WUJUDKAN UMKM NAIK KELAS, PEMDA LOMBOK BARAT KOLABORASI DENGAN PENGUSAHA BESAR

Gerung Diskominfotik – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung meningkatkan pemasaran produk UMKM tidak perlu di ragukan lagi. Pemkab Lombok Barat terus melakukan terobosan untuk mendukung pemasaran produk UMKM baik untuk pasar domestik dan pasar internasional. Salah satu terobosan  yang dilakukan oleh Pemkab Lombok Barat adalah berkolaborasi bersama pengusaha pariwisata dengan membuka gerai UMKM di pusat penjualan oleh oleh bagi wisatawan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid saat meninjau UMKM di Kecamatan Batulayar Selasa 10/08/21.

Menurut Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid Pemkab Lombok Barat terus berupaya dan berikhtiar untuk membantu UMKM dalam memperluas pemasaran produknya. Hal ini penting dilakukan agar UMKM Lombok Barat dapat berkembang dengan pesat sehingga roda ekonomi daerah juga dapat berputar. “Kami terus berupaya meningkatkan pemasaran produk UMKM dengan harapan dapat menembus pasar domestik maupun mancanegara tentu dengan memperhatikan jaminan kualitas produk” ujarnya.

Bupati juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi untuk mendukung pemasaran UMKM. Salah satunya adalah dengan berkolaborasi dengan para pengusaha pariwisata berskala besar untuk menyiapkan gerai UMKM di toko oleh oleh di kawasan pariwisata. Hal ini tentu menjadi peluang besar untuk pemasaran produk UMKM setelah sektor pariwisata normal kembali. Pihaknya mengajak pengusaha pariwisata untuk menyediakan lokasi bagi UMKM di pusat oleh oleh yang mereka miliki. “Kami berterima kasih kepada pengusaha pariwisata atas kolaborasinya membesarkan UMKM khususnya kepada GEM Perls dan Pak Sugeng. Semoga kolaborasi ini dapat dilakukan oleh pengusaha pariwisata lainnya untuk mendukung pengembangan UMKM di Lombok Barat dan kita tentu minta kepada UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya agar diminati oleh pasar” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Fajar Taufiq mengatakan bahwa kolaborasi ini sangat bermanfaat karena Pemerintah Daerah dan UMKM tidak membayar sewa terhadap gerai UMKM di pusat.

Karenanya ia meminta agar UMKM dapat memaksimalkan kolaborasi. Selain itu Kadis Koperasi dan UMKM meminta agar pelaku UMKM dapat menjaga kualitas produknya agar dapat memenuhi standart produk sehingga dapat dipasarkan di gerai UMKM di pusat oleh oleh di kawasan Pariwisata. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Daerah terus melakukan pendampingan dan bantuan alat agar kualitas produk UMKM dapat terus ditingkatkan sehingga memenuhi standart produk. “Kami terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UMKM agar kualitas produk mereka meningkat dan memenuhi standart produk pemasaran. Selain itu melalui APBD Bapak Bupati juga memberikan bantuan peralatan produksi bagi UMKM” ujar Fajar Taufiq.

Lebih lanjut Kadis Koperasi dan UMKM ini mengatakan bahwa kolaborasi yang dilakukan oleh Pemkab bersama pengusaha pariwisata ini sebagai upaya nyata Pemkab Lombok Barat untuk mendorong UMKM naik kelas sehingga produk produknya dapat dinikmati oleh masyarakat luas hingga mancanegara. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah juga telah mengusulkan bantuan modal bagi pelaku UMKM kepada pemerintah pusat melalui BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro). “Kami sudah usulkan ke pusat untuk BPUM ini dan tahap pertama sudah disetujui sebanyak 18.000 Usaha Mikro dari 19.000 yang kami ajukan” ujarnya.

