Rute Marathon Wow Mekaki Berubah

Rute terbaru yang dipresentasikan oleh Event Organizer (EO) Arcist adalah star di Teluk Mekaki, kemudian berlari menuju Tawun Sekotong Barat, kemudian berbalik lagi ke Teluk Mekaki. “Start dan finisnya di Teluk Mekaki,” ujar Hani, salah seorang anggota EO Arcist.

Rute Wow Mekaki BerubahHani menjelaskan, alasan berubahnya rute ini antara lain di sejumlah titik dari lokasi Tanjung Nyet hingga Tawun terdapat jalan yang rusak akibat longsor. Selain itu penerangan jalan masih minim, padahal startnya sendiri akan dimulai subuh yang masih agak gelap.

Selain itu, lanjut Hani, dengan start di Mekaki, maka ribuan peserta akan bisa menyaksikan indahnya sunrise dari pantai tersebut.

Menanggapi perubahan mendadak yang dilakukan EO ini, Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi terlihat agak kesal. Pasalnya pihak EO melakukan perubahan tersebut tanpa berkoordinasi dengan dirinya selaku penangung jawab kegiatan. Apalagi satu jam sebelumnya Ispan sudah mempresentasikan dengan menggebu-gebu prihal rute ini di hadapan para anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda).

Ispan mengaku sudah memasang 50 spanduk di berbagai tempat dengan tulisan rute yang direncanakan sebelumnya. Pencetakan hingga pemasangan tersebut tentunya menghabiskan sejumlah biaya. Dan sekarang spanduk-spanduk tersebut harus dicabut lagi.

“Saya mohon maaf kepada semua pihak atas miskomunasi ini. Ini adalah kesalahan saya. Saya yang ambil alih tanggung jawab (kesalahan ini),” ujarnya gentle.

Sementara itu Bupati Fauzan Khalid sendiri meski lebih condong ke rute sebelumnya, namun beliau menyerahkan sepenuhnya teknis pelaksanaan kepada penyelenggara.

Sementara itu Sekda H.M. Taufiq memberikan masukan kepada penyelenggara agar jadwal start diundur, dari pukul 05.00 menjadi pukul 05.30 wita. Ini dimaksudkan agar para peserta bisa melaksanakan shalat subuh terlebih dahulu. “Lombok ini adalah pulau seribu masjid. Jadi masalah shalat ini adalah isu yang sensitif,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan shalat ini, Sekda minta agar penyelenggara mempersiapkan segala sesuatunya seperti tempat wudhu dan lokasi shalat subuh. (Afgan)

Menteri Kesehatan Resmikan RSUD Awet Muda Narmada

Giri Menang, Kominfo. Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M meresmikan Rumah Sakit Pratama Awet Muda Narmada, Rabu (29/3) lalu. Menkes menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Lebih jauh Menkes mengatakan Rumah Sakit Pratama Awet Muda ini sudah direncanakan sejak tahun 2012 yang lalu, dimana pada waktu itu direncanakan pembangunan dengan alat kesehatannya diadakan bersamaan, akan tetapi karena ada kendala  bangunan Rumah Sakit Pratama Awet Muda  baru bisa dibangun pada tahun 2016 kemarin.

Menteri Resmikan RSU Awen MudaMenteri yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini sangat bangga melihat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sudah dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat. “Ini artinya kita mencoba untuk membuat masyarakat Hidup Sehat. Untuk itu diperlukan kerjasama anatara Kemenkes dengan Kementerian yang terkait,” jelasnya.

Secara khusus, Menkes berharap agar pelayanan kesehatan primer lebih dikuatkan untuk bisa melaksanakan itu semua. “Tidak cukup kalau kita hanya berdiam diri di puskesmas atau pelayanan kesehatan lainnya dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kita juga perlu untuk mendatangi masyarakat, mendatangai keluarga karena kita semua tahu  unit terkecil keluarga adalah tiang sebuah negara, dimana keluarga baik maka negara pun akan baik,” tegasnya.

