Tenaga Honda Dapat Sentuhan Dana Zakat

Giri Menang, Senin 19 Juni 2017 – Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Barat (Lobar), Senin (19/6) melakukan kegiatan pentasharufan (pendistribusian) zakat. Sasaran tasharruf, kali ini menyasar 1.820 orang mustahiqin (penerima). Mereka terdiri atas honorer daerah (Honda), tenaga kontrak, tenaga harian lepas dan petugas kebersihan se-Lobar. Kegiatan berlangsung di Bencingah Agung, kantor Bupati Lobar di Giri Menang-Gerung.

Dalam kegiatan pentasharrtufan zakat ini, nilai dana yang disalurkan mencapai Rp.273 juta. Kegiatan ini bersifat peringanan sebagai subsistem ekonomi keagamaan untuk mempertegas substansi zakat yang sangat terpaut dengan hajat hidup orang.

Renacananya kegiatan serupa akan kembali dilakukan pada akhir Ramadhan mendatang. Sasarannya 122 desa dan 10 kecamatan se Lobar. Kegiatan ini terkait distribusi infaq sadaqah kepada masyarakat fakir miskin, orang jompo, muallaf, bea siswa S1 dan S2 serta 36 lembaga panti asuhan, pengebangan ekonomi mikro dengan jumlah dana mencapa Rp.266,5 juta.

Sebagai gambaran umum, sampai hari ini, di tahun 2017, dana Baznas Lobar yang  sudah tersalurkan sebesar Rp.1.989,550.000 milyar.

Ketua Baznas Lobar, TGH. Muchlis Ibrahim melaporkan, sesuai perintah agama,  amanah Undang-Undang, dan Peraturan Pemerintah, merupakan kewajiban Baznas untuk segera menyalurkan zakat infaq dan sadaqah. Sasarannya sudah terntu kepada para mustahiqin yang berhak menerima.

Kata Mukhlis, jika melihat kondisi sosial ekonomi umat, maka permasalahan ekonomi adalah hal yang cukup krusial bagi kehidupan individu, masyarakat dan negara. Karena itu, zakat hadir dalam Islam, tidak saja mengatur sistem ekonomi, tapi juga sebagai media penyambung rasa, penyambumg kasih sayang antara si kaya dan si miskin. “Kita mengenal kata zakat, sama halnya dengan kita mengenal sholat, cuma sholat terasa lebih akrab,” papar Mukhlis dihadapan Bupati Lobar, Asisten, Staf Ahli, Ketua MUI Lobar TGH. Safwan Hakim serta seluruh mustahiqin.

Lebih lanjut dikatakan pimpinan Ponpes Ishlahudin Kediri ini, zakat baru terasa ramai pada waktu-waktu tertentu, semisal setiap akhir Ramadhan dengan membayar zakat fitrah. Namun Mukhlis tidak ingin mengindar dari perintah Al-Qur’an yang artinya, ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan mensucikan mereka. Inilah salah satu tujuan dari zakat. Tujuan lainnya menurut dia, sebagai kepatuhan kepada Allah SWT serta kesyukuran atas nikmat rizki dari Allah SWT.

Di tempat yang sama, Bupati H.Fauzan Khalid dalam arahannya mengatakan, dalam konteks amal kebaikan, pihaknya sangat salut dan bangga kepada seluruh pengurus Baznas Lobar. Mereka dinilai telah menyusun planning kerja yang di dalamnya terselip keberkahan. Dari amal, zakat, infaq dan sadaqah yang dikumpulkan Baznas Lobar melalui seluruh ASN Lobar diharapkan bemanfaat, dapat digunakan untuk kepentingan kebutuhan hajat para mustahiqin, khususnya honorer, tenaga kontrak dan tenaga lepas ini se-Lobar. “Saya menyampaikan terima kasih kepada ketua Baznas Lobar dan pengurus yang telah membantu kita dalam pengumpulan serta pentasharuffan zakat ini,” kata mantan Ketua KPU NTB ini.

Usai memberikan arahan, secara simbolis bupati memberikan dana zakat kepada sejumlah perwakilan. Untuk Honda diwakili oleh Dedy Suherman. Muhali (tenaga kontrak), Samenah (tenaga harian lepas) dan Baiq Turqiyah (tenaga kebersihan). (LPA/emi/humas).