Sementara itu Sigit Pengusaha Pariwisata dan pemilik GEM Perls mengatakan bahwa pihaknya  menyambut baik kolaborasi untuk mendorong UMKM naik kelas. Hal ini sebagai peran serta pelaku pariwisata dalam membesarkan UMKM. Pihak berharap agar UMKM terus meningkatkan kualitas produk sehingga produk UMKM dapat diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara setelah kondisi pariwisata pulih kembali. “Kami mendukung pengembangan UMKM dengan menyiapkan tempat bagi gerai UMKM dengan harapan agar wisatawan juga membeli produk UMKM dan tentu kami berharap agar kualitas produk dapat ditingkatkan” ujarnya. (Diskominfotik/rif)

GERAK CEPAT BUPATI FAUZAN, BANTU PEDAGANG KECIL DAN PEDAGANG RUMAHAN MELALUI SI TEBEL

Gerung Diskominfotik – Kasus Covid19 di Kabupaten Lombok Barat masih terus terjadi. Hal ini tentu berdampak pada sejumlah sektor di masyarakat. Salah satunya yang terdampak adalah pedagang kecil dan pedagang rumahan yang bergantung dari penghasilan harian. Sejak pandemi covid19 terjadi penghasilan mereka turun drastis karena pembelinya berkurang. Hal ini disampaikan oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid di Giri Menang Gerung, 9 Agustus 2021.

Karenanya Bupati dua Periode ini memerintahkan semua pejabat dan ASN untuk berbelanja di Pedagang Kecil dan Pedagang Rumah melalui program SI TEBEL (Silak Te Belanje). Hal ini untuk membantu masyarakat kecil khususnya para pedagang kecil yang sangat terdampak oleh pandemi covid19. Dengan belanja di pedagang kecil dan rumahan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat akibat covid19 ini. “Saya perintahkan kepada seluruh ASN dan Pejabat untuk berbelanja di pedagang kecil dan pedagang rumahan melalui program SI TEBEL (Silak Te Belanje) untuk meringankan beban mereka dalam menghadapi pandemi ini” ujarnya.

Bupati mengatakan dimasa pandemi saat ini PNS dan Pejabat merupakan pihak yang memiliki gaji tetap. Sehingga sudah selayaknya membantu pedagang kecil dan pedagang rumahan yang penghasilannya berkurang drastis akibat terjangan pandemi covid19. “Cukup dengan berbelanja 10.000 atau 15.000 kita sudah membantu meringankan beban saudara saudara kita pedagang kecil dan pedagang rumahan” ujarnya.

Menurut Fauzan, pihaknya bersama wakil Bupati dan Sekretaris Daerah serta sejumlah pejabat telah melakukan kunjungan ke semua wilayah di Lombok Barat. Kunjungan ini untuk memantau dampak covid19 di Lombok Barat. Dari hasil kunjungan inilah diperoleh fakta bahwa Pedagang Kecil dan Pedagang rumahan menjadi salah satu pihak yang terdampak covid19. Karenanya Bupati Fauzan memerintahkan PNS dan Pejabat berbelanja di pedagang kecil dan pedagang rumahan melalui SI TEBEL (Silak Te Belanje). “Melalui Program ini kita ingin agar pedagang kecil dan pedagang rumahan dapat bertahan ditengah pandemi covid19 karenanya saya mengajak silak te belanje di pedagang bakulan, pedagang kecil dan pedagang tradisional” ujar Fauzan.

Saat ini pemerintah juga tengah menyalurkan bantuan kepada masyarakat Lombok Barat yang terdampak covid19 melalui paket bantuan PKH dan non PKH. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak covid19. Selain itu, Pemerintah bersama TNI dan Polri juga memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat secara bertahap di sejumlah lokasi. (Diskominfotik/rif)

PECAHKAN REKOR MURI, LOMBOK BARAT AKAN LOUNCING DIGITALISASI BANK SAMPAH PELAJAR.

