesan tersebut, senantiasa ada orang yang mendukung prestasi tersebut.

Dibalik kesuksesan seseorang, ada orang tua yang senantiasa mendoakan anaknya disetiap shalat, ada keluarga, teman, sahabat, dan lingkungan yang mendukung. Di balik kesuksesan organisasi non-profit yang ada, ada orang-orang yang tidak menampakkan dirinya namun dia memiliki peran dalam kesuksesan perusahaan.

Setelah dari akar, lanjut pada bagian batang. Batang pohon merupakan salah satu tempat penyimpanan sisa hasil fotosintesis. Fungsi batang juga menjadi bagian yang membuat pohon bisa berdiri  tegak. Tanpa adanya batang, maka pohon tidak akan disebut pohon melainkan  tumbuhan bawah ataupun semak belukar.

Batang merupakan pondasi dari bangunan pohon. Runtuhnya pohon adalah karena rusak atau tak berfungsinya batang. Di dalam batang, terdapat fungsi vital pohon, yaitu tempat menyalurkan air dari akar sampai ke daun, ataupun mengalirkan sumber makanan dari daun keseluruh tubuh. Batang juga merupakan organ yang membentuk model arsitektur pohon, karena menghasilkan tunas, ranting, dan abang baru.

Dalam hidup, manusia membutuhkan penopang yang kuat. Jika diibaratkan akar adalah pondasi hidup berupa iman, maka batang adalah aktivitas manusia. Sebagai hasil dari aktivitas amal berupa buah yang hasilnya bermanfaat bagi lingkungan.

Manusia yang bermanfaat umumnya lahir dari amal yang kokoh. Dengan amalnya, ia memberikan manfaat yang banyak.. hal ini diibaratkan batang yang kuat, besar, tekstur tinggi, dan awet yang menghasilkan kayu dengan kualitas tinggi.

Setelah akar dan batang, organ pohon lainnya adalah daun. Umumnya daun merupakan bagian teratas dari sebuah pohon. Dan daun menjadi mahkota bagi sebuah pohon karena mampu membuat kesejukan dengan kerindangannya. Fungsi utama dari sebuah daun adalah menangkap sinar matahari dan karbondioksida sebagai sumber utama pertumbuhan pohon selain air.

Daun juga sebagai pelindung bagian bawah pohon dan tanah dari gangguan luar seperti panas, hujan, dan badai. Daun berfungsi sebagai pelindung dengan kerindangannya, dan juga dengan daya serapnya sehingga daun dapat menyerap berbagai macam gas termasuk gas beracun. Daun memiliki karakter pelindung, peneduh, dan merubah hal yang berbahaya menjadi hal bermanfaat.

Orang berkarakter ini merupakan orang yang sangat dibutuhkan orang lain dan merupakan contoh ideal seorang pemimpin.

Pemimpin mempunyai peran pelindung saat anggotanya memiliki masalah. Pemimpin menjadi peneduh dikala anggotanya sedang mengalami berbagai macam tekanan, dan pemimpin memberikan solusi dikala ada sesuatu permasalahan yang dihadapi. Pemimpin yang senantiasa memberikan kesegaran dan juga semangat bagi para pengikutnya.

Setiap kita adalah pemimpin minimal untuk diri kita sendiri. Diri sendiri yang memiliki begitu banyak potensi yang dikaruniakan Allah. Untuk badan sendiri, ita harus melindungi, memberikan hak yang layak, menghindarkannya dari bahaya, dan memberikan kesegaran setiap saat.

Jika kita sebagai pemimpin telah memberikan kesegaran, perlindungan, semangat dan lainnya, siapapun yang dipimpin akan merasakan manfaat yang besar dari keberadaan kita.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/06/12/mo9rz0-pelajaran-penting-dari-pohon-untuk-pemimpin

Perilaku Mushallin

Mushallin (orang yang suka mengerjakan shalat) seharusnya adalah orang-orang yang tunduk dan patuh pada ketentuan Allah SWT dan rasul-Nya dalam seluruh aspek hidup dan kehidupannya.

Orang yang jujur, amanah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Orang yang mampu mencegah dirinya dari perbuatan fakhsyaa dan munkar (keji dan jahat).