Fauzan Raih Penghargaan Inspirator 2017

Jakarta, Kamis 15 Juni 2017 – Sesuai dengan yang telah direncanakan, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid hari ini (15/6) menerima anugerah sebagai Kepala Daerah Inspirator Pembangunan Daerah 2017 yang diberikan oleh Pusat Kajian Keuangan Negara (Pusaka Negara).

Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Menteri Dalam Negeri RI Thahjo Kumolo di Hotel Redtop Gambir Jakarta Pusat.

Fauzan bersama 6 Gubernur dan 14 Bupati/ Walikota dinilai oleh lembaga yang juga menerbitkan Majalah Triwulanan Keuangan Negara yang menjadi Media Resmi Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) mempunyai komitmen dan inovasi dalam Pembangunan di 21 tahun konsep Otonomi Daerah diimplementasikan di Republik yang pernah mengembangkan kebijakan sentralistik ini.

Hal yang membanggakan buat warga Nusa Tenggara Barat, Fauzan tidak sendirian dalam menerima anugerah itu. Ia bersama Gubernur NTB TGH. DR. Zainul Madjdi, MA., Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT., dan Walikota Mataram TGH. Akhyar Abduh menjadi Kepala Daerah-Kepala Daerah yang bisa menginspirasi para Kepala Daerah lainnya dalam menghadirkan inovasi pembangunan di daerahnya masing-masing.

Gubernur NTB mampu menginspirasi dengan pendekatan PIN (Percepatan Inovasi dan Nilai Tambah) dalam menggerakkan pembangunan di NTB.

Gubernur yang sudah 2 periode ini memberikan contoh komoditas jagung sebagai role model PIN yang telah berjalan sejak awal kepemimpinannya. Terutama untuk daerah-daerah yang memiliki kontur tanah pertanian yang cocok, Tuan Guru Bajang, panggilan akrab sang gubernur, menekankan komoditas jagung sebagai andalannya dalam memberi nilai tambah bagi para petani.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid sendiri dinilai memiliki terobosan inovatif di bidang perencanaan pembangunan. Dalam 2 tahun kepemimpinannya, ia menggerakkan Center Plan Clinic (CPC) atau pusat klinis perencanaan pembangunan yang membuat pemerintahannya yang sesungguhnya efektif sejak 6 April 2016 ini dinilai sangat transparan, partisipatif, dan akuntabel oleh Pusat Kajian Keuangan Negara.

Dalam testimoni yang ia sampaikan dalam Dialog Publik dan Penyerahan Penghargaan itu, CPC dipastikannya telah mampu menyelaraskan perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan desa dengan perencanaan pembangunan di Kabupaten Lombok Barat.

Bagi Fauzan, keselarasan perencanaan akan melahirkan sinergitas pembangunan yang pada akhirnya akan membuat proses pembangunan selaras dengan seluruh dokumen dan hasil yang ingin dicapai.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Lombok Barat pun memastikan arti dari anugerah yang diterima oleh pimpinannya. “Capaian ini semakin menguatkan konsep money follow program yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Pusat. Di samping itu menjadi penegasan atas penghargaan yang diberikan oleh FITRA beberapa waktu yang lalu,” papar Ahkam menjelaskan.

Bagi Ahkam, dengan pengetatan fiskal yang digadang oleh Pemerintah, CPC akan memudahkan seluruh stakeholder perencana menyusun skala prioritas pembangunan secara lebih terbuka dan partisipatif serta saling pengertian. Hal tersebut yang dianggap mampu menginspirasi Kepala Daerah lainnya.

Hal tersebut relevan dengan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara, Prasetyo, Rabu (14/6) lalu.
“Melalui semangat Nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun Indonesia dari daerah dan pinggiran, Pusat Kajian Keuangan Negara memberikan apresiasi itu sebagai wujud penghargaan agar para kepala daerah terus semangat dalam mengabdi kepada masyarakat,” tambah Prasetyo.

Selain Menteri Dalam Negeri, hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar, Anggota BPK Isma Yatun, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalisa, Rektor IPDN Ermaya Suradinata, serta semua Kepala Daerah penerima anugerah dan beberapa Kepala Daerah undangan lainnya. (Humas Lombok Barat)

FAUZAN: KEBHINEKAAN AKAN INDAH JIKA DIBUNGKUS KEBERSAMAAN

Giri Menang, Minggu 28 Mei 2017 – Meski berada di daerah pegunungan dan terpencil, keberagaman dan keamanan dalam beragama warga Dusun Ganjar Desa Mareje Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tetap menjadi hal yang utama.