Gerung Diskominfotik – Gerakan Digitalisaai Menuju Budaya Transaksi Non Tunai dan Ijo Nol Dedoro dengan rekening Bank Sampah pelajar se Kabupaten Lombok Barat rencananya akan di lounching di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat dan akan di ikuti secara virtual. Dengan jumlah 19.046 rekening Bank Sampah pelajar akan memecahkan rekor MURI yang sekarang di pegang oleh Makasar. Acara ini rencananya akan di gelar tanggal 24 Agustus 2021.

Hal ini diungkapkan pada Rapat Persiapan Gerakan Digitalisasi Menuju Budaya Transaksi Non Tunai dan Ijo Nol Dedoro dengan rekening pelajar yang di laksanakan di ruang Umar Maye Kantor Bupati Lombok Barat, Jum’at (6/8/21)

Rapat yang dipimpin oleh Asisten 1 Setda Lombok Barat Agus Gunawan yang dihadiri oleh perwakilan OJK, Perwakilan BNI 46, Kepala Dinas Dikbud, Kadis Kominfotik dan stakeholder lainnya.

Gerakan ini di sebut dengan Beriuq To Digital yang merupakan acara kolaborasi yang melibatkan BNI 46, OJK dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang di tujukan untuk mendukung Smart City di Kabupaten Lombok Barat yang berkaitan dengan ide Nol Dedoro melalui satu pelajar satu rekening.

Gerakan ini memiliki makna sebagai langkah awal gerakan masif yang melibatkan berbagai pihak untuk membangun budaya transparansi dan kemudahan akses atas pelayanan pemerintah dan perbankan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pameran pelaku Bank Sampah NTB dan aktivasi sosial media seperti Instagram, Facebook dan Youtube.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sangat mendukung gerakan digitalisasi menuju budaya transaksi Non Tunai dan Ijo Nol Dedoro karena ini merupakan gerakan yang sangat luar biasa dan juga pemerintah akan memberikan edukasi terkait dengan Bank Sampah ini melalui pelajar di Lombok Barat mulai dari jenjang SD, SMP, SMA. (Diskominfotik/Fiyan)

Bupati Lobar H.Fauzan Khalid tinjau Rumah Isolasi Terpadu Kediri untuk yang terkonfirmasi Covid19.

Kediri, Diskominfotik – Untuk memastikan Rumah Isolasi Terpadu di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang layak digunakan oleh masyarakat, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid meninjau langsung Rumah Isolasi Terpadu di Kediri Lobar yang didampingi oleh Asisten I Lobar H. Agus Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) drg. Hj. Ni Made Ambaryati, Camat Kediri, Kapolsek Kediri, Kepala Puskesmas Kediri yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Kamis (5/8/2021).

Rumah Isolasi Terpadu COVID-19 yang terletak di Samping Kantor Camat Kediri yang merupakan rumah dinas camat, Desa Kediri, Kabupaten Lobar, sehingga lokasinya cukup Strategis, di mana berdekatan dengan Puskesmas Kediri.

Pada kesempatan itu, Bupati menekankan bahwa  keberadaan Rumah Isolasi Mandiri Terpadu ini adalah untuk mendukung percepatan dalam upaya penanggulangan penyebaran COVID- 19 Kecamatan Kediri.

“Saya tekankan kepada Pihak Puskesmas Kediri, untuk tetap melakukan pemantauan dan pengawasan  perkembangan kesehatan terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri,” ungkapnya.

Disela-sela pemantauan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan bingkisan terhadap orang tua dan balita penghuni rumah isolasi terpadu yang terindikasi COVID-19 di Rumah Dinas Camat Kediri.

Saat penyerahan bantuan tersebut Bupati Lobar H. Fauzan Khalid berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap mengenakan masker saat bertemu orang lain.

“kalau bisa masker yang digunakan dobel, dan tetap menjaga jarak saat bertemu,” Tegasnya.

“Ini bagus dan patut di contoh oleh masyarakat lainnya agar tetap waspada, jika memang sudah ada indikasi terpapar COVID-19 untuk langsung melapor kepada petugas kesehatan di Puskesmas untuk dapat langsung ditangani dengan baik sehingga penularannya dapat cepat teratasi dan bisa langsung ke Rumah-rumah Isolasi Terpadu untuk menghindari kontak dengan masyarakat lainnya sehingga petugas mudah melakukan pendataan dan tracing pasien selanjutnya,” Tambahnya.