Serta orang yang memiliki kecintaan dan kepedulian yang tinggi kepada orang-orang yang lemah, seperti fakir, miskin, dan anak-anak yatim.

Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS Al-Ankabut (29): 45 “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Orang yang konsisten dan istiqamah dalam mengerjakan shalat adalah orang yang hati-hati dan bertanggungjawab di dalam melakukan berbagai macam perbuatan dan tindakan, sekaligus menjaga mulutnya dari pernyataan dan statement yang merugikan orang atau pihak lain.

Karena ia menyadari bahwa ia akan kembali kepada Allah SWT untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya.

Firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah (2): 45-46 “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”.

Orang yang selalu mengerjakan shalat dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, akan memiliki hubungan yang kuat dengan Allah SWT. Aturan dan norma-Nya akan berusaha untuk selalu diimplementasikan dan diwujudkan dalam kehidupan nyata keseharian.

Inilah makna shalat itu salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengingat Allah SWT (zikir kepada-Ku), sebagaimana firman-Nya dalam QS Thaha (20): 14 “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”.

Jika di dalam kenyataan kehidupan sekarang banyak orang yang shalat tetapi tetap mengerjakan kejahatan dan keburukan, seperti korupsi, perzinaan dan perbuatan buruk lainnya, serta tidak mau memerhatikan dan memedulikan orang-orang miskin dan anak-anak yatim, berarti shalatnya belum dilakukan dengan penuh kesungguhan, kerendahan hati dan keikhlasan kepada Allah SWT.

Shalatnya baru sebatas melaksanakan kewajiban semata, belum masuk pada struktur rohani dan kepribadian.

Inilah yang dikecam oleh Allah SWT dalam QS Al-Ma’un (107): 4-7 “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna”.

Semoga kita tetap istiqamah dalam menegakkan shalat dan berusaha untuk mengimplementasikan nilai-nilai shalat dalam kehidupan keseharian. Wallahu A’lam.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/06/12/moagez-perilaku-mushallin

Dahsyatnya Shalat Subuh

Sahabat yang semoga dirahmati Allah Swt, ada seorang bapak telah mendapat surat peringatan dari kantornya karena selalu telat datang ke kantor. Maka untuk menghindari surat peringatan yang berikutnya, ia selalu berusaha bangun pagi agar tidak telat lagi. Lihatlah betapa bapak ini begitu taat dan takut kalau dia datang kesiangan ke kantor karena aturan manusia.

Sekarang pernakah kita berpikir berapa kali kita sering telat bangun pagi untuk shalat subuh berjamaah? Dan pernahkah kita merasa takut akan surat peringatan dan sanksi dari Allah Swt, sebagaimana bapak yang di atas begitu takut terkena sanksi dari atasannya.

Rasulullah saw pernah bersabda, sesungguhnya Shalat Subuh dan dan Sholat Isya’ secara berjamaah di masjid sangat sulit dikerjakan oleh orang-orang yang munafik. Maukah sanksi dan gelar ini melekat pada diri kita? Tentu tidak. Maka marilah kita bangun pagi untuk melaksanakan perintah Allah. Sebagaimana bapak tersebut tidak mau kesiangan karena perintah atasannya.

Allah Swt akan mengubah apa yang terjadi di muka bumi ini dari kegelapan menjadi keadilan, dari kerusakan menuju kebaikan. Semua itu terjadi pada waktu yang mulia, ialah waktu Subuh.

Berhati-hatilah, jangan sampai tertidur pada saat yang mulia ini. Allah Swt akan memberikan jaminan kepada orang yang menjaga salat Subuhnya, yaitu terbebas dari siksa neraka jahanam.

Diriwayatkan dari Ammarah bin Ruwainah ra, ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Tidak akan masuk neraka, orang yang salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam matahari’.” (HR Muslim).

Shalat Subuh merupakan hadiah dari Allah Swt. Hadiah ini tidak diberikan, kecuali kepada orang-orang yang taat lagi bertobat. Hati yang diisi dengan cinta kemaksiatan, bagaimana mungkin akan bangun untuk shalat Shubuh

Orang munafik tidak mengetahui kebaikan yang terkandung dalam shalat Subuh berjamaah di masjid. Sekiranya mereka mengetahui kebaikan yang ada di dalamnya, niscaya mereka akan pergi ke masjid, bagaimanapun kondisinya, seperti sabda Rasulullah saw, ” Maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak.”