Bupati H. Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan pembangunan kesehatan di Lobar terus ada kemajuan dan perbaikan. “Untuk menekan kasus kematian ibu dan bayi, Pemkab Lobar terus bahu-membahu dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku Hidup Sehat. Kami juga sudah melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan juga Gerakan mMasyarakat Sadar Gizi (Germdazi) dengan melibatkan semua unsur baik MUI serta tokoh agama yang ada di Lobar,” jelasnya.

Dengan letak yang strategis di jalur provinsi yang menghubungkan Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram ke kabupaten-kabupaten lainnya, Rumah Sakit yang sudah mulai beroperasi ini sejak 27 Desember 2016 lalu  ini diyakini akan berkembang pesat di kemudian hari, bahkan memungkinkan untuk menjadi salah satu alternatif pusat rujukan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dari aspek pelayanan rujukan, Lombok Barat saat ini memiliki sebuah rumah sakit kelas C yaitu Rumah Sakit Patut Patuh Patju di Gerung dengan 120 tempat tidur sehingga mudah dijangkau oleh penduduk Lombok Barat di wilayah tengah dan selatan. Sedangkan Rumah Sakit Pratama Awet Muda ini akan menjadi sentra rujukan untuk wilayah utara dan timur Kabupaten Lombok Barat karena secara geografis, Kabupaten Lombok Barat dipisahkan oleh wilayah Kota Mataram.

Kedatangan rombongan Kemenkes ini diharapkan  mampu menjadi penyemangat bagi Pemkab Lobar menaikkan kelas Rumah Sakit ke tingkat lebih tinggi. Di triwulan II tahun 2017 nanti pihak Rumah Sakit direncanakan melaksanakan studi kelayakan untuk kenaikan kelas Rumah Sakit Kelas C.  Namun, cita-cita ini membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai baik berupa peralatan medis dan non medis, prasarana penunjang dan yang sangat penting adalah pemenuhan Sumber Daya Manusia khususnya dokter spesialis. Oleh karena itu ke depannya diharapkan banyak dokter spesialis yang akan berminat mengabdikan dirinya di Kabupaten Lombok Barat khususnya di Rumah Sakit Awet Muda ini. (romi/humas)

Bupati Lobar Lepas Peserta Sepeda Santai

 

Giri Menang, Dalam rangka memeriahkan HUT Lombok Baarat ke-59, Bupati Lombok Barat (Lobar) melepas ratusan peserta funbike (sepeda sehat) yang diadakan Dinas Kesehatan Lobar di RSUD Awet Muda Narmada, Jum’at (31/3). Selain peserta umum, tampak hadir Sekretaris Daerah H.M. Taufiq, Asisten, Kepala SKPD, perwakilan dari Dinas Kesehatan propinsi NTB, dan seluruh Puskesmas se-Lombok Barat mengikuti lomba sekaligus mempromosikan RSUD Awet Muda Narmada yang baru diresmikan Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu.

WhatsApp-Image-2017-03-31-at-1.03.14-PM-800x445Para peserta mengitari rute sejauh 18 km yang dimulai dari RSUD Awet Muda  Narmada menuju pasar Narmada kemudian ke arah Batu Kantar Desa. Selanjutnya rute dilanjutkan menuju Desa Suranadi lalu menuju Desa Selat, kemudian ke arah nyurlembang dan finish kembali di RSUD Awet Muda Narmada.

Kepala Dinas Kesehatan H. Rachman Sahnan Putra mengatakan kegiatan funbike merupakan kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Lombok Barat. “Untuk tahun ini funbike tetap menggaungkan tema Ayo Lanjutkan Berprestasi,” jelasnya.

Melalui sepeda santai ini Rachman mengajak masyarakat untuk terus berprestasi di bidang kesehatan yakni menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat. “Pertama, banyak makan sayur dan buah. Kedua, melakukan gerakan fisik secara berkala, dan melakukan cek kesehatan secara berkala juga,” katanya dengan semangat.