Sementara itu camat kediri Hermansyah mengatakan sampai saat ini Rumah Isolasi Terpadu di Kediri ini ditempati oleh satu keluarga, terdiri dari sepasang suami istri bersama anaknya berumur 10 bulan yang terindikasi COVID-19.

“Tentunya apa yang menjadi penekanan Bapak Bupati akan kami pantau terus, tidak hanya dari segi pengawasan kesehatan saja, namun terkait fasilitas pendukung juga tetap diperhatikan. Menurutnya, masyarakat yang sedang melakukan isolasi mendiri tentunya memiliki tekanan yang berat, sehingga dari pihak kecamatan akan tetap mengupayakan dalam kondisi layak dan nyaman ditempati,” Tuturnya.

“Ini akan terus kami komunikasikan dengan pihak-pihak terkait, sehingga Rumah Isolasi Terpadu ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, saya meminta kepada masyarakat untuk bergotong royong saling membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 dan melaksanakan Isolasi Mandiri di tempat-tempat isolasi terpadu yang berada di tiga lokasi berbeda yakni Rumah Dinas Camat, Kediri Induk, dan di Desa Ombe Baru,” Jelasnya.

Hermansyah menambahkan, “Nantinya para pengusaha dan pedagang yang berada di wilayah Kediri akan diberikan surat himbauan untuk dilakukan gotong royong Bersama membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 ini,” Tutupnya. (Diskominfotik/HMS POL AG/YL)

DESA PERSIAPAN TUNJUNG ARA BANGUN KANTOR DESA, PELETAKAN BATU PERTAMA OLEH BUPATI

Batulayar, Diskominfotik – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid hadiri acara peletakan batu pertama Pembangunan kantor Desa, Desa Persiapan Tunjung Are, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Rabu 4/08/21.

Turut hadir bersama Bupati Kepala Dinas PMD Hary Ramadhan, Kadis Dinas Lingkungan Hidup Budi Dharmajaya, Kepala Badan BKD Syahrudin, Camat Batulayar Afgan, Danpos Gunungsari, Kapolsek Senggigi, Kades Sandik, Pejabat Sementara Desa Tunjung Are, Tokoh Agama dan tokoh Masyarakat desa sekitar.

Dalam kesempatan tersebut Pjs.Kepala Desa Persiapan Tunjung Are Reni menjelaskan sejak dilantik sebagai Pjs. Kepala Desa Tunjung Are pada tanggal 11 Juni 2021 dia sudah memiliki komitmen bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun kantor permanen tempat melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya dengan adanya kantor permanen tempat melakukan pelayanan maka layanan yang diberikan akan menjadi lebih maksimal dan dia optimis dengan pembangunan dan kerjasama yang baik dengan masyarakat bisa membangitkan perekonomian masyarakat DesaTunjung Ara dimasa pandemi covid-19 ini.

“Pembangunan Kantor Desa ini juga menjadi sorotan karena menjadi desa persiapan pertama yang akan menjadi kantor desa permanen,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia sangat optimis dengan Desa Persiapan Tunjung Ara karena pemimpin Desanya adalah orang yangn sangat kompeten. “Saya sangat optimis dengan desa persiapan Tunjung Are menjadi kantor desa yang permanen karena menurutnya pemimpin di desa tersebut adalah orang yang sangat kompeten,” Terangnya.

Fauzan menambahkan Di Lombok Barat ada 11 Desa yang di mekarkan dari 11 Desa persiapan yang pejabatnya di lantik hanya 1 yang perempuan yaitu Pjs. Desa Persiapan Tunjung Ara ini.

