TINGKATKAN PELAYANAN, BAPPENDA LOBAR GANDENG PT. POS INDONESIA

Giri Menang, Rabu 27 Desember 2017 – Untuk memaksimalkan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Pedesaan dan Perkotaan (PBB-PP), Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Lombok Barat menggandeng PT. Pos Indonesia Mataram sebagai mitranya.

Hal itu ditandai dengan penandatangan MoU oleh Kepala Bappenda Lobar, Hj. Lale Prayatni dan pihak PT. Pos Indonesia Mataram dalam acara Gebyar PBB-P2 di Kantor Camat Batulayar, Rabu (27/12).

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid berharap, melalui kerjasama tersebut mampu memudahkan pembayaran PBB sehingga capaian yang diperoleh lebih besar.

Dikatakannya, Pemkab Lobar rencananya juga akan menaikkan PBB di tahun mendatang. Namun, kenaikan tersebut tidak diberlakukan bagi masyarakat menengah ke bawah.

Kepala PT. Pos Indonesia Regional VIII Denpasar, Ibu Helly Siti Halimah yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan, siap membantu Pemkab Lobar melalui Bappenda melayani masyarakat untuk membayar PBB secara online.

“Dan jika semua berjalan dan sukses maka kedepannya kita harapakan agar hubungan antara Pemkab Lobar dengan PT. Pos Indonesia dalam hal pembayaran PBB lebih erat lagi,” harapanya.

Sementara itu, Kepala Bappenda Provinsi NTB, H. Iswandi mengaku sangat mengapresiasi komitmen Pemkab Lobar yang sudah mampu memenuhi pajak kendaraan bermotornya.

“Di tahun 2017, meskipun masih ada tunggakan sekitar 30 persen, namun dari capaian yang sudah Lobar dapat lebih dari 7 milliar. Dan itu akan dikembalikan untuk Lobar. Mudah-mudahan tunggakan bisa dikurangi 10-15 % di tahun depan,” katanya.

Untuk mengapresiasi kinerja para petugas, Bappenda Lobar juga memberikan pengharagaan kepada pihak kecamatan, BKP kecamatan, desa, dusun serta petugas teladan raihan PBB tahun 2017.

Ada lima kecamatan yang telah berhasil mencapai target PBB terbaik, yakni Kecamatan Gerung, Batulayar, Kuripan, Gunungsari dan Kediri. Sedangkan raihan terbaik pembayaran PBB di tingkat BKP Kecamatan diraih kembali oleh Gerung, kemudian Batulayar, Kuripan, Gunungsari dan Narmada. Untuk tingkat desa terbaik yaitu Desa Sesaot, Jeringo, Gelangsar, Kuripan Timur, Buwun Sejati, Sembung, Banyumulek, Mekarsari, Selat dan Penimbung. Peringkat terbaik di tingkat dusun diraih oleh Dusun Temas Lestari Desa Sesaot, Dusun Jeringo Desa Jeringo dan Dusun Geripak Desa Gelangsar. (dedy/humas)

Fauzan : Pemberdayaan Perempuan Mampu Turunkan Tingkat Kemiskinan

Giri Menang, Rabu 27 Desember 2017 – Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid dalam Peringatan Hari Ibu ke-89 tahun 2017, menekankan agar semua program di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melibatkan perempuan sebagai langkah peningkatan pemberdayaan perempuan. Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017 kali ini mengambil tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (27/12).

Lebih lanjut Fauzan mengatakan, perempuan Lombok Barat saat ini sudah diberdayakan dengan cukup baik. “Sekarang perempuan Lombok Barat sudah berdaya dan ini harus kita tingkatkan. Bahkan, program-program OPD, organisasi kemasyarakatan dan organisasi perempuan itu arahnya bagaimana agar perempuan Lombok Barat terus berdaya dan dapat ditingkatkan keberdayaannya. Itulah makna dari Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya,” jelasnya.

Menyinggung soal tingkat kemiskinan, Fauzan berkeyakinan kontribusi perempuan sangat penting sebagai solusi isu strategis tersebut. Melalui pemberdayaan Usaha Kecil Mikro dan Menengah di sektor pertanian, perikanan maupun perdagangan oleh instansi terkait diyakini mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depannya, salah satu program prioritas bagaimana mengakselerasi penurunan tingkat kemiskinan. Kalau ibu-ibu kita mengintervensi langsung, saya yakin kemungkinan berhasilnya lebih besar. Begitu juga dengan peningkatan IPM kita,” ujar bupati.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lombok Barat, Hj. Sukerniati dalam kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Ibu bukan hanya kegiatan seremonial saja, namun banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi wanita untuk mengisi pembangunan perempuan di Lombok Barat.