Acara yang juga didukung Dinas Kesehatan Provinsi NTB, RSUD Tripat Gerung, TP-PKK Lombok Barat, Astra Motor, Bank Bukopin dan Telkomsel menyiapkan hadiah utama berupa satu buah sepeda motor, 3 buah kompor gas, 2 buah HP, 2 Kipas angin, dan hadiah menarik lainnya.

sepeda santai rsud awet mudaBupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam kesempatan itu mengatakan, sepeda sehat merupakan cara untuk mensosialisasikan hidup sehat. Selain itu bupati juga mengundang seluruh masyarakat Lombok Barat untuk mengikuti event-event yang tidak kalah seru dalam memeriahkan HUT Lobar ke-59. Rencananya 9 april mendatang akan diselenggarakan jalan sehat di Kecamatan Gunungsari  dan forest trekking di sekotong pada tanggal 12 april. “Hidup sehat merupakan kebutuhan kita semua, hidup sehat tidak tergantung pada jumlah materi yang kita dapatkan. Namun hidup sehat itu tergantung pada pola hidup sederhana dan kebiasaan yang kita lakukan, paparnya menutup sambutan,” tutupnya. (dedy/humas)

Bupati Lobar Wisuda Mahasiswa Akademi Paradigta

Giri Menang, Kominfo. Untuk menjadikan perempuan yang hebat dan mampu menjadikan desanya menjadi desa yang berdaulat dan berkembang, Lembaga Akademi Paradigta mewisuda 84 orang peserta didiknya di aula Kantor Bupati Lombok Barat ( Lobar ), Rabu (29/3).

Bupati Lobar Wisuda Akademi paradigtaPara wisudawan berasal dari empat kecamatan yaitu Kecamatan Gerung, Lingsar, Kuripan dan Narmada. Mereka adalah wakil-wakil perempuan yang disaring dan menjadi wakil dari desanya.

Akademi Paradigta sendiri merupakan salah satu program yang dikembangkan Lembaga Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga ( PEKKA ) yang bekerjasama dengan Pemerintah Australia dan Kementrian Desa Dan Pengembangan Daerah Tertinggal.

Akademi Paradigta dibentuk dengan tujuan untuk menyedikan ruang pembelajaran bagi perempuan dengan harapan, setelah lulus mereka mampu mengembangkan potensi kepemimpinan perempuan agar dapat terlibat aktif dalam proses pemberdayaan di wilayahnya.

“Peserta didik kami merupakan perempuan-perempuan yang berusia antara 25 sampai dengan 55 tahun. Kurikulum yang kami gunakan adalah program pendidikan satu tahun. Untuk metode pembelajaran sangat fleksibel dengan satu sampai tiga kali pertemuan dalam seminggu. Jam belajar sangat disesuaikan dengan keadaan setempat dengan 40 kali di kelas dan 25 kali praktik lapangan. Anak didik kami kebanyakan ibu – ibu rumah tangga,” terang Siti Zamraini, koordinator Akademi Paradigta NTB sebelum acara dimulai.

Lembaga Akademi Paradigta telah terbentuk Dua tahun yang lalu dan dalam penerapan proses pendidikannya mengutumakan kekritisan berbasis kehidupan nyata sehari-hari perempuan. Pendekatan dan metodologi pendidikannya mengutamakan dialog dan refleksi.

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Hj. Kodar mewakili Direktur PEKKA nasional dalam sambutanya diacara tersebut. Dikatakanya meski baru berusia dua tahun, Akademi Paradigta telah mampu mencetak 470 kader perempuan desa dari 20 Kecamatan di Tujuh wilayah Indonesia.

“Kami mengharap dengan adanya lembaga pendidikan ini menjadi alternative bagi lintas generasi untuk belajar sehingga ilmunya bisa dimanfaatkan di desa masing- masing,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sangat berharap agar program ini terus berjalan. “Jangan sampai putus di tengah jalan. Pemerintah daerah akan terus mendukung. Kami harap lembaga pendidikan ini menjadi lembaga pendidikan formal yang setara dengan D1,” pungkasnya. Humas Lobar/budi

Lobar Dikunjungi Pemkab Bojonegoro

Giri Menang, Kominfo. Kabupaten Lombok Barat (Lobar), sepertinya tak habis-habisnya dikunjungi sebagai sasaran penelitian dan studi lapangan. Belum sepekan daerah ini telah dikunjungi oleh Pemprov Banten. Hari ini, Rabu (29/3), daerah yang dikenal dengan motto Patut Patuh Patju ini, kembali dikunjungi oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Lobar dikunjungi Pemkab Bojonegoro1Kunjungan ini untuk keperluan yang sama yakni Benchmarking Best Practice dalam rangka praktek perbandingan pada Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim) Tingkat IV angkatan 129 Kabupaten Bojonegoro-Jatim.