Salah satu momen ke-bhinekaan dan keberagaman ini nampak jelas terlihat saat Bupati H. Fauzan Khalid saat menghadiri acara Purna Pugar Vihara Avalokitesvara Dusun Ganjar, Minggu (28/5).

“Ke-Bhineka Tunggal Ikaan merupakan takdir Tuhan Yang Maha Esa. Jika rasa ini ditentang berarti kita melawan kehendak Tuhan. Ke-Bhinekaan akan indah jika dibungkus dengan kebersamaan,” terang bupati di hadapan ratusan umat Budha yang hadir.

Umat Budha di Lobar merupakan mayoritas terbesar ketiga setelah Islam dan Hindu. “Alhamdulillah, umat Budha dan mayoritas Muslim Dusun Ganjar meskipun hidup satu dusun dan desa, mereka tetap hidup damai dan berdampingan. Tidak pernah ada gejolak SARA di tempat ini. Hal itu harus dipertahankan,” sanjungnya.

Di Lobar sendiri saat ini terdapat lima buah Vihara. Empat buah berada di Kecamatan Lembar dan satu buah di Kecamatan Sekotong.

Vihara Avalokitesvara sendiri merupakan salah satu yang terbesar di Desa Mareje. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan ketua pembagunan Adi Saputra. Dikatakanya,  Pembanguan  Vihara Avalokitesvara menelan biaya Rp 1,5 miliar. Dananya berasal dari masyarakat dan para donatur.

“Jumlah umat Budha di dusun Ganjar sensiri sebanyak 180 KK atau 800 jiwa. Seiring perkembangan kapasitas Vihara sebelumnya tidak mampu menampungnya,” tambahnya.

Vihara Avalokitesvara Berdiri pada tahun 1991. Tahun 2012 lalu dilakukan renovasi akibat bencana Gempa Bumi. Seiring perkembangan penganutnya dan daya tampung Vihara tidak memadai maka di tahun 2017 ini dilakukan renovasi lagi,” jelasnya.

Ditempat yang sama Ketua Pengurus  Budhayana Lobar Nasib mengatakan, acara Purna Pugar ini dimaksudkan sebagai bentuk ungkapan rasa  syukur atas telah selesainya pembangunan  Vihara Avalokitesvara.

“Pembagunan ini didasari oleh semangat gotong royong masyarakat sekitar. Tradisi saling mengunjungi ketika hari-hari besar masih terpelihara di tempat ini,” tambahnya.

Hadir juga dalam acara tersebut unsur agama Budha Sangha Agung Indonesia atau organisasi bitsu, Ketua Umum Presidium Pusat Majelis Budaya Indonesia serta masyarakat Budha Lombok Utara dan Kota Mataram. (budi/humas)

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan, Dinas Pdk Lobar Kumpulkan Ratusan Kepala Sekolah

Gerung –  Kominfo. Sebanyak 400 orang Kepala Sekolah Dasar (SD), Kepala UPTD dan Pengawas yang ada di Kabupaten Lombok Barat berkumpul di Ruang Aula Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar), Minggu (23/4).

17917767_1170567726398906_2752146791930249656_oKegiatan yang dibalut dalam bentuk “Silaturahmi” ini digelar untuk membentuk kekompakkan dalam melaksanakan tugas, mengatasi bias-bias di lapangan sehingga tidak terjadi suatu penyimpangan dan mampu menyingkapi kondisi kebanyakan masyarakat belakangan ini yang kurang memiliki wawasan kebangsaan.

Acara yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Lobar ini dihadiri Bupati H. Fauzan Khalid, Kepala Dinas PDK dan Kepala Staf Kodim (KASDIM) 1606/Lobar Mayor Januardi.
“Kepala Sekolah dan yang lainnya perlu mendapatkan ilmu wawasan kebangsaan. Hal ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang sering terjadi. Kita mengetahui bahwa Sekolah Dasar slalu ada disetiap dusun dan Kepala Sekolah SD rata-rata adalah tokoh masyarakat juga. Untuk itu kami mengundang narasumber dari Tentara dengan maksud agar ilmu yang didapat bisa disampaikan kepada murid dan masyarakat,” jelas Hendrayadi.

Sebagai tambahan, Hendrayadi menginformasikan akan adanya kegiatan kemah kepemimpinan usai pembagian raport. “Per-Juli 2017 ini juga akan ada penambahan tunjangan Kesra bagi para Kepala Sekolah SD,” tambahnya diiringi tepukan peserta.