Dalam kesempatan tersebut H. Fauzan memberi masukan karena di Lombok Barat sudah dibuat Peraturan Bupati bahwa setiap bangunan pemerintahan di Lobar diusahakan ada ciri khas dari salah satu kerajinan atau kesenian  khasnya, seperti motif gumise atau motif cukli misalnyayangcpntohnya bisa dilihat dibeberapa Puskesmas Lombok Barat.

“lihat bangunan di Bali, saya ingin Lobar ini seperti Bali. Setiap kita ke Bali, bangunan itu memiliki ciri khas,” Tutupnya. Diskominftik/Fiyan/Lilis/Adinda/YL

ASISTEN II SETDA LOBAR TEGASKAN KONTRAKTOR UNTUK SELESAIKAN PROYEK TEPAT WAKTU

Gerung, Diskominfotik – Tim Percepatan Progres kemajuan pekerjaan Pembangunan Kabupaten Lombok Barat melakukan Monitoring dan Evaluasi  (Monev) II progres pembangunan Rehabilitasi dan Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) yang Ada di Wilayah Kecamatan Lingsar, Rabu (4/8/2021).

Tim Monev II ini dipimpin oleh Asisten II Rusditah, yang didampingi oleh Camat Lingsar Marzuqi, Kapolsek Lingsar, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Hj. Luh Wayan Wiryati, Bagian PBJ Setda dan Kabid SDA Dinas PUTR Lobar, dengan menghadirkan PPK/KPA, Pelaksana Pekerjaan, Pengawas, Pengawas Utama dan Pengawas Lapangan.

Di Kecamatan Lingsar ada dua Daerah Irigasi (DI) pekerjaan pembangunan Rehabilitasi yang pertama berupa perbaikan jaringan irigasi yaitu pengembangan dan Pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder di Repok Pancor dengan Nomor Kontrak : 027/06/P3.8/PPK.TENDER.DAK.APBD/PU.SDA.LB/2021, dengan tenggat waktu 210 hari yang dimulai 17 Maret 2021 hingga 12 Oktober 2021, kontraktor CV. Cahaya Tunas Artha. Yang kedua Rehabilitasi Jaringan irigasi di Menjeli Desa Bug-Bug, Nomor Kontrak: 027/06/P3.3/PPK.TENDER.DAK.APBD/PU.SDA.LB/2021, tenggat waktu pelaksanaan 210 hari dimulai 17 Maret 2021 dan berakhir 12 Oktober 2021, kontraktor yaitu PT. Nusa Tenggara Mandiri.

 

Dalam Monev kali ini difokuskan untuk mendorong percepatan penyelesaian dua pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Repok Pancor dan DI Menjeli di Kecamatan Lingsar.

Pada kesempatan tersebut Asisten II Rusditah selaku Tim monev mengatakan, agar Proyek yang sudah diberi tenggat waktu harus segera diselesaikan sesuai dengan kontrak, jika sampai dengan saat ini target pekerjaannya belum tercapai maka segera mengambil langkah dengan cara penambahan tenaga untuk menyelesaikan pekerjaan dan Segera Melengkapi administrasi.

“Dengan Memaksimalkan Pekerjaan Tentunya bagi Kontraktor agar melibatkan Aparat Desa, Pihak Kecamatan dan Masyarakat Agar Proyek yang dikerjakan bisa selesai tepat waktu, kalau bisa dikerjakan secara bergotong royong mungkin lebih bagus lagi,” Ujarnya. (Diskominfotik/Ria/Fery/YL).

TVRI NTB AKAN BERMIGRASI DARI TV ANALOG KE TV DIGITAL

Gerung, Diskominfotik – Kepala Stasiun TVRI NTB bersilaturrahmi ke Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam rangka Hari Ulang Tahun TVRI NTB ke 14 dan menyampaikan informasi terkait dengan migrasi siaran TV di Seluruh Indonesia dari TV analog ke TV digital.

Kunjungan kepala stasiun TVRI NTB dan rombongan disambut baik oleh Bupati yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfotik di ruang kerjanya Selasa 3/08/21.