Pimpinan rombongan Diklatpim Drs. EC. Susantoso, M.Si berharap, peserta diklatpim sebanyak 47 orang dapat belajar dari Pemkab Lobar untuk mengoptimalkan potensi daerahnya seusai Diklatpim. “Kami yang 47 orang ini sebagai pelaku utamanya,” terang Susantoso.

Selain itu dia berharap dalam melaksanakan tugas, peserta nantinya berkesempatan mendapatkan informasi sesuai lokus masing-masing untuk mengidentifikasi kebutuhan.
Ada tiga lokus sasaran, yaitu Pariwisata, Pendidikan dan Kesehatan.

Pihak Pemkab Lobar sendiri, sesuai lokus yang dibutuhkan, sudah siap untuk memberikan informasi yang dibutuhkan dari SKPD bersangkutan.

Ditempat yang sama, Bupati Lobar melalui Kepala BKD PSDM Lobar, H.Ahdiat Subiantoro, SH mengakui bahwa banyak kemiripan antara Lobar dengan Bojonegoro. Menurutnya itu yang menjadi alasan mengapa Lobar sering dikunjungi oleh pihak Kabupaten Bojonegoro, baik oleh DPRD maupun Pemerintah.

“Kami juga pernah dikunjungi oleh Forum Komunitas Intelejen di Kominda maupun juga oleh Forkompimda,” jelas Ahdiat.

Setelah usai memberikan arahan dan pertukaran cenderamata, tanpa ada sesi dialog peserta langsung menuju lokasi lokus sesuai porsi masing-masing peserta. Humas Lobar/L.Pangkat Ali

 

Semarak HUT Lobar ke 59 Melalui Dialog Intraktif di Lombok Tv

Mataram – Diskominfo. Dialog Interaktif semarak HUT ke 59 Kabupaten Lombok Barat yang dipasilitasi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo dan Statistik)Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan di Studio Lombok TV, Kamis (16/3). Dialog yang disiarkan secara langsung oleh tersebut menghadirkan nara sumber Ketua Panitia HUT 59 Kabupaten Lombok Barat H. Halawi Mustafa yang juga Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi, M.Ed, Firdaos dan Akbar dari Even Organizer (EO) Wao Mekaki.

Dipandu Moderator Nurhana Sashafiz dari Lombok TV tersebut, Ketua Panitia HUT ke 59 tahun 2017 Kabupaten Lombok Barat, Halawi Mustafa menjelaskan,  Sebanyak 53 kegiatan mata lomba maupun kegiatan lainnya digelar menyemarakkan HUT Kabupaten Lobar 2017 ini.  Kegiatan sudah diawali dengan pendistribusian zakat, infaq dan sedekah pada 1 Maret 2017 lalu. Rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan Lomba Keuangan SKPD pada 17 April 2017 mendatang.

Dijelaskan Halawi, dalam usia 59 tahun kabupaten yang bermoto Patut Patuh Patju ini sudah banyak meraih prestasi baik di tingkat provinsi, regional, nasional bahkan internasional. Dalam dua tahun terakhir ini sudah banyak raihan prestasi yang diukir Lombok Barat sebagai wujud dan kiprah daerah dalam membangun dan mensejahterakan masyarakatnya ke arah yang lebih baik. Berbagai kegiatan yang dilakukan semata-mata untuk lebih menggaungkan HUT Lombok Barat ke seluruh masyarakat.  “Dan yang terakhir Lombok Barat berhasil meraih penghargaan ada level tiga nasional dalam bidang Sistem Pengendalian Informasi Daerah (SPIP) diantara 7 kabupaten di Indonesia yang berhak mendapatkan penghargaan serupa,” jelas Halawi bersemangat.