Sementara itu bupati dalam arahannya mengingatkan agar Kepala Sekolah, Kepala UPTD dan pengawas agar meningkatkan solidaritas dan mempertebal kebersamaan untuk majunya pendidikan di Lobar.

Lebih jauh orang nomor satu di Lobar ini mengatakan, Pemkab Lobar sudah memutuskan agar di tahun 2017 ini akan melakukan penambahan sebanyak kurang lebih 1.100 orang tenaga pendukung pendidikan yang terdiri dari 800 orang tenaga pengajar dan 300 orang tenaga administrasi. “Saya juga mengingatkan kepada Pak Kadis agar memperhatikan juga kesejahteraan Kepala UPTD dan tenaga pengawas. Setiap Kecamatan minimal ada satu sekolah rujukan juga harus segera direalisasi,” pungkasnya.

Sebagai narasumber, Kasdim 1606/ Lobar Mayor Januardi mengatakan, saat ini Indonesia dihadapkan pada ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang tidak ringan. “Mulai dari konflik elit yang berkepanjangan, krisis ekonomi, pandangan wawasan kebangsaan dan nasionalme yang rendah, tidak berperannya ideologi sebagai alat pemersatu bangsa dan hancurnya solidaritas. Untuk itu dengan digelarnya silaturahmi ini diharapkan bisa mengurangi dan menghilangkan setiap permasalahan yang ada,” harapnya. Diskominfo/Sumber : fb Humas Protokol Lobar (Budi/humas)

Saling Sanjung Daripada Saling Jatuhkan

Gerung – Kominfo. Lebih baik saling sanjung daripada saling menjatuhkan. Demikian ungkapan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid ketika memberikan sambutan pada acara Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad di Masjid Haya BTN Pemda Kecamatan Gerung, Minggu Malam 23/4.

17991745_1171193826336296_7702095862076669389_oDiingatkan Fauzan untuk terus berbuat kebaikan, baik sesama tetangga maupun teman sekerja.

“Lebih baik saling sanjung daripada saling menjatuhkan,” tegas bupati.

Ditambahkan, menjaga kebersamaan merupakan langkah persatuan antar umat beragama dan melakukan hal-hal yang baik serta membiasakan diri untuk mengamalkan ajaran-ajaran agama.

“Apabila berbuat kebaikan, kebaikan pula yang didapatkan,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan hikmah dari peringatan Isra’ Mi’raj yaitu untuk menyadarkan kita bagaimana pentingnya shalat dalam Islam. Karena peristiwa inilah kita diperintahkan wajib menjalankan shalat. Maka, jangan pernah sekali-kali meninggalkan shalat. Marilah terus berusaha sedapat mungkin untuk mengerjakannya secara berjamaah.

Sementara itu Panitia penyelenggara Sumardin, mengapresiasi Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid atas kehadirannya pada acara yang diselenggarakannya dengan mengucapkan terima kasih.

“Terimakasih pada bupati Lobar yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk bisa hadir dalam kesempatan ini,” ungkapnya.

Dalam peringatan Isra Mi’raj kali ini tampak hadir Kasat Pol PP, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Kominfo, Kabag Pemerintahan, Sekcam Gerung dan Staf Pemkab Lobar yang tinggal di BTN Pemda serta tamu undangan lainnya. Diskominfo/Rasidibragi/Sumber : fb Humas Protokol Lobar (man/humas)

Bangun Umat Beragama Pererat Persaudaraan

Giri Menang – Kominfo. Pembangunan umat beragama dapat benar-benar terlaksana dengan baik bila saling mempererat persaudaraan antar umat beragama. Demikian dikatakan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid ketika memberikan sambutan pada acara peringatan Darma Shanti Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939 di Pura Dalem Giri Suci Banjar Rincung Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung, Sabtu 8/4.

WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.52“Mudah-mudahan pertemuan kali ini bisa mempererat rasa persaudaraan antar umat beragama, terutama bagi umat Hindu sehingga kebersamaan dalam rangka pembangunan umat benar-benar bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya

Dikatakan, Pemahaman arti persaudaraan itu harus dihayati agar kedamaian benar-benar tercipta di dunia ini khususnya di Lombok Barat.