Dalam Kesempatan tersebut Kepala Stasiun TVRI NTB Sani Damanik menjelaskan mulai tanggal 17 Agustus 2021 sampai dengan 2 November 2022 siaran TV di seluruh Indonesia secara bertahap akan bermigrasi dari analog ke digital.

Menurut Sani untuk Provinsi NTB Meliputi Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kota Mataram di jadwalkan paling lambat tanggal 31 Maret 2022.

Setelah dilakukan migrasi masyarakat dapat menikmati siaran TV lebih bagus dan lebih jernih karena dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Lain halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi.

Sani menjelaskan nantinya masyarakat tidak bisa menikmati siaran dengan TV Konvensional (analog) hanya bisa menikmati TV digital.

“untuk bisa menikmati siaran TV digital masyarakat tidak perlu mengganti Televisinya cukup menambahkan alat yang disebut Set Top Box (STB).” terangnya

Untuk diketahui TV yang bisa menangkap siaran digital bukan tv tabung.  semua TV tabung adalah TV analog  dan Tak semua bentuk TV layar datar seperti LCD/LED adalah TV digital. Biasanya TV jenis ini sudah memiliki fitur pencarian siaran digital lewat fitur tuning yang menawarkan opsi mencari siaran TV analog atau TV digital.

Dalam kesempatan tersebut Sani Damanik juga menyampaikan saat ini TVRI NTB berulang tahun yang ke 14 di usianya yang ke 14 TVRI NTB tetap mengedepankan nilai nilai budaya sebagai pemersatu bangsa.

Sementara itu Bupati Lombok Barat  H. Fauzan Khalid menyampaikan ucapan selamat atas Ulang Tahun TVRI NTB ke 14 dengan bertambahnya usia kini sudah mampu bertahan dan mereformasi dari TV manual ke TV digital.

“Sebagai stasiun TV pemersatu bangsa, tentu diharapkan konten atau program-program TV tersebut benar-benar harus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai nilai-nilai budaya dan adat istiadat serta membantu masyarakat kecil dalam hal promosi secara tidak langsung pada program siarannya.” Ungkapnya. (Dsikominfotik/Windi)

BNPB LOBAR ADAKAN BIMTEK FASILITATOR SPAB SEBAGAI EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA.

Gerung, Diskominfotik- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Mitigasi Bencana menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) fasilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Restaurant Ujung Landasan Gerung, Selasa (3/8/2021).

Bupati Lombok Barat dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten II setda Lobar Rusditah menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan bahwa salah satu strategi upaya pengurangan risiko bencana secara komprehensif adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, Sehingga mereka kemudian mampu mengantisipasi dan membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang ada di lingkungan sekitar.

“Salah satu strategi yang dilaksanakan adalah dengan memberikan edukasi untuk antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana di sekitar lingkungan masing-masing individu masyarakat Indonesia,”.

Bupati melihat acara ini sangat penting, mengingat hal ini untuk memastikan kesiapan suatu satuan pendidikan. Apalagi Lobar merupakan daerah yang sangat rentan terhadap bencana  baik itu gempa, angin puting beliung, longsor dan terlebih sekarang menghadapi bencana dunia yakni Covid-19.

Esensi dari bimtek hari ini adalah dalam rangka memberikan pendidikan kebencanaan bagi para peserta adalah sangat tepat memilih Kabupaten Lombok Barat.

 “Dengan beragam risiko bencana yang ada di Kabupaten Lombok Barat, untuk itu perlu dilakukan upaya pengurangan risiko bencana secara komprehensif dengan berbagai strategi, salah satunya dengan adanya Bimtek Fasilitator SPAB ini,” tutup Bupati.

Sementara itu, Analis Mitigasi Bencana Direktorat Pengurangan Resiko Bencana BNPB Aminudin Hamzah dalam laporannya mengatakan SPAB adalah upaya pengurangan resiko bencana yang ruang lingkupnya meliputi seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Melalui program SPAB diharapkan dapat mengakomodir seluruh instansi pendidikan yaitu Paud, SD, MI, SMP, MTSN, SMA, MA maupun SLB,” terangnya.