Dari sisi sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mensukseskan HUT Lobar dengan berbagai kegiatan ini Halawi menambahkan, Panitia HUT Lobar mendukung penuh berbagai kegiatan dengan menyediakan infrastrukturnya yg menjadi kebutuhan dasar bagi pelakanaan sudah dibenahi secara menyeluruh. “Kami tidak ingin kehilangan moment seperti menampilkan kuliner, seni, kerajinan dan sebagainya, bazar, kesehatan, kemanan dan kenyamanan sampai ke tingkat desa/dusun,” ujarnya.

Halawi mengingatkan, bahwa dari berbagai kegiatan HUT Lobar tersebut nantinya diharapkan ada  output dan outcome dari kegiatan ini. “Contohnya dari para peserta lari Marathon Mekaki bisa ditemukan dan langsung dibina bibit-bibit berbakat untuk lebih banyak berprestasi dan bisa mengharumkan nama daerah ke tingkat regional, nasional bahkan internasional. Tentun moment ini tak kitab sia-siakan,” ujarnya.

Dari rangkaian kegiatan HUT 59 Lombok Barat ini yang paling menarik dan dipastikan menyedot perhatian masyarakat Lombok Barat ataupun dari masyarakat luar Lobar yakni digelarnya Event Waw Mekaki Marathon 2017 dengan route Tembowong-Pelangan-Mekaki.

Tentu yang paling memberikan multiplayer efeck dari kegiatan Wao Mekaki Marathon ini publikasi dan promosi destinasi wisata Lombok Barat.  Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi yang tampil dengan gaya khasnya menjelaskan, dari sisi pariwisata dengan segala potensi yang dimiiki Lobar terutama di wilayah Sekotong, apalagi dengan digelarnya event marathon ini diharapkan gaung Lobar dalam pengembangan pariwisata akan semakin terangkat. Terlebih saat ini Lobar menjadi pilot projeck Sustainable Torizm Advistroy (Pengamatan Pariwisata Berkelanjutan) dunia yang sebelumnya menyandang predikat Suistanabel Tourism Developmen (STD), dimana di Indonesia terdapat 3 daerah yang menyandang predikat ini yakni Lombok Barat, Sleman dan Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat. Artinya selama ini Lobar telah mendisain pembangunan pengembangan kepariwisataan melalui Under Right Track ( di jalan yang benar) dengan standar-standar internasional.

Mantan Kadis. Dikbupora Lobar ini menambahkan, salah satu program promosi pariwisata Lobar yakni melalui momentum Marathon Mekaki yang dikaitkan dengan HUT Lobar 2017. Sebelumnya mulai dari 16 April 2017 diawali dengan promosi pariwisata dengan pelaksanaan Event Lombok Barat Advanture yang kedua kalinya. Sebelum Marathon Mekaki ini juga diselenggarakan adakan pestival pesona Lobar starnya di Bundaran Giri Menang-Square Lobar yang menjadi icon Lobar. “Saat itu nanti kita akan tampilkan berbagai macam industri kreatif masyarakat Lobar. Kabupaten/kota lainnya juga akan diundang untuk turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Dengan berbagai event pariwisata yang kita gelar ini diharapkan nanti denyut pariwisata Lobar akan semakin dikenal da angka kunjungan wisatawan juga semakin meningkat,” ujarnya.

Moderator yang menyinggung hal ini, Firdaos dari EO Wao Mekaki Marathon menjelaskan, dipilihnya Mekaki, karena keindahan Pantai Mekaki yang luar biasa saat dilihat dari atas bukit menuju ke Pantai Mekaki. “Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa panorama alam Indonesia khususnya panorama Sekotong termasuk di Teluk Mekaki ini tak kalah hebatnya dengan keindahanyang dimiliki daerah lainnya. Hanya saja kita akui selama ini kurang diekplore atau dipublikasikan,” aku Firdaos.

Firdaos menambahkan, event Hari Ulang Tahun Lombok Barat 2017 ini digagasnya sebagai bentuk moment yang paling pas untuk mempromosikan pariwisata Lombok Barat utamanya di bagian selatan dengan menggelar Lomba Marathon Mekaki 2017.