“hikmah semacam ini perlu menjadi penghayatan dan menjadi pemahaman kita semua sehingga kedamaian benar-benar bisa tercipta di dunia ini, khususnya di Kabupaten Lombok Barat yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini”, ungkapnya

Bupati Fauzan yang akrab di panggil Haji Ojan mengudang partisipasi masyarakat Lombok Barat,  khususnya umat Hindu agar terus ikut memberikan yang terbaik bagi daerah, diri, keluarga, orang tua, dan agama serta bangsa dan Negara.

Haji Ojan nampak gembira berbaur bersama puluhan umat Hindu di Pura Dalem, disuguhkan penampilan tarian-tarian  yang dibawakan oleh anak-anak binaan dari Pure Dalem, Banjar Rincung.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua dan jajaran pengurus PHDI Lobar, Para Mangku, Kepala Dinas Kominfo dan masyarakat Banjar Rincung dimaksudkan juga meningkatkan iman dan dharma Umat Hindu. Sumber Berita Humas Lombok Barat

WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.55WhatsApp Image 2017-04-08 at 21.41.49

Gelar Pasar Murah Dengan Tag Line “Ayo Pakai Produk Lombok Barat”

Giri Menang – Kominfo. Dinas Prindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan Pasar Murah dan Lounching Produk Lokal denga tag line Ayo Pakai Produk Lombok Barat. Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat H. Moh. Taufiq membuka pasar murah dan melounching produk lokal Ayo Pakai Produk Lombok Barat di Taman Kota Gerung, Jumat 7/4.

15403843_1152910508164628_2218406416545401084_oPasar murah tersebut didukung oleh 50 distributor seperti Alfamart, Indomart, Hypermart dan lainnya. Sehingga di Sepanjang jalan utama Kantor Bupati tampak ramai dipadati sejumlah stand Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Disperindag Lombok Barat. Tidak hanya menyajikan produksi makanan saja, acara yang dikemas dalam bentuk Pasar Murah itu juga menampilkan kerajinan tangan, kain tenun gumise dan produk unggulan lainnya.

Sekda Moh. Taufiq dalam sambutannya mengapresiasi kegitan pasar murah untuk dilaksanakan di seluruh kecamatan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Disperindag yang telah menyelenggarakan acara ini. Pasar murah ini tidak sekedar hanya seremonial saja tapi harus mampu dilaksanakan di seluruh Kecamatan Se-Kabupaten Lombok Barat,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Disprindag Lombok Barat Agus Gunawan mengatakan, kontribusi Disperindag mengentaskan kemiskinan di Lombok Barat cukup tinggi dengan programnya di industri pengolahan.

“Kegiatan pasar murah ini sebagai strategi kami memberdayakan produsen. Intervensi yang dilakukan pemerintah diantaranya melakukan bimtek, pendampingan, permodalan dan kegiatan branding lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan, terkait infrastruktur pihaknya sudah melakukan lobi ke pusat. Hasilnya, tahun ini akan turun alokasi dari pusat berupa pembangunan pasar bersih.

“Pasar bersih di era Pak Fauzan kita gaungkan agar pasar tradisional kita tingkatkan menjadi pasar bersih,” ujarnya.

Pasar Murah dan Lounching Produk Lokal dirangkai dengan penyerahan bingkisan kepada 20 lebih anak yatim piatu dan dilanjutkan dengan pameran hasil-hasil produk lokal.

Sebelumnya, acara diisi dengan senam bersama yang diikuti sejumlah kepala SKPD dan masyarakat Lombok Barat. Sumber berita Humas Lombok Barat

Lobar Terima Penghargaan PUP

Giri Menang – Kominfo. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menerima Piagam Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota yang konsisten, inovatif dan selaras dalam pencapaian indikator RPJMD Melalui Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang diserahkan langsung Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi di Ballroom Lombok Raya Hotel, Mataram, Kamis 6/4. Sebuah anugerah itu menegaskan Kabupaten Lombok Barat sebagai kabupaten yang mampu mengatasi dan mencegah pernikahan anak di usia dini dengan baik, melalui Gerakan Anti Merariq Kodeq (GAMAQ) merupakan program Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sebagai upaya melindungi anak dari perkawinan usia anak.

17760098_10207483046069352_1702836121214894313_nCara yang ditempuh yaitu dengan melahirkan awiq-awiq atau aturan masyarakat di tingkat desa. Strateginya dengan mengajak para pemuda sebagai inisiator dan penggerak yang kemudian menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak sekolah untuk bersama-sama melakukan perlindungan terhadap anak. Strategi itu dimaksudkan untuk mengakhiri perkawinan usia anak.