Misalnya, Tim Penggerak PKK di mana dengan kerja kerasnya mampu menorehkan prestasi nasional sebagai juara I Lomba Tertib Administrasi PKK Desa tingkat Nasional melalui PKK Desa Montong Are.

“Ini menjadi kebanggaan kita bersama sebagai warga Lombok Barat dengan semangat Lanjutkan Berprestasi,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada juara Lomba Tertib Administrasi, Hatinya PKK, PHBS dan LBS tingkat Kabupaten. Sebagai penutup, Bupati H. Fauzan Khalid didampingi Ketua TP-PKK Lobar Hj. Khairatun, Ketua DPRD Lobar Hj. Sumiatun dan Ketua DWP Hj. Sukerniati melakukan pemotongan tumpeng. (romi/humas)

Fauzan : Hindari Galau Dengan Hal Positif

Giri Menang, Selasa 26 Desember 2017 – Semakin berkembangnya zaman, perjuangan dalam kehidupan pun akan semakin keras. Jika seseorang tidak mampu menghadapi kerasnya kehidupan maka ia akan tergerus dengan kerasnya dunia yang semakin menjadi-jadi.

Melihat fenomena tersebut, Ustadzah Nurul Adha melalui Yayasan Lingkar Insan Mulia menggelar kegiatan pembinaan terhadap pemuda dan pelajar se-Lombok Barat, Selasa (26/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Ruang Sidang DPRD Lombok Barat (Lobar) ini diikuti sekitar 200 pemuda dan pelajar serta menghadirkan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, anggota DPRD Lobar H. Wahid Syahril, kalangan ulama Ustadz Ahmad Mujahidin, Pemuda Berprestasi Malang Fathan Rashish sebagai narasumber.

“Kami harapkan dengan mendengarkan arahan para narasumber ini, para peserta dapat membuka wawasan sehingga mereka mampu menentukan jalan hidupnya kedepan,” terang Ustadzah Nurul Adha.

Ditambahkannya, dengan mengusung tema “Pemuda dan Pelajar Keren Tanpa Galau” diharapkan pemuda Lombok Barat menjadi kuat dan beriman dalam menghadapi kehidupan serta lebih optimis dalam menghadapi hidup saat ini.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam pemaparanya mengingatkan para pemuda harus mampu membentengi diri dengan hal-hal yang positif dan optimis terhadap semua usaha. Hal itu dikarenakan saat ini, opini yang kini berkembang di masyarakat sering menciptakan persepsi dan kemudian menjadi keyakinan.

“Pandai-pandailah memilih prioritas baik dalam hidup. Cara berpikir sangat menentukan cara bersikap, cara bersikap sangat menentukan cara bertindak. Kekuatan terbesar dari ini semua hanya dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika hal ini mampu diterapkan maka para pemuda akan terhindar dari penyakit galau dan alay,” jelasnya. (budi/humas)

CUKUP EFEKTIF, LOBAR TERBAIK LHP KINERJA BPK RI

Giri Menang, Selasa 19 Desember 2017 – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada sejumlah kepala daerah di NTB, Senin (18/12). LHP yang diserahkan saat itu di antaranya LHP Kinerja, LHP Dengan Tujuan Tertentu dan Laporan Hasil Pemantauan di Provinsi NTB.

LHP Kabupaten Lombok Barat (Lobar) diterima langsung oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dan Wakil Ketua DPRD H. M. Nur Said.

Kabupaten Lombok Barat sendiri berhasil mengungguli kabupaten lain dalam LHP Kinerja dengan nilai cukup efektif.

Untuk LHP Kinerja Lobar, pemeriksaan yang dilakukan BPK adalah pemeriksaan kinerja atas Efektivitas Pengelolaan Obat dalam Penyelenggaraan JKN.

“Kita terbaik dibandingkan daerah lain,” kata Inspektur Lombok Barat, H. Rachmat Agus Hidayat usai acara.

Dirinya berharap penilaian kali ini mampu memotivasi seluruh instansi agar dapat lebih meningkatkan kinerjanya.

Sedangkan untuk LHP Dengan Tujuan Tertentu sebagai penilaian efektivitas pengendalian intern dan kepatuhan terhadap  peraturan perundang-undangan atas pengelolan belanja daerah, Lobar bersama Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Dompu dinilai masih belum efektif.

Ditambahkan Inspektur, sistem pengendalian intern (SPI) sendiri merupakan roh dari tata kelola penyelenggaraan pemerintah. Baik menyangkut tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan maupun pelaksnaan kinerja organisasi yang bersangkutan.