Tidak itu saja papar Firdaos, setelah melaui diskusi panjang dan menilik beragai lomba marathon yang biasanya menelusuri daratan dan pegunungan, gelaran lomba marathon di Mekaki ini terbilang unik karena lintasan lomba menyusuri garis sepadan pantai hingga fhinis di Yteluk Mekaki. “Secara kebetulan kegiatan ini bertepatan dengan semarak HUT Lobar ke 59 kita pastikan pelaksanaannya akhir Aril 2017 mendatang,” jelasnya. (her/Diskominfo).

 

40 Persen Koperasi di Lobar Mati Suri

Gerung – Kominfo.  Sekda Lobar, Ir.H.Moh.Taufiq menyatakan, Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kegiatan rutin sebuah koperasi. Sekda menyebut, menurut data yang ada, jumlah koperas di Lobar mencapai 502 unit. Dari jumlah ini, 60 persennya yang aktif. “Berarti 40 persennya mati suri atau sudah meninggal,” jelasnya dihadapan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lobar, Pengurus dan Pengawas KPRI Tripat Lobar, perwakilan Tamimi Tour and Travel-Surabaya serta seluruh anggota KPRI Tripat pada RAT KPRI Tripat (9/3).Umroh5

Masih menyinggung soal jumlah koperasi, Taufiq menjelaskan, dari 502 koperasi dikurangai 40 persen, berarti ada sekitar 282 unit koperasi yang masih aktif. Ini berdasrkan defidensi yang dilakukan Dinas Koperasi Lobar. Dari 282 unit ini, lanjut Sekda, yang melakukan RAT sampai saat ini masih di bawah 20 persen. “Salah satunya adalah koperasi pegawai Patut Patuh Patju ini,” jelasnya.
Terhadap hal ini, sekda memberikan apresiasi kepada pengurus yang telah melakukan RAT. Namun sekda sedikit mengkritisi angota yang hadir tidak sebanyak jumlah anggota yang telah disebutkan sebelumnya. Kendati demikian, sekda tetap mengapresiasi, terutama kepada pengurus koperasi yang telah memberikan hadiah umroh.Umtroh4

Acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Patut Patuh Patju (KPRI Tripat) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) berlangsung semarak. Seluruh anggota yang didominasi PNS, Kamis (9/3) memadati Aula Utama Kantor Bupati tempat berlangsungnya kegiatan RAT tersebut.
Kehadiran seluruh anggota, selain termotivasi karena informasi Sisa Hasil Usaha (SHU), tapi juga menunggu detik-detik pencabutan door prize. Tidak tanggung-tanggung, pengurus menyiapkan grand door prize berupa umroh bagi satu orang anggota yang beruntung. Selain umroh, pengurus juga telah menyiapkan sejumlah door prize menarik lainnya.Umroh3
Sebelumnya, pengurus melaporkan, perkembangan Koperasi Tripat Kab.Lobar mengalami peningkatan. Perkembangan anggota sampai tahun buku 2016 mencapai 1.021 orang. Demikian pula pada unit Simpan Pinjam dinilai cukup baik. Dana yang telah bergulir kepada anggota mencapai Rp.1.522.100.000. Nilai ini meningkat sebesar 1,74 persen atau sebesar Rp.26.100.000 dibanding tahun 2015.
Lain hal dengan unit Usaha Pertokoan. Unit ini mengalami penurunan. Tahun buku 2016, penjualan Barang dan Jasa mencapai Rp.22.819.819.350. Mengalami penurunan sebesar Rp. 17.397.375.000 atau menurun sebesar 7,21 persen. “Penurunan ini dimungkinkan karena ada anggota yang pindah dan pensiun,” papar Ketua pengawas KPRI Tripat Lobar, DR. H.Baehaqi, S.Si, M.Pd, MM. Bidang permodalan. Pengurus memiliki modal sebesar Rp.2.397.946.585.000. Ini bersumber dari utang lancar dan equitas. (L.Pangkat Ali/Humas/Diskominfo)