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/06/05/mnwkx2-dahsyatnya-shalat-subuh

Wakil Bupati Lombok Barat
SMS CENTER (0877 17 04 1958)
SMS Dari 081907XXXXX

Kepada bapak bupati Lombok Barat yang kami hormati. Saya ingin bertanya, apakah ditaman kota yang baru ini akan diadakan free hotspot. Karena akan berdampak fositip bagi kami para remaja Lobar. sekian trima kasih, dan mohon di pertimbangkan…
Jawaban:

Alhamdulilah ditaman Kota tersedia fasilitas free hotspot dan diharapkan dalam penggunaanya dapat bermanfaat serta berdampak positif. Terima kasih


Dari 0878653XXXXX

Lobar luar biasa terhadap pemekaran desa, tapi pengawasan terhadap kades dan BPD harus kontinyu dilakukan, menurut Bapak apa itu sudah maksimal dan bagaimana mekanismenya?

Selengkapnya


SMS dari 0813140XXXXX

ijin bertnya pak/ibu, sya ingin menanyakan sumber dari halaman link ini: http://lombokbaratkab.go.id/sekilas-lobar/gambaran-umum/iklim-hydrologi/, pada tulisan ini terdapat tabel Topografi Lombok Barat 2010,tpi kok isi nya rata-rata iklim bulanan, terus sumbernya kok BPS, bukan Stasiun Meteorologi Selaparang?
NB: kalo masalah iklim bisa bisa di minta informasi di Stasiun Klimatologi Kediri-NTB,dan kalau mslh cuaca terkini bisa mnt di Stasiun Meteorologi Selaparang.
Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan, wassalam….
sbg tmbhan pak ini ada alamat url Klimatologi Kediri-NTB: http://staklimkediri-ntb.net/home Meteorologi

Jawaban : Berkaitan dengan kiriman melalui webmail  dari bapak Hamdan, berikut kami jelaskan bahwa terjadi kesalahan judul tabel yang seharusnya Iklim dan Hidrologi. Data tersebut kami terima / sadur dari buku Lombok Barat Dalam Angka tahun 2010 yang dikeluarkan oleh BPS Lombok Barat. Terima Kasih atas informasinya


SMS dari 0819331XXXXX

mohon data penduduk sekabupaten lombok barat perkecamatan dipublikasikan jg lewat web ini untuk kepentingan banyak kalangan terutama untuk kepentingan akademisi. terimakasih

Jawaban : Data tersebut telah ada, silakan buka / download di Lombok Barat Dalam Angka ( http://www.lombokbaratkab.go.id/angka/ )


SMS dari 0857169*****

Selamat siang bapak/ibu..Saya dari inspektorat kab. Bekasi jawa barat. Ingin menanyakan nomor telp inspektorat kab. Lombok barat atau yg bisa dihubungi lainnya.. Terima kasih bapak/ibu

Jawaban : Nomer Telp. Kantor inspektorat : (0370) 681030, Informasi dari kantor Inspektorat bahwa Inspektorat bisa melayani tamu setelah bulan April 2012 dikarenakan mempersiapkan HUT Lombok Barat, RKPD dll. Terima Kasih


Arsip SMS
Sistem Informasi
Lobar E-Learning LPSE kab. Lombok Barat Peta Digital kab. Lombok Barat
HUT LOBAR KE 55
C21_0217 C21_0212_01 C21_0207 C21_0203 C21_0199 C21_0198 C21_0197 C21_0196 C21_0193_01 C21_0193 C21_0191 C21_0190 C21_0188 C21_0187 C21_0186
Archives
Harga Kebutuhan Pokok Per 18 Maret 2013. Beras C4 : Rp. 8.000/Kg | Gula Pasir : Rp. 11.000/Kg | Daging Sapi : Rp. 85.000/Kg | Telur Ayam : 1.100/Btr | Selengkapnya >>