Dan ada 3 pilar untuk menerapkan program tersebut yakni, memastikan sarana dan prasarana serta fasilitas sekolah dalam kondisi yang aman, adanya manajemen bencana di sekolah serta diselenggarakannya pendidikan pencegahan dan resiko bencana.

Kegiatan ini terselenggara dalam rangka sebagai wujud edukasi dan kampanye mitigasi bencana.

Bimtek SPAB ini diikuti oleh peserta sebanyak 40 orang  dari berbagai latar belakang antara lain BPBD Provinsi, Kabupaten/Kota, Kanwil, Kemenag, Kepala Sekolah, Akademisi dan Lembaga lainnya.

Dalam penyelenggaraan bimtek ini, protokol kesehatan dikedepankan sesuai kebijakan dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. (Diskominfotik/Angge/Juan)

PENJAGA KOLAM RENANG DAN AIR TERJUN DI LOBAR IKUTI PELATIHAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN WISATAWAN.

Gerung Diskominfotik – Sebanyak 40 orang Penjaga Kolam Renang dan air terjun di Kabupaten Lombok Barat mengikuti pelatihan Keamanan dan Keselamatan Destinasi dan Daya Tarik Wisata yang digelar Pemerintah Daerah Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat dari tanggal 29 s.d. 31 Juli 2021.

Kegiatan Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid di Hotel Montana Senggigi Kamis, 29/07/21.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman para penjaga Destinasi Wisata tentang tugas dan fungsi Penjaga Destinasi Wisata secara Profesional dan meningkatkan kemampuan para penjaga Destinasi dalam hal keamanan dan penyelamatan sehingga lebih sigap mengantisipasi kecelakaan untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung atau wisatawan.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam arahannya ketika membuka pelatihan ini mengatakan masalah keamanan dan keselamatan ini sangat penting, karena dengan keyakinan akan keselamatan inilah kemudian muncul perasaan, pengalaman untuk merasakan sebuah kenyamanan dalam setiap tempat wisata.

Menurut Bupati kalau wisatawan sudah nyaman dalam berwisata, maka akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk kembali datang ke destinasi wisata tersebut.

“Saya yakin setelah memperoleh kenyamanan para wisatawan akan cerita ke teman-temannya, tetangganya dan bahkan memasukkannya di Media Sosial dan ujung adalah destinasi atau tempat wisata yang dikelola itu menjadi ramai.” Ungkapnya.

Fauzan berharap agar para peserta serius mengikuti pelatihan ini dan mempraktekkannya di dalam mengelola tempat wisatanya masing-masing.

Fauzan berpesan agar jangan meremehkan hal-hal yang kelihatan sepele menyangkut keselamatan dan keamanan wisatawan, karena ini akan berbekas dihati mereka apalagi kemudian mereka mendapatkan pengalaman yang tidak enak terkait dengan keamanan dan keselamatan  mereka, terkait dengan keselamatan dan keamanan keluarga mereka, hal ini akan susah kemudian untuk mengembalikan kepercayaan mereka.

“mudah-mudahan lebih banyak lagi nanti teman-teman kita, saudara saudara kita,  masyarakat kita mengelola kegiatan wisata di tempat masing-masing untuk diberikan kegiatan pelatihan seperti yang dilakukan sekarang hari ini.” Tutupnya (Diskominfotik/Juan/Lilis/Dinda/Fiyan/YL).

DIKLAT PRAJABATAN CPNS FORMASI TAHUN 2019 LOMBOK BARAT DIBUKA SECARA RESMI BUPATI H.FAUZAN KHALID

Gerung, Diskominfotik- Diklat Prajabatan CPNS Formasi tahun 2019 Kabupaten Lombok Barat dibuka secara resmi oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid di Aula Kantor Bupati Lombok Barat Rabu 28/07/21.