Rizki Umroh Bagi Ismayati

Giri Menang – Kominfo.  Jodoh dan ajal tidak ada yang tahu pasti, kapan dia datang. Hal itu sesungguhnya, benar-benar kehendak Alah SWT. Kali ini, rahasia Allah berupa hikmah rizki, berpaling pada Ismayati (30 tahun).PNS pada bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Lombok Barat (Lobar) ini, tanpa dinyana, namanya keluar dan berhak atas hadiah Umroh. “Alhamdulillah Ya Allah, saya dapat hadiah Umroh,” demikian Ismayati mensyukuri nikmat rizki yang baru saja datang dari sang Khalik.Umroh6

Begitu mendengar namanya disebut, tampak wajahnya masih dihiasi suka cita, haru dan bangga. Tanpa sadar, kemudian sesaat diusapnya cairan bening yang perlahan menetes disela-sela matanya. Ternyata dia menangis penuh haru. Pasalnya ia tak menyangka, namanya keluar sebagai pemenang grand prize pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Patut Patuh Patju (KPRI Tripat) Lobar belum lama ini.Umroh5
Sebelum pengundian door prize, Ismayati duduk dibangku deretan paling timur baris kedua. Sebagaimana anggota KPRI yang lain, ibu muda kelahiran Kembang Kerang-Lombok Tengah ini, baru saja selesai menyimak arahan pengurus KPRI dan Sekda Lobar HM.Taufiq.
Tiba-tiba saja, panitia mengumumkan agenda pengundian door prize. Memang, agenda ini yang menjadi motivasi anggota. Namun bagi Ismayati, semua agenda ini dibiarkan berlalu begitu saja. Bagi dia, momen itu dirasa tidak ada yang istimewa. Karena sama seperti RAT tahun sebelumnya, dia hanya hadir karena undangan pengurus, juga haknya sebagai anggota KPRI untuk mengetahui berapa besar nominal asetnya pada koperasi.Umroh3
Undian pencabutan door prize sudah mulai. Panitia sengaja mengawalinya dengan pencabutan grand prize berupa hadiah umroh. Begitu lotere keluar, ternyata yang keluar adalah nomer 164.

“Nomer seratus enam pulu empat,” sebut salah satu panitia. Begitu nomor disebut, tidak ada anggota yang maju, karena memang tidak ada yang tahu persis berapa nomor atas nama dirinya. Nomor ini memang panitia mengambilnya dari nomor kehadiran anggota.
Sekali lagi panitia sibuk mencari nomor absen kehadiran anggota. Nomer 164 ternyata jatuh atas nama Ismayati, karyawati pada bagian Ekonomi Setda Lobar. “Nomer seratus enam puluh empat, atas nama Ismayati,” panitia mengumumkan.Umtroh4

Seketika itu, wajah Ismayati pucat paci. Dirinya tidak menyangka kalau namanya keluar sebagai pemenang. Tapi dia masih tetap duduk termangu, bertanya dalam hati, apakah benar namanya yang disebut panitia. Ternyata, istri dari Bambang Sugianto ini tidak sedang bermimpi. “Silahkan maju atas nama Ismayati karyawan bagian Ekonomi,” sekali lagi panitia mengumumkan dengan pengeras suara.
Mendengar namanya disebut, seakan tak percaya, Ismayati langsung bangkit. puluhan bahkan ratusan mata tertuju padanya. Tepuk tangan seluruh hadirin menggema di Aula Kantor Bupati di Giri Menang-Gerung, Kamis (9/3) lalu.Umroh2
Sesaat setelah anugerah umroh diterima, mata Ismayati masih berkaca-kaca. Seketika itu pula, tanpa sadar, butiran bening menetes dikedua belah pipinya. Disekanya butiran benaing itu dengan tangannya. “Selamat, Anda berhak mendapat hadiah umroh,” seorang perwakilan dari Tamimi Wisata Umroh dan Haji Tour memberikan paket umroh bagi Ismayati.
Setelah menerima paket, baru Ismayati benar-benar yakin. Dirinyalah yang berhak menerima pemberian Allah ini. Rizki berupa paket umroh, diberikan atas kerja sama KPRI Tripat Lobar dengan Tamimi Tour and Travel-Surabaya. (L.Pangkat Ali/Humas/Diskominfo)

610_3449-300x181Giri Menang – Kominfo. Bupati Lombok Barat (Lobar), H.Fauzan Khalid melantik 10 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) setingkat eselon II untuk 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lowong di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat Giri Menang Gerung, Selasa 7/3.