Penyerahan anugerah tersebut sebagai rangkaian dari acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB tahun 2017 yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, staf ahli Bapenas, Perwakilan Menteri Dalam Negeri, Anggota DPR RI Dapil NTB DR. Kurtubi, Bupati dan Walikota se-provinsi NTB, kepala Bappeda se-Provinsi NTB, serta tokoh agama dan tokoh Masyarakat. Sumber Berita Humas Lombok Barat

Peserta Diklatpim Paparkan Masalah Desa Cendi Manik dan Batu Putik

Giri Menang – Kominfo. Setelah melakukan penelitian dan study lapangan Peserta Diklat Pemimpin II (Diklatpim II) Aparatur Nasional Angkatan 43 Kelas C menemukan beberapa masalah di Desa Cendi Manik dan Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong. Di Cendi Manik, masalah kamtibmas, resiko bencana alam, rata-rata lama sekolah dan identitas kependudukan. Sementara di Batu Putih, permasalahan percepatan modal dari Dana Desa (DD), pengusulan Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) kepada Kementerian LHK, pengembangan kemitraan industri wisata desa (kampung wisata) dan lainnya.

17807464_1151514828304196_7440904688578829187_oHal itu disampaikan Apik Karyana salah seorang peserta Diklatpim II Aparatur Nasional Angkatan 43 Kelas C tahun 2107 ketika memberikan pemapakan dan laporan visitasi di ruang rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar), Kamis 6/4.

Menanggapi hal tersebut Sekda Lobar H. Moh . Taufiq mengatakan, untuk mengatasi permasalah yang ada Pemda Lobar telah melakukan langkah – langkah antisipasi.

Dijelaskan, di bidang pendidikan telah dilakukan kenaikan tunjangan bagi tenaga kontrak guru. Kemudian dilakukan pelatihan terhadap tenaga  administrasi desa untuk menertibkan pengunaan anggaran desa, pemberdayaan Koperasi yang  sebagian telah mati suri, penggelontoran anggaran  yang mencapai nilai Rp 700 juta untuk  penangulangan bencana alam dan lainnya.

Peserta diklat yang berjumlah 15 orang ini sebelumnya melakukan riset  di dua desa yakni desa Cendi Manik dan Batu Putih Kecamatan Sekotong. Laporan ini nantinya akan dibawa  ke kementerian  terkait untuk ditindak lanjuti dan dicari solusi atas permasalah-permasalahan yang dihadapi.

17833994_1151515154970830_5901017755543698406_oDalam Konsep Visitasi,  para pesrta menganalisa permasalahan yang ada di ke-dua desa dengan cara berbaur langsung dengan masyarakat. Metodenya denga melakukan sarasehan dan turun langsung melihat kondisi  untuk menemukan  akar permasalan. Bidang IKP/Rasidibragi

Bapenda Lobar Luncurkan Bayar PBB secara Online

Gerung – Kominfo. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menghelat kegiatan Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar 4/3.

17760937_1149335638522115_560316143330588365_oPerhelatan tersebut mengingatkan wajib pajak  agar memenuhi kewajibannya membayar dan melaporkan pajaknya kepada negara melalui Bapenda Lobar.  Kegiatan ini tidak saja sekedar memotivasi agar membayar pajak, tapi lebih dari itu sekaligus meluncurkan cara bayar PBB secara online.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid mengatakan pekan Panutan PBB P2 ini merupakan sarana bagi wajib pajak, utamanya para pejabat pemerintah serta publik figur untuk memberi keteladanan dalam menunaikan kewajiban.

Diharapkan dengan keteladanan tersebut dapat menjadi contoh yang baik kepada masyarakat Lobar dalam menunaikan pajak.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat menggugah dan memotivasi wajib pajak untuk sadar membayar PBB lebih awal,” harapnya.

Usai memberikan sambutan, Bupati langsung menerima SPPT 2017 atas nama dirinya.
Mantan Ketua KPU NTB ini, langsung melunasi pajak terhutangnya dengan menggunakan sistem online. Dengan dipandu sejumlah karyawan Bapenda, Bupati sebagai pribadi dinyatakan telah melunasi pajak terhutangnya.

Pembayaran dengan sistem yang sama pun diikuti berikutnya oleh Sekda Lobar, HM.Taufiq dan dilanjutkan oleh para pimpinan SKPD serta masyarakat wajib pajak lainnya yang hadir. Sumber berita Humas Lombok Barat

1 2 3 4 9