“Ke depan, SPI ini harus benar-benar ditingkatkan. Kalo SPI nya baik, sudah pasti penyelenggaraan pemerintahan secara keseluruhan akan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan NTB Wahyu Priyono dalam sambutannya mengatakan, pemeriksaan kinerja ini bertujuan unutk menilai efektivitas suatu program/kegiatan Pemerintah Daerah dan memberikan rekomendasi perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja/layanan kepada masyarakat.

Adapun tingkatan hasil penilaian BPK terhadap efektivitas kinerja tersebut, yaitu Sangakt Efektif, Cukup Efektif, Kurang Efektif, Belum Efektif dan Tidak Efektif. (romi/humas)

WUJUDKAN KONDUSIFITAS PILKADA SERENTAK, KAPOLDA GELAR SOSIALISASI

Giri Menang, Senin 18 Desember 2017 – Dalam rangka mewujudkan terpeliharanya keamanan dan kenyamanan menjelang pilkada serentak di NTB, Kepolisian Daerah (Polda) NTB menggelar sosialisasi ke berbagai kabupaten/kota penyelenggara pilkada serentak. Setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Sumbawa, Kota Bima dan Kabupaten Lombok Tengah, Kaploda NTB Brigjen Drs. Firli, M.Si menyelenggarakan kegiatan serupa di Kabupaten Lombok Barat.

Acara dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri dari jajaran SKPD, anggota Forkopimda, Anggota DPRD, KPU, Panwaslu, Kepala Desa, Babinkantibmas, serta tokoh agama dan masyarakat se-Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (18/12).

Kapolda NTB menegaskan, semua komponen bangsa harus terlibat dalam penyelenggaraan Pemilukada, baik tokoh masyarakat, tokoh agama serta aparat keamanan.

Secara khusus Brigjend Firli menegaskan agar penyelenggara pemilu yakni KPU harus kerja extra untuk mensukseskan Pemilukada baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten. Mulai dari pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT), titik pengamanan oleh Panwaslu dan Pemkab Lombok Barat serta gencarnya sosialisasi oleh para tokoh agama dan masyarakat terkait penyelenggaraan Pemilu.

“Kemudian terkait media selaku penyaji informasi, saya minta agar jangan langsung mengekspose berita negatif. Utamakan mencarikan solusi untuk menyelesaikan masalah,” pinta Kapolda.

Usai pemaparan, Kapolda memberikan penghargaan kepada Babinkantibmas yang berprestasi termasuk Kepala Desa serta pemberian tali asih untuk tokoh agama Lombok Barat. (dedy/humas)

Masalah Infrastruktur Dominasi Aduan Masyarakat

Giri Menang, Selasa 12 Desember 2017 – Memasuki akhir tahun 2017, Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) telah menerima lebih dari 100 aduan masyarakat. Tercatat, aduan didominasi persoalan akses jalan rusak dan sampah yang belum tertangani secara maksimal. Dari seluruh aduan, 65 persen sudah ditindaklanjuti dan sisanya masih dalam proses tindak lanjut. Sedangkan keluhan yang sifatnya perlu penanganan jangka panjang dikoordinasikan dengan SKPD terkait.

Hal tersebut disampaikan Ketua FLLAJ Ahmad Saikhu di hadapan bupati, pihak perwakilan Prim (Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur), anggota FLLAJ dan tamu undangan lainnya pada rapat tahunan FLLAJ Lobar di Hotel Puri Saron, Selasa (12/12).
(lebih…)

Fauzan : Kader KB, Lini Terdepan Turunkan Angka Pernikahan Dini

Giri Menang, Senin 11 Desember 2017 – Sebanyak 450 orang yang terdiri dari para penyuluh Keluarga Berencana (KB), kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana (PPKBD) dan kader Sub PPKBD se-Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memadati Bencingah Kantor Bupati Lobar sejak pagi tadi, Senin (11/12).

Para kader tersebut berkumpul guna mengikuti Pentaloka Lini Lapangan bagi kader KB yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana-Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A). Kegiatan tersebut merupakan langkah pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan prilaku serta keterampilan tentang program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), yang ada di Lombok Barat. (lebih…)

PROGRAM PERTAMA – Pesisir PMI LOBAR RESMI BERAKHIR

Giri Menang, Senin 11 Desember 2017 – Program Pengurangan Resiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) wilayah Pesisir dukungan America Red Cross dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) telah berlangsung lima tahun. Program PERTAMA-Pesisir ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Lombok Barat agar siap siaga terhadap bencana alam.

Sekretaris PMI Lobar, Mustarudin mengatakan, PMI Lobar telah menanam 260 ribu bibit mangrove telah ditanam di wilayah Gumi Patut Patuh Patju. Tidak hanya itu, juga ada aktivitas lainnya seperti penanaman untuk vegetasi pantai sebanyak 10 ribu bibit. (lebih…)

1 2 3 4 23