Ke 10 PTP tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Lobar No.202/820/46/BKD PSDM/2017 yaitu Sekretaris DPRD Lobar H. Isnanto Karyawan,SP,  Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Drs.M.Hendrayadi,  Kepala Dinas Sosial  Drg.Ni Made Ambaryati, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Ir. I Made Arthadana, Kepala Dinas Pertanian Ir. H.Muhur Zokhri,  Kepala Badan Kesbangpol           H. Muh.Fajar Taufiq, Kepala Sat Pol PP Mahnam, SSTP, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan   Drs.H.Muh.Yamil, MA, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Drs. Fauzan Husniady, MM dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abdul Manan, S.Sos.

610_3420-300x200 610_3431-300x186 610_3467-300x200Ke 10 pejabat PTP itu dilantik setelah dinyatakan lulus oleh TIM Panitia Seleksi (Pansel) beberapa minggu lalu.

Bupati Fauzan Khalid dalam arahannya mengatakan berat mengambil keputusan setelah hasil seleksi Pansel diumumkan. Mereka yang lulus tersebut semuanya bernilai baik.

“Kalau boleh tiga orang menjabat satu SKPD maka saya pilih ketiganya, karena semuanya baik tetapi harus SKPD dipimpin oleh satu orang saja,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap, para pejabat PTP yang baru saja dilantik, bisa melanjutkan amanah yang sudah diberikan sesuai undang-undang dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari pejabat PTP. Lebih lanjut diharapkan Fauzan, para PPTP ini ke depan akan memberikan tambahan prestasi dan kebanggaan bagi pemerintah Lobar.

Bupati Fauzan mengingatkan diiantara SKPD yang dilantik hari ini, masuk dalam hitungan SKPD yang belum mencapai target. Karenanya diminta untuk mengejar bahkan dapat melampaui target SPJMD. “Saya berharap target RPJMD yang belum mencapai target supaya bisa dikejar, bahkan bisa melampui harapan kita,” tegasnya. (kominfo/Rasidibaragi)

Kejuaraan Volly Ball Bupati Cup Se Pulau Lombok Rangkaian HUT Ke-59 Lobar

Giri Menang – Kominfo. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kabupaten Lombok Barat ( Lobar ) ke 59. PBVSI lobar untuk ketiga kalinya kembali menggelar kejuaran Bola Voley Bupati Cup se – pulau Lombok.

Acara yang berlangsung di Taman kota Gerung ini dibuka langsung Bupati Lobar H. Fauzan Khalid Selasa (7/3 ).
Kejuaran Bola Voley ini akan berlangsung selama 42 hari dari tanggal 7 Maret sampai dengan15 April. Kejuataan ini diikuti 23 tim terdiri dari 15 tim putra dan 8 tim putri.Bola Voley1

Dalam arahan singkatnya Bupati Lobar H. Fauzan khalid berpesan, Kejuaran ini bukan pada mencari menang dan kalah akan tetapi agar para peserta lebih mengedepankan dan menjunjung sportivitas dalam bertanding. “Kami harapkan dari kejuaraan ini akan muncul bibit – bibit atlet berbakat dari lobar  yang bisa mengharumkan Lobar baik di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Sementara itu ketua panitia,  I Made Arthadana mengatakan, kejuaraan Bola Voly Bupati Cup 2017 ini tidak hanya di ikuti oleh tim dari Lombok saja tetapi diikuti oleh tim – tim dari  pulau sumbawa.Bola4
” Tim Bola Voli Lobar di tahun 2016 kemarin telah berhasil menjadi juara Pertama pada Pekan olah raga tingkat Provinsi. Di harapkan ajang ini mampu dijadikan sebagai sarana mengasah kemampuan tim Lobar agar bisa mempertahankan gelarnya di tahun 2018 mendatang,” jelasnya.( Budi/Humas/Diskpominfo)

1 2 3 4 5 8