Hadir dalam Acara Pembukaan ini selain Bupati, Kepala BPSDM Provinsi NTB Ir H. Lalu Hamdi, Sekretaris Daerah H. Baihaqi, Asisten III H. Ilham, Kepala Dinas P dan K, Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa Kepala OPD diikuti oleh peserta Diklat dengan 2 cara yaitu hadir langsung dan melalui zoom meeteng.

Menurut Ziaturrahman, S.Sos. Panitai penyelenggara mengatakan Penyelenggaraan Diklat Prajabatan ini dilaksanakan dengan Pola Distance Learning sesuai dengan surat edaran Lembaga Administrasi Negara Nomor 10/K.1/HKN.02.3/2020 tentang pedoman teknis penyelenggaraan pelatihan dasar dalam masa Pandemi Corona virus Desiese.

Peserta yang mengikuti Diklat prajabatan ini adalah CPNS formasi tahun 2019 sejumlah 201 orang yang terdiri pria 67 orang dan peserta perempuan berjumlah 134 orang kalau berdasarkan jabatan dari masing-masing CPNS tenaga kesehatan berjumlah 55 orang dan CPNS tenaga guru berjumlah 146 orang, dilaksanakan selama 70 hari kerja setara dengan 599 jam pelajaran dengan tahapan Pra Distance learning yang dilaksanakan dari tanggal 7 sampai 22 Juni dengan sistem MOC (Belajar mandiri secara Daring), kemudian ditempat kedudukan peserta selama 40 hari atau setara dengan 279 jam pelajaran dan terakhir aktualisasi di tempat kerja peserta selama 30 hari kerja setara dengan 320 jam pelajaran.

Sementara itu Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam arahannya menyampaikan agar semua peserta serius mengikuti dan mempelajari serta memiliki sikap etika yang baik terkait dengan pemerintahan, memiliki pengetahuan dasar tentang pemerintahan, semakin menyadari dan sekaligus bisa menghayati mempraktekkan nilai-nilai yang terkandung dalam prinsip atau filosofi bela negara, cinta tanah air, bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Bupati bidang kesehatan bidang pendidikan, dua-duanya adalah pelayanan publik, kewajiban negara untuk menyiapkannya karena bidang pendidikan dan bidang kesehatan inilah yang paling menentukan masa depan bangsa, masa depan daerah masa depan masyarakat Indonesia.

“coba bayangkan Kalau tidak ada pendidikan bagaimana masa depan negara ini kalau anak-anak kita  generasi penerus akan tidak sehat Bagaimana jadinya saat ini,  jadi kebutuhan dasar dari bangsa negara ini terletak pada pundak-pundak kalian karena itu Sekali lagi saya berharap informasi tentang baiknya kinerja adik-adik semua mudah-mudahan bisa ditingkatkan dan bahkan mudah-mudahan bisa membanggakan kita semua sebagai bangsa ini.” ungkapnya

Terkait dengan masalah Covid-19 yang sedang dihadapi Fauzan Mengatakan tantangan yang dihadapi sangat luar biasa dalam mengatasi Covid 19 ini  di tengah situasi ekonomi ikut sulit, menghadapi masyarakat yang pagah/bekeh (Bahasa Sasak) yang tidak percaya adanya covid-19, dengan logika sederhana Fauzan mengatakan tidak mungkin jutaan dokter sedunia yang tidak pernah saling kenal sepakat berbohong, sedangkan 10 orang saja yang saling kenal sulit untuk sepakat berbohong.

Terkait dengan itu Fauzan berharap agar semua ASN termasuk seluruh peserta Diklat ikut membantu pemerintah, membantu masyarakat untuk penegakan protokol kesehatan Covid-19. “semakin banyak teman kita  untuk menjelaskan saya yakin masyarakat akan paham, dan ini harus kita memulai dari diri kita masing-masing secara konsisten mempraktikkan prokes itu termasuk mendorong keluarga kita, tetangga kita masing-masing, ini menjadi tugas kita semua memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada adik-adik semua secara langsung .” Tegasnya.(Diskominfotik/YL/Juan/Fiyan)

1 5 6 7 8